Pendidikan

UBSI Kampus Yogyakarta Hadiri Talkshow Festival Literasi Jogja 2026

×

UBSI Kampus Yogyakarta Hadiri Talkshow Festival Literasi Jogja 2026

Sebarkan artikel ini

Jogjahitz.com, Yogyakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta hadiri Talkshow “Bincang Perpustakaan Digital: Kolaborasi Perpustakaan Digital Menuju Literasi yang Berdampak” yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Istimewa Yogyakarta (DPAD DIY) di Halaman Gedung Grhatama Pustaka, Banguntapan, Bantul, Senin (13/7).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Literasi Jogja 2026 yang diikuti perwakilan perpustakaan, pegiat literasi, akademisi, dan mitra strategis dari berbagai daerah. Nunung Dwi Aminawati, S.Hum, selaku staff perpustakaan, hadir sebagai perwakilan UBSI kampus Yogyakarta. Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring sekaligus mengikuti perkembangan transformasi perpustakaan digital di Indonesia.

Baca juga: Perpustakaan Bukan Beban Tapi Penentu Mutu Kampus

Talkshow dibuka oleh Sulasmo Sudharno, selaku Direktur Utama sekaligus Pendiri PT Woolu Aksara Maya (Aksaramaya), dengan penyampaian materi bertajuk “Ekosistem iJogja: Mendobrak Batas Akses Menuju Literasi Berdampak”. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem perpustakaan digital yang mampu memperluas akses informasi bagi masyarakat.

“Transformasi digital tidak hanya memudahkan masyarakat mengakses koleksi perpustakaan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas literasi secara berkelanjutan,” kata Sulasmo.

Sesi berikutnya menghadirkan Direktur Utama PT Enam Kubuku Indonesia (Kubuku), Ari Kustanto, yang membawakan materi “Titik Baca sebagai Ruang Inklusif: Menggerakkan Interaksi Sosial dan Ketahanan Literasi Masyarakat”. Dalam paparannya, Ari memperkenalkan inovasi Titik Baca, layanan perpustakaan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses buku digital melalui berbagai ruang publik.

“Melalui Titik Baca, kami ingin menghadirkan buku digital yang dapat diakses di mana saja, baik di sekolah, angkringan, hotel, maupun ruang publik lainnya. Harapannya, literasi tidak hanya hadir di perpustakaan, tetapi juga dapat berpadu dengan sektor kuliner, pariwisata, dan edukasi sehingga semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Ari.

Ia menjelaskan bahwa layanan tersebut telah diterapkan di berbagai lokasi, mulai dari sekolah hingga destinasi wisata. Inovasi tersebut dinilai mampu mendekatkan budaya membaca dengan aktivitas sehari-hari masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Baca juga: Melalui Hibah Buku, Dosen UBSI Perkuat Peran Strategis Perpustakaan sebagai Pusat Literasi Akademik

Selain menghadirkan dua narasumber utama, kegiatan ini juga dimanfaatkan panitia Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) 2026 dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk memperkenalkan agenda konferensi nasional yang akan berlangsung pada 4–6 Agustus 2026.

KPDI 2026 dirancang sebagai forum yang mempertemukan pustakawan, akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pegiat literasi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta inovasi dalam pengembangan perpustakaan digital.

“KPDI 2026 menjadi wadah bagi pustakawan, akademisi, mahasiswa, dan pegiat literasi untuk mengikuti perkembangan serta tren perpustakaan digital. Meskipun periode call for papers telah berakhir, pendaftaran sebagai peserta masih dibuka. Kami mengundang siapa pun yang ingin menambah wawasan dan memperluas jejaring profesional untuk bergabung,” ujar Eko, pustakawan UMY.

Sementara itu, Nunung berharap, melalui kegiatan ini, dapat memperoleh wawasan baru terkait pengembangan layanan perpustakaan berbasis digital.

“Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, saya berharap dapat memperoleh wawasan baru terkait pengembangan layanan perpustakaan berbasis digital sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan kampus maupun masyarakat,” harap Nunung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *