Event KampusInfo Kampus

Tim Dosen UBSI kampus Yogyakarta Gelar pelatihan Tangkal Hoaks Kesehatan Untuk Kader Posyandu Kenanga

×

Tim Dosen UBSI kampus Yogyakarta Gelar pelatihan Tangkal Hoaks Kesehatan Untuk Kader Posyandu Kenanga

Sebarkan artikel ini

Bantul- Dalam rangka meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat, khususnya untuk para kader Posyandu maka tim dosen dan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Yogyakarta menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertajuk “Edukasi Cerdas Bermedia Sosial: Meningkatkan Kemampuan Kader Posyandu dalam Menangkal Hoaks Kesehatan” yang diadakan pada 6 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas tingginya peredaran hoaks di media sosial, terutama terkait isu kesehatan yang kerap menimbulkan keresahan di masyarakat. Bertempat di Posyandu Kenanga Padukuhan Kayen Kapanewon Pajangan Kabupaten Bantul, pelatihan ini diikuti oleh para kader Posyandu dengan penuh antusias.

Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari dosen-dosen berkompeten di bidang teknologi informasi dan komunikasi, yakni Anastasia Meyliana, M.Kom., Indriyanti, M.Kom., Paulus Tofan Rapiyanta, S.T., M.Eng., dan Chriswardana Bayu Dewa, S.E., M.M., serta melibatkan dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi.

Dalam pelatihan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai literasi digital, cara mengenali ciri-ciri hoaks, langkah-langkah verifikasi informasi kesehatan, hingga teknik melaporkan konten hoaks di media sosial yang disampaikan oleh Paulus Tofan Rapiyanta, S.T., M.Eng. Selain itu, para kader juga dibekali keterampilan praktis menggunakan platform digital untuk menyebarkan informasi kesehatan yang valid dan terpercaya.

Anastasia Meyliana, M.Kom., selaku Ketua Tim Pengabdian, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar para kader Posyandu menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran informasi palsu di lingkungan masyarakat. “Peran kader Posyandu sangat strategis, bukan hanya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai penyambung informasi yang benar di masyarakat. Dengan pelatihan ini, kami berharap para kader dapat lebih cerdas, kritis, dan bijak dalam menyikapi serta menyebarkan informasi di era digital,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *