Info KampusKesehatanPendidikan

Remaja Juga Bisa Kena Hipertensi? Prodi Keperawatan UBSI Buka Mata Lewat Tensi Gratis di Tengah Expo

×

Remaja Juga Bisa Kena Hipertensi? Prodi Keperawatan UBSI Buka Mata Lewat Tensi Gratis di Tengah Expo

Sebarkan artikel ini

Jakarta-Di tengah keramaian Education Training Expo di Jakarta Convention Center, sebuah stand kecil berwarna putih biru tampak selalu dipadati siswa SLTA. Bukan karena membagikan merchandise atau tiket konser, tapi karena satu hal yang selama ini sering dianggap sepele: pemeriksaan tekanan darah.

Stand ini milik Program Studi Keperawatan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif dan mereka sedang menjalankan misi besar: membuka mata generasi muda bahwa hipertensi bisa menyerang siapa saja, bahkan remaja seusia mereka.

Hipertensi Tak Lagi Milik Orang Dewasa

Selama ini, tekanan darah tinggi identik dengan usia lanjut. Namun kenyataan di lapangan bicara lain. Siswa SLTA kini mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan darah tidak normal. Pola hidup tidak seimbang kebanyakan duduk, kurang tidur, stres akademik, dan konsumsi makanan cepat saji jadi biang keladinya.
Tanpa gejala, tanpa peringatan, tekanan darah tinggi bisa menjadi musuh dalam selimut. Ia menunggu saat lengah, dan ketika muncul, bisa berujung pada risiko serius: gagal jantung, stroke, hingga kematian mendadak.

UBSI Hadir, Mengedukasi Lewat Aksi Nyata

Melihat kegentingan ini, Prodi Keperawatan Bina Insani yang saat ini sedang dalam penyatuan dengan Universitas Bina Sarana Informatika menjadi Fakultas Ilmu Kesehatan UBSI, tak sekadar menggelar seminar atau ceramah kesehatan. Mereka hadir langsung di tengah siswa, dalam expo, di sekolah, bahkan ruang publik membawa alat tensimeter dan semangat untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman diam-diam bernama hipertensi.

Selama empat hari expo, ratusan siswa mengantre untuk diperiksa. Beberapa terlihat penasaran, sebagian ragu, namun banyak pula yang terkejut saat melihat angka tekanan darah mereka.

Deteksi Dini: Langkah Kecil, Dampak Besar

Pemeriksaan tekanan darah memang hanya butuh waktu dua menit. Namun dari angka itulah muncul kesadaran: tubuh bisa saja terlihat bugar, tetapi diam-diam menyimpan potensi bahaya.

Belajar Menjaga Sejak Muda
Prodi Keperawatan UBSI tak berhenti di angka. Setelah pemeriksaan, siswa diajak berdiskusi, bermain kuis kesehatan, hingga menerima tips praktis menjaga tekanan darah:
• Kurangi konsumsi makanan tinggi garam dan lemak
• Perbanyak aktivitas fisik ringan
• Tidur cukup, minimal 7 jam sehari
• Kelola stres dengan hobi, musik, dan waktu istirahat
• Periksa tekanan darah secara berkala

Semua dilakukan dengan pendekatan ramah, menyenangkan, dan non-menggurui. Karena mencegah penyakit tidak selalu harus lewat nasihat berat bisa lewat tawa, percakapan, dan sentuhan kemanusiaan.

Ayo, Peduli Sejak Dini

Mungkin kamu belum pernah cek tekanan darah. Mungkin kamu menganggap dirimu sehat-sehat saja. Tapi satu hal pasti: semakin dini kamu tahu kondisi tubuhmu, semakin besar peluangmu hidup lebih sehat dan panjang.

Kegiatan pemeriksaan tensi ini bukan sekadar program kampus. Ia adalah panggilan untuk peduli. Untuk sadar. Untuk bertindak.

Dan kalau kamu melihat stand Prodi Keperawatan UBSI di expo pendidikan berikutnya beranilah duduk, ulurkan lenganmu, dan lihat apa yang bisa kamu pelajari dari denyut kecil yang bicara banyak tentang masa depanmu.

Penulis: Ns. Diah Ayu Agustin, M.Kep., Sp.Kep.An Kabag Humas dan PMB Akper Bina Insan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *