Budaya

Saparan Bekakak Kembali Digelar, Waspadai Kepadatan Lalu Lintas di Kawasan Gamping

×

Saparan Bekakak Kembali Digelar, Waspadai Kepadatan Lalu Lintas di Kawasan Gamping

Sebarkan artikel ini

Jogjahitz.com, Sleman – Masyarakat yang akan melintas di kawasan Gamping pada Jumat (17/7) diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan mencari jalur alternatif. Pasalnya, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas sehubungan dengan pelaksanaan Saparan Bekakak 2026, tradisi budaya tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman.

Kegiatan Saparan Bekakak tahun ini akan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB. Tradisi yang telah menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Gamping tersebut akan diawali dengan arak-arakan Bekakak yang bergerak dari Lapangan Ambarketawang menuju Gunung Gamping.

Baca juga: Kini Gratis! Masyarakat Bisa Jelajahi Istana Kepresidenan Yogyakarta Lewat Program ISTURA

Seiring dengan berlangsungnya prosesi kirab, sejumlah ruas jalan diperkirakan akan mengalami peningkatan kepadatan kendaraan. Adapun kawasan yang terdampak berada di sepanjang Jalan Wates KM 4,5 hingga KM 6, tepatnya mulai dari Simpang Pelem Gurih hingga Simpang Depok Ambarketawang, Kapanewon Gamping.

Pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan tersebut diharapkan dapat menyesuaikan rute perjalanan atau menggunakan jalur alternatif untuk menghindari potensi kemacetan selama kegiatan berlangsung.

Saparan Bekakak sendiri merupakan salah satu tradisi budaya khas Yogyakarta yang rutin digelar setiap bulan Sapar dalam penanggalan Jawa. Tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri karena menampilkan prosesi arak-arakan bekakak atau boneka pengantin yang terbuat dari ketan, sebagai bagian dari ritual budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Ambarketawang.

Baca juga: Menikmati Liburan di Yogyakarta, Perpaduan Alam, Budaya, dan Kuliner

Selain menjadi bentuk pelestarian budaya, Saparan Bekakak juga selalu menarik perhatian wisatawan dan masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kemeriahan kirab menuju Gunung Gamping.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi budaya tersebut, diharapkan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Sementara itu, pengendara yang melintas di kawasan Gamping diminta untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang berlaku selama pelaksanaan Saparan Bekakak 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *