Pendidikan

Muhammadiyah Sapen Universal School Resmi Berdiri di Bantul, Terapkan Kurikulum Cambridge dan IB

×

Muhammadiyah Sapen Universal School Resmi Berdiri di Bantul, Terapkan Kurikulum Cambridge dan IB

Sebarkan artikel ini

Jogjahitz.com, Bantul – Muhammadiyah kembali memperkuat kiprahnya di dunia pendidikan dengan meresmikan Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di jl. Brawijaya, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kab. Bantuk, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekolah yang berada tepat di kawasan seberang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini diproyeksikan menjadi sekolah dasar berstandar internasional yang memadukan nilai-nilai islam berkemajuan dengan kurikulum global.

MSUS resmi diluncurkan pada Sabtu (4/7) lalu dan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyan Haedar Nashir, didampingi sejumlah tokoh Muhammadiyah dan pemerintah, termasuk Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza UI Haq.

Baca juga: Kampus Swasta yang Sediakan Beasiswa: 5 Pilihan Favorit Calon Mahasiswa

Gedung baru MSUS dibangun selama 272 hari dengan total anggaran sekitar Rp. 38 miliar. Seluruh pembiayaan pembangunan berasal dari Persyarikatan Muhammadiyah dan para donator tanpa menggunakan pinjaman atau hutang.

Bangunan sekolah terdiri dari enam lantai dengan fasilitas pendidikan modern yang dirancang untuk menunjang proses pembelajaran berbasis teknologi dan kolaborasi. Pembangungan ini juga dilatarbelakangi tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan SD Muhammadiyah Sapen. Selama beberapa tahun terakhir, jumlah pendaftar terus meningkat hingga banyak orang tua rela mengantre bertahun-tahun demi memperoleh kursi bangi putra-putrinya.

Ketua Umum PP Muhammadiya, Haedar Nashir, mengatakan bahwa MSUS merupakan pengembangan dari SD Muhammadiyah Sapen dengan pendekatan pendidikan berstandar internasional. Menurutnya, sekolah ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan Muhammadiyah sekaligus memperluas daya tamping peserta didik yang selama ini sangat tinggi.

“MSUS merupakan mata rantai pengembangan SD Muhammadiyah Sapen dengan distingsi sebagai kelas internasional, sekaligus menjadi arah baru pendidikan Muhammadiyah,” ujar Haedar.

Baca juga: Beasiswa Kuliah Hingga 100 Persen di UBSI Kampus Yogyakarta, Buka Peluang Generasi Muda Raih Pendidikan Tinggi

Dalam proses pembelajaran, MSUS mengintegrasikan Kurikulum Nasional dengan Cambridge Curriculum serta International Baccalaurate (IB). Kombinasi tersebut dirancang untuk membekali peserta didik dengan kompetensi akademik, karakter, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Dengan hadirnya Muhammadiyah Sapen Universal School, Muhammadiyah berharap dapat memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global melalui perpaduan kurikulum nasional, standar internasional, dan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai islam berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *