Jogjahitz.com, Jakarta – Kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu kompetensi yang dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan, termasuk sektor transportasi publik. Hal itu dibuktikan oleh Abraham Jevrin Sibuea, alumni Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kaliabang, yang kini berkarier sebagai Petugas Announcer Stasiun KRL di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).
Dalam perannya, Abraham bertugas menyampaikan berbagai informasi kepada pengguna Commuter Line melalui sistem pengeras suara di stasiun. Menurutnya, pekerjaan tersebut menuntut kemampuan komunikasi yang baik, ketelitian, serta kesiapan menghadapi berbagai situasi pelayanan.
“Tanggung jawab saya adalah mengikuti SOP perusahaan dalam pelayanan dan memberikan informasi yang dibutuhkan pelanggan dengan baik dan benar,” ujar Abraham saat diwawancarai melalui WhatsApp, Selasa (21/7).
Baca juga: Raih Karir Impianmu Lewat Kelas Karyawan yang Langsung Masuk
Ketertarikan Abraham pada dunia komunikasi telah tumbuh sejak duduk di bangku sekolah. Ketika memilih jurusan kuliah, ia merasa Program Studi Ilmu Komunikasi sesuai dengan minatnya karena memberikan ruang untuk mempelajari komunikasi publik dan hubungan masyarakat.
“Saya sejak sekolah memang senang bersosialisasi dan mengikuti kegiatan yang banyak berhubungan dengan orang lain. Dari situ saya merasa jurusan ini cocok dengan diri saya,” katanya.
Masa perkuliahannya berlangsung di tengah pandemi Covid-19, sehingga sebagian besar proses belajar dilakukan secara daring. Meski demikian, Abraham tetap berusaha memanfaatkan waktu kuliah dengan sebaik-baiknya, termasuk menjalankan usaha kedai kopi sambil menyelesaikan studinya.
Menurut Abraham, pengalaman selama kuliah membantunya mengembangkan berbagai keterampilan yang kini diterapkan dalam dunia kerja, seperti strategic copywriting, problem solving, crisis management, stakeholder management, hingga kemampuan membangun jejaring (networking).
Pengalaman magang di Terminal Terpadu Pulo Gebang juga menjadi bekal penting sebelum memasuki dunia kerja. Dari sana, ia belajar memahami pelayanan publik dan dinamika pekerjaan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
Baca juga: Mahasiswa Prodi Sistem Informasi UBSI Kampus Yogyakarta Ikuti Sertifikasi Kompetensi Programmer BNSP
Sekitar dua bulan setelah diwisuda pada November 2024, Abraham diterima bekerja di PT Kereta Commuter Indonesia dan mulai bertugas pada Januari 2025. Baginya, memasuki dunia kerja tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan mental, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, dan komunikasi yang efektif.
“IPK memang penting untuk membuka peluang. Namun, skill, komunikasi, mentalitas, dan kemampuan belajar hal baru akan sangat menentukan ketika masuk dunia kerja,” ujarnya.
Abraham juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah dengan aktif mengikuti organisasi, program pengembangan diri, maupun kegiatan di luar kelas agar memiliki pengalaman yang dapat menjadi bekal saat memasuki dunia profesional.
“Kesempatan tidak akan datang dua kali. Gunakan waktu dengan sebaik mungkin, asah kemampuan diri, jangan pernah berhenti berdoa dan berusaha, serta jangan pernah menyerah. Semua proses yang dijalani hari ini akan menjadi bekal berharga di masa depan,” tutupnya.





