Event Kampus

Tingkatkan Kualitas Produk UMKM Kalurahan Banaran, Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Transfer Teknologi Pengemasan Produk

×

Tingkatkan Kualitas Produk UMKM Kalurahan Banaran, Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Transfer Teknologi Pengemasan Produk

Sebarkan artikel ini

UMKM merupakan salah satu bagian penting dalam perekonomian indonesia, karena UMKM telah menjadi salah satu penggerak perekonomian di Indonesia. Saat ini telah ada jutaan UMKM yang tersebar diseluruh Indoesia, baik yang ada diperkotaan maupun di pedesaan.

Kalurahan Banaran Kapanewon Galur, Kulon Progo, merupakan salah satu kalurahan yang ada di provinsi daerah istmewa Yogyakarta  yang mempunyai UMKM yang cukup berkembang. Hal ini didukung dengan adanya banyak destinasi wisata yang ada disekitaran kalurahan Banaran. Dalam perjalanannya UMKM menghadapi banyak tantangan agar dapat bersaing dengan produk-produk lainnya. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM yaitu tentang bagaimana pengemasan produk yang baik untuk dapat meningkatkan kualitas produk-produk yang dijual di UMKM Banaran.

Melihat persoalan yang dihadapi, beberapa Dosen Universitas BSI Kampus  Yogyakarta menginisasi untuk diadakannya kegiatan pelatihan bagi para pelaku UMKM di kalurahan Banaran. Kegiatan pelatihan dikemas dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengambil tema “ Pelatihan transfer teknologi pengemasan produk UMKM kalurahan Banaran, Kapanewon galur, Kabupaten Kulonprogo. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Sabtu, 27/01/2024 yang bertempat diBalaidesa Banaran yang diikuti oleh para pelaku UMK yang ada di kalurahan Banaran.

Aulia Firmansyah selaku narasumber dalam kegiatan pelatihan tersebut menjelaskan tentang tips dan cara pengemasan produk yang baik dan menarik. Menurut Aulia, pengemasan produk menjadi salah satu point penting dalam upaya peningkatan kualitas produk. Dengan pengemasan produk yang tepat, tentunya akan dapat mempengaruhi k ualitas dari produk yang akan dipasarkan seperti halnya dapat lebih tahan lama dan lebih higienis. Sehingga nantinya diharapkan dapat lebih meningkatkan minat dari para calon konsumen untuk membeli produk UMKM yang dipasarkan, terang Aulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *