<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PKM Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/pkm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/pkm/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 09:42:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>PKM Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/pkm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-bisnis-digital-unm-panaskan-mesin-pkm-dan-p2mw/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-bisnis-digital-unm-panaskan-mesin-pkm-dan-p2mw/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 09:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[hibah]]></category>
		<category><![CDATA[Hibah Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[p2mw]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Bisnis Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4693</guid>

					<description><![CDATA[<p>Depok &#8211; Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-bisnis-digital-unm-panaskan-mesin-pkm-dan-p2mw/">Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Depok &#8211; Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar rapat persiapan penyusunan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), Rabu (14/1). Kegiatan yang berlangsung secara daring ini menjadi langkah awal memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi kompetisi hibah nasional.</p>
<p>Sebanyak 30 mahasiswa perwakilan mengikuti pertemuan yang difokuskan pada pemetaan ide dan penentuan skema proposal sesuai minat, baik PKM maupun P2MW. Kegiatan ini juga melibatkan dosen Prodi Bisnis Digital yang akan berperan sebagai pembimbing dalam proses perancangan, penulisan, hingga penyempurnaan proposal.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengarahan teknis mengenai sistematika proposal, pemilihan topik, serta strategi merancang gagasan yang inovatif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Pendekatan ini diarahkan agar proposal yang dihasilkan tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki nilai implementatif dan berkelanjutan.</p>
<p>Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen prodi dalam menumbuhkan budaya riset dan kewirausahaan mahasiswa.</p>
<p>“Melalui pendampingan sejak tahap awal, mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan ide yang berdampak dan berorientasi pada solusi nyata,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (19/1).</p>
<p>Ia menegaskan bahwa sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa untuk aktif berinovasi dan berkompetisi di tingkat nasional.</p>
<p>“Persiapan PKM dan P2MW ini, Prodi Bisnis Digital menargetkan lahirnya proposal unggulan yang mampu memperkuat daya saing mahasiswa sekaligus berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, solusi sosial, dan kewirausahaan berbasis digital,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-bisnis-digital-unm-panaskan-mesin-pkm-dan-p2mw/">Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-bisnis-digital-unm-panaskan-mesin-pkm-dan-p2mw/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI Yogyakarta Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat: Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Media Pembelajaran Berbasis Web di TK Klaten</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-laksanakan-pengabdian-kepada-masyarakat-pemanfaatan-artificial-intelligence-untuk-media-pembelajaran-berbasis-web-di-tk-klaten/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-laksanakan-pengabdian-kepada-masyarakat-pemanfaatan-artificial-intelligence-untuk-media-pembelajaran-berbasis-web-di-tk-klaten/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 07:13:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[BIPEMAS]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Klaten, 1 November 2025 — Universitas Bina Sarana...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-laksanakan-pengabdian-kepada-masyarakat-pemanfaatan-artificial-intelligence-untuk-media-pembelajaran-berbasis-web-di-tk-klaten/">UBSI Yogyakarta Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat: Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Media Pembelajaran Berbasis Web di TK Klaten</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Klaten, 1 November 2025 — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta dan Solo kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini dilaksanakan di KB-TK PL Soegijapranata Klaten dengan tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Mendukung Media Pembelajaran Deep Learning Approach Berbasis Web.”</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari program penerimaan dana hibah Yayasan BIPEMASs UBSI, yang bertujuan untuk mendorong dosen dan mahasiswa agar aktif mengembangkan inovasi dan solusi digital bagi dunia pendidikan.</p>
<p>Ketua pelaksana kegiatan, Diah Pradiatiningtyas, S.E.., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pendidik di tingkat PAUD dalam mengenal dan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran yang kreatif dan interaktif.</p>
<p>“Guru di tingkat anak usia dini perlu mengenal teknologi digital yang ramah anak. Melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa AI bisa menjadi mitra guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan efektif,” ujar Diah.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-4291" src="https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/11/PKM-TK-klaten1-700x400.jpeg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Selain Diah, kegiatan ini juga melibatkan para tutor yaitu Sardiarinto, M.Kom. dan Chriswardana Bayu Dewa, SE.,  M.M., Lina Ayu Safitri, SE., MM. dan mahasiswa semester 3 yang memberikan pendampingan teknis terkait pemanfaatan platform berbasis web dan alat bantu AI untuk pembuatan media pembelajaran. Aplikasi yang dirancang ini berupa web yang dapat dimanfaatkan sekolah sekaligus orang tua murid dalam mengakses media pembelajaran yang sudah berisi mater-materi pembelajaran berbasis AI yang dibuat oleh para Guru.</p>
<p>Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para guru KB-TK PL Soegijapranata Klaten. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga praktik langsung menggunakan beberapa aplikasi berbasis AI yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, UBSI Yogyakarta dan Solo berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan literasi digital tenaga pendidik di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, sejalan dengan visi kampus sebagai “Kampus Digital Kreatif.”</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-laksanakan-pengabdian-kepada-masyarakat-pemanfaatan-artificial-intelligence-untuk-media-pembelajaran-berbasis-web-di-tk-klaten/">UBSI Yogyakarta Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat: Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Media Pembelajaran Berbasis Web di TK Klaten</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-laksanakan-pengabdian-kepada-masyarakat-pemanfaatan-artificial-intelligence-untuk-media-pembelajaran-berbasis-web-di-tk-klaten/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI Yogyakarta Hadirkan Inovasi SIPANDA, Dorong Posyandu Kenanga Go Digital di Pedukuhan Kayen, Pajangan Kabupaten Bantul</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-hadirkan-inovasi-sipanda-dorong-posyandu-kenanga-go-digital-di-pedukuhan-kayen-pajangan-kabupaten-bantul/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-hadirkan-inovasi-sipanda-dorong-posyandu-kenanga-go-digital-di-pedukuhan-kayen-pajangan-kabupaten-bantul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 04:12:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[BIPEMAS]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4280</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bantul, 2 November 2025 -Tim pengabdian masyarakat dari...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-hadirkan-inovasi-sipanda-dorong-posyandu-kenanga-go-digital-di-pedukuhan-kayen-pajangan-kabupaten-bantul/">UBSI Yogyakarta Hadirkan Inovasi SIPANDA, Dorong Posyandu Kenanga Go Digital di Pedukuhan Kayen, Pajangan Kabupaten Bantul</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bantul, 2 November 2025 -Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta melaksanakan kegiatan bertajuk <em>“Peningkatan Manajemen Data dan Layanan Posyandu Kenanga melalui SIPANDA (Sistem Informasi Pelayanan dan Data Posyandu)”</em> bagi kader Posyandu di Pedukuhan Kayen, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul pada MInggu, 2 November 2025.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Bina Pengabdian Masyarakat (BIPeMAS) yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Tim pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Eko Saputro, M.Kom., dengan dukungan dua dosen yaitu Akhmad Syukron, M.Kom dan Anastasia Meyliana, M.Kom serta dua mahasiswa dari prodi Sistem Informasi, Zahra dan Marcus, yang turut berperan aktif dalam proses pelatihan dan pendampingan. Melalui kegiatan pelatihan ini, tim UBSI berupaya menghadirkan solusi teknologi yang sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat.</p>
<p>“Kami melihat bahwa kader posyandu masih mencatat data secara manual menggunakan buku. Prosesnya lama, rentan hilang dan sulit direkap. Dengan SIPANDA, semua data bisa dicatat dan diakses dengan cepat serta akurat,” ujar Eko Saputro, M.Kom., selaku ketua tim pelaksana.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-4281" src="https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/11/PM-Bipemas-Posyandu-Kayen2-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Aplikasi SIPANDA memungkinkan kader untuk mencatat data penimbangan balita, pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, hingga laporan bulanan secara otomatis, tanpa harus menulis ulang atau menghitung manual. Data yang tersimpan juga dapat digunakan sebagai dasar untuk evaluasi kesehatan masyarakat di tingkat pedukuhan.</p>
<p>Ketua kader Posyandu, Ibu Suratinem, mengungkapkan rasa senangnya setelah mencoba sistem ini, “Kami jadi lebih mudah membuat laporan. Dulu butuh waktu berjam-jam untuk rekap data, sekarang tinggal klik dan semuanya langsung tersusun. Sangat membantu sekali,” tuturnya. Selain memberikan pelatihan penggunaan aplikasi, tim UBSI juga mengedukasi kader mengenai literasi digital dan keamanan data, agar para pengguna dapat mengelola informasi kesehatan warga secara bertanggung jawab.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, UBSI Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi informasi. Inisiatif ini juga mendukung capaian <em>Sustainable Development Goals</em> (SDGs) poin ke-3, yaitu <em>Good Health and Well-being</em>, dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. “Kami berharap SIPANDA tidak hanya berhenti di Posyandu Kenanga, tetapi bisa diadaptasi oleh posyandu-posyandu lain di wilayah Sendangsari bahkan Bantul secara luas,” tutup Eko Saputro. Dengan semangat kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital dapat dimulai dari hal sederhana, dari tangan-tangan kader posyandu yang tulus mengabdi untuk kesehatan warga.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-hadirkan-inovasi-sipanda-dorong-posyandu-kenanga-go-digital-di-pedukuhan-kayen-pajangan-kabupaten-bantul/">UBSI Yogyakarta Hadirkan Inovasi SIPANDA, Dorong Posyandu Kenanga Go Digital di Pedukuhan Kayen, Pajangan Kabupaten Bantul</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ubsi-yogyakarta-hadirkan-inovasi-sipanda-dorong-posyandu-kenanga-go-digital-di-pedukuhan-kayen-pajangan-kabupaten-bantul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kreasi Minuman Segar Berbasis Bahan Lokal Untuk Peluang Usaha Rumahan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kreasi-minuman-segar-berbasis-bahan-lokal-untuk-peluang-usaha-rumahan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kreasi-minuman-segar-berbasis-bahan-lokal-untuk-peluang-usaha-rumahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 03:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[BIPEMAS]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4284</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bantul – Dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi masyarakat...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kreasi-minuman-segar-berbasis-bahan-lokal-untuk-peluang-usaha-rumahan/">Kreasi Minuman Segar Berbasis Bahan Lokal Untuk Peluang Usaha Rumahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bantul – Dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta pengembangan potensi lokal, kegiatan pelatihan bertema “Kreasi Minuman Segar Berbasis Bahan Lokal untuk Peluang Usaha Rumahan” telah diselenggarakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Bangmalang, Cepit, Kalurahan Pendowoharjo, Sewon, Bantul.</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan narasumber Fathurrahman Nurul Hakim salah satu dosen Prodi Parwisata Universitas Bina Sarana Informatika dan juga seorang praktisi sekaligus pelaku usaha kuliner kreatif yang telah berpengalaman dalam mengembangkan produk minuman berbasis bahan-bahan lokal. Dalam pelatihan ini, beliau berbagi pengetahuan dan keterampilan mengenai cara menciptakan berbagai varian minuman segar yang tidak hanya lezat dan sehat, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi serta potensi untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan yang berkelanjutan.</p>
<p>Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK Bangmalang Cepit Pendowoharjo Sewon Bantul yang dengan antusias mengikuti setiap sesi. Mereka diajak untuk mengenal berbagai bahan alami yang tersedia di sekitar lingkungan, seperti jahe, serai, jeruk nipis, daun pandan, dan buah-buahan lokal yang dapat diolah menjadi minuman kekinian dengan tampilan menarik.</p>
<p>Selain sesi teori, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung pembuatan minuman segar, pengemasan sederhana, serta diskusi mengenai strategi pemasaran online dan offline untuk memulai usaha kecil dari rumah. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu memanfaatkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.</p>
<p>Fathurrahman Nurul Hakim dalam penyampaiannya menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan produk lokal agar mampu bersaing di pasar modern. “Bahan-bahan yang ada di sekitar kita bisa menjadi sumber inspirasi usaha. Yang penting adalah kemauan untuk mencoba dan berinovasi,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta dan perangkat Kalurahan Pendowoharjo. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa dan dorongan bagi lahirnya wirausaha baru berbasis bahan lokal di wilayah Bantul.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kreasi-minuman-segar-berbasis-bahan-lokal-untuk-peluang-usaha-rumahan/">Kreasi Minuman Segar Berbasis Bahan Lokal Untuk Peluang Usaha Rumahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kreasi-minuman-segar-berbasis-bahan-lokal-untuk-peluang-usaha-rumahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas BSI Dorong Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Digitalisasi dan Konten Kreatif di Bangmalang Cepit Bantul</title>
		<link>https://jogjahitz.com/universitas-bsi-dorong-pemberdayaan-perempuan-melalui-pelatihan-digitalisasi-dan-konten-kreatif-di-bangmalang-cepit-bantul/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/universitas-bsi-dorong-pemberdayaan-perempuan-melalui-pelatihan-digitalisasi-dan-konten-kreatif-di-bangmalang-cepit-bantul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 00:52:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4170</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bantul- Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam bidang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/universitas-bsi-dorong-pemberdayaan-perempuan-melalui-pelatihan-digitalisasi-dan-konten-kreatif-di-bangmalang-cepit-bantul/">Universitas BSI Dorong Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Digitalisasi dan Konten Kreatif di Bangmalang Cepit Bantul</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bantul- Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam bidang transformasi digital dan pemberdayaan perempuan, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta melaksanakan kegiatan <em>Pelatihan Digitalisasi Pembuatan Konten Kreatif sebagai Wadah Ekspresi dan Peningkatan Ekonomi Keluarga</em> bagi ibu-ibu PKK Bangmalang Cepit, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025 yang merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan digital masyarakat, khususnya kelompok perempuan di wilayah semi-urban, agar mampu beradaptasi dan berpartisipasi aktif dalam ekonomi berbasis teknologi. Kegiatan ini dipimpin oleh tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, yaitu Annida Purnamawati sebagai Ketua, Umi Khultsum, Dwi Iswahyuni, Devita Widyaningtyas Yogyanti, serta dibantu oleh dua orang mahasiswa yakni, Marcus Dewantoro dan Eka Dirga Jayanta.</p>
<p>Kelompok ibu-ibu PKK Bangmalang Cepit merupakan salah satu komunitas yang memiliki potensi besar dalam bidang ekonomi kreatif. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anggota telah memiliki perangkat smartphone dan waktu luang yang fleksibel, namun pemanfaatannya masih terbatas pada kegiatan komunikasi dan hiburan. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai cara memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana ekspresi dan peningkatan ekonomi keluarga. Kegiatan ini berfokus pada tiga aspek utama, yaitu peningkatan literasi digital, pelatihan pembuatan konten kreatif, dan pengenalan strategi pemasaran digital serta monetisasi konten.</p>
<p>Materi pelatihan meliputi pemanfaatan smartphone secara produktif melalui aplikasi seperti WhatsApp Business, Google Drive, serta penggunaan media sosial untuk mendukung kegiatan ekonomi keluarga. Peserta juga dibekali keterampilan dalam pembuatan konten foto dan video menggunakan aplikasi penyuntingan sederhana seperti Canva dan CapCut, agar mampu menghasilkan konten yang menarik dan relevan dengan produk lokal maupun kegiatan komunitas. Selain itu, pelatihan juga memperkenalkan strategi pemasaran digital, meliputi personal branding, penulisan caption menarik, penggunaan hashtag efektif, serta optimalisasi platform digital seperti Instagram dan TikTok untuk promosi dan penjualan produk. Pendampingan teknis diberikan agar peserta dapat langsung mempraktikkan pembuatan dan publikasi konten digital secara mandiri.</p>
<p>Ketua pelaksana kegiatan, Annida Purnawati, M.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga untuk menumbuhkan kepercayaan diri para peserta dalam berkreasi dan beradaptasi di dunia digital. Dalam keterangannya, beliau menyatakan, “Kegiatan ini merupakan upaya konkret Universitas BSI untuk mendukung pemberdayaan perempuan di tingkat komunitas melalui peningkatan literasi digital. Kami ingin para ibu-ibu PKK dapat melihat bahwa smartphone yang mereka miliki tidak hanya berguna untuk komunikasi, tetapi juga dapat menjadi sarana produktif yang mampu menambah penghasilan keluarga. Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi terbentuknya komunitas kreatif digital di lingkungan PKK Bangmalang Cepit.”</p>
<p>Sementara itu, Sutini, selaku Ketua PKK Bangmalang Cepit, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menuturkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru dan semangat bagi para anggota PKK untuk lebih melek teknologi dan kreatif dalam memanfaatkan media digital. Dalam testimoninya, beliau menyatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada tim dari Universitas BSI yang telah memberikan pelatihan ini. Banyak dari anggota kami yang baru pertama kali belajar membuat konten digital secara langsung. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami jadi tahu bagaimana cara mempromosikan produk rumahan dengan cara yang lebih menarik di media sosial. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan agar ibu-ibu di desa semakin terampil dan mandiri secara ekonomi.”</p>
<p>Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari para peserta. Mereka menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi praktik pembuatan konten digital, dan sebagian besar peserta berhasil menghasilkan karya konten sederhana yang mencerminkan potensi lokal Bangmalang Cepit. Secara keseluruhan, kegiatan “Pelatihan Digitalisasi Pembuatan Konten Kreatif sebagai Wadah Ekspresi dan Peningkatan Ekonomi Keluarga bagi Ibu-ibu PKK Bangmalang Cepit” mencerminkan komitmen Universitas BSI Yogyakarta dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi model implementatif yang dapat direplikasi di wilayah lain dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi digital nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/universitas-bsi-dorong-pemberdayaan-perempuan-melalui-pelatihan-digitalisasi-dan-konten-kreatif-di-bangmalang-cepit-bantul/">Universitas BSI Dorong Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Digitalisasi dan Konten Kreatif di Bangmalang Cepit Bantul</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/universitas-bsi-dorong-pemberdayaan-perempuan-melalui-pelatihan-digitalisasi-dan-konten-kreatif-di-bangmalang-cepit-bantul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ngalap Berkah Segara Kidul: PKM UBSI Promosikan Selancar Rekreasi di Pantai Parangtritis Melalui Video Pendek</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ngalap-berkah-segara-kidul-pkm-ubsi-promosikan-selancar-rekreasi-di-pantai-parangtritis-melalui-video-pendek/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ngalap-berkah-segara-kidul-pkm-ubsi-promosikan-selancar-rekreasi-di-pantai-parangtritis-melalui-video-pendek/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 09:31:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[BIPEMAS]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta- Program Bipemas UBSI (Basis Informasi Penelitian &#38;...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ngalap-berkah-segara-kidul-pkm-ubsi-promosikan-selancar-rekreasi-di-pantai-parangtritis-melalui-video-pendek/">Ngalap Berkah Segara Kidul: PKM UBSI Promosikan Selancar Rekreasi di Pantai Parangtritis Melalui Video Pendek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta- Program Bipemas UBSI (Basis Informasi Penelitian &amp; Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika) bekerja sama dengan mitra komunitas lokal DPSC (Dolphin Parangtritis Surf Community) dan Hauw Surf Board melakukan upaya untuk mengikis stigma negatif tentang Pantai Parangtritis. Stigma negatif yang melekat pada Parangtritis adalah seperti anggapan bahwa pantai berbahaya, kurang ramah wisatawan, hingga minimnya aktivitas wisata yang terorganisir dengan baik. Oleh sebab itu, PKM USBI melakukan pembuatan video pendek untuk mempromosikan rekreasi selancar aman dilakukan di Pantai Parangtritis. Jaminan keamanan dibuat bukan tanpa sebab karena kontur bawah laut Parangtritis berupa pasir merupakan tempat yang aman bagi peselancar pemula. Selain itu, arus yang sering kali menarik wisatawan ke tengah laut justru membantu peselancar untuk mendayung papan selancar menuju ke tengah dan kemudian mengambil posisi ombak yang sesuai.</p>
<p>Selain alasan di atas, ada juga dampak positif bagi pendidikan, ekonomi, dan ekosistem pada kawasan wisata bahari di Pantai Parangtritis. Beberapa alasan yang dituangkan dalam video pendek promosi selancar rekreasi adalah:</p>
<ol>
<li>Mengurangi Angka Kemiskinan<br />
Generasi muda di kawasan Pantai Parangtritis memandang pariwisata sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun banyaknya operator wisata di Pantai Parangtritis menjadikan persaingan usaha semakin kompetitif. Rekreasi selancar menjadikan peluang untuk membuat perbedaan atraksi yang ditawarkan kepada wisatawan. Generasi muda dapat bekerja pada sektor produksi yaitu pembuatan papan selancar dan sektor distribusi yang meliputi pengelolaan akomodasi, pemandu wisata selancar, fotografer selancar, videografer selancar, dan kebutuhan teknis lainnya.</li>
</ol>
<ol start="2">
<li>Peningkatan Pendidikan<br />
Generasi muda di kawasan Pantai Parangtritis cukup antusias menyambut program KKO (Kelas Khusus Olahraga) yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul. KKO dapat meningkatkan keinginan generasi muda untuk melanjutkan jenjang pendidikan formal sembari mengasah kemampuan berselancar untuk mengikuti perlombaan. Selain itu, setelah lulus, apabila siswa/i tersebut tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, kompetensi selancar dapat menjadi potensi keuntungan ekonomi yang menjanjikan.</li>
</ol>
<ol start="3">
<li>Pariwisata Bahari yang Inklusif<br />
Pariwisata bahari dikenal sebagai sektor pariwisata yang eksklusif. Namun, selancar rekreasi di Indonesia relatif lebih inklusif karena seluruh ekosistemnya dapat dilakukan oleh masyarkat Indonesia. Sebagai contoh papan/surfboard dapat diproduksi di dalam negeri termasuk di Kabupaten Bantul, pemandu wisata lokal, akomodasi yang dikelola oleh lokal, dan dekapitalisasi sertifikat/lisensi selancar. Oleh sebab itu, selancar menjadi salah satu solusi agar pariwisata bahari dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.</li>
</ol>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-4144" src="https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/10/produsen-papan-selancar-parangtritis-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Serangkaian kegiatan program pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan mulai dari 8 September hingga 5 Oktober 2025. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi program, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan video pendek dan ditutup dengan monitoring serta evaluasi. Setelah program selesai, tim PKM UBSI berencana untuk memantau perkembangan selancar rekreasi melalui komunikasi media daring dan kunjungan langsung ke Pantai Parangtritis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ngalap-berkah-segara-kidul-pkm-ubsi-promosikan-selancar-rekreasi-di-pantai-parangtritis-melalui-video-pendek/">Ngalap Berkah Segara Kidul: PKM UBSI Promosikan Selancar Rekreasi di Pantai Parangtritis Melalui Video Pendek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ngalap-berkah-segara-kidul-pkm-ubsi-promosikan-selancar-rekreasi-di-pantai-parangtritis-melalui-video-pendek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reaktualisasi Busana Jawa Gaya Yogyakarta bagi Generasi Muda Sendangsari: Upaya Memperkuat Kepariwisataan Lokal</title>
		<link>https://jogjahitz.com/reaktualisasi-busana-jawa-gaya-yogyakarta-bagi-generasi-muda-sendangsari-upaya-memperkuat-kepariwisataan-lokal/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/reaktualisasi-busana-jawa-gaya-yogyakarta-bagi-generasi-muda-sendangsari-upaya-memperkuat-kepariwisataan-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 09:28:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4138</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, 3 Oktober 2025. Universitas Bina Sarana Informatika...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/reaktualisasi-busana-jawa-gaya-yogyakarta-bagi-generasi-muda-sendangsari-upaya-memperkuat-kepariwisataan-lokal/">Reaktualisasi Busana Jawa Gaya Yogyakarta bagi Generasi Muda Sendangsari: Upaya Memperkuat Kepariwisataan Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yogyakarta, 3 Oktober 2025</strong>. Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Berbusana Jawa Khas Yogyakarta untuk Generasi Muda bertempat di Pendopo Kalurahan Sendangsari, Pajangan, Bantul. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB ini mengusung tema “Reaktualisasi Busana Jawa Gaya Yogyakarta Bagi Generasi Muda Sendangsari Bantul Untuk Menopang Kepariwisataan D.I. Yogyakarta”.</p>
<p>Sebanyak 36 peserta mewakili Karang Taruna setiap dusun di Kalurahan Sendangsari hadir, terdiri atas satu pria dan satu wanita per dusun. Pelatihan ini menghadirkan narasumber Bapak R. Jatinurcahyo, ST, MM, dan dipandu oleh moderator Bapak Atun Yulianto, SE, MM. Turut serta dalam tim penyelenggara adalah Bapak Erlangga Brahmanto, SE, MM serta Bapak Yulianto, SE, MM, dibantu dua mahasiswa dari program studi Pariwisata Universitas BSI Yogyakarta.</p>
<p>Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Bapak Karman, A.Md, yang menyampaikan apresiasi terhadap langkah penguatan budaya lokal dalam konteks pembangunan pariwisata. Menurut beliau, Kalurahan Sendangsari memiliki potensi sebagai desa budaya yang strategis, terutama bila generasi muda aktif menggunakan dan melestarikan identitas busana tradisional Jawa khas Yogyakarta.</p>
<p>Pelatihan berbusana ini bertujuan mendorong generasi muda agar lebih mengenal, menghargai, dan mampu mempraktikkan busana Jawa khas Yogyakarta dalam aktivitas sehari-hari maupun saat berinteraksi dengan wisatawan. Dengan demikian, kehadiran busana tradisional di ruang publik akan menjadi salah satu daya tarik tambahan dalam paket wisata budaya lokal.</p>
<p>Dalam sesi materi, Bapak R. Jatinurcahyo menyampaikan prinsip-prinsip dasar busana Jawa Yogyakarta beserta filosofinya mulai dari pemilihan bahan, motif, potongan, hingga etika pemakaiannya dalam konstelasi budaya kontemporer. Ia menekankan bahwa reaktualisasi bukan sekadar meniru masa lalu, melainkan mengolah elemen tradisi agar relevan dengan selera dan situasi masa kini dengan tetap mempertahankan originalitasnya.</p>
<p>Para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga diajak praktik mengenakan berbagai jenis busana Jawa seperti surjan, blangkon, beskap, cenela dan jarik dengan bimbingan langsung dari narasumber dan tim. Mereka belajar cara mengombinasikan aksesori tradisional agar tetap elegan dan sesuai dengan pakemnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-4141" src="https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/10/PM-busana-jawa-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Dalam sesi diskusi, Fendy Pradana menyatakan, <em>“Pelatihan ini membuka wawasan saya bahwa busana Jawa tak hanya untuk acara formal, tetapi bisa kita adaptasi agar tetap menarik di kehidupan sehari-hari.”</em> Sementara Lidya mengungkapkan, <em>“Saya merasa lebih percaya diri memakai kebaya sehari-hari, apalagi jika momen budaya seperti kirab atau festival lokal nantinya.”</em></p>
<p>Acara berjalan dengan lancar, suasananya hangat dan penuh antusiasme. Beberapa peserta tergoda untuk menjadikan kenakan busana Jawa sebagai kebiasaan baru, bukan sekadar formalitas. Tim panitia dari BSI dan mahasiswa turut memfasilitasi sesi foto, dokumentasi, dan diskusi kelompok agar materi lebih melekat.</p>
<p>Kegiatan ini sejalan dengan upaya lokal di Sendangsari yang selama ini telah dikenal sebagai kawasan dengan semangat pelestarian budaya. Misalnya, Sendangsari sudah dikenal sebagai Desa Budaya, serta memiliki aset wisata Desa Wisata Mangir dan petilasan Ki Ageng Mangir.</p>
<p>Dengan memperkuat jiwa budaya lewat busana lokal, generasi muda Sendangsari diharapkan mampu menjadi “duta budaya” dalam mendukung kepariwisataan DIY. Inisiatif ini juga menegaskan bahwa pelestarian warisan tidak terbatas pada bangunan atau pertunjukan seni, tetapi juga mencakup ekspresi personal seperti bagaimana orang berpakaian sehari-hari.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/reaktualisasi-busana-jawa-gaya-yogyakarta-bagi-generasi-muda-sendangsari-upaya-memperkuat-kepariwisataan-lokal/">Reaktualisasi Busana Jawa Gaya Yogyakarta bagi Generasi Muda Sendangsari: Upaya Memperkuat Kepariwisataan Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/reaktualisasi-busana-jawa-gaya-yogyakarta-bagi-generasi-muda-sendangsari-upaya-memperkuat-kepariwisataan-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Sawah ke Sosmed, Kisah KWT Seruni Menyapa Era Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-sawah-ke-sosmed-kisah-kwt-seruni-menyapa-era-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-sawah-ke-sosmed-kisah-kwt-seruni-menyapa-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 01:55:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4125</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di sebuah rumah sederhana di Pakansari, ada pemandangan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-sawah-ke-sosmed-kisah-kwt-seruni-menyapa-era-digital/">Dari Sawah ke Sosmed, Kisah KWT Seruni Menyapa Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di sebuah rumah sederhana di Pakansari, ada pemandangan yang bikin hati hangat pada Sabtu pagi (20/9). Bukan acara arisan, bukan juga kumpul pengajian, tapi 16 ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Seruni lagi serius duduk di depan laptop dan smartphone. Alih-alih membicarakan harga cabai di pasar, mereka sibuk belajar bikin konten Instagram dan TikTok untuk mempromosikan hasil panen.</p>
<p>Iya, betul. Dunia memang sudah berubah. Dari sawah, mereka sekarang melangkah ke sosmed. Dari tanah basah yang ditanami singkong, cabai, atau bayam, mereka mulai menguasai dunia digital yang kadang lebih ribet daripada urusan hama padi.</p>
<p>Acara ini adalah bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Temanya “Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Sosialisasi Aplikasi Seruni Smart Fin sebagai Media Promosi Hasil Panen dan Manajemen Penjualan.” Panjang judulnya, tapi intinya bikin para petani perempuan ini makin melek digital, biar panennya nggak cuma berhenti di tengkulak.</p>
<p>Lurah Raden Ade Zuwira Rasidinata, hadir dengan sambutan khas pejabat yang bikin suasana adem. Ia bilang pemberdayaan perempuan lewat digitalisasi pertanian itu penting. Disusul oleh Theresia Sugik Hartini, Ketua KWT Seruni, yang menegaskan bahwa tanpa keterampilan digital, hasil panen bisa saja bagus tapi tetap kalah di pasar. Dan terakhir, Kusmayati Solecha, ketua pelaksana PKM dari UBSI, menyampaikan harapannya biar pelatihan ini bikin produk lokal Karawang makin punya daya saing.</p>
<p>Lalu masuklah sesi materi. Duwi Cahya Putri Buani ngasih jurus promosi lewat Instagram dan TikTok. Mulai dari cara bikin konten yang nggak garing, trik foto produk biar cabai kelihatan lebih seksi (dengan cahaya natural, bukan filter berlebihan), sampai fitur promosi berbayar yang bisa bikin produk sayuran nyasar ke feed anak-anak kota.</p>
<p>Setelah itu, Yoseph Tajul Arifin mengenalkan Seruni Smart Fin. Aplikasi sederhana tapi cerdas, yang bisa dipakai untuk mencatat transaksi, mengatur stok, sampai bantu para ibu bikin strategi jualan. Jadi, nggak ada lagi cerita catatan utang hanya di kertas sobekan kalender.</p>
<p>Yang bikin terharu, ibu-ibu KWT Seruni ini bener-bener antusias. Ada yang bilang baru pertama kali pegang aplikasi pencatatan digital, ada yang sumringah karena tahu hasil panen bisa dipromosikan lewat TikTok, bukan cuma lewat teriakan di pasar.</p>
<p>Di akhir acara, mereka foto bersama. Senyumnya lebar, matanya berbinar. Seolah-olah mereka bukan hanya baru saja ikut pelatihan, tapi juga baru saja membuka pintu ke masa depan.</p>
<p>“Karena faktanya, pertanian kita nggak akan bisa lepas dari teknologi. Hasil panen yang segar saja nggak cukup, kalau tidak dipasarkan dengan cara yang segar pula. Tengkulak mungkin masih ada, tapi dengan digitalisasi, posisi tawar petani perempuan bisa naik kelas,” ungkap Kusumayati Solecha.</p>
<p>Dan mungkin, di satu titik nanti, kita bisa belanja cabai atau sayur langsung lewat akun TikTok ibu-ibu KWT Seruni. Dari sawah ke sosmed, dari tanah ke timeline. Karena di era sekarang, panen bukan hanya soal bercocok tanam, tapi juga bercocok konten.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-sawah-ke-sosmed-kisah-kwt-seruni-menyapa-era-digital/">Dari Sawah ke Sosmed, Kisah KWT Seruni Menyapa Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-sawah-ke-sosmed-kisah-kwt-seruni-menyapa-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen UBSI Laksanakan Pengabdian “Smart Kids and Safe Internet” untuk Forum Anak Desa Pejengkolan melalui Hibah BIMA 2025</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dosen-ubsi-laksanakan-pengabdian-smart-kids-and-safe-internet-untuk-forum-anak-desa-pejengkolan-melalui-hibah-bima-2025/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dosen-ubsi-laksanakan-pengabdian-smart-kids-and-safe-internet-untuk-forum-anak-desa-pejengkolan-melalui-hibah-bima-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 00:05:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Hibah BIMA]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3525</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, 3 September 2025 — Tim dosen dari...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dosen-ubsi-laksanakan-pengabdian-smart-kids-and-safe-internet-untuk-forum-anak-desa-pejengkolan-melalui-hibah-bima-2025/">Dosen UBSI Laksanakan Pengabdian “Smart Kids and Safe Internet” untuk Forum Anak Desa Pejengkolan melalui Hibah BIMA 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta, 3 September 2025 — Tim dosen dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk <em>“Smart Kids and Safe Internet: Literasi Digital dan Pembuatan Aplikasi Aspirasi untuk Forum Anak Desa Pejengkolan”</em>. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Hibah BIMA 2025 Skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi – Diktisaintek.</p>
<p>Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi Forum Anak Desa Pejengkolan, khususnya dalam hal literasi digital, keamanan siber, dan partisipasi anak dalam pembangunan desa. Sebagian besar anggotanya belum memiliki akses memadai terhadap pelatihan digital dan masih menggunakan internet secara kurang bijak. Selain itu, belum ada sistem digital yang mendukung penyaluran aspirasi anak secara efektif. Karena itu, program ini dirancang untuk memberikan pelatihan literasi digital sekaligus membangun platform aspirasi digital yang inklusif dan ramah anak.</p>
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari empat kali kunjungan kepada Forum Anak Desa Pejengkolan, dengan tema yang disesuaikan pada setiap kunjungan. Kunjungan pertama dilaksanakan pada 5 Juli 2025, dengan fokus pada peningkatan literasi digital dan keamanan siber. Berbagai kegiatan dilakukan seperti workshop interaktif, seminar perlindungan data pribadi, serta kampanye etika digital dan anti-cyberbullying. Peserta juga mengikuti pelatihan penggunaan platform edukatif dan simulasi internet sehat dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami.</p>
<p>Kunjungan kedua dilaksanakan pada <strong>19 Juli 2025</strong> dengan fokus pada <strong>sosialisasi website aspirasi</strong> untuk Forum Anak Desa Pejengkolan. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian memperkenalkan fitur-fitur utama website yang dirancang sebagai wadah penyampaian ide, saran, dan aspirasi anak-anak secara digital. Peserta diberikan penjelasan teknis mengenai cara mengakses, mengisi, dan memanfaatkan website tersebut secara mandiri. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul, menandakan kesiapan mereka untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa melalui platform digital ini.</p>
<p>Kunjungan ketiga dilaksanakan pada 9 Agustus 2025 dengan melibatkan para orang tua anggota Forum Anak Desa Pejengkolan. Tema yang diangkat adalah <em>Internet Sehat untuk Orang Tua</em>, yang bertujuan memberikan edukasi tentang pentingnya pengawasan dan pendampingan terhadap anak dalam menggunakan internet dan teknologi digital. Orang tua diberikan pemahaman mengenai risiko dunia maya seperti konten negatif, cyberbullying, serta tips membangun komunikasi digital yang sehat dalam keluarga.</p>
<p>Sementara itu, kunjungan keempat menjadi rangkaian penutup kegiatan pengabdian yang difokuskan pada monitoring, evaluasi, dan penyerahan hasil program. Dalam kesempatan ini, tim pengabdian menyerahkan secara resmi Berita Acara Serah Terima (BAST) yang mencakup website aspirasi Forum Anak Desa Pejengkolan, serta sejumlah peralatan penunjang kegiatan forum seperti meja lipat, tikar, buku edukasi, dan perangkat digital lainnya. Kegiatan ini menandai komitmen UBSI dalam memberikan solusi berkelanjutan yang bermanfaat langsung bagi pengembangan kapasitas organisasi Forum Anak serta mendorong partisipasi aktif anak dalam pembangunan desa berbasis teknologi.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dosen-ubsi-laksanakan-pengabdian-smart-kids-and-safe-internet-untuk-forum-anak-desa-pejengkolan-melalui-hibah-bima-2025/">Dosen UBSI Laksanakan Pengabdian “Smart Kids and Safe Internet” untuk Forum Anak Desa Pejengkolan melalui Hibah BIMA 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dosen-ubsi-laksanakan-pengabdian-smart-kids-and-safe-internet-untuk-forum-anak-desa-pejengkolan-melalui-hibah-bima-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Dosen UBSI kampus Yogyakarta Gelar pelatihan Tangkal Hoaks Kesehatan Untuk Kader Posyandu Kenanga</title>
		<link>https://jogjahitz.com/tim-dosen-ubsi-kampus-yogyakarta-gelar-pelatihan-tangkal-hoaks-kesehatan-untuk-kader-posyandu-kenanga/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/tim-dosen-ubsi-kampus-yogyakarta-gelar-pelatihan-tangkal-hoaks-kesehatan-untuk-kader-posyandu-kenanga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 02:07:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=2043</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bantul- Dalam rangka meningkatkan literasi digital di kalangan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tim-dosen-ubsi-kampus-yogyakarta-gelar-pelatihan-tangkal-hoaks-kesehatan-untuk-kader-posyandu-kenanga/">Tim Dosen UBSI kampus Yogyakarta Gelar pelatihan Tangkal Hoaks Kesehatan Untuk Kader Posyandu Kenanga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bantul- Dalam rangka meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat, khususnya untuk para kader Posyandu maka tim dosen dan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Yogyakarta menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertajuk “Edukasi Cerdas Bermedia Sosial: Meningkatkan Kemampuan Kader Posyandu dalam Menangkal Hoaks Kesehatan” yang diadakan pada 6 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas tingginya peredaran hoaks di media sosial, terutama terkait isu kesehatan yang kerap menimbulkan keresahan di masyarakat. Bertempat di Posyandu Kenanga Padukuhan Kayen Kapanewon Pajangan Kabupaten Bantul, pelatihan ini diikuti oleh para kader Posyandu dengan penuh antusias.</p>
<p>Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari dosen-dosen berkompeten di bidang teknologi informasi dan komunikasi, yakni Anastasia Meyliana, M.Kom., Indriyanti, M.Kom., Paulus Tofan Rapiyanta, S.T., M.Eng., dan Chriswardana Bayu Dewa, S.E., M.M., serta melibatkan dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi.</p>
<p>Dalam pelatihan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai literasi digital, cara mengenali ciri-ciri hoaks, langkah-langkah verifikasi informasi kesehatan, hingga teknik melaporkan konten hoaks di media sosial yang disampaikan oleh Paulus Tofan Rapiyanta, S.T., M.Eng. Selain itu, para kader juga dibekali keterampilan praktis menggunakan platform digital untuk menyebarkan informasi kesehatan yang valid dan terpercaya.</p>
<p>Anastasia Meyliana, M.Kom., selaku Ketua Tim Pengabdian, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar para kader Posyandu menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran informasi palsu di lingkungan masyarakat. “Peran kader Posyandu sangat strategis, bukan hanya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai penyambung informasi yang benar di masyarakat. Dengan pelatihan ini, kami berharap para kader dapat lebih cerdas, kritis, dan bijak dalam menyikapi serta menyebarkan informasi di era digital,” ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-2044" src="https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/pkm-posyandu-kenanga2-700x400.jpg" alt="" width="680" height="389" /></p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tim-dosen-ubsi-kampus-yogyakarta-gelar-pelatihan-tangkal-hoaks-kesehatan-untuk-kader-posyandu-kenanga/">Tim Dosen UBSI kampus Yogyakarta Gelar pelatihan Tangkal Hoaks Kesehatan Untuk Kader Posyandu Kenanga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/tim-dosen-ubsi-kampus-yogyakarta-gelar-pelatihan-tangkal-hoaks-kesehatan-untuk-kader-posyandu-kenanga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
