Info KampusTeknologi

Soroti Kecerdasan Buatan, Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Tekankan Pentingnya Adaptasi Generasi Muda

×

Soroti Kecerdasan Buatan, Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Tekankan Pentingnya Adaptasi Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya — Di tengah derasnya arus digitalisasi, isu kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu topik hangat yang terus diperbincangkan. Menyambut momentum Hari Kemerdekaan, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya menghadirkan Seminar Kemerdekaan Digital pada Kamis (21/8) yang berlangsung meriah di aula kampus.

Dalam seminar tersebut, Imam Amrulloh, dosen UBSI sekaligus Praktisi AI, menjadi pembicara utama dengan membawakan materi seputar peluang dan tantangan penggunaan kecerdasan buatan di era modern. Ia menegaskan bahwa AI bukanlah ancaman, melainkan mitra yang bisa dimanfaatkan jika generasi muda mampu beradaptasi dengan bijak.

“AI hadir untuk mempermudah pekerjaan manusia, bukan menggantikannya. Namun, generasi muda harus siap dengan keterampilan baru agar tidak tertinggal. Adaptasi menjadi kunci utama dalam menghadapi perkembangan ini,” jelas Amrulloh dalam rilis yang diterima, Jumat (22/8).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya literasi digital, terutama dalam konteks dunia kerja yang semakin terdorong oleh teknologi. Menurutnya, kemerdekaan di era digital tidak hanya sebatas bebas menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana generasi muda dapat memanfaatkannya secara produktif dan bertanggung jawab.

“Generasi muda harus belajar menguasai teknologi, termasuk AI, dengan mindset kreatif. Dunia kerja masa depan akan sangat bergantung pada kemampuan kita mengelola dan bersinergi dengan teknologi,” tambahnya.

Seminar ini menjadi bukti nyata peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, yang senantiasa mendorong mahasiswa untuk siap menghadapi perubahan zaman. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk tidak sekadar menjadi pengguna, melainkan juga kreator yang mampu memanfaatkan teknologi bagi kemajuan diri dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *