Teknologi

SALI: Aplikasi Edukasi Ramah Anak untuk Mengajarkan Perlindungan Diri Sejak Dini

×

SALI: Aplikasi Edukasi Ramah Anak untuk Mengajarkan Perlindungan Diri Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Bayangkan dunia digital yang penuh warna-warni karakter lucu, lagu ceria, dan game interaktif, tapi isinya bukan sekadar mengajarkan angka atau huruf. Inilah SALI—Sadar dan Lindungi, aplikasi mobile yang dirancang khusus untuk mengajarkan anak tentang perlindungan diri, mengenal tubuh mereka, dan mencegah pelecehan seksual sejak usia dini.

Tiga pakar pendidikan anak usia dini (PAUD) berkumpul untuk memberi masukan demi penyempurnaan SALI pada Sabtu (9/8). Mereka adalah Kepala Sekolah TK Anak Bangsa, perwakilan guru senior dari TKN Duren Sawit 01, dan perwakilan guru senior dari Komunitas Belajar Pancoran. Dengan jam terbang tinggi di dunia PAUD, mereka paham betul bagaimana materi edukasi harus disesuaikan dengan kebutuhan dan pola pikir anak-anak.

SALI dibangun dengan pendekatan gamifikasi, yaitu ada storytelling, lagu “Tubuhku Milikku”, dan game edukasi bertema batasan sentuhan aman. Semuanya dikemas agar anak paham konsep perlindungan diri dengan cara yang menyenangkan, mudah diingat, dan sesuai perkembangan usia.

Salah satu reviewer, Tuti Hidayati, mengungkapkan apresiasinya, “Saya sangat senang dengan aplikasi ini karena sangat bermanfaat untuk menjaga diri. Beberapa masukan di antaranya mengganti karakter dalam storytelling agar lebih bisa diterima secara global, serta penyesuaian kata sesuai KBBI.”

Masukan dari ketiga pakar ini akan menjadi dasar perbaikan karakter, bahasa, dan penguatan pesan edukasi dalam aplikasi. Semua demi memastikan SALI bukan hanya seru dimainkan, tapi juga tepat sasaran secara pedagogis.

Proyek ini bukan inisiatif biasa. Pengembangan SALI merupakan hasil penelitian yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025, melalui skema Hibah Penelitian Fundamental.

Penelitian dari dosen-dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif ini diketuai oleh Oky Irnawati, yang percaya bahwa teknologi bisa menjadi alat bantu penting bagi guru dan orang tua untuk membekali anak dengan keterampilan menjaga diri.

Harapan para dosen UBSI sederhana tapi penting, bahwa SALI menjadi solusi digital yang efektif, ramah anak, dan mampu membantu generasi paling muda memahami bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri, berharga, harus dijaga, dan dilindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *