Info Kampus

Resesi? Bukan Halangan! UBSI Kampus Solo Bekali Mahasiswa dengan Skill Anti Krisis

×

Resesi? Bukan Halangan! UBSI Kampus Solo Bekali Mahasiswa dengan Skill Anti Krisis

Sebarkan artikel ini

Solo — Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global dan ancaman resesi, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Solo mengambil langkah strategis untuk mempersiapkan mahasiswanya agar tetap tangguh dan adaptif menghadapi tantangan zaman. Melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, dan penguatan soft skill, UBSI kampus Solo menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang siap kerja, siap wirausaha, dan mampu bersaing secara global.

UBSI menyandang status sebagai Kampus Digital Kreatif, terus memperbaharui kurikulum sesuai kebutuhan industri, dengan penekanan pada keterampilan praktis, seperti penguasaan teknologi informasi, desain digital, content creation, hingga digital marketing.

Supriyanta selaku Kaprodi Sistem Informasi UBSI kampus Solo mengatakan bahwa kampus UBSI juga aktif menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pelatihan entrepreneur, inkubasi bisnis, hingga kompetisi start-up mahasiswa.

“Kami tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga menyiapkan mereka menjadi problem solver dan inovator di tengah krisis. Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu seperti sekarang, mahasiswa harus punya keterampilan yang bisa langsung diterapkan, bahkan mampu membuka peluang kerja bagi orang lain,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (20/8).

UBSI kampus Solo juga menjalin kemitraan dengan berbagai pelaku industri, UMKM, dan startup lokal untuk menyediakan ruang magang dan kerja praktek. Kolaborasi ini memberi kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman nyata sebelum lulus, sekaligus memahami dinamika pasar kerja di era digital.

Tidak hanya fokus pada keterampilan profesional, UBSI kampus Solo secara rutin menggelar seminar, webinar, dan kuliah umum bertema resiliensi ekonomi, transformasi digital, hingga manajemen keuangan pribadi. Tujuannya agar mahasiswa memiliki literasi finansial yang kuat selain kesiapan kerja.

Era resesi menuntut bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga mental yang kuat serta karakter yang ulet. UBSI kampus Solo membekali mahasiswa dengan nilai integritas, kedisiplinan, dan sikap adaptif melalui program pembinaan karakter dan kegiatan organisasi kemahasiswaan.

“Ke depan, tantangan tentu tidak semakin mudah. Karena itu, kami ingin mahasiswa UBSI kampus Solo siap bukan hanya untuk bekerja, tetapi juga bertahan, beradaptasi, dan menciptakan peluang dari krisis,” pungkas Supriyanta.

Dengan berbagai langkah tersebut, UBSI kampus Solo menunjukkan bahwa pendidikan tinggi harus menjadi benteng ketahanan generasi muda dalam menghadapi tekanan ekonomi. Melalui sinergi keterampilan, inovasi, dan karakter, UBSI kampus Solo optimis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang di era resesi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *