Yogyakarta, Juni 2026 – Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Bina Sarana Informatika telah melaksanakan kegiatan bertajuk “Kemanusiaan di Era Digital: Merajut Empati Lewat Layar” pada tanggal 21 Juni 2026 di Masjid Sayyudina Muhammad, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Tim yang beranggotakan mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta terdiri dari Putri Fiky ‘Amalina, Rifatun Nisa, Adellima Putri, Aisyah Atha Khalila, Ardin Fathan Fawwaz Ahabba, Wildan Hibatullah, Resya Sahroni Putri, dan Mutiara Anggun.
Melalui kegiatan ini, tim berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cakap dalam memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga memiliki rasa empati dan kepedulian sosial yang tinggi.Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan empati di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Kegiatan ini diikuti oleh 6 peserta dari kalangan remaja masjid dengan materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya membangun komunikasi yang positif di ruang digital, memahami dampak perilaku di media sosial terhadap orang lain, serta menumbuhkan kepedulian dan rasa saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif sehingga peserta dapat berbagi pengalaman dan pandangan terkait penggunaan teknologi digital.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti diskusi dan menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang diberikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja dapat lebih memahami pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk menyebarkan informasi positif, mempererat hubungan sosial, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui tema “Kemanusiaan di Era Digital: Merajut Empati Lewat Layar”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah kecil namun bermakna dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih positif, aman, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.





