Event KampusPendidikan

Kanita, Curi Sorotan di Wisuda ke-39 UNM dengan Prestasi yang Bikin Hati Ambyar

×

Kanita, Curi Sorotan di Wisuda ke-39 UNM dengan Prestasi yang Bikin Hati Ambyar

Sebarkan artikel ini

Jakarta-Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan momen bersejarah melalui penyelenggaraan Wisuda ke-39 pada Selasa (9/12) di Gedung Pewayangan Kautaman, TMII, Jakarta Timur. Dalam perhelatan akademik megah yang disaksikan oleh ratusan lulusan dan keluarga, satu nama muncul sebagai pusat perhatian Kanita Salsabila Dwi Irmanti, lulusan Program Studi Sains Data, yang berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik dengan IPK membanggakan 3.9.

Keberhasilan Kanita menjadi wisudawan terbaik tidak hadir begitu saja. Dari balik penampilannya yang anggun dan tenang, tersimpan perjalanan panjang penuh konsistensi dan kerja keras. Ia mengakui bahwa motivasi terbesarnya adalah keinginan untuk membuktikan kepada diri sendiri dan keluarganya bahwa ia mampu menyelesaikan pendidikan tinggi dengan nilai memuaskan sekaligus menyiapkan pondasi yang kuat untuk terjun ke dunia kerja.

“Ini langkah awal saya untuk menatap karier yang lebih profesional,” ujarnya dengan mata berbinar.

Perasaan haru dan tak percaya menyelimuti Kanita ketika namanya diumumkan sebagai salah satu lulusan terbaik UNM. Ia tidak pernah secara khusus mengejar predikat itu, namun menganggap pencapaian ini sebagai cerminan nyata dari proses belajarnya selama bertahun-tahun di UNM.

“Saya senang dan bersyukur. Ini seperti penilaian atas apa yang sudah saya perjuangkan sejak awal,” katanya dengan senyum menahan bangga.

Dalam perjalanan akademiknya, Kanita menegaskan bahwa keluarganya memegang peranan terpenting. Mereka adalah sumber energi dan alasan mengapa ia terus bertahan meski harus melalui masa-masa sulit. Tantangan terbesar selama kuliah datang dari deadline tugas yang sering berdekatan, memaksanya untuk beradaptasi dengan manajemen waktu yang lebih disiplin. Dengan membuat prioritas harian dan membagi tugas menjadi bagian-bagian kecil, Kanita berhasil menaklukkan tekanan akademik yang selama ini menjadi momok bagi banyak mahasiswa.

Salah satu momen paling berkesan selama belajar di UNM datang ketika ia berhasil menaklukkan mata kuliah yang sejak awal dianggap paling sulit. Dari pengalaman itulah rasa percaya diri Kanita tumbuh semakin kuat.
“Rasanya bangga sekali. Itu titik balik saya, bahwa saya sebenarnya bisa selama mau berusaha,” tuturnya.

Sebagai mahasiswa Sains Data, Kanita mengandalkan metode belajar praktik langsung cara yang menurutnya paling efektif memahami analisis data, coding, hingga pemecahan masalah digital. Meskipun saat ini ia belum bekerja, pola pikirnya yang sistematis, kemauannya beradaptasi, serta pengalaman akademik di Kampus Digital Bisnis UNM membuatnya siap melangkah memasuki industri kapan pun kesempatan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *