Info KampusPendidikan

Genjot PKM 2026, UNM Perkuat Ekosistem Inovasi Mahasiswa Lewat NIC

×

Genjot PKM 2026, UNM Perkuat Ekosistem Inovasi Mahasiswa Lewat NIC

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem inovasi mahasiswa melalui Nusa Mandiri Innovation Center (NIC). Salah satunya diwujudkan lewat penguatan program pembinaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 yang dirancang secara berkelanjutan dan terarah.

Program PKM yang merupakan ajang nasional ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide kreatif dan solutif berbasis permasalahan nyata di masyarakat. Melihat pentingnya peran tersebut, UNM menghadirkan pendekatan pembinaan yang tidak hanya bersifat pelatihan sesaat, tapi juga berorientasi pada peningkatan kualitas dan hasil.

Dalam pelaksanaannya, pembinaan PKM 2026 difokuskan pada penguatan kualitas ide, kemampuan analisis, serta penyusunan proposal yang sistematis sesuai standar nasional. Mahasiswa didorong tidak hanya menghasilkan gagasan inovatif, tetapi juga mampu mengembangkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Kepala Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), Fitra Septia Nugraha menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam mencetak lulusan yang inovatif dan berdaya saing tinggi.

“Kami ingin mahasiswa UNM memiliki kemampuan membaca peluang serta menghadirkan solusi nyata melalui karya inovatif yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (15/4).

Sebagai bentuk implementasinya, NIC juga menghadirkan berbagai program pendukung, salah satunya melalui kegiatan Coaching Clinic. Program ini memberikan pendampingan langsung dari para ahli, termasuk sesi review proposal secara intensif agar mahasiswa dapat menyusun karya yang lebih matang dan kompetitif.

“Pendekatan ini dinilai mampu menjawab berbagai tantangan yang sering dihadapi mahasiswa, mulai dari menemukan ide yang relevan, menyusun latar belakang yang kuat, hingga merancang metode penelitian yang tepat. Dengan pendampingan yang lebih intensif, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan lebih baik dalam mengikuti kompetisi PKM di tingkat nasional,” jelasnya.

Selain meningkatkan kualitas proposal, program pembinaan ini juga ditargetkan mampu mendorong peningkatan jumlah proposal yang lolos pendanaan, sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui strategi pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, Universitas Nusa Mandiri (UNM) semakin menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Bisnis yang konsisten mencetak mahasiswa berprestasi dan inovatif di tingkat nasional,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *