Pendidikan

Dekat Kawasan Industri EJIP, UBSI Kampus Cikarang Buka Akses Kuliah Fleksibel untuk Karyawan dan Pekerja Shift

×

Dekat Kawasan Industri EJIP, UBSI Kampus Cikarang Buka Akses Kuliah Fleksibel untuk Karyawan dan Pekerja Shift

Sebarkan artikel ini

Bekasi – Pendidikan tinggi tengah diuji oleh realitas baru yang kian kompleks. Di tengah laju industrialisasi dan tuntutan produktivitas, generasi pekerja menghadapi dilema klasik, yaitu meningkatkan kompetensi atau mempertahankan ritme kerja. Masa depan tidak menunggu, sementara waktu kerap terasa semakin sempit.

Dalam situasi ini, kampus dituntut hadir lebih dekat, memahami kondisi riil mahasiswa, dan menawarkan solusi nyata. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cikarang menempatkan diri pada titik temu kebutuhan tersebut, khususnya bagi pekerja di kawasan industri Bekasi dan Cikarang.

Kawasan Industri East Jakarta Industrial Park (EJIP) menjadi salah satu pusat aktivitas manufaktur berstandar global dengan ritme kerja tinggi. Jam kerja ketat dan target produksi membuat banyak karyawan menunda rencana kuliah. Kekhawatiran utama biasanya berkisar pada benturan jadwal dan kelelahan fisik. Padahal, peningkatan kompetensi justru menjadi faktor penting agar tenaga kerja mampu bertahan dan naik kelas ditengah perubahan teknologi industri.

Tantangan dunia kerja saat ini tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan adaptasi, literasi digital, dan daya belajar berkelanjutan. Transformasi digital mengubah proses bisnis dan pola kerja secara cepat. Perguruan tinggi perlu merespons dengan sistem pembelajaran yang fleksibel dan relevan. Pendidikan tidak seharusnya memaksa pilihan antara bekerja atau kuliah, melainkan memungkinkan keduanya berjalan beriringan.

Dalam konteks tersebut, peran kampus menjadi semakin strategis. Institusi pendidikan tidak cukup hanya menyediakan kurikulum, tetapi juga harus membangun ekosistem belajar yang selaras dengan ritme hidup mahasiswa pekerja. Kepekaan sosial dan inovasi sistem akademik menjadi kunci agar proses belajar tetap efektif. UBSI kampus Cikarang mengembangkan pendekatan pragmatis berbasis kebutuhan nyata tanpa meninggalkan standar akademik.

Berlokasi dekat Kawasan Industri EJIP Cikarang, UBSI kampus Cikarang menawarkan sistem kuliah fleksibel bagi karyawan Jumat-Sabtu, termasuk kelas malam dan dukungan pembelajaran berbasis teknologi digital. Kedekatan lokasi membantu meminimalkan waktu tempuh, sementara pengaturan jadwal perkuliahan memberi ruang bagi karyawan untuk menyesuaikan dengan jam kerja. Model ini membuat kuliah sambil kerja menjadi lebih realistis untuk dijalani.

UBSI kampus Cikarang juga mengaitkan materi perkuliahan dengan praktik industri. Pembelajaran dirancang kontekstual sehingga teori dapat langsung dipahami dalam pengalaman profesional mahasiswa. Pendekatan ini membantu mahasiswa kelas karyawan memposisikan pendidikan sebagai penguat karier dan peningkatan kapasitas diri.

Kepala Kampus UBSI kampus Cikarang, Nurul Ichsan, mengatakan bahwa pendidikan tinggi perlu memberi ruang tumbuh bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang profesi.

“Kami berupaya memastikan proses perkuliahan tidak menjadi beban bagi mahasiswa pekerja. Pendidikan harus mendukung peningkatan kualitas hidup tanpa mengorbankan tanggung jawab profesional,” ujarnya dalam keterangan rilis di Bekasi, Kamis (12/2).

Ia menambahkan bahwa kemudahan akses harus berjalan seiring mutu akademik.

“Kemudahan akses juga harus sejalan dengan mutu. UBSI kampus Cikarang berkomitmen menjaga standar akademik agar lulusan memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan menghadapi perubahan industri,” katanya.

Menurutnya, pendekatan tersebut berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri karyawan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Banyak karyawan yang semula ragu kini mulai mengambil langkah kuliah karena sistemnya dinilai lebih manusiawi dan relevan. Proses belajar tidak lagi dipandang sebagai gangguan kerja, tetapi sebagai investasi jangka panjang.

Secara sosial, kehadiran UBSI kampus Cikarang di sekitar kawasan industri EJIP memperkuat ekosistem pengembangan sumber daya manusia lokal. Kampus menjadi penghubung antara kebutuhan industri dan aspirasi individu untuk naik kompetensi. Pendidikan diposisikan sebagai sarana mobilitas dan penguatan kualitas kerja.

“Komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif tercermin dalam pengembangan pendidikan inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat industri. Dengan menempatkan mahasiswa sebagai pusat proses belajar, pendidikan dijalankan sebagai proses penguatan kapasitas, bukan tekanan administrative,” tegas Ichsan.

Kuliah sambil kerja di wilayah Cikarang dan sekitar EJIP kini semakin terbuka dengan model pembelajaran fleksibel. Bagi karyawan dan lulusan SMA/SMK yang ingin mulai atau melanjutkan studi, informasi program studi serta pendaftaran mahasiswa baru UBSI dapat diakses melalui laman resmi PMB di https://pmbubsi.id/pmb sebagai langkah awal merencanakan pendidikan dan penguatan karir secara terarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *