Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menggelar the 4th International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI) 2025 pada Kamis–Jumat, 11–12 September 2025 di Kampus Margonda, Depok. Konferensi internasional tahunan ini mempertemukan peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai kampus dan daerah untuk membahas perkembangan terkini di bidang teknologi informasi.
Dalam forum ini, sejumlah riset inovatif dipresentasikan, termasuk penelitian tentang prediksi curah hujan ekstrem berbasis AI untuk mitigasi bencana serta optimalisasi prediksi volume pengiriman barang di sektor logistik.
Salah satu karya yang menarik perhatian datang dari Modesta Binti Husna, mahasiswa Magister Ilmu Komputer UNM. Penelitiannya berjudul Optimization of Goods Delivery Forecasting Using GRU and LSTM Algorithms with Attention Mechanism. Studi ini menawarkan solusi prediksi peningkatan produksi pengiriman barang dengan memanfaatkan deep learning LSTM dan GRU (Gated Recurrent Unit) yang diperkaya Attention-SE Block.
“Logistik adalah urat nadi perekonomian. Dengan prediksi berbasis AI, perusahaan jasa kurir bisa lebih efisien mengatur sumber daya, mencegah keterlambatan, dan meningkatkan daya saing,” ujar Modesta dalam rilis yang diterima, pada Jumat (12/9).
Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi model LSTM-GRU dengan attention mechanism mampu mencapai akurasi tinggi, dengan nilai R² mencapai 0,9306. Hasil ini menegaskan bahwa semakin panjang data historis yang digunakan, semakin baik pula prediksi yang dihasilkan.
Sementara itu, Hilman F. Pardede, dosen UNM sekaligus peneliti BRIN yang turut terlibat, menambahkan bahwa riset ini memiliki relevansi strategis.
“Prediksi logistik dengan AI tidak hanya bermanfaat bagi industri, tapi juga menjadi pijakan bagi pengambilan keputusan bisnis yang berbasis data,” jelasnya.





