Jogjahitz.com, Kubu Raya – Siswa kelas V dan VI SDN 23 Terentang, di Desa Radak Baru mendapat pengalaman baru dalam mengenal teknologi melalui pembelajaran Microsoft Word yang digelar dalam rangkaian BSI Explore 2026 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak, Kamis (13/8).
Kegiatan tersebut menghadirkan Lady Agustin Fitriana sebagai narasumber yang memberikan pengenalan dasar mengenai penggunaan Microsoft Word. Para siswa diperkenalkan dengan berbagai fungsi dasar aplikasi pengolah kata, mulai dari mengetik, merapikan tulisan, hingga memasukkan gambar ke dalam dokumen.
Baca juga: Langkah Perdana Mengajar, Tim BSI Explore 2026 Hadirkan Semangat Belajar di SD Negeri 2 Gunung Gajah
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa BSI Explore turut mendampingi para siswa agar dapat mempraktikkan materi secara langsung.
Siti Hafizah, anggota BSI Explore 2026, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman dasar kepada siswa dalam menggunakan Microsoft Word. Menurutnya, sebagian siswa masih belum mengenal Microsoft Word dan belum memahami konsep dasar mengenai dokumen digital.
“Saat kegiatan berlangsung, kami melihat beberapa siswa memang belum mengenal Microsoft Word. Bahkan, ada yang masih bertanya dokumen itu apa dan bagaimana cara membuatnya menggunakan komputer,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (13/8).
Ia menjelaskan, karena itu pembelajaran dilakukan secara bertahap dan menggunakan bahasa sederhana agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
“Kami mulai dari hal yang paling dasar, seperti bagaimana cara mengetik, menghapus tulisan, merapikan teks, sampai memasukkan gambar. Setelah itu, mahasiswa mendampingi mereka secara langsung ketika mencoba sendiri,” jelasnya.
Lady Agustin selaku narasumber mengatakan bahwa pengenalan Microsoft Word kepada siswa sekolah dasar menjadi langkah awal untuk membangun pemahaman mereka terhadap penggunaan teknologi.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan untuk membuat mereka langsung mahir menggunakan Microsoft Word, tetapi memberikan pengalaman dan mengenalkan bahwa komputer dapat digunakan untuk membuat dokumen serta membantu berbagai kegiatan belajar,” ujar Lady Agustin.
Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengenalkan teknologi kepada siswa.
“Anak-anak terlihat lebih antusias ketika mereka langsung mencoba. Mereka belajar dengan cara mengetik sendiri, melihat hasil tulisannya, kemudian mencoba memasukkan gambar dan merapikan dokumen. Dari situ mereka mulai memahami fungsi dari Microsoft Word,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari mahasiswa BSI Explore yang mendampingi siswa selama proses pembelajaran. Pendampingan dilakukan secara langsung untuk membantu siswa yang masih mengalami kesulitan dalam menggunakan komputer.
Baca juga: Meningkatkan Keterampilan Presentasi: Pelatihan Microsoft PowerPoint bagi Yayasan Pundi Rakyat
Melalui kegiatan tersebut, BSI Explore 2026 tidak hanya menjadi program pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keterampilan digital kepada anak-anak di Desa Radak Baru.
Dari mengenal apa itu dokumen hingga mencoba mengetik dan memasukkan gambar, para siswa mendapatkan pengalaman baru dalam menggunakan teknologi sebagai bagian dari proses belajar.





