Jakarta – Dalam upaya mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademik, namun juga siap bersaing di dunia kerja, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Jatiwaringin akan menggelar kegiatan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) pada Sabtu, 5 Juli 2025 mendatang.
Melalui acara ini, UBSI kampus Jatiwaringin menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas digital dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Rian Septian Anwar, selaku Kepala Kampus UBSI kampus Jatiwaringin mengatakan, BKOT tahun ini menjadi momentum strategis UBSI untuk menyampaikan visi pendidikan jangka panjang kepada para orang tua calon mahasiswa baru. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan kuliah bukan semata-mata soal nilai akademik, namun juga tentang kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia profesional yang terus berubah.
“UBSI berkomitmen untuk mendidik mahasiswanya agar tidak hanya menjadi lulusan sebagai seorang sarjana, tapi juga talenta digital yang memiliki skill praktis, karakter kuat, dan jiwa inovatif. Kami tidak hanya fokus pada IPK tinggi, tapi juga membentuk mahasiswa agar siap bekerja, siap bersaing, dan siap memimpin,” ujar Rian, dalam keterangan rilis, Rabu (2/7).
Selain itu, atmosfer penuh keterbukaan ini dimanfaatkan UBSI kampus Jatiwaringin untuk menyampaikan langsung arah kurikulum dan pendekatan pendidikan baru yang selaras dengan industri 5.0, yakni kolaborasi antara manusia dan teknologi cerdas.
“Salah satu inti utama BKOT adalah penjelasan sistem kurikulum UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang telah bertransformasi menyesuaikan kebutuhan di era digital. Dalam sesi ini, orang tua diperkenalkan pada berbagai elemen penting yang akan mendukung kesiapan anak-anak mereka,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa mahasiswa harus memiliki portofolio, pengalaman, dan jaringan profesional sebelum lulus.
“Ini mnejadi sebuah strategi yang menjawab langsung kebutuhan pasar kerja sekarang. Banyak orang tua mengaku kagum dengan pendekatan pendidikan UBSI yang tidak hanya mempersiapkan anak-anak mereka untuk lulus kuliah, namun juga untuk memasuki dunia kerja secara profesional dan berdaya saing global,” tutupnya.





