PendidikanTeknologi

Big Data Jadi Andalan Mahasiswa Informatika UNM untuk Uji Kepakaran Digital

×

Big Data Jadi Andalan Mahasiswa Informatika UNM untuk Uji Kepakaran Digital

Sebarkan artikel ini

Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, terus mendorong pemanfaatan teknologi terkini dalam riset dan pendidikan, salah satunya melalui penguatan riset berbasis big data di kalangan mahasiswa. Tren big data kini tidak hanya menjadi perbincangan di industri, tetapi juga menjelma menjadi tema utama dalam tugas akhir mahasiswa informatika.

Mahasiswa Program Studi Informatika UNM didorong menjadikan big data sebagai topik skripsi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga aplikatif bagi masyarakat dan industri. Topik-topik seperti analisis data, visualisasi interaktif, hingga penerapan algoritma machine learning menjadi pilihan favorit yang mendekatkan mahasiswa pada kebutuhan nyata dunia kerja.

Arfhan Prasetyo, Kaprodi Informatika S1 Fakultas Teknologi Informasi UNM, menegaskan pentingnya penguasaan big data di era digital.

“Kami memfasilitasi mahasiswa untuk meneliti big data secara end-to-end, mulai dari pengumpulan hingga analisis dan interpretasi. Skripsi berbasis big data bukan hanya sekadar tugas akademik, tapi dapat menjadi solusi nyata atas isu sosial, bisnis, bahkan pemerintahan,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (4/8).

Dalam proses bimbingan, mahasiswa diarahkan untuk menggunakan dataset terbuka (open data) atau menjalin kolaborasi dengan instansi lokal. Mereka dibekali keterampilan teknis seperti preprocessing data, visualisasi menggunakan Python, Tableau, atau Power BI, hingga menyusun narasi analitis berbasis data yang kuat. Pendekatan ini bertujuan mencetak lulusan yang tidak hanya paham teori, tetapi siap terjun sebagai data scientist, analis bisnis, maupun konsultan teknologi.

“Program ini juga sejalan dengan skema Internship Experience Program (IEP) atau dikenal dengan program 3+1, yang menjadi unggulan Universitas Nusa Mandiri. Dalam skema ini, mahasiswa menjalani tiga tahun perkuliahan di kampus, dan satu tahun magang profesional di perusahaan nasional atau multinasional. Dengan demikian, mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam menangani proyek data skala industri bahkan sebelum resmi lulus,” paparnya.

UNM membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja. Lewat big data, mahasiswa tak hanya menulis skripsi mereka membangun pijakan awal untuk karier digital yang menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *