Pontianak — Semangat belajar dan eksplorasi teknologi terbaru tampak jelas dari antusiasme mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak saat mengikuti sesi hands-on project dalam IT Bootcamp bertema “Transformasi Digital: Integrasi IoT dan Kecerdasan Buatan untuk Solusi Masa Depan” pada Senin (21/7).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian IT Bootcamp ini menghadirkan Ir. Nanda Diaz Arizona yang merupakan dosen sekaligus praktisi di bidang programming, network analyst, pengembangan microcontroller, dan digital forensik. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak langsung mengembangkan prototipe teknologi berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) yang bisa diterapkan untuk kebutuhan masyarakat.
Para peserta tidak hanya menyimak teori, tetapi juga terlibat aktif dalam praktik pengembangan sistem, mulai dari pemrograman mikrokontroler, integrasi sensor, hingga konektivitas ke platform daring untuk monitoring data secara real time.
Nanda mengungkapkan bahwa mahasiswa perlu dibekali bukan hanya konsep, melainkan juga kemampuan teknis yang relevan dengan perkembangan industri.
“Dengan praktik langsung seperti ini, mereka jadi tahu tantangan sebenarnya di lapangan, dan bagaimana menyelesaikannya secara kreatif,” ujar Nanda.
Sementara itu, Lisnawanty, Ketua Program Studi Informatika UBSI kampus Pontianak, juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis praktik dalam proses pembelajaran.
“Dengan hands-on project seperti ini, mahasiswa dapat mengasah keterampilan teknis dan berpikir kritis untuk menciptakan solusi nyata. Ini juga menjadi pengalaman langsung bagi mereka untuk memahami bagaimana teknologi bekerja di lapangan,” jelasnya.
Mahasiswa tampak sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terbukti dari banyaknya pertanyaan, diskusi, dan keaktifan mereka saat membangun proyek-proyek kecil berbasis IoT & AI.
Kegiatan ini menjadi salah satu bukti bahwa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif tidak hanya fokus pada teori di kelas, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi dan menciptakan karya nyata yang bisa memberi dampak luas di masyarakat.





