Info Kampus

Rektor Cyber University bilang “Kalian Bukan Lagi Siswa, Welcome to the Jungle!”

×

Rektor Cyber University bilang “Kalian Bukan Lagi Siswa, Welcome to the Jungle!”

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Aula Cyber University pagi itu, Kamis (18/9) terasa kayak campuran antara konser, reuni akbar, dan sedikit vibes wisuda. Ratusan mahasiswa baru duduk manis, menunggu sambutan dari Rektor. Dan ketika akhirnya rektor naik podium, kata-kata pertama yang keluar yaitu “Selamat datang di Cyber University”.

Kedengarannya standar, ya? Tapi tunggu dulu. Sambutannya nggak cuma basa-basi.

Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono dengan tegas bilang, “Adik-adik bukan siswa lagi, kalian itu mahasiswa. Jadi harus bisa bertanggung jawab sama diri sendiri. Bahkan hal sepele kayak ngatur waktu kuliah, itu penting banget.”

Boom! Seketika ruangan yang tadinya agak ngantuk langsung nyess, kayak dikasih reality check.

Gunawan juga ngingetin kalau jadi mahasiswa itu jangan cuma jago di akademik. “Nilai A itu penting, tapi jangan berhenti di situ. Aktif juga di non-akademik. Jangan mentok di ormawa kampus doang, coba berorganisasi di luar kampus. Biar jejaringmu makin luas, pengalamanmu makin kaya”.

Lanjut, Rektor nambahin hal yang sering dilupakan, integritas. Katanya, watak dan sifat itu nggak bisa dibentuk semalam, tapi dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya, konsisten datang tepat waktu, nggak nyontek, atau sekadar nggak ghosting dosen pas tugas kelompok.

Dan karena ini Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia, jelas pesannya nggak jauh-jauh dari teknologi. Apalagi teknologi keuangan (Fintech).

“Adik-adik harus bisa hidup berdampingan dengan teknologi. Jangan kalah sama AI, jangan cuma jadi penonton di tengah revolusi digital,” pungkasnya,

Akhirnya, sebelum turun podium, Gunawan kasih closing statement yang bikin maba Cyber University mikir jauh ke depan.

“Ingat, perjalanan adik-adik di sini bukan cuma buat bikin orang tua bangga. Tapi juga untuk membentuk masa depan yang dibutuhkan bangsa dan negara,” tandasnya.

Kalau sambutan rektor biasanya bikin ngantuk, kali ini rasanya kayak nonton stand-up inspiratif, yaitu santai, tapi nusuk ke hati. Mahasiswa baru pun akhirnya sadar, PKKMB ini bukan sekadar formalitas, tapi titik awal mereka masuk ke dunia nyata, dunia mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *