Event KampusInfo Kampus

Mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta Berikan Sosialisasi Pencegahan Bullying

×

Mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta Berikan Sosialisasi Pencegahan Bullying

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta, 30 April 2025. Mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta menggelar kegiatan Sosialisasi Pemahaman Hak Asasi Manusia dan Pencegahan Bullying yang merupakan bagian dari rangkaian Pengabdian Kepada Masyarakat Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Kelas 4 SD Muhammadiyah Purwodiningratan, dengan dihadiri oleh 25 peserta siswa kelas 4.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini mengenai pentingnya Hak Asasi Manusia dan Pencegahan Perilaku Bullying di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan edukasi mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan pencegahan bullying. Materi yang disampaikan mencakup penjelasan tentang HAM, contoh-contoh hak yang dimiliki oleh peserta, pengenalan terhadap perilaku bullying. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengapa bullying merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan jika mereka menjadi saksi atau korban dari perbuatan bullying.

Materi dalam kegiatan ini dipresentasikan oleh Sevrida Cahya Halika dan Satrio Herlambang, mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta yang menyampaikan materi dengan cara yang menarik dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh para peserta.

Dalam pemaparannya, Satrio Herlambang menyampaikan, “Setiap anak punya hak. Hak ini adalah dasar yang dimiliki semua orang sejak lahir dan tidak bisa diambil oleh siapapun.”

Pemaparan kemudian dilanjutkan oleh Sevrida Cahya Halika yang memberikan contoh hak anak dalam kehidupan sehari-hari, seperti hak untuk bermain, belajar dan merasa aman di sekolah. Satrio juga menambahkan penjelasan tentang contoh perilaku bullying, dampak buruk yang ditimbulkan, serta langkah yang dapat dilakukan jika menjadi saksi dari tindakan bullying.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Beberapa peserta bahkan berani berbagi pengalaman pribadi terkait interaksi yang tidak menyenangkan dengan teman sebaya yang kemudian dijadikan sebagai studi kasus bersama dalam sesi diskusi. Melalui pendekatan ini, siswa didorong untuk aktif menyampaikan pendapat serta berbagi pengalaman yang berkaitan dengan tema kegiatan. Selain pemateri utama, kegiatan ini juga dibantu oleh tim mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta lainnya yang bertugas sebagai fasilitator dan pendamping kegiatan.

Dengan terlaksanakannya kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih inklusif, adil, dan bebas dari kekerasan, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai penggerak perubahan yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *