<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengenalan kampus Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/pengenalan-kampus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/pengenalan-kampus/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Sep 2025 03:26:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>pengenalan kampus Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/pengenalan-kampus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indonesia Sering Ketinggalan Tren Digital, Tapi Jangan Sampe Kamu Ikutan Jadi FOMO Abadi</title>
		<link>https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 03:25:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[pengenalan kampus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3971</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kalau ada yang mikir materi akademik...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/">Indonesia Sering Ketinggalan Tren Digital, Tapi Jangan Sampe Kamu Ikutan Jadi FOMO Abadi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kalau ada yang mikir materi akademik paling bikin ngantuk, ternyata ada satu sesi yang bikin mahasiswa baru Cyber University mendadak melek, yaitu materi dari Kukuh Panggalih, selaku CCO (Chief Creative Officer) DICO (Digital Creative Community).</p>
<p>Daripada langsung kasih teori yang bikin pusing, Kukuh dengan santainya nyeletuk, “Indonesia tuh sering ketinggalan tren digital 2–5 tahun dari luar negeri.”</p>
<p>Bayangin, pas orang luar negeri udah sibuk pake AI buat bikin film, kita di sini masih ribut soal “AI bisa gantiin kerjaan manusia nggak, ya?”</p>
<p>Tapi tenang, menurut Kukuh, DICO hadir untuk ngajak mahasiswa jadi pemain, bukan sekadar penonton. Ia ngejelasin gimana AI bisa jadi partner kerja paling setia, bisa lembur 24/7 tanpa ngeluh, bantu bikin keputusan cepat, bikin perusahaan lebih efisien, sampai ngubah cara kerja sehari-hari.</p>
<p>Selain itu, Kukuh juga ngenalin fokus gerakan DICO, seperti bikin workshop teknologi, bootcamp, mentoring pebisnis muda, produksi konten edukasi, sampai hackathon. Bahkan ada inkubator bisnis digital. Singkatnya, DICO itu kayak “markas Avengers”-nya anak digital kreatif. Bedanya, senjatanya bukan perisai Captain America, tapi laptop dengan baterai full.</p>
<p>Kerja sama DICO pun erat dengan Cyber University yang terkenal sebagai The First Fintech University in Indonesia, sebagai salah satu partner penting. Harapannya, mahasiswa di kampus ini bisa jadi motor penggerak kreatif di era digital, bukan sekadar penonton tren dari jauh.</p>
<p>Yang bikin Aula makin rame, Kukuh ngumumin kompetisi konten AI dengan tema “Serunya Sinergi Cyber University”. Caranya gampang: bikin foto hasil edit AI, upload ke IG atau TikTok, tag @dico.community, tulis prompt AI yang dipakai, jangan lupa hashtag #CERMAI #CerdasMahirAI. Pemenang bakal diumumkan live tanggal 23 September 2025. Jadi, siap-siap aja, ini kesempatan mahasiswa baru Cyber University buat unjuk gigi kreatif.</p>
<p>Sebagai penutup, Kukuh ngasih pesan yang bikin mahasiswa baru merenung, “Kalau Indonesia sering telat tren, jangan sampai kalian ikutan telat. Jangan jadi generasi FOMO abadi. Belajar teknologi sekarang, atau siap-siap ketinggalan besok.”</p>
<p>Hasilnya, Aula Cyber University pagi itu bukan cuma ajang formalitas PKKMB, tapi juga jadi ruang motivasi digital. Mahasiswa baru pun pulang dengan PR bukan cuma siap kuliah, tapi juga siap jadi kreator digital yang adaptif, kreatif, dan nggak gampang kalah sama tren global.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/">Indonesia Sering Ketinggalan Tren Digital, Tapi Jangan Sampe Kamu Ikutan Jadi FOMO Abadi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor Cyber University bilang “Kalian Bukan Lagi Siswa, Welcome to the Jungle!”</title>
		<link>https://jogjahitz.com/rektor-cyber-university-bilang-kalian-bukan-lagi-siswa-welcome-to-the-jungle/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/rektor-cyber-university-bilang-kalian-bukan-lagi-siswa-welcome-to-the-jungle/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 03:21:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[pengenalan kampus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3968</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Aula Cyber University pagi itu, Kamis...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/rektor-cyber-university-bilang-kalian-bukan-lagi-siswa-welcome-to-the-jungle/">Rektor Cyber University bilang “Kalian Bukan Lagi Siswa, Welcome to the Jungle!”</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Aula Cyber University pagi itu, Kamis (18/9) terasa kayak campuran antara konser, reuni akbar, dan sedikit vibes wisuda. Ratusan mahasiswa baru duduk manis, menunggu sambutan dari Rektor. Dan ketika akhirnya rektor naik podium, kata-kata pertama yang keluar yaitu “Selamat datang di Cyber University”.</p>
<p>Kedengarannya standar, ya? Tapi tunggu dulu. Sambutannya nggak cuma basa-basi.</p>
<p>Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono dengan tegas bilang, “Adik-adik bukan siswa lagi, kalian itu mahasiswa. Jadi harus bisa bertanggung jawab sama diri sendiri. Bahkan hal sepele kayak ngatur waktu kuliah, itu penting banget.”</p>
<p>Boom! Seketika ruangan yang tadinya agak ngantuk langsung nyess, kayak dikasih reality check.</p>
<p>Gunawan juga ngingetin kalau jadi mahasiswa itu jangan cuma jago di akademik. “Nilai A itu penting, tapi jangan berhenti di situ. Aktif juga di non-akademik. Jangan mentok di ormawa kampus doang, coba berorganisasi di luar kampus. Biar jejaringmu makin luas, pengalamanmu makin kaya”.</p>
<p>Lanjut, Rektor nambahin hal yang sering dilupakan, integritas. Katanya, watak dan sifat itu nggak bisa dibentuk semalam, tapi dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya, konsisten datang tepat waktu, nggak nyontek, atau sekadar nggak ghosting dosen pas tugas kelompok.</p>
<p>Dan karena ini Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia, jelas pesannya nggak jauh-jauh dari teknologi. Apalagi teknologi keuangan (Fintech).</p>
<p>“Adik-adik harus bisa hidup berdampingan dengan teknologi. Jangan kalah sama AI, jangan cuma jadi penonton di tengah revolusi digital,” pungkasnya,</p>
<p>Akhirnya, sebelum turun podium, Gunawan kasih closing statement yang bikin maba Cyber University mikir jauh ke depan.</p>
<p>“Ingat, perjalanan adik-adik di sini bukan cuma buat bikin orang tua bangga. Tapi juga untuk membentuk masa depan yang dibutuhkan bangsa dan negara,” tandasnya.</p>
<p>Kalau sambutan rektor biasanya bikin ngantuk, kali ini rasanya kayak nonton stand-up inspiratif, yaitu santai, tapi nusuk ke hati. Mahasiswa baru pun akhirnya sadar, PKKMB ini bukan sekadar formalitas, tapi titik awal mereka masuk ke dunia nyata, dunia mahasiswa.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/rektor-cyber-university-bilang-kalian-bukan-lagi-siswa-welcome-to-the-jungle/">Rektor Cyber University bilang “Kalian Bukan Lagi Siswa, Welcome to the Jungle!”</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/rektor-cyber-university-bilang-kalian-bukan-lagi-siswa-welcome-to-the-jungle/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
