<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cyber University Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/cyber-university/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/cyber-university/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 03:29:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Cyber University Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/cyber-university/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengapa Industri Keuangan Digital Membutuhkan Talenta Muda yang Melek Teknologi?</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mengapa-industri-keuangan-digital-membutuhkan-talenta-muda-yang-melek-teknologi/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mengapa-industri-keuangan-digital-membutuhkan-talenta-muda-yang-melek-teknologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 03:23:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6187</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesatnya perkembangan industri keuangan digital telah mengubah cara...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mengapa-industri-keuangan-digital-membutuhkan-talenta-muda-yang-melek-teknologi/">Mengapa Industri Keuangan Digital Membutuhkan Talenta Muda yang Melek Teknologi?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pesatnya perkembangan industri keuangan digital telah mengubah cara masyarakat mengakses berbagai layanan finansial, mulai dari pembayaran digital, perbankan digital, hingga layanan financial technology (fintech). Seiring meningkatnya adopsi teknologi di berbagai sektor, kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu menguasai teknologi sekaligus memahami bisnis dan keuangan pun semakin tinggi.</p>
<p>Kondisi tersebut mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri. Melalui kurikulum yang adaptif dan pengalaman belajar berbasis praktik, perguruan tinggi diharapkan mampu mempersiapkan talenta muda yang melek teknologi agar siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang karier di industri keuangan digital.</p>
<p>Industri Keuangan Digital Terus Berkembang</p>
<p>Perkembangan industri keuangan digital di Indonesia menunjukkan tren yang semakin positif dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor telah mendorong perubahan cara masyarakat melakukan transaksi keuangan, mulai dari pembayaran digital, layanan perbankan digital, hingga berbagai inovasi berbasis financial technology (fintech). Kondisi ini mencerminkan bahwa teknologi kini menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi yang lebih efisien, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat.</p>
<p>Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah perusahaan fintech serta penggunaan layanan keuangan digital terus mengalami peningkatan seiring tingginya adopsi teknologi di Indonesia. Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh semakin luasnya penggunaan internet dan smartphone, terutama di kalangan generasi muda yang telah terbiasa memanfaatkan layanan digital dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, Bank Indonesia juga mencatat bahwa nilai transaksi pembayaran digital terus meningkat dari tahun ke tahun, menunjukkan semakin kuatnya ekosistem ekonomi digital nasional.</p>
<p>Pesatnya perkembangan tersebut tidak hanya menghadirkan inovasi pada sektor keuangan, tetapi juga membuka kebutuhan yang lebih besar terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknologi digital. Perusahaan kini membutuhkan talenta yang mampu memahami perkembangan teknologi sekaligus menguasai aspek bisnis dan keuangan agar dapat mendukung inovasi di industri yang terus berkembang. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menjawab kebutuhan industri keuangan digital di masa depan.</p>
<p>Talenta Digital Menjadi Kebutuhan Dunia Kerja</p>
<p>Seiring pesatnya perkembangan industri keuangan digital, kebutuhan terhadap talenta yang memiliki kompetensi di bidang teknologi juga terus meningkat. Perusahaan tidak lagi hanya mencari lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga individu yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, memahami analisis data, serta memiliki wawasan mengenai bisnis dan layanan keuangan digital. Kombinasi keterampilan tersebut menjadi modal penting untuk menjawab tantangan industri yang semakin dinamis.</p>
<p>Hal tersebut terlihat dari semakin beragamnya profesi yang dibutuhkan di sektor fintech dan layanan keuangan digital, seperti Fintech Analyst, Data Analyst, Product Manager Fintech, hingga Digital Banking Specialist. Setiap profesi memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan produk, menganalisis data transaksi, menciptakan inovasi layanan, serta memastikan pengalaman pengguna yang lebih optimal. Kondisi ini menunjukkan bahwa transformasi digital turut melahirkan peluang karier baru yang membutuhkan kompetensi lintas bidang.</p>
<p>Oleh karena itu, generasi muda perlu mempersiapkan diri dengan mengembangkan kemampuan yang relevan, baik dari sisi penguasaan teknologi, analisis data, maupun pemahaman terhadap proses bisnis. Kompetensi tersebut akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja sekaligus berkontribusi dalam mendorong inovasi pada industri keuangan digital yang terus berkembang.</p>
<p>Pendidikan Menjadi Kunci Mencetak Talenta Digital</p>
<p>Pesatnya perkembangan industri keuangan digital mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja. Perguruan tinggi tidak lagi hanya berperan sebagai tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga dituntut mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan terhadap perkembangan teknologi dan dinamika industri. Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi perubahan di era ekonomi digital.</p>
<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, proses pembelajaran perlu dirancang secara lebih adaptif dengan memadukan teori, praktik, serta pemahaman terhadap perkembangan industri. Selain penguasaan teknologi, mahasiswa juga perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, analisis data, pemecahan masalah, komunikasi, dan kolaborasi agar mampu menghadapi berbagai tantangan di lingkungan kerja yang terus berkembang. Pendekatan pembelajaran seperti ini dinilai mampu menghasilkan sumber daya manusia yang lebih kompetitif dan siap menghadapi transformasi digital.</p>
<p>Melalui kurikulum yang relevan, kolaborasi dengan dunia industri, serta pengalaman belajar yang lebih aplikatif, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak talenta digital yang tidak hanya memahami perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri. Upaya tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk berkontribusi pada kemajuan industri keuangan digital di masa mendatang.</p>
<p>Cyber University Hadirkan Pembelajaran Berbasis Industri</p>
<p>Menjawab kebutuhan industri keuangan digital akan talenta yang kompeten, perguruan tinggi perlu menghadirkan sistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung di dunia kerja. Pendekatan tersebut menjadi penting agar mahasiswa mampu memahami dinamika industri, mengasah keterampilan profesional, serta menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam situasi kerja yang nyata.</p>
<p>Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan talenta di bidang teknologi dan digital, Cyber University menghadirkan Company Learning Program (CLP 3+1), yaitu sistem pembelajaran yang mengombinasikan tiga tahun masa perkuliahan dan satu tahun magang di perusahaan mitra. Melalui program ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengenal proses kerja di industri sejak dini, mulai dari pengembangan produk berbasis fintech hingga pengelolaan layanan keuangan digital. Pengalaman tersebut membantu mahasiswa memahami kebutuhan dunia kerja sekaligus memperkuat kompetensi yang dibutuhkan industri.</p>
<p>Dengan kurikulum yang relevan dan pengalaman belajar berbasis industri, Cyber University berkomitmen mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan transformasi digital. Bekal pengetahuan, keterampilan teknis, serta pengalaman profesional yang diperoleh selama masa studi diharapkan mampu menjadi modal bagi mahasiswa untuk berkarier dan berkontribusi dalam mendukung perkembangan industri keuangan digital serta ekosistem ekonomi digital Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mengapa-industri-keuangan-digital-membutuhkan-talenta-muda-yang-melek-teknologi/">Mengapa Industri Keuangan Digital Membutuhkan Talenta Muda yang Melek Teknologi?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mengapa-industri-keuangan-digital-membutuhkan-talenta-muda-yang-melek-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi Cyber University Melaju ke Final Puteri Batik Banten 2026, Kampanyekan Budaya di Era Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswi-cyber-university-melaju-ke-final-puteri-batik-banten-2026-kampanyekan-budaya-di-era-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswi-cyber-university-melaju-ke-final-puteri-batik-banten-2026-kampanyekan-budaya-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 03:25:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Puteri Batik Banten 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6189</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi digital kini menjadi sarana baru bagi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-cyber-university-melaju-ke-final-puteri-batik-banten-2026-kampanyekan-budaya-di-era-digital/">Mahasiswi Cyber University Melaju ke Final Puteri Batik Banten 2026, Kampanyekan Budaya di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi digital kini menjadi sarana baru bagi generasi muda untuk melestarikan kebudayaan tradisional agar tetap relevan di mata dunia. Munfiqoh Wa A&#8217;fiatul Khoiriah, mahasiswi Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University, berhasil melaju ke babak final pemilihan Puteri Batik Banten 2026. Pencapaian ini diraih setelah dirinya melewati rangkaian proses seleksi ketat yang dimulai sejak awal Juni 2026.</p>
<p>Munfiqoh, sapaan akrabnya, lolos setelah mengikuti tahapan seleksi yang terdiri dari babak semifinal daring melalui sistem voting hingga sesi wawancara langsung bersama jajaran Duta Batik Indonesia. Setelah dinyatakan lolos, ia dijadwalkan akan bersaing pada babak Grand Final yang diselenggarakan pada Juli 2026 mendatang.</p>
<p>Ketertarikan terhadap filosofi batik, menjadi motivasi utama Munfiqoh dalam mengikuti ajang ini. Ia menilai, perkembangan teknologi digital seperti media sosial dan platform komunikasi global merupakan peluang besar bagi generasi muda untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia secara lebih luas.</p>
<p>Kepala Prodi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, menyampaikan apresiasi atas pencapaian mahasiswinya tersebut. Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa mampu memadukan kompetensi teknologi digital dengan kepedulian terhadap budaya nasional.</p>
<p>&#8220;Di era transformasi digital, pelestarian budaya tidak lagi terbatas pada kegiatan konvensional. Mahasiswa bisa menggunakan keahlian pemasaran digital, pembuatan konten, dan branding untuk mengenalkan budaya nasional,&#8221; ujar Vivi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (29/6).</p>
<p>Ia menambahkan, pihak kampus juga berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa dalam mengasah keseimbangan antara kemampuan akademik, kreativitas, dan tanggung jawab sosial. Komitmen ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang mampu memberikan kontribusi positif langsung bagi masyarakat luas.</p>
<p>Vivi berharap, keberhasilan Munfiqoh menembus babak final diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya. “Kreativitas dan inovasi digital diharapkan dapat terus dimanfaatkan untuk menjaga agar warisan budaya bangsa tetap lestari di era modern,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-cyber-university-melaju-ke-final-puteri-batik-banten-2026-kampanyekan-budaya-di-era-digital/">Mahasiswi Cyber University Melaju ke Final Puteri Batik Banten 2026, Kampanyekan Budaya di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswi-cyber-university-melaju-ke-final-puteri-batik-banten-2026-kampanyekan-budaya-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Teknologi Informasi Cyber University Perdalam Kompetensi AI lewat Company Visit ke MAXY Academy</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:19:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI Class]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Company Visit]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan Industri]]></category>
		<category><![CDATA[MAXY Academy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Program Studi Teknologi Informasi Cyber University...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/">Mahasiswa Teknologi Informasi Cyber University Perdalam Kompetensi AI lewat Company Visit ke MAXY Academy</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta &#8211;</strong> Program Studi Teknologi Informasi Cyber University mengikuti kegiatan Company Visit &amp; AI Class yang diselenggarakan oleh MAXY Academy di MAXY AI Hub, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6). Kegiatan bertema &#8220;Membangun Generasi Siap AI: Kolaborasi Akademik dan Industri&#8221; ini diikuti oleh lima mahasiswa perwakilan bersama Dicky Hariyanto selaku Ketua Program Studi Teknologi Informasi Cyber University sebagai dosen pendamping untuk memperdalam kompetensi Artificial Intelligence (AI) melalui room tour, sharing session, diskusi interaktif, serta kelas AI bersama praktisi industri.</p>
<p>Kehadiran delegasi Program Studi Teknologi Informasi Cyber University dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri yang terus berkembang pesat. Selain memperoleh wawasan mengenai tren dan implementasi AI di dunia kerja, mahasiswa juga mendapatkan gambaran nyata mengenai peluang karier di bidang teknologi berbasis kecerdasan buatan.</p>
<p>Menurut Dicky Hariyanto, selaku Ketua Program Studi Teknologi Informasi Cyber University, kegiatan seperti ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dalam memahami implementasi AI secara nyata.</p>
<p>&#8220;Kunjungan industri seperti ini sangat penting untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Mereka tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana Artificial Intelligence diterapkan dalam berbagai proses bisnis dan pengembangan teknologi di industri. Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan kompetensi AI, data science, dan teknologi digital lainnya yang saat ini sangat dibutuhkan dunia kerja,&#8221; ujar Dicky Hariyanto dalam keterangan rilis Jumat (12/6) .</p>
<p>Dicky menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri perlu terus diperkuat guna menghasilkan lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan transformasi digital.</p>
<p>&#8220;Kolaborasi akademik dan industri merupakan kunci dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan zaman. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi berbagai bentuk kolaborasi strategis antara Cyber University dan MAXY Academy di masa mendatang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Selain mendapat wawasan dari praktisi industri, para mahasiswa peserta juga mengaku memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dibandingkan hanya mempelajari teori di kelas.</p>
<p>&#8220;Melalui kegiatan ini saya jadi lebih memahami bagaimana AI digunakan dalam dunia industri. Penjelasan dari praktisi memberikan gambaran yang jelas mengenai keterampilan yang harus kami persiapkan untuk memasuki dunia kerja. Selain itu, sesi AI Class sangat menarik karena memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini,&#8221; ujar salah satu peserta mahasiswa.</p>
<p>Antusiasme serupa juga disampaikan peserta lainnya yang merasa kegiatan tersebut membuka pandangan baru mengenai prospek karier di bidang kecerdasan buatan.</p>
<p>&#8220;Kunjungan ini membuka perspektif baru bagi kami tentang peluang karier di bidang Artificial Intelligence. Kami menjadi lebih termotivasi untuk memperdalam kemampuan teknologi dan mengikuti perkembangan AI yang sangat cepat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Melalui partisipasi dalam kegiatan Company Visit &amp; AI Class ini, Program Studi Teknologi Informasi Cyber University berharap dapat terus mendorong mahasiswa menjadi talenta digital yang unggul, inovatif, dan siap berkontribusi di era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Cyber University dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi global.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/">Mahasiswa Teknologi Informasi Cyber University Perdalam Kompetensi AI lewat Company Visit ke MAXY Academy</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fintech Jadi Incaran Gen Z, Ini yang Dipelajari dan Prospek Kerjanya</title>
		<link>https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:51:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6037</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/">Fintech Jadi Incaran Gen Z, Ini yang Dipelajari dan Prospek Kerjanya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat bidang financial technology (fintech) menjadi salah satu sektor yang banyak dilirik generasi muda. Seiring meningkatnya penggunaan e-wallet, mobile banking, hingga layanan keuangan digital lainnya, minat calon mahasiswa terhadap jurusan yang berkaitan dengan fintech pun terus bertumbuh.</p>
<p>Fintech kini tidak hanya dikenal sebagai industri dengan prospek kerja luas, tetapi juga menawarkan peluang karier yang menjanjikan. Namun, untuk menjadi profesional di bidang ini, mahasiswa tidak cukup hanya memahami keuangan, melainkan juga harus menguasai teknologi dan analisis data.</p>
<p>Kepala Kampus Cyber University (Universitas Siber Indonesia), Ibnu Alfaroby, menjelaskan bahwa fintech merupakan perpaduan antara teknologi informasi dan sistem keuangan yang terus berkembang mengikuti kebutuhan industri digital.</p>
<p>&#8220;Fintech bukan sekadar tentang transaksi digital atau aplikasi pembayaran. Di dalamnya ada kombinasi ilmu teknologi, keuangan, analisis data, hingga keamanan siber yang harus dipahami secara menyeluruh,&#8221; kata Ibnu dalam keterangannya, Rabu (3/6).</p>
<p>Menurutnya, mahasiswa yang ingin berkarier di sektor fintech perlu membekali diri dengan kemampuan teknis yang relevan dengan perkembangan industri. Kemampuan tersebut menjadi modal utama untuk menghadapi kebutuhan pasar kerja yang semakin kompetitif.</p>
<p>&#8220;Mahasiswa perlu memahami dasar pemrograman, sistem keuangan dan perbankan, data analytics, cyber security, hingga penerapan artificial intelligence dalam layanan keuangan. Semua kompetensi itu saling terhubung dalam ekosistem fintech modern,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam proses pembelajarannya, mahasiswa fintech umumnya mempelajari bahasa pemrograman seperti Python dan Java, memahami sistem transaksi keuangan, mengolah big data, hingga mempelajari sistem perlindungan data digital. Selain itu, teknologi kecerdasan buatan juga mulai banyak diterapkan untuk mendukung analisis kredit, deteksi penipuan, dan layanan pelanggan berbasis chatbot.</p>
<p>Minat Gen Z terhadap fintech juga didorong oleh perubahan pola hidup digital. Tingginya penggunaan pembayaran non-tunai, aktivitas belanja online, investasi digital, serta konsumsi konten edukasi keuangan di media sosial membuat generasi ini semakin dekat dengan dunia teknologi finansial.</p>
<p>Ibnu menilai kondisi tersebut membuka peluang besar bagi generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna layanan fintech, tetapi juga terlibat sebagai pelaku industri.</p>
<p>&#8220;Generasi muda saat ini memiliki kedekatan yang sangat tinggi dengan teknologi digital. Tantangannya adalah bagaimana ketertarikan tersebut diubah menjadi kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh industri,&#8221; tutur Ibnu.</p>
<p>Seiring pertumbuhan industri fintech, kebutuhan tenaga kerja di bidang ini juga terus meningkat. Beberapa posisi yang banyak dicari antara lain Data Analyst, Software Engineer, Fintech Product Manager, dan Cyber Security Specialist.</p>
<p>Meski demikian, Ibnu mengingatkan bahwa prospek pendapatan yang tinggi tidak datang semata-mata karena memilih jurusan tertentu. Menurutnya, kualitas keterampilan dan pengalaman praktik tetap menjadi faktor utama dalam membangun karier.</p>
<p>&#8220;Banyak orang melihat fintech sebagai bidang dengan gaji tinggi. Namun yang paling menentukan bukan nama jurusannya, melainkan kemampuan yang dimiliki lulusan saat memasuki dunia kerja,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karenanya, ia menilai pemilihan kampus menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di industri fintech. Kampus yang memiliki kurikulum terkini, pembelajaran berbasis praktik, serta koneksi dengan dunia industri dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan.</p>
<p>Cyber University, misalnya, menawarkan program unggulan Company Learning Program (CLP) 3+1 dengan skema tiga tahun kuliah dan satu tahun magang. Program tersebut mengintegrasikan pembelajaran teknologi informasi dan keuangan digital melalui pendekatan praktik dan studi kasus industri.</p>
<p>&#8220;Fintech adalah bidang yang berkembang sangat cepat. Karena itu, mahasiswa membutuhkan ekosistem pembelajaran yang mendukung agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata yang sesuai dengan kebutuhan industri,&#8221; ujar Ibnu.</p>
<p>Ke depan, kebutuhan talenta digital di sektor keuangan diperkirakan akan terus meningkat seiring transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor. Kondisi ini membuka peluang bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri sejak dini melalui pendidikan yang relevan dan penguasaan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan teknologi.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/">Fintech Jadi Incaran Gen Z, Ini yang Dipelajari dan Prospek Kerjanya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perpustakaan Cyber University Perkuat Pendampingan Skripsi Mahasiswa</title>
		<link>https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa Cyber University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6028</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perpustakaan Cyber University (Universitas Siber Indonesia)...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/">Perpustakaan Cyber University Perkuat Pendampingan Skripsi Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perpustakaan Cyber University (Universitas Siber Indonesia) terus memperkuat layanan literasi akademik dan penelusuran literatur untuk mendukung mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi mereka. Program ini dijalankan melalui penyediaan akses sumber referensi ilmiah, pendampingan literasi informasi, hingga kolaborasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).</p>
<p>Layanan tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa menemukan referensi yang relevan, valid, dan terpercaya selama proses penelitian. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Cyber University dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa sekaligus mendukung keberhasilan akademik mereka.</p>
<p>Perpustakaan Cyber University menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari akses ke database ilmiah, repository institusi, hingga layanan bantuan pencarian informasi yang didampingi pustakawan profesional. Mahasiswa juga dapat mengikuti bimbingan literasi informasi agar lebih terampil dalam mencari, mengevaluasi, dan memanfaatkan sumber informasi secara efektif.</p>
<p>Gustianty Khairunnisa, Pustakawan Perpustakaan Cyber University, mengatakan bahwa penelusuran literatur merupakan tahapan penting yang tidak boleh diabaikan dalam penyusunan skripsi.</p>
<p>“Sering kali mahasiswa mengalami kesulitan menemukan referensi yang sesuai dengan topik penelitiannya. Karena itu, kami hadir untuk membantu mereka menelusuri sumber-sumber ilmiah yang kredibel sehingga proses penyusunan skripsi dapat berjalan lebih efektif,” ujar Gustianty dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/6).</p>
<p>Menurutnya, kemampuan mencari informasi secara tepat akan sangat berpengaruh terhadap kualitas penelitian yang dihasilkan mahasiswa. Oleh karena itu, perpustakaan tidak hanya menyediakan sumber informasi, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan literasi digital.</p>
<p>“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengandalkan pencarian sederhana di internet. Mereka perlu memahami teknik penelusuran lanjutan agar referensi yang diperoleh lebih akurat, relevan, dan mendalam,” katanya.</p>
<p>Sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa, Perpustakaan Cyber University juga menjalin kolaborasi dengan Perpusnas melalui penyelenggaraan webinar literatur digital. Kegiatan ini memberikan pemahaman praktis mengenai cara mengakses dan memanfaatkan berbagai sumber daya digital yang tersedia secara nasional.</p>
<p>Gustianty menjelaskan bahwa pemanfaatan platform digital menjadi kebutuhan penting di era transformasi pendidikan saat ini. Melalui webinar tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai layanan perpustakaan digital yang dapat mendukung kebutuhan riset mereka.</p>
<p>“Mahasiswa perlu mengetahui bahwa banyak sumber informasi berkualitas yang dapat diakses secara digital. Dengan pemahaman yang baik, mereka akan lebih mudah menemukan referensi yang mendukung penelitian dan pengembangan ide-ide baru,” ungkapnya.</p>
<p>Selain dukungan dari perpustakaan, keberhasilan penyusunan skripsi juga ditentukan oleh peran dosen pembimbing. Karena itu, Perpustakaan Cyber University mendorong terciptanya sinergi antara mahasiswa, pustakawan, dan dosen pembimbing agar proses penelitian berlangsung lebih terarah.</p>
<p>Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam merumuskan topik penelitian, memperkuat landasan teori, hingga meningkatkan kualitas analisis yang dihasilkan. Dengan pendampingan yang terintegrasi, mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.</p>
<p>“Perpustakaan ingin menjadi mitra akademik bagi mahasiswa. Kami berharap layanan yang diberikan tidak hanya membantu mereka menyelesaikan skripsi, tetapi juga membangun kemampuan riset yang akan bermanfaat di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan,” tutur Gustianty.</p>
<p>Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perpustakaan Cyber University menargetkan terwujudnya ekosistem literasi akademik yang lebih kuat. Ke depan, penguatan layanan literasi dan pendampingan penelitian diharapkan mampu melahirkan karya ilmiah yang unggul, inovatif, serta berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/">Perpustakaan Cyber University Perkuat Pendampingan Skripsi Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dear Orang Tua, Kini Harus Prioritaskan Kampus yang Siapkan Karier Digital Buat Anaknya</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dear-orang-tua-kini-harus-prioritaskan-kampus-yang-siapkan-karier-digital-buat-anaknya/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dear-orang-tua-kini-harus-prioritaskan-kampus-yang-siapkan-karier-digital-buat-anaknya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 04:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Siap Karir Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5994</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Tren pemilihan perguruan tinggi mulai mengalami...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dear-orang-tua-kini-harus-prioritaskan-kampus-yang-siapkan-karier-digital-buat-anaknya/">Dear Orang Tua, Kini Harus Prioritaskan Kampus yang Siapkan Karier Digital Buat Anaknya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA – Tren pemilihan perguruan tinggi mulai mengalami perubahan. Tidak hanya mempertimbangkan status perguruan tinggi negeri atau swasta, banyak orang tua kini lebih fokus pada kesesuaian program studi, kesiapan karier, dan keterhubungan kampus dengan dunia industri, sebagaimana disampaikan Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University (Universitas Siber Indonesia), Selasa (2/6).</p>
<p>Fenomena tersebut menjadi perbincangan yang cukup ramai di media sosial dan mencerminkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Orang tua dinilai semakin memperhatikan kualitas pengalaman belajar serta peluang kerja yang dapat diperoleh mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.</p>
<p>Menanggapi perkembangan tersebut, Prodi Bisnis Digital Cyber University menilai bahwa perguruan tinggi perlu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri digital. Melalui konsep Industry-Based University, Cyber University mengintegrasikan pembelajaran bisnis, teknologi, analisis data, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digital marketing, hingga bisnis digital dalam proses perkuliahan.</p>
<p>Mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi teori di ruang kelas. Mereka juga terlibat dalam berbagai proyek industri, program magang profesional, serta pembelajaran berbasis studi kasus yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.</p>
<p>Ketua Prodi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, mengatakan bahwa transformasi digital telah mengubah cara perusahaan merekrut dan mengembangkan talenta. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.</p>
<p>&#8220;Saat ini orang tua semakin cerdas dalam memilih kampus untuk anaknya. Mereka tidak hanya melihat biaya pendidikan, tetapi juga mempertimbangkan apakah kampus tersebut mampu memberikan pengalaman industri, membangun kompetensi digital, dan membuka peluang karier yang nyata setelah lulus,&#8221; ujar Vivi.</p>
<p>Menurutnya, pertimbangan utama dalam memilih kampus kini mulai bergeser dari sekadar status institusi menuju kualitas hasil yang dapat dirasakan mahasiswa setelah lulus. Orang tua semakin melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan anak.</p>
<p>&#8220;Di era ekonomi digital, kesiapan kerja dan relevansi kompetensi menjadi investasi yang jauh lebih penting daripada sekadar mempertimbangkan status perguruan tinggi,&#8221; jelas Vivi.</p>
<p>Ia menjelaskan, Prodi Bisnis Digital Cyber University dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang. Kurikulumnya memadukan ilmu bisnis, teknologi informasi, analisis data, digital marketing, hingga kewirausahaan digital dalam satu ekosistem pembelajaran.</p>
<p>&#8220;Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori bisnis dan teknologi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam situasi nyata yang dihadapi perusahaan. Karena itu, pengalaman industri menjadi bagian penting dari proses belajar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lulusan Program Studi Bisnis Digital dipersiapkan untuk mengisi berbagai profesi yang banyak dibutuhkan di era digital. Di antaranya sebagai Business Analyst, Data Analyst, Digital Entrepreneur, hingga Business and Finance Consultant.</p>
<p>Menurut Vivi, kebutuhan terhadap talenta digital terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi lulusan yang memiliki kombinasi kemampuan bisnis dan teknologi.</p>
<p>&#8220;Perusahaan saat ini mencari individu yang memiliki kompetensi yang terukur, portofolio yang kuat, dan pengalaman yang relevan. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan kesempatan berinteraksi langsung dengan dunia industri sejak masih kuliah,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Cyber University menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan teknologi, startup, fintech, dan industri digital lainnya. Kerja sama tersebut dilakukan untuk memastikan kurikulum yang diterapkan tetap selaras dengan perkembangan pasar kerja.</p>
<p>Selain itu, Cyber University menerapkan konsep Company Learning Program (CLP) 3+1 atau tiga tahun kuliah dan satu tahun pengalaman industri. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional sebelum menyelesaikan studi.</p>
<p>&#8220;Kami percaya pengalaman industri tidak bisa dipisahkan dari proses pendidikan modern. Melalui program CLP 3+1, mahasiswa dapat memahami budaya kerja profesional, membangun jejaring, dan mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan industri sejak dini,&#8221; tutur Vivi.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa perubahan paradigma dalam memilih perguruan tinggi menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapan karier. Kampus tidak lagi hanya menjadi tempat memperoleh gelar, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kompetensi dan pengalaman profesional.</p>
<p>&#8220;Pendidikan tinggi hari ini bukan hanya tentang lulus dan mendapatkan ijazah. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa memiliki kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi di tengah perubahan yang begitu cepat,&#8221; ucap Vivi.</p>
<p>Meningkatnya minat masyarakat terhadap kampus yang menawarkan pengalaman industri menunjukkan adanya perubahan cara pandang dalam memilih pendidikan tinggi. Di tengah pesatnya transformasi digital, keterhubungan dengan industri, kompetensi yang relevan, dan pengalaman kerja menjadi faktor yang semakin diperhatikan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dear-orang-tua-kini-harus-prioritaskan-kampus-yang-siapkan-karier-digital-buat-anaknya/">Dear Orang Tua, Kini Harus Prioritaskan Kampus yang Siapkan Karier Digital Buat Anaknya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dear-orang-tua-kini-harus-prioritaskan-kampus-yang-siapkan-karier-digital-buat-anaknya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Cyber University Raih Sertifikasi Penaksir Emas Pegadaian untuk Bekal Industri</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-bisnis-digital-cyber-university-raih-sertifikasi-penaksir-emas-pegadaian-untuk-bekal-industri/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-bisnis-digital-cyber-university-raih-sertifikasi-penaksir-emas-pegadaian-untuk-bekal-industri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 08:05:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa Cyber University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5785</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Alfian, mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-bisnis-digital-cyber-university-raih-sertifikasi-penaksir-emas-pegadaian-untuk-bekal-industri/">Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Cyber University Raih Sertifikasi Penaksir Emas Pegadaian untuk Bekal Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Alfian, mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University atau Universitas Siber Indonesia, meraih sertifikasi penaksiran barang jaminan emas dari PT Pegadaian. Pelatihan intensif ini berlangsung di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, pada 13-25 April 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat kompetensi praktis mahasiswa di sektor keuangan.</p>
<p>Selama pelatihan, para peserta dibekali teknik penaksiran emas, standar penilaian, hingga manajemen risiko. Alfian yang juga merupakan Agen Pegadaian UPC Pasar Baru ini mengikuti praktik langsung identifikasi dan analisis kualitas logam mulia tersebut. Kegiatan ini bertujuan menjembatani teori di kelas dengan kebutuhan profesional di lapangan.</p>
<p>Alfian mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberikan wawasan baru mengenai standar profesional di sektor jasa keuangan. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang layanan gadai sangat penting bagi kariernya di masa depan.</p>
<p>&#8220;Pelatihan ini membuka wawasan saya tentang standar profesional dalam dunia penaksiran emas. Banyak ilmu praktis yang sangat relevan dengan perkembangan industri saat ini,&#8221; kata Alfian dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5).</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan mahasiswanya tersebut. Ia menegaskan bahwa dunia kerja saat ini menuntut lulusan yang memiliki sertifikasi profesional selain pemahaman konsep bisnis.</p>
<p>&#8220;Kami sangat mengapresiasi mahasiswa yang aktif meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi industri. Lulusan harus memiliki pengalaman praktis dan kesiapan menghadapi transformasi industri keuangan digital,&#8221; ungkap Vivi.</p>
<p>Vivi menambahkan, pihak prodi akan terus mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam program pelatihan dan pengalaman industri sejak dini. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kesiapan karier (career readiness) para mahasiswa sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.</p>
<p>“Di Cyber University kami punya Company Learning Program (CLP) 3+1. Mahasiswa kuliah hanya 3 tahun dan 1 tahunnya magang di industri. Maka tak heran, jika lulusan Cyber University cepat terserap dunia kerja,” jelasnya.</p>
<p>Ia juga berharap, keberhasilan ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk mengintegrasikan keahlian teknologi dengan layanan keuangan modern. Sinergi antara pendidikan formal dan sertifikasi profesi menjadi kunci utama dalam menghadapi ekosistem ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-bisnis-digital-cyber-university-raih-sertifikasi-penaksir-emas-pegadaian-untuk-bekal-industri/">Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Cyber University Raih Sertifikasi Penaksir Emas Pegadaian untuk Bekal Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-bisnis-digital-cyber-university-raih-sertifikasi-penaksir-emas-pegadaian-untuk-bekal-industri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangun Karier sebagai IT Business Analyst: Peluang Emas Lulusan Prodi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University</title>
		<link>https://jogjahitz.com/bangun-karier-sebagai-it-business-analyst-peluang-emas-lulusan-prodi-sistem-dan-teknologi-informasi-cyber-university/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/bangun-karier-sebagai-it-business-analyst-peluang-emas-lulusan-prodi-sistem-dan-teknologi-informasi-cyber-university/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 07:23:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[IT Business Analyst]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi digital yang masif telah mengubah peta...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bangun-karier-sebagai-it-business-analyst-peluang-emas-lulusan-prodi-sistem-dan-teknologi-informasi-cyber-university/">Bangun Karier sebagai IT Business Analyst: Peluang Emas Lulusan Prodi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi digital yang masif telah mengubah peta kekuatan industri global. Di era transformasi ini, organisasi tidak hanya membutuhkan infrastruktur teknologi yang canggih, namun juga strategi bisnis yang selaras. Di sinilah peran vital seorang IT Business Analyst dibutuhkan sebagai jembatan antara kebutuhan bisnis dan solusi teknologi.</p>
<p>Bagi Anda yang tertarik mendalami bidang ini, memahami kompetensi lulusan Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI) di Cyber University adalah langkah awal yang strategis untuk menjawab kebutuhan industri modern.</p>
<p>Mengapa IT Business Analyst Menjadi Profesi Masa Depan?</p>
<p>Seorang IT Business Analyst memiliki tanggung jawab besar dalam membantu organisasi memahami permasalahan bisnis dan menentukan solusi digital yang paling efektif. Melalui analisis mendalam, profesi ini mampu:<br />
1. Menggali Kebutuhan: Mengidentifikasi apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pengguna dan pemangku kepentingan (stakeholder).<br />
2. Analisis Proses: Membedah proses bisnis secara menyeluruh untuk menemukan celah efisiensi.<br />
3. Transformasi Digital: Menerjemahkan kebutuhan bisnis yang kompleks ke dalam spesifikasi sistem digital yang teknis.<br />
4. Keputusan Berbasis Data: Mendukung manajemen dalam mengambil keputusan strategis berdasarkan data yang akurat.</p>
<p>Keunggulan Lulusan Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University</p>
<p>Sebagai kampus yang banyak membentuk pemimpin digital masa depan (Shaping Future Digital Leaders), Cyber University (Universitas Siber Indonesia) merancang kurikulum Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (STI) untuk mencetak tenaga ahli yang adaptif.</p>
<p>Berikut adalah alasan mengapa lulusan Prodi STI Cyber University memiliki daya saing tinggi:</p>
<p>1. Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE)</p>
<p>Prodi STI menekankan pada penguasaan kompetensi praktis yang langsung relevan dengan industri. Mahasiswa dibekali keahlian dalam pemodelan proses bisnis (business process modeling), perancangan sistem terstruktur, hingga pengelolaan proyek IT yang kompleks.</p>
<p>2. Fokus pada Industri Fintech</p>
<p>Dengan label sebagai universitas fintech pertama, kompetensi analisis bisnis yang diajarkan sangat kental dengan sektor digital dan keuangan. Lulusan dipersiapkan untuk menganalisis layanan keuangan digital, mendukung inovasi produk fintech, dan mengoptimalkan proses bisnis berbasis teknologi finansial.</p>
<p>3. Program Unggulan CLP 3+1</p>
<p>Salah satu nilai tambah utama bagi lulusan Prodi Sistem dan Teknologi Informasi di Cyber University adalah program Company Learning Program (CLP) 3+1. Program ini memungkinkan mahasiswa untuk:<br />
&#8211; Mengenyam 3 tahun pembelajaran akademik di kampus.<br />
&#8211; Menjalani 1 tahun pengalaman kerja langsung di industri sebelum lulus.<br />
&#8211; Terlibat dalam proyek nyata sebagai analis sistem, sehingga mengasah kemampuan komunikasi profesional dan kerja tim.</p>
<p>Profil Lulusan yang Adaptif dan Profesional</p>
<p>Dunia kerja global membutuhkan individu yang tidak hanya pintar secara teori, tetapi juga solutif. Cyber University memastikan setiap lulusannya memiliki profil sebagai berikut:</p>
<p>1.  Analisis Tajam: Mampu melihat masalah dari berbagai sudut pandang.<br />
2. Komunikasi Lintas Bidang: Mampu menjelaskan bahasa teknis kepada orang bisnis, dan sebaliknya.<br />
3. Berorientasi Inovasi: Selalu mencari cara baru untuk meningkatkan efisiensi melalui teknologi.<br />
4. Kesiapan Praktis: Berkat program magang industri, lulusan siap bekerja tanpa perlu pelatihan dasar yang lama.</p>
<p>Kesimpulan</p>
<p>Menjadi seorang IT Business Analyst adalah pilihan cerdas di tengah pesatnya ekonomi digital. Dengan bekal pendidikan yang tepat dari lulusan Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University, Anda tidak hanya mendapatkan gelar, tetapi juga kompetensi nyata yang dicari oleh perusahaan rintisan (startup) hingga perusahaan multinasional.</p>
<p>Siapkan diri Anda untuk menjadi penghubung strategis antara dunia bisnis dan teknologi masa depan bersama Cyber University.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bangun-karier-sebagai-it-business-analyst-peluang-emas-lulusan-prodi-sistem-dan-teknologi-informasi-cyber-university/">Bangun Karier sebagai IT Business Analyst: Peluang Emas Lulusan Prodi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/bangun-karier-sebagai-it-business-analyst-peluang-emas-lulusan-prodi-sistem-dan-teknologi-informasi-cyber-university/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Munfie, Mahasiswi Cyber University yang Aktif Berbisnis hingga ke Dunia Seni</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kisah-munfie-mahasiswi-cyber-university-yang-aktif-berbisnis-hingga-ke-dunia-seni/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kisah-munfie-mahasiswi-cyber-university-yang-aktif-berbisnis-hingga-ke-dunia-seni/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 07:06:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa berprestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5810</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Aktivitas mahasiswa di era digital kini...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kisah-munfie-mahasiswi-cyber-university-yang-aktif-berbisnis-hingga-ke-dunia-seni/">Kisah Munfie, Mahasiswi Cyber University yang Aktif Berbisnis hingga ke Dunia Seni</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Aktivitas mahasiswa di era digital kini tak hanya terbatas belajar di ruang kelas saja. Hal ini dibuktikan oleh Munfiqohwa Afiatul Khoiriah, mahasiswi Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Universitas Siber Indonesia atau Cyber University yang membangun pengalaman nyata melalui berbagai bidang.</p>
<p>Sejak awal masuk kuliah pada 2024, mahasiswi yang akrab disapa Munfie ini telah merintis usaha makanan dan minuman. Melalui program Cyber Entrepreneur, ia belajar mengelola proses bisnis secara langsung, mulai dari tahap produksi hingga strategi pemasaran.</p>
<p>Tak hanya di sektor bisnis, Munfie juga aktif sebagai panitia inti dalam berbagai kegiatan kampus. Ia terlibat dalam program pengabdian masyarakat di Cisarua, Bogor, serta menjadi representasi kampus dalam ajang Edu Fair di Jakarta Convention Center (JCC).</p>
<p>Di bidang seni, sisi kreatifnya membawa Munfie dipercaya menjadi Ketua Club Musik di kampus periode 2026-2027. Peran kepemimpinan ini ia manfaatkan untuk membangun kepercayaan diri serta mengasah kemampuan bekerja dalam tim di luar aspek akademik.</p>
<p>Keterlibatan multidimensi tersebut tetap didukung oleh penguatan intelektual. Munfie tercatat ikut serta dalam kolaborasi penulisan buku bertema &#8220;Interaksi Manusia dan Komputer&#8221; sebagai bagian dari pengembangan wawasan teknologi dalam konteks bisnis.</p>
<p>Ketua Prodi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, menilai profil mahasiswi seperti Munfie mencerminkan arah baru pendidikan tinggi. Menurutnya, mahasiswa saat ini harus mampu menyeimbangkan teori dengan praktik di lapangan.</p>
<p>&#8220;Mahasiswa hari ini dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif dan berpengalaman. Keterlibatan dalam bisnis, organisasi, dan kegiatan kreatif menjadi bekal penting agar mereka siap menghadapi dunia kerja,&#8221; ujar Vivi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (12/5).</p>
<p>Vivi menambahkan, pihaknya secara konsisten mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam proyek nyata. “Tujuannya adalah membangun ekosistem belajar yang mampu menghasilkan talenta digital inovatif dan mampu menciptakan peluang baru,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Munfie sendiri menargetkan untuk mengembangkan usaha di bidang desain, pemasaran, dan bisnis fesyen di masa depan. Ia berencana memanfaatkan keterampilan desain grafis dan manajemen keuangan yang telah ia pelajari selama masa kuliah.</p>
<p>Kiprah Munfie menjadi gambaran bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik mulai membuahkan hasil nyata. Di tengah ekonomi digital yang kompetitif, mahasiswa kini dipersiapkan bukan hanya untuk mencari pekerjaan, melainkan menjadi motor penggerak inovasi. Hal ini juga sesuai dengan Cyber University yang dikenal sebagai kampus pencetak pemimpin digital masa depan (Shaping Future Digital Leaders).</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kisah-munfie-mahasiswi-cyber-university-yang-aktif-berbisnis-hingga-ke-dunia-seni/">Kisah Munfie, Mahasiswi Cyber University yang Aktif Berbisnis hingga ke Dunia Seni</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kisah-munfie-mahasiswi-cyber-university-yang-aktif-berbisnis-hingga-ke-dunia-seni/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Kartini, Universitas Siber Indonesia Ajak Perempuan Jadi Inovator Bisnis Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/hari-kartini-universitas-siber-indonesia-ajak-perempuan-jadi-inovator-bisnis-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/hari-kartini-universitas-siber-indonesia-ajak-perempuan-jadi-inovator-bisnis-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 06:52:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa Cyber University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5683</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Universitas...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/hari-kartini-universitas-siber-indonesia-ajak-perempuan-jadi-inovator-bisnis-digital/">Hari Kartini, Universitas Siber Indonesia Ajak Perempuan Jadi Inovator Bisnis Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Universitas Siber Indonesia atau lebih dikenal dengan Cyber University, turut memperingati Hari Kartini dengan mengajak perempuan untuk berani berkarya di dunia digital pada Selasa (21/4). Momentum ini diharapkan menjadi pendorong mahasiswi agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta.</p>
<p>Ketua Program Studi (Kaprodi) Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, menegaskan bahwa perempuan masa kini memiliki peluang besar untuk berkembang di bidang teknologi. Menurutnya, semangat Kartini saat ini tercermin dari keberanian perempuan mengambil peran strategis dalam ekonomi digital.</p>
<p>&#8220;Perempuan hari ini harus berani tampil, berpikir kritis, dan mengambil peluang. Dunia bisnis kini tidak lagi didominasi oleh kekuatan fisik, melainkan oleh kreativitas dan inovasi,&#8221; ujar Vivi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (23/4).</p>
<p>Vivi menambahkan, mahasiswi di prodinya secara aktif dibekali berbagai kompetensi mutakhir. Keterampilan tersebut meliputi pemasaran digital, analisis data, hingga technopreneurship melalui kurikulum yang relevan dengan industri.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peringatan Hari Kartini harus menjadi ajang refleksi nyata untuk keluar dari zona nyaman. Ia mendorong para mahasiswi untuk membangun kepercayaan diri dan aktif menciptakan peluang usaha sendiri.</p>
<p>&#8220;Jangan tunggu kesempatan, tapi ciptakan kesempatan. Perempuan harus percaya bahwa mereka mampu menjadi pemimpin, inovator, bahkan pendiri di dunia bisnis digital,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Melalui semangat perjuangan Kartini, Cyber University berkomitmen untuk terus menjadi wadah pengembangan talenta perempuan yang unggul. Langkah ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang inovatif dan siap menghadapi tantangan transformasi digital global.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/hari-kartini-universitas-siber-indonesia-ajak-perempuan-jadi-inovator-bisnis-digital/">Hari Kartini, Universitas Siber Indonesia Ajak Perempuan Jadi Inovator Bisnis Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/hari-kartini-universitas-siber-indonesia-ajak-perempuan-jadi-inovator-bisnis-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
