Berita

Perkuat Promosi di Era Digital, UBSI Kampus Yogyakarta Gelar Workshop bagi Anggota BARAHMUS DIY

×

Perkuat Promosi di Era Digital, UBSI Kampus Yogyakarta Gelar Workshop bagi Anggota BARAHMUS DIY

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung penguatan promosi sejarah dan kebudayaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen UBSI Kampus Yogyakarta yang terdiri dari Akhmad Syukron, Sardiarinto, Eko Saputro dan Yusuf Hermawan. Kegiatan berupa Workshop Pembuatan Storytelling dan Video Pendek bertajuk “From History to Viral Story” bagi anggota Badan Musyawarah Museum (BARAHMUS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan yang berlangsung di Benteng Vredeburg Yogyakarta, Rabu (16/9/2026), diikuti oleh kepala museum serta anggota BARAHMUS Provinsi DIY. Workshop ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengemas informasi sejarah agar lebih menarik serta mudah diterima masyarakat melalui platform digital.

Narasumber dalam kegiatan tersebut, Akhmad Syukron memberikan pemahaman mengenai pentingnya storytelling dalam membangun komunikasi digital. Menurutnya, informasi sejarah tidak hanya perlu disampaikan secara informatif, tetapi juga dapat dikemas melalui alur cerita yang mampu membangun rasa ingin tahu audiens.

Melalui tema “From History to Viral Story”, peserta diajak memahami bagaimana sebuah cerita sejarah dapat dikembangkan menjadi konten video pendek yang relevan dengan karakteristik media sosial. Mulai dari menemukan ide cerita, menentukan hook, menyusun alur, memilih sudut pengambilan gambar, hingga mengemas pesan agar lebih menarik bagi audiens.

Perkembangan media sosial yang semakin pesat memberikan peluang bagi museum untuk memperluas jangkauan komunikasi kepada masyarakat. Konten video pendek dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan koleksi, bangunan bersejarah, tokoh, maupun berbagai cerita di balik peninggalan budaya kepada generasi muda.

Dalam workshop tersebut, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai bagaimana membangun storytelling yang sederhana, kuat, dan memiliki nilai emosional. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pengelola museum menghadirkan konten yang tidak hanya menyampaikan fakta sejarah, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman bagi audiens.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi UBSI Kampus Yogyakarta dalam meningkatkan kompetensi digital para pengelola dan pegiat museum. Kolaborasi dengan BARAHMUS DIY diharapkan dapat membuka ruang sinergi yang lebih luas dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelestarian sekaligus promosi sejarah dan budaya.

Melalui pemanfaatan storytelling dan video pendek, cerita-cerita sejarah diharapkan tidak berhenti di ruang museum. Cerita tersebut dapat hadir di ruang digital dan menjangkau masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda yang semakin dekat dengan berbagai platform media sosial.

Workshop “From History to Viral Story” menjadi salah satu langkah untuk menjembatani kekayaan sejarah dengan perkembangan komunikasi digital. Dengan kreativitas dan strategi yang tepat, sejarah dapat dikemas menjadi cerita yang menarik, relevan, dan memiliki daya jangkau lebih luas di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *