PendidikanTeknologi

Prof. Yasuyuki Nogami dari Jepang Akan Hadir di ICITRI 2026 UNM, Bahas Masa Depan AI

×

Prof. Yasuyuki Nogami dari Jepang Akan Hadir di ICITRI 2026 UNM, Bahas Masa Depan AI

Sebarkan artikel ini

Jogjahitz.com, Depok — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat mendorong perguruan tinggi dan dunia industri untuk terus memperbarui pengetahuan serta memperkuat kolaborasi lintas negara. Merespons perkembangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) menghadirkan akademisi dari Jepang, Prof. Yasuyuki Nogami dari Okayama University, sebagai keynote speaker dalam International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI) 2026.

ICITRI 2026 akan berlangsung pada 10–11 September 2026 di Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Jalan Margonda Raya No. 545, Pondok Cina, Beji, Depok. Konferensi ini mengusung tema “Next-Generation AI for Human-Centered Innovation and Sustainable Futures.”

Baca juga: ICITRI 2026 UNM Segera Digelar, Akademisi dan Praktisi Siap Bahas Masa Depan AI

Kehadiran Prof. Nogami diharapkan memberikan perspektif internasional mengenai perkembangan teknologi informasi, khususnya riset AI yang berorientasi pada kebutuhan manusia serta peluang dan tantangan penerapannya di berbagai sektor.

Perluas Perspektif Riset AI

Melalui sesi keynote, akademisi, peneliti, dan praktisi yang mengikuti ICITRI 2026 akan mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan riset AI. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan membuka peluang kolaborasi penelitian internasional.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, mengatakan kehadiran pembicara internasional menjadi salah satu kekuatan ICITRI 2026 dalam memperluas perspektif peserta.

“Kehadiran Prof. Nogami di ICITRI 2026 diharapkan dapat membuka wawasan baru sekaligus memperkuat peluang kolaborasi riset internasional bagi para peserta,” ujarnya dalam keterangan rilis, Jumat (14/8).

Menurut Andi, perkembangan AI membutuhkan ruang dialog yang mempertemukan berbagai perspektif. Karena itu, ICITRI 2026 tidak hanya diarahkan sebagai forum presentasi hasil penelitian, tetapi juga sebagai wadah membangun jejaring akademik lintas negara.

“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong pengembangan teknologi dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan manusia, industri, dan masa depan yang berkelanjutan. ICITRI 2026 menjadi salah satu momentum untuk mempertemukan gagasan akademik dengan perkembangan teknologi global,” tegasnya.

Jadi Ruang Kolaborasi Internasional

Mengusung konsep human-centered innovation, ICITRI 2026 akan melihat perkembangan AI tidak hanya dari sisi kemampuan teknologi, tetapi juga bagaimana penerapannya dapat memberikan manfaat bagi manusia dan menjawab kebutuhan di berbagai sektor.

Baca juga: Mahasiswa Sains Data UNM Tembus Forum Internasional ICITRI 2026, Bawa Riset Bahasa Perbatasan

Kehadiran Prof. Yasuyuki Nogami dari Okayama University menjadi bagian dari upaya menghadirkan perspektif global dalam pembahasan tersebut. Bagi peserta, forum ini dapat menjadi kesempatan untuk mengenal perkembangan riset AI sekaligus membangun koneksi dengan akademisi dan peneliti dari berbagai latar belakang.

Bagi akademisi, peneliti, maupun praktisi yang memiliki ketertarikan pada AI dan teknologi informasi, ICITRI 2026 menjadi ruang untuk memperluas wawasan, mengikuti perkembangan riset, serta membuka peluang kolaborasi di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *