Bantul, 2 November 2025 -Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta melaksanakan kegiatan bertajuk “Peningkatan Manajemen Data dan Layanan Posyandu Kenanga melalui SIPANDA (Sistem Informasi Pelayanan dan Data Posyandu)” bagi kader Posyandu di Pedukuhan Kayen, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul pada MInggu, 2 November 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Bina Pengabdian Masyarakat (BIPeMAS) yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Tim pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Eko Saputro, M.Kom., dengan dukungan dua dosen yaitu Akhmad Syukron, M.Kom dan Anastasia Meyliana, M.Kom serta dua mahasiswa dari prodi Sistem Informasi, Zahra dan Marcus, yang turut berperan aktif dalam proses pelatihan dan pendampingan. Melalui kegiatan pelatihan ini, tim UBSI berupaya menghadirkan solusi teknologi yang sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat.
“Kami melihat bahwa kader posyandu masih mencatat data secara manual menggunakan buku. Prosesnya lama, rentan hilang dan sulit direkap. Dengan SIPANDA, semua data bisa dicatat dan diakses dengan cepat serta akurat,” ujar Eko Saputro, M.Kom., selaku ketua tim pelaksana.

Aplikasi SIPANDA memungkinkan kader untuk mencatat data penimbangan balita, pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, hingga laporan bulanan secara otomatis, tanpa harus menulis ulang atau menghitung manual. Data yang tersimpan juga dapat digunakan sebagai dasar untuk evaluasi kesehatan masyarakat di tingkat pedukuhan.
Ketua kader Posyandu, Ibu Suratinem, mengungkapkan rasa senangnya setelah mencoba sistem ini, “Kami jadi lebih mudah membuat laporan. Dulu butuh waktu berjam-jam untuk rekap data, sekarang tinggal klik dan semuanya langsung tersusun. Sangat membantu sekali,” tuturnya. Selain memberikan pelatihan penggunaan aplikasi, tim UBSI juga mengedukasi kader mengenai literasi digital dan keamanan data, agar para pengguna dapat mengelola informasi kesehatan warga secara bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, UBSI Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi informasi. Inisiatif ini juga mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yaitu Good Health and Well-being, dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. “Kami berharap SIPANDA tidak hanya berhenti di Posyandu Kenanga, tetapi bisa diadaptasi oleh posyandu-posyandu lain di wilayah Sendangsari bahkan Bantul secara luas,” tutup Eko Saputro. Dengan semangat kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital dapat dimulai dari hal sederhana, dari tangan-tangan kader posyandu yang tulus mengabdi untuk kesehatan warga.





