Teknologi

Ketika Kampus Hadirkan Chatbot AI, UBSI Selangkah Lebih Maju

×

Ketika Kampus Hadirkan Chatbot AI, UBSI Selangkah Lebih Maju

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Biasanya manusia yang mengajar mesin. Tapi di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), situasinya terasa agak terbalik. SobiChat, asisten chat virtual kampus berbasis Artificial Intelligence (AI), seolah memberi kuliah kecil tentang satu hal sederhana tapi langka, yaitu bagaimana mendengar, menjawab, dan melayani tanpa lelah.

SobiChat bekerja 24 jam sehari tanpa izin cuti. Mahasiswa bisa bertanya apa pun, mulai dari jadwal kuliah, nama dosen, sampai kegiatan kampus dan dalam hitungan detik, jawaban muncul. Tak ada drama antre, tak ada kalimat “silakan tunggu sebentar”, dan yang paling menenangkan yaitu tak ada nada jutek. Semua informasi bersumber dari sistem resmi UBSI, jadi bukan hasil terawangan digital.

Menurut Naba Aji Notoseputro, Co-Founder Yayasan BSI mengatakan, SobiChat bukan sekadar chatbot, tapi simbol dari perubahan cara belajar.

“Kecerdasan buatan tidak hanya menghitung, tapi juga membantu manusia berpikir lebih dalam,” ujarnya.

UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif memang punya visi menarik yakni membangun ekosistem belajar yang tidak berhenti di ruang kelas. Lewat SobiChat, mahasiswa belajar cara mencari informasi sendiri, berpikir kritis, dan memanfaatkan teknologi dengan etika.

Dan di tengah semua kemajuan itu, ada ironi kecil yang menggelitik. Karena bisa jadi, di masa depan, mahasiswa justru belajar kesabaran dari chatbot. SobiChat tidak pernah capek, tidak pernah marah, dan tidak pernah bilang, “udah dijelasin tadi, kan?” Kadang, yang paling manusiawi di kampus justru bukan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *