Info Kampus

Mahasiswa Ubsi Ciptakan Inovasi Sistem Informasi Untuk Pembelajaran Dan Penilaian Anak

×

Mahasiswa Ubsi Ciptakan Inovasi Sistem Informasi Untuk Pembelajaran Dan Penilaian Anak

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta – Universitas Bina Sarana Informatika kembali menghasilkan aplikasi digital kreatif melalui karya mahasiswanya. Aplikasi yang diciptakan adalah SIPENA (Sistem Informasi Pembelajaran dan Penilaian Anak). Aplikasi berbasis website ini dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan terkait perencanaan dan penyusunan materi pembelajaran, hingga penilaian anak didik. Penelitian mahasiswa ini menggandeng mitra dari TK ABA Delingsari, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Aplikasi ini tercipta dari adanya kebutuhan pihak sekolah untuk dapat mengelola data administrasi pembelajaran dan penilaian siswa. Secara lebih luas, ada beberapa informasi sekolah yang juga dibutuhkan oleh masyarakat umum. Maka, tiga mahasiswa UBSI kampus Yogyakarta berinisiatif untuk membuat sistem informasi berbasis website agar dapat menjawab tantangan tersebut. Mereka adalah Kania Bella Nastiti, Irma Anggriani Leasa dan Muhammad Naufal Zul Fauzi. Dengan pendampingan dua dosen pembimbing, yaitu ; Paulus Tofan Rapiyanta, S.T., M.Eng. dan Lina Ayu Safitri, S.E., M.M., aplikasi ini dapat terselesaikan dalam waktu empat bulan.

Pengguna aplikasi ini adalah kepala sekolah, guru, admin sekolah, orang tua murid dan masyarakat umum yang ingin memperoleh informasi tentang TK ABA Delingsari. Kepala sekolah TK ABA Delingsari, Nisam Syahadita, S.Pd.AUD., menuturkan bahwa aplikasi ini sangat membantu para guru dalam menyampaikan rencana pembelajaran dan penilaian anak didik kepada orang tua siswa. “Selain dua fungsi utama tersebut, aplikasi ini juga telah dilengkapi dengan fitur untuk promosi sekolah dan mengelola data alumni, sesuai usulan dari pihak sekolah”, ucap Nisam dalam pernyataannya saat proses serah terima aplikasi pada hari Jumat, 3 Oktober 2025.

Sistem informasi pembelajaran dan penilaian anak (SIPENA) yang diciptakan ini membuka ruang inovasi dan penelitian baru di masa depan. Selain mahasiswa, inovasi ini juga diharapkan mampu mendorong transformasi digital di level masyarakat umum. Proses lanjutan yang dapat dilakukan adalah sosialisasi dan edukasi kepada pihak sekolah dan masyarakat yang nantinya akan menggunakan aplikasi ini. “Universitas Bina Sarana Informatika siap menjadi fasilitator untuk edukasi dan pelatihan penggunaan aplikasi digital ini di waktu-waktu selanjutnya”, ungkap Paulus kepada pihak mitra dari TK ABA Delingsari.

Karya inovatif mahasiswa UBSI kampus Yogyakarta ini diharapkan dapat menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan minatnya. Dengan menerapkan ilmu yang sudah dipelajari dan dimiliki, generasi muda dapat menggerakkan roda kemajuan bangsa untuk masa yang akan datang. Disinilah peran institusi pendidikan seperti Universitas Bina Sarana Informatika dan juga masyarakat secara umum untuk dapat memberikan ruang pengembangan potensi generasi muda bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *