Bantul- Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam bidang transformasi digital dan pemberdayaan perempuan, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pembuatan Konten Kreatif sebagai Wadah Ekspresi dan Peningkatan Ekonomi Keluarga bagi ibu-ibu PKK Bangmalang Cepit, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025 yang merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan digital masyarakat, khususnya kelompok perempuan di wilayah semi-urban, agar mampu beradaptasi dan berpartisipasi aktif dalam ekonomi berbasis teknologi. Kegiatan ini dipimpin oleh tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, yaitu Annida Purnamawati sebagai Ketua, Umi Khultsum, Dwi Iswahyuni, Devita Widyaningtyas Yogyanti, serta dibantu oleh dua orang mahasiswa yakni, Marcus Dewantoro dan Eka Dirga Jayanta.
Kelompok ibu-ibu PKK Bangmalang Cepit merupakan salah satu komunitas yang memiliki potensi besar dalam bidang ekonomi kreatif. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anggota telah memiliki perangkat smartphone dan waktu luang yang fleksibel, namun pemanfaatannya masih terbatas pada kegiatan komunikasi dan hiburan. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai cara memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana ekspresi dan peningkatan ekonomi keluarga. Kegiatan ini berfokus pada tiga aspek utama, yaitu peningkatan literasi digital, pelatihan pembuatan konten kreatif, dan pengenalan strategi pemasaran digital serta monetisasi konten.
Materi pelatihan meliputi pemanfaatan smartphone secara produktif melalui aplikasi seperti WhatsApp Business, Google Drive, serta penggunaan media sosial untuk mendukung kegiatan ekonomi keluarga. Peserta juga dibekali keterampilan dalam pembuatan konten foto dan video menggunakan aplikasi penyuntingan sederhana seperti Canva dan CapCut, agar mampu menghasilkan konten yang menarik dan relevan dengan produk lokal maupun kegiatan komunitas. Selain itu, pelatihan juga memperkenalkan strategi pemasaran digital, meliputi personal branding, penulisan caption menarik, penggunaan hashtag efektif, serta optimalisasi platform digital seperti Instagram dan TikTok untuk promosi dan penjualan produk. Pendampingan teknis diberikan agar peserta dapat langsung mempraktikkan pembuatan dan publikasi konten digital secara mandiri.
Ketua pelaksana kegiatan, Annida Purnawati, M.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga untuk menumbuhkan kepercayaan diri para peserta dalam berkreasi dan beradaptasi di dunia digital. Dalam keterangannya, beliau menyatakan, “Kegiatan ini merupakan upaya konkret Universitas BSI untuk mendukung pemberdayaan perempuan di tingkat komunitas melalui peningkatan literasi digital. Kami ingin para ibu-ibu PKK dapat melihat bahwa smartphone yang mereka miliki tidak hanya berguna untuk komunikasi, tetapi juga dapat menjadi sarana produktif yang mampu menambah penghasilan keluarga. Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi terbentuknya komunitas kreatif digital di lingkungan PKK Bangmalang Cepit.”
Sementara itu, Sutini, selaku Ketua PKK Bangmalang Cepit, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menuturkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru dan semangat bagi para anggota PKK untuk lebih melek teknologi dan kreatif dalam memanfaatkan media digital. Dalam testimoninya, beliau menyatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada tim dari Universitas BSI yang telah memberikan pelatihan ini. Banyak dari anggota kami yang baru pertama kali belajar membuat konten digital secara langsung. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami jadi tahu bagaimana cara mempromosikan produk rumahan dengan cara yang lebih menarik di media sosial. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan agar ibu-ibu di desa semakin terampil dan mandiri secara ekonomi.”
Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari para peserta. Mereka menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi praktik pembuatan konten digital, dan sebagian besar peserta berhasil menghasilkan karya konten sederhana yang mencerminkan potensi lokal Bangmalang Cepit. Secara keseluruhan, kegiatan “Pelatihan Digitalisasi Pembuatan Konten Kreatif sebagai Wadah Ekspresi dan Peningkatan Ekonomi Keluarga bagi Ibu-ibu PKK Bangmalang Cepit” mencerminkan komitmen Universitas BSI Yogyakarta dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi model implementatif yang dapat direplikasi di wilayah lain dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi digital nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.





