Depok – Tantangan kesehatan mental di kalangan anak muda makin serius, terutama soal stres, cemas, dan depresi. Menjawab isu ini, tim peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkenalkan inovasi digital berupa aplikasi diary mobile berbasis gamifikasi. Riset ini dipresentasikan dalam ICITRI 2025 (The 4th International Conference on Information Technology Research and Innovation) yang digelar Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, pada 11–12 September 2025 di Kampus Margonda, Depok.
Aplikasi ini dirancang biar nulis diary nggak lagi terasa “berat”, tapi justru fun dan bikin nagih. Ada sistem poin, reward shop, sampai “emotion tree” yang tumbuh sesuai aktivitas pengguna. Dengan sentuhan gamifikasi, aplikasi ini berhasil bikin anak muda lebih konsisten nge-jurnal harian mereka.
Penelitian melibatkan 32 partisipan usia 18–25 tahun selama sebulan penuh. Hasilnya cukup bikin wow: tingkat depresi, kecemasan, dan stres mereka menurun signifikan setelah rutin pakai aplikasi. Analisis statistik (paired t-test) nunjukin hasil ini valid secara ilmiah (p < 0,05).
“Dengan gamifikasi, kita bisa dorong anak muda lebih konsisten menulis diary. Hasilnya, mereka lebih sadar sama emosinya, lebih lega, dan beban stres berkurang,” jelas William Phedra, peneliti dari ITS dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (12/9).
Fitur aplikasi ini nggak cuma bikin user betah, tapi juga terbukti punya korelasi positif dengan kesehatan mental. Semakin rajin pengguna ngejurnal, semakin besar pula penurunan tingkat stres, kecemasan, maupun depresi. Bahkan dua psikolog klinis yang ikut memvalidasi riset ini ngasih jempol atas konsepnya, karena bisa jadi alat bantu tambahan buat terapi kesehatan mental.
Menurut Anny Yuniarti, timnya pengin riset ini bisa dikembangkan lebih lanjut. “Ke depan, kita mau tambah fitur lebih detail buat tracking emosi, jadi pengguna bisa makin paham pola perasaan mereka,” ungkapnya.
Riset ini menegaskan bahwa teknologi digital, jika diramu dengan pendekatan kreatif bisa jadi solusi nyata buat tantangan kesehatan mental generasi muda.





