Yogyakarta, 24 Juli 2025. — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kerja profesional dan kompeten melalui penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi Perhotelan Skema Okupasi Room Attendent, Waitress, dan Barista bagi mahasiswa program studi Perhotelan. Kegiatan ini dilaksanakan pada kamis 24 Juli 2025 pukul 09.00 WIB di Wisma BSI Yogyakarta dengan melibatkan penguji bersertifikat dari LSP BSI Yogyakarta.
Uji kompetensi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan teknis dan profesionalisme mahasiswa sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang perhotelan. Peserta diuji dalam beberapa unit kompetensi, seperti: Room Attendent, Waitress, dan Barista.
Dalam sambutannya, Kaprodi Perhotelan Ibu Emmita Devi Hari Putri, S.Par, MM menyampaikan, “Melalui uji kompetensi ini, kami berharap lulusan UBSI memiliki sertifikasi resmi yang diakui industri, sehingga mereka siap bersaing di pasar kerja.”
Kegiatan ini bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bina Sara Informatika Yogyakarta. Dengan adanya sertifikasi ini, lulusan UBSI tidak hanya mengantongi ijazah, tetapi juga memiliki bukti kompetensi yang diakui secara nasional, sehingga membuka peluang kerja lebih luas baik di dalam maupun luar negeri.
Peserta melakukan pengisian dokumen-dokumen LSP dan melaksanakan praktik projek ysng telah ditentukan oleh masing-masing peserta berdasarkan bidang kompetensinya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama sebagai kenang-kenangan. “smeoga saya bisa lulus ujian sertifikasi kompetensi ini dengan predikat kompeten,” ujar salah satu peserta mahasiswa semester enam.

Sertifikasi kompetensi ini menjadi salah satu upaya Universitas BSI Kampus Kota Yogyakarta dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tuntutan industri perhotelan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang etika makan dan operasional hotel, mahasiswa diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap acara seperti ini dapat memberikan mahasiswa pengalaman yang berharga, sehingga mahasiswa mendapatkan lebih banyak pengalaman praktis yang mendukung pembelajaran mereka di kelas,” ungkap Bapak Atun Yulianto, salah satu assesor.
Sertifikasi kompetensi ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri perhotelan, menciptakan sinergi untuk menghasilkan SDM yang unggul.





