Jakarta – Di era bisnis yang serba cepat dan serba digital, jurusan Manajemen menjadi pilihan favorit bagi Gen Z. Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Nusa Mandiri (UNM), hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan kurikulum yang adaptif dan praktik langsung di dunia industri.
Prodi ini tidak hanya mengajarkan teori tentang pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, dan operasional, tetapi juga membekali mahasiswa dengan skill praktis melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu tiga tahun kuliah akademik ditambah satu tahun magang profesional di perusahaan mitra.
Kaprodi Manajemen UNM, Instianti Elyana menegaskan bahwa Prodi Manajemen UNM dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin.
“Kami ingin menciptakan lulusan yang visioner, mampu berpikir strategis, dan berani mengambil keputusan di dunia bisnis yang kompetitif. Dengan program IEP 3+1, mahasiswa kami tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga merasakan langsung dinamika industri,” jelasnya dalam keterangan rilis, pada Jumat (25/7).
Menurutnya, banyak mahasiswa yang selama magang justru menunjukkan performa luar biasa hingga dilirik untuk direkrut oleh perusahaan sebelum lulus.
“Magang selama satu tahun bukan sekadar pelengkap, tapi bagian penting dari proses pembelajaran. Mereka bisa menerapkan teori dalam praktik nyata, memahami budaya kerja, dan membangun jejaring profesional sejak dini,” tambahnya.
Selain itu, Prodi Manajemen UNM juga terus beradaptasi dengan tren digital, seperti integrasi pembelajaran digital marketing, e-commerce, data bisnis, dan entrepreneurship berbasis teknologi. Mahasiswa juga aktif dalam project bisnis, simulasi manajerial, dan kompetisi inovasi.
Instianti menambahkan bahwa peluang karier lulusan Prodi Manajemen sangat luas, mulai dari business development, marketing strategist, HR specialist, hingga digital entrepreneur.
Dengan pendekatan yang modern, praktis, dan berorientasi industri, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis membuka jalan bagi generasi muda untuk menjadi pemimpin bisnis masa depan yang adaptif dan siap bersaing secara global.
“Gen Z punya semangat inovatif yang luar biasa. Kami hanya perlu mengarahkannya dengan kurikulum yang tepat, pengalaman lapangan, dan dukungan teknologi. UNM menjadi tempat yang pas untuk menumbuhkan potensi itu,” tutupnya.





