Tangerang Selatan – Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi bagi masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Inovasi SMART DBD Zero untuk Pencegahan DBD sebagai Solusi Teknologi bagi Kesehatan Rumah Tangga Berkelanjutan”, tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Informasi UNM melaksanakan sosialisasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan RW 011, Kelurahan Pamulang Timur, Tangerang Selatan, pada Sabtu (19/7) lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025. Sosialisasi ini menjadi tahapan awal dari rangkaian kegiatan yang akan berlanjut pada fase pendampingan, implementasi teknologi, dan evaluasi dampak jangka panjang.
Program ini dipimpin oleh Duwi Cahya Putri Buani selaku ketua tim pengabdian, bersama dosen pendamping Sukmawati Anggraeni Putri dan Setiaji, serta didukung oleh dua mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, yakni Nindya Jelita Prameswari dan Siti Sisca Amalia Fitri.
Mereka memperkenalkan pendekatan SMART DBD Zero, yakni inovasi digital yang bertujuan untuk memperkuat peran masyarakat khususnya kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik), dalam mendeteksi dan mencegah sarang nyamuk secara sistematis dan berkelanjutan.
“Kami ingin mendorong kader Jumantik tidak hanya sebagai pengawas jentik secara manual, tetapi juga mampu mengadopsi solusi digital yang mendukung efektivitas pemantauan dan pelaporan,” ujar Duwi dalam keterangan rilis yang diterima, Kamis (24/7).
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga dan kader kesehatan setempat. Ketua RW 011 dan para Koordinator Jumantik menyampaikan antusiasme mereka terhadap teknologi SMART DBD Zero yang dinilai praktis dan aplikatif untuk diterapkan di lingkungan rumah tangga.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berupaya mengintegrasikan teknologi dalam berbagai aspek tridarma perguruan tinggi, termasuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat UNM dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam menyelesaikan persoalan sosial secara kreatif,” tegasnya.
Melalui inisiatif SMART DBD Zero, Universitas Nusa Mandiri membuktikan perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif, solutif, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.





