Tim Dosen Universitas Bina Sarana Informatika menggelar kegiatan pelatihan pembuatan video konten penyuluhan posyandu bagi kader Posyandu Kenanga pada hari Minggu, 6 Juli 2025 di Dukuh Kayen, Kalurahan Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Selain merupakan salah satu kewajiban Tri Dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat, pelatihan ini juga dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan kader Posyandu Kenanga dalam membuat konten video edukatif sehingga nantinya mampu memberikan edukasi kesehatan dan informasi lainya dengan lebih menarik dan mudah dipahami.
Materi kegiatan pelatihan mencakup informasi tentang jenis konten penyuluhan posyandu seperti edukasi gizi balita dan ibu hamil, jadwal dan kegiatan posyandu, panduan imunisasi dan tumbuh kembang anak, serta tips kesehatan keluarga dan pola hidup bersih; cara (teknik) pembuatan konten mulai dari pembuatan naskah hingga publikasi ke media sosial; serta peralatan yang dibutuhkan seperti smartphone dan aplikasi edit video. “Sebelum membuat konten, kita perlu menentukan tema, mengenali audience yang ingin dituju, serta menentukan tujuan pembuatan video,” papar Ibu Anik Andriani. Beliau juga menyampaikan tentang alur pembuatan video yang meliputi perencanaan (pembuatan naskah/ script), pengambilan gambar (shooting), penyuntingan (editing), dan publikasi (upload ke media sosial seperti YouTube, Instagram, dan WhatsApp). Selanjutnya, Ibu Lina Ayu Safitri dan anggota tim yang lain membantu peserta PM untuk praktik membuat konten video.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta terlihat cukup antusias karena kegiatannya tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik secara langsung. Para kader Posyandu Kenanga mengucapkan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya pelatihan pembuatan video konten penyuluhan ini. Pelatihan ini dirasa sangat bermanfaat karena materi yang disampaikan mampu menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan mereka dalam membuat video konten penyuluhan sehingga nantinya informasi penyuluhan bagi warga dapat tersampaikan dengan efektif dan semakin banyak masyarakat yang dapat teredukasi.





