Dalam rangka mendukung pengembangan potensi pariwisata lokal dan pemberdayaan masyarakat desa, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata yang berlokasi di Dusun Ketangi, RT 05/RW 03, Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul pada tanggal 09 Juni 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 peserta yang terdiri dari perangkat desa, pemuda karang taruna, serta pelaku usaha lokal.
Acara ini merupakan bagian dari program PKM UBSI yang diinisiasi oleh tim dosen dan mahasiswa, dengan susunan tim yaitu Alan Budi Kusuma selaku Ketua PKM, anggota dosen Refany Novia Siboro dan Viki Sulistia, serta mahasiswa pendamping yaitu Ferdi Irawan, Nova Ramadona Fitriyana, dan Novita Maharani. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis dalam mengelola desa wisata secara berkelanjutan, mulai dari strategi promosi digital, manajemen atraksi wisata, hingga pengembangan produk lokal.
Dalam sesi penyampaian materi, Alan Budi Kusuma menjelaskan pentingnya pengelolaan desa wisata berbasis masyarakat agar potensi lokal dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa merusak lingkungan dan budaya. Ia juga memaparkan strategi pemasaran digital yang efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Desa Banyusoco. Para peserta tampak antusias dan aktif bertanya serta berdiskusi terkait tantangan yang dihadapi dalam pengembangan pariwisata desa.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, bahkan mengusulkan pembentukan tim kerja desa wisata yang terstruktur sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini. Mereka juga mengungkapkan harapan agar pelatihan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung kemajuan desa.
Program ini merupakan bentuk nyata kontribusi UBSI dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi pendidikan dan pengabdian masyarakat. Dengan semangat kolaboratif, UBSI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat desa dalam mengembangkan potensi lokal menuju kemandirian ekonomi berbasis wisata. Kegiatan Ditutup dengan photo bersama





