Semarang — Mahasiswa Program Studi Teknologi Komputer Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tegal mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar langsung dari industri melalui kunjungan ke Fiber Academy – PT Telkom Akses Semarang pada Rabu (2/7) silam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dunia kerja nyata, khususnya dalam bidang infrastruktur jaringan dan teknologi telekomunikasi.
Rombongan yang terdiri dari 117 mahasiswa dan 3 dosen pendamping disambut langsung oleh General Manager PT Telkom Akses Semarang, Ratih Pratama Kusumastuti. Dalam sambutannya, Ratih menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi.
“Kami percaya, kolaborasi dengan kampus adalah langkah penting dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan industri. Kunjungan ini bukan hanya sekadar mengenalkan teknologi, tapi juga menanamkan etos kerja profesional kepada mahasiswa sejak dini,” ujar Ratih dalam rilis yang diterima, Rabu (9/7).
Dalam sesi pemaparan, para praktisi dari PT Telkom Akses menyampaikan berbagai topik penting seperti teknologi fiber optik dan penerapannya di Indonesia, proses instalasi dan pemeliharaan jaringan, standar kompetensi teknisi profesional, hingga peluang kerja dan sertifikasi di industri jaringan. Mahasiswa juga diajak mengikuti demonstrasi lapangan dan praktik teknis dasar, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan interaktif.
Antusiasme mahasiswa sangat terlihat sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi, terutama terkait tantangan dunia kerja dan inovasi teknologi jaringan yang berkembang pesat. Kegiatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan kritis dan menggali pengalaman langsung dari para pelaku industri.
Menanggapi hal ini, Suleman selaku Kaprodi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal, kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran learning by seeing and doing. Ia menegaskan pentingnya mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami praktik dan tantangan nyata yang akan mereka hadapi di lapangan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya jago di kelas, tapi juga paham betul bagaimana dunia kerja bergerak. Kunjungan seperti ini adalah jembatan untuk mempertemukan teori dan praktik,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia kampus dan industri mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, terus menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Tidak mengherankan jika Program Studi Teknologi Komputer di UBSI kampus Tegal semakin diminati oleh generasi muda yang ingin meniti karier di dunia digital dan jaringan profesional.





