Jakarta – Lulus Langsung Kerja! bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang dibuktikan oleh para alumni Universitas Siber Indonesia atau yang lebih dikenaldengan Cyber University. Kampus yang dikenal sebagai The First Fintech University in Indonesia ini, menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja melalui pendekatan praktis dan kurikulum berbasis industri.
Salah satunya adalah Gregorius Peitra, alumnus lulusan Program Studi Bisnis Digital tahun 2024, yang saat ini telah bekerja di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) sebagai staf di Divisi Customer Service.
Ia menyampaikan bahwa ilmu dan pengalaman selama kuliah di Cyber University menjadi bekal utama untuk memasuki dunia kerja. Sewaktu ditemui di Jakarta, pada Kamis (3/7), Peitra mengatakan bahwa, “Cyber University tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pengalaman langsung melalui project kolaboratif, presentasi ke perusahaan, hingga simulasi kerja. Semua itu membantu saya menghadapi proses rekrutmen dan adaptasi di tempat kerja.”
Cerita serupa datang dari Christina Ajeng Permatasari, alumnus Prodi Bisnis Digital juga yang kini bekerja sebagai Helpdesk IT di kantor pusat BRI, Jakarta. Ajeng mengakui bahwa program unggulan Company Learning Program (CLP) 3+1 dari Cyber University sangat membantu dalam meniti karier.
Program tersebut membagi masa studi menjadi tiga tahun kuliah dan satu tahun magang profesional. Dalam wawancara terpisah di Jakarta, Rabu (2/7), ia menyampaikan bahwa, “Kombinasi kuliah dan magang ini memberikan saya tidak hanya teori, tetapi juga pengalaman kerja langsung yang membuat saya lebih percaya diri saat menghadapi proses seleksi kerja.”
Tak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, Cyber University sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia juga mendorong lahirnya wirausaha muda. Carolus Agung Segara Wisesa, lulusan Prodi Sistem Informasi tahun 2024, menjadi salah satu contoh sukses.
Ia berhasil mendirikan sebuah startup bernama Gipsy, yang bergerak di bidang konsultasi akademik berbasis teknologi. Berbekal ilmu dari bangku kuliah, pengalaman organisasi di Badan Eksekutif Mahasiswa, serta program magang, Agung mampu merancang solusi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa. “Cyber University memberi saya ruang untuk tumbuh, bereksperimen, dan percaya diri membangun usaha sendiri sejak dini,” ujar Agung.
Dengan kurikulum yang adaptif dan fokus pada dunia kerja, Cyber University terus membuktikan pelopor sebagai pelopor pendidikan tinggi berbasis digital di Indonesia. Tak hanya mencetak sarjana, namun juga melahirkan profesional muda dan pendiri startup yang siap bersaing di dunia global.(Sena)





