Info Kampus

Kadipaten Pakualaman Gelar Grand Prix Lukis Nasional 2025, Gandeng UBSI Yogyakarta Dukung Bakat Seni Pelajar

×

Kadipaten Pakualaman Gelar Grand Prix Lukis Nasional 2025, Gandeng UBSI Yogyakarta Dukung Bakat Seni Pelajar

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta, 1 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-219 Jawa (213 Masehi), Kadipaten Pakualaman Yogyakarta sukses menyelenggarakan Lomba Grandprix Lukis Paku Alam Cup Tingkat Nasional, Ahad (1/6). Acara ini resmi dibuka oleh G.K.B.R.A.A. Paku Alam dan dihadiri oleh sedherek dalem, jajaran Dinas Kebudayaan Pemda DIY, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Lomba berlangsung meriah di Pendapa Kepatihan Kadipaten Pakualaman, menghadirkan 50 peserta dari tingkat SD hingga SMA sederajat dari berbagai wilayah di Indonesia. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang seni lukis, menyuguhkan karya bertema budaya, alam, dan nasionalisme dalam berbagai teknik dan gaya.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi dan menggali potensi seni lukis generasi muda, sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang positif. Tahun ini, dukungan datang dari berbagai pihak, salah satunya dari Universitas BSI (UBSI) Yogyakarta yang turut memberikan beasiswa bagi para pemenang lomba.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi UBSI Yogyakarta dalam kegiatan ini. Dukungan mereka tidak hanya dari sisi moral, tapi juga nyata dalam bentuk beasiswa seni, yang tentu sangat memotivasi peserta untuk terus berkarya,” ujar Raden Jati Nurcahyo, M.M. selaku ketua panitia Grandprix Lukis 2025.

UBSI Yogyakarta dikenal sebagai kampus yang memiliki biaya kuliah terjangkau, bebas uang gedung, dan banyak program beasiswa, termasuk untuk bidang seni dan olahraga. Kolaborasi antara institusi pendidikan dan lembaga budaya seperti ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mencetak generasi muda yang berprestasi di berbagai bidang. Lomba Grandprix Lukis Paku Alam Cup ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi kreatif serta bagian dari pelestarian nilai-nilai budaya melalui seni rupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *