<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UNM Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/unm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/unm/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 04:08:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>UNM Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/unm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gelar S1 Tak Lagi Cukup? S2 Universitas Nusa Mandiri Jadi Jawaban Hadapi Persaingan Kerja</title>
		<link>https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 04:06:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Program Magister UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6260</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Persaingan di dunia kerja terus mengalami...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/">Gelar S1 Tak Lagi Cukup? S2 Universitas Nusa Mandiri Jadi Jawaban Hadapi Persaingan Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Persaingan di dunia kerja terus mengalami perubahan. Setiap tahun, jutaan lulusan sarjana (S1) memasuki pasar kerja dengan kompetensi yang semakin beragam. Kondisi ini membuat gelar sarjana yang dahulu menjadi nilai tambah kini lebih sering dipandang sebagai persyaratan dasar, sementara perusahaan mulai mencari kandidat dengan kemampuan yang lebih spesifik dan strategis.</p>
<p>Di tengah transformasi digital dan perubahan kebutuhan industri, dunia kerja tidak hanya membutuhkan tenaga profesional yang mampu menjalankan tugas operasional. Perusahaan kini lebih mengutamakan talenta yang memiliki kemampuan berpikir kritis (critical thinking), menyelesaikan masalah (problem solving), mengambil keputusan berbasis data, membangun kolaborasi, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu menggerakkan organisasi.</p>
<p>Kondisi tersebut mendorong semakin banyak profesional untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana sebagai upaya meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas peluang karier. Pendidikan magister kini bukan lagi sekadar pilihan bagi calon akademisi, tetapi menjadi investasi strategis bagi mereka yang ingin meningkatkan kapasitas diri di tengah persaingan global.</p>
<p>Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan program pascasarjana yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, bisnis, dan kebutuhan industri masa depan.</p>
<p>Program pascasarjana di Universitas Nusa Mandiri mengombinasikan pembelajaran akademik dengan studi kasus nyata, diskusi bersama praktisi, serta kolaborasi antarmahasiswa yang berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari sektor pemerintahan, industri, hingga dunia usaha. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memperluas jejaring profesional.</p>
<p>Selain itu, kurikulum disusun secara adaptif mengikuti perkembangan teknologi dan transformasi digital, dengan sistem perkuliahan yang fleksibel sehingga tetap dapat diikuti oleh para profesional tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan.</p>
<p>Koordinator Marketing dan Komunikasi (Markom) Universitas Nusa Mandiri, Wawan Kurniawan, mengatakan bahwa di era kompetisi global, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.</p>
<p>“Saat ini perusahaan tidak hanya melihat latar belakang pendidikan formal, tetapi juga kemampuan seseorang dalam berpikir strategis, memimpin tim, beradaptasi dengan perubahan, serta menghasilkan inovasi. Pendidikan pascasarjana menjadi salah satu cara efektif untuk memperkuat kompetensi tersebut sekaligus meningkatkan daya saing di dunia kerja,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (26/6).</p>
<p>Menurutnya, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus menghadirkan program pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri agar lulusannya mampu menjawab tantangan dunia profesional.</p>
<p>“Program pascasarjana di Universitas Nusa Mandiri dirancang tidak hanya untuk memberikan gelar akademik, tetapi juga membangun pola pikir kepemimpinan, kemampuan analitis, serta jejaring profesional yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan karier. Kami ingin lulusan memiliki nilai tambah yang mampu membedakan mereka di tengah persaingan yang semakin kompetitif,” jelasnya.</p>
<p>Wawan menambahkan bahwa keputusan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister merupakan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi pengembangan karier maupun peningkatan kapasitas diri.</p>
<p>“Melanjutkan studi S2 adalah bentuk investasi terhadap masa depan. Kompetensi yang terus diperbarui akan membuka peluang yang lebih luas, baik untuk promosi jabatan, peningkatan karier, maupun membangun usaha sendiri. Karena itu, jangan berhenti belajar jika ingin tetap relevan di tengah perubahan yang begitu cepat,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri. Melalui program pascasarjana yang inovatif dan adaptif, UNM berupaya mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap menjadi pemimpin di era transformasi digital.</p>
<p>Informasi mengenai program pascasarjana dan pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui laman resmi https://pmb.nusamandiri.ac.id.</p>
<p>Sejalan dengan tagline &#8220;Ubah Mimpi Jadi Prestasi&#8221;, Universitas Nusa Mandiri mengajak para profesional dan lulusan sarjana untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta mempersiapkan diri menjadi talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/">Gelar S1 Tak Lagi Cukup? S2 Universitas Nusa Mandiri Jadi Jawaban Hadapi Persaingan Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNM Gandeng Kubus, Mahasiswa Tak Cukup Lagi Andalkan IPK untuk Dilirik Perusahaan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 04:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6255</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah persaingan dunia kerja yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/">UNM Gandeng Kubus, Mahasiswa Tak Cukup Lagi Andalkan IPK untuk Dilirik Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, ijazah dan nilai akademik tidak lagi menjadi satu-satunya faktor penentu keberhasilan karier. Dunia industri kini semakin mengutamakan kompetensi yang terukur dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Nusa Mandiri Career Center (NCC) terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).</p>
<p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan inisiasi dan penjajakan kerja sama antara Universitas Nusa Mandiri dan PT Kubus Multi Dimensi yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (12/6).</p>
<p>Pertemuan ini dihadiri jajaran pimpinan Universitas Nusa Mandiri, yakni Arif Hidayat selaku Wakil Rektor II Bidang Non Akademik, Arfhan Prasetyo selaku Ketua Program Studi Informatika, Dr Anton selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi, serta Muhammad Faisal selaku Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC).</p>
<p>Sementara dari pihak PT Kubus Multi Dimensi hadir Aris Susanto selaku CEO dan Ricana Rindi Indihani sebagai PIC Kerja Sama. Kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang berfokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa, program magang, hingga perluasan akses rekrutmen bagi lulusan UNM.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, PT Kubus Multi Dimensi memperkenalkan Kubus, sebuah platform digital yang menghubungkan perusahaan dengan talenta berkualitas melalui sistem asesmen keterampilan yang terukur dan terpercaya. Platform ini menyediakan berbagai uji kompetensi di bidang teknologi informasi seperti SQL, Python, Data Analytics, serta berbagai keterampilan digital yang saat ini menjadi kebutuhan utama industri.</p>
<p>Kepala Nusa Mandiri Career Center, Muhammad Faisal, menilai kehadiran platform Kubus sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja berbasis kompetensi.</p>
<p>“Kami melihat platform Kubus sebagai solusi yang sangat relevan bagi mahasiswa Universitas Nusa Mandiri. Mahasiswa tidak hanya memperoleh ijazah dan pengalaman akademik, tetapi juga dapat membuktikan kemampuan teknis mereka melalui asesmen yang terukur dan terstandar. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri mereka ketika memasuki dunia kerja maupun mengikuti program magang,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (24/3).</p>
<p>Menurutnya, perkembangan tren rekrutmen saat ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin mengedepankan pendekatan skill-based hiring, yakni proses seleksi yang berfokus pada kemampuan nyata kandidat.</p>
<p>“Melalui asesmen di bidang seperti SQL, Python, Data Analytics, dan keterampilan digital lainnya, mahasiswa dapat mengetahui tingkat kompetensinya sekaligus memahami area yang masih perlu ditingkatkan. Hasil asesmen tersebut juga dapat menjadi portofolio kompetensi yang kredibel ketika mengikuti proses seleksi kerja,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, salah satu keunggulan utama platform Kubus adalah fitur talent matching, yang memungkinkan perusahaan menemukan kandidat berdasarkan kompetensi yang telah terverifikasi.</p>
<p>“Konsep talent matching yang ditawarkan Kubus sangat sejalan dengan misi Nusa Mandiri Career Center. Perusahaan dapat menemukan kandidat yang sesuai kebutuhan, sementara mahasiswa dan alumni memperoleh akses terhadap peluang kerja yang lebih relevan dengan bidang keahlian mereka. Ini akan membuat proses rekrutmen menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.</p>
<p>Selain membahas asesmen kompetensi, kedua pihak juga menjajaki peluang kerja sama dalam penyelenggaraan program magang industri yang dapat memberikan pengalaman profesional bagi mahasiswa sebelum lulus.</p>
<p>Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menyambut positif inisiatif kolaborasi tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan industri merupakan bagian penting dalam membangun lulusan yang siap bersaing di era transformasi digital.</p>
<p>“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan alumni Universitas Nusa Mandiri, baik dalam pengembangan kompetensi, akses program magang, maupun peluang karier di masa depan. Kerja sama seperti ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang terus beradaptasi dengan kebutuhan industri,” ungkap Arif.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan dan diakui oleh dunia industri.</p>
<p>Melalui penjajakan kerja sama ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pengembangan talenta digital yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Kolaborasi dengan PT Kubus Multi Dimensi diharapkan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi, magang, serta penempatan kerja yang mampu mempercepat kesiapan mahasiswa dan alumni menghadapi kebutuhan industri digital masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/">UNM Gandeng Kubus, Mahasiswa Tak Cukup Lagi Andalkan IPK untuk Dilirik Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karier Jalan di Tempat? Saatnya Naik Level Kuliah S2 di UNM Jakarta</title>
		<link>https://jogjahitz.com/karier-jalan-di-tempat-saatnya-naik-level-kuliah-s2-di-unm-jakarta/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/karier-jalan-di-tempat-saatnya-naik-level-kuliah-s2-di-unm-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 03:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[PMB UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6245</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Tidak sedikit profesional yang merasa kariernya...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/karier-jalan-di-tempat-saatnya-naik-level-kuliah-s2-di-unm-jakarta/">Karier Jalan di Tempat? Saatnya Naik Level Kuliah S2 di UNM Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Tidak sedikit profesional yang merasa kariernya berjalan di tempat meski telah bertahun-tahun bekerja. Pengalaman terus bertambah, tetapi kesempatan promosi, peningkatan tanggung jawab, maupun pengembangan diri terasa berjalan lambat. Di sisi lain, persaingan dunia kerja semakin ketat dengan hadirnya talenta-talenta baru yang memiliki kompetensi digital dan kemampuan adaptasi tinggi.</p>
<p>Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman kerja saja kini tidak selalu cukup untuk membuka peluang menuju posisi strategis. Dunia industri membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis, mengambil keputusan berbasis data, memimpin tim, serta menghadirkan solusi inovatif di tengah perubahan teknologi yang berlangsung begitu cepat.</p>
<p>Karena itu, melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas peluang karier. Pendidikan magister tidak lagi hanya diperuntukkan bagi calon akademisi atau peneliti, tetapi juga menjadi pilihan para profesional yang ingin memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperdalam keahlian, serta memperluas jejaring profesional.</p>
<p>Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan program pascasarjana yang dirancang adaptif terhadap kebutuhan industri dan fleksibel bagi para pekerja, wirausahawan, maupun lulusan baru (fresh graduate).</p>
<p>Melalui pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus, riset terapan, serta kolaborasi dengan praktisi industri, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan tantangan dunia kerja saat ini. Selain memperdalam kompetensi akademik, mahasiswa juga memiliki kesempatan membangun jaringan profesional dengan rekan dari berbagai latar belakang profesi yang dapat membuka peluang kolaborasi maupun pengembangan karier.</p>
<p>Koordinator Marketing dan Komunikasi (Markom) Universitas Nusa Mandiri, Wawan Kurniawan, mengatakan bahwa pendidikan pascasarjana merupakan investasi jangka panjang yang memberikan nilai tambah bagi pengembangan karier seseorang.</p>
<p>“Saat ini perusahaan tidak hanya melihat lamanya seseorang bekerja, tetapi juga bagaimana ia mampu beradaptasi, memimpin perubahan, dan memberikan solusi atas berbagai tantangan bisnis. Melanjutkan pendidikan ke jenjang magister menjadi salah satu cara untuk memperkuat kompetensi sekaligus meningkatkan daya saing di dunia profesional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (29/6).</p>
<p>Menurutnya, UNM menghadirkan program pascasarjana yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri sehingga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin terus berkembang tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan.</p>
<p>“Kami memahami bahwa banyak profesional memiliki keterbatasan waktu. Karena itu, program pascasarjana di Universitas Nusa Mandiri dirancang agar tetap fleksibel, namun tetap menjaga kualitas akademik. Mahasiswa tidak hanya memperoleh gelar, tetapi juga wawasan, jejaring profesional, dan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan era digital,” jelasnya.</p>
<p>Wawan menambahkan, di tengah pesatnya transformasi digital, keputusan untuk melanjutkan studi bukan lagi sekadar mengejar gelar akademik, melainkan menjadi bagian dari strategi pengembangan karier.</p>
<p>“Investasi terbaik bukan hanya pada aset, tetapi juga pada peningkatan kualitas diri. Ketika kompetensi meningkat, peluang karier akan terbuka lebih luas. Kami mengajak para profesional untuk tidak berhenti belajar dan terus mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang menghasilkan lulusan unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global melalui kurikulum yang selaras dengan perkembangan industri, dukungan dosen berpengalaman, serta ekosistem pembelajaran yang inovatif.</p>
<p>Masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai program pascasarjana maupun proses pendaftaran dapat mengakses laman resmi https://pmb.nusamandiri.ac.id.</p>
<p>Sejalan dengan tagline &#8220;Ubah Mimpi Jadi Prestasi&#8221;, Universitas Nusa Mandiri mengajak para profesional untuk menjadikan pendidikan sebagai investasi terbaik dalam membangun karier yang lebih tinggi, lebih kompetitif, dan siap menghadapi masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/karier-jalan-di-tempat-saatnya-naik-level-kuliah-s2-di-unm-jakarta/">Karier Jalan di Tempat? Saatnya Naik Level Kuliah S2 di UNM Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/karier-jalan-di-tempat-saatnya-naik-level-kuliah-s2-di-unm-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNM Serahkan Website PKK Cipinang Melayu, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UP2K</title>
		<link>https://jogjahitz.com/unm-serahkan-website-pkk-cipinang-melayu-perkuat-transformasi-digital-dan-pemberdayaan-up2k/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/unm-serahkan-website-pkk-cipinang-melayu-perkuat-transformasi-digital-dan-pemberdayaan-up2k/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 03:34:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6220</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/unm-serahkan-website-pkk-cipinang-melayu-perkuat-transformasi-digital-dan-pemberdayaan-up2k/">UNM Serahkan Website PKK Cipinang Melayu, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UP2K</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mendorong transformasi digital di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui penyerahan Website PKK Kelurahan Cipinang Melayu pada Sabtu (27/6) di Universitas Nusa Mandiri Kampus Jatiwaringin. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk &#8220;Penerapan Sistem Informasi PKK Kelurahan Cipinang Melayu Berbasis Website untuk Pengelolaan Administrasi dan Pemberdayaan UP2K.&#8221;</p>
<p>Program tersebut bertujuan mendukung digitalisasi tata kelola organisasi PKK melalui sistem informasi berbasis website yang memudahkan pengelolaan administrasi, dokumentasi kegiatan, publikasi informasi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).</p>
<p>Prosesi serah terima website dilakukan secara simbolis oleh Ketua Program, Siti Nurlela, kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Cipinang Melayu, Emilia Nurtanti. Penyerahan ini menjadi tonggak dimulainya pemanfaatan website sebagai media resmi pengelolaan organisasi PKK yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi.</p>
<p>Siti Nurlela menjelaskan bahwa website tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan organisasi PKK agar aktivitas administrasi dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperluas akses informasi kepada masyarakat.</p>
<p>“Website ini kami rancang sebagai solusi digital yang dapat membantu pengurus PKK mengelola administrasi organisasi, mendokumentasikan berbagai kegiatan, menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan program UP2K. Kami berharap sistem ini mampu menciptakan tata kelola organisasi yang lebih modern, efektif, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (29/6).</p>
<p>Website PKK Cipinang Melayu dilengkapi berbagai fitur yang mendukung aktivitas organisasi, mulai dari pengelolaan data kepengurusan, administrasi kelompok kerja (Pokja), publikasi berita dan agenda kegiatan, galeri dokumentasi, pengelolaan data administrasi, hingga media promosi produk dan informasi kegiatan UP2K. Kehadiran platform ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan organisasi sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Emilia Nurtanti menyampaikan apresiasi atas kontribusi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menghadirkan inovasi digital yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh organisasi PKK.</p>
<p>“Kami mengapresiasi Universitas Nusa Mandiri yang telah mengembangkan dan menyerahkan website ini kepada PKK Kelurahan Cipinang Melayu. Kehadiran sistem informasi ini akan sangat membantu pengurus dalam mengelola administrasi, mendokumentasikan kegiatan, serta memperkenalkan berbagai program PKK dan UP2K kepada masyarakat secara lebih luas. Kami berkomitmen memanfaatkan website ini secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ungkap Emilia.</p>
<p>Melalui program ini, kata Siti, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berharap website yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara berkesinambungan sebagai sarana digital untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi PKK, memperkuat pelayanan administrasi, serta mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program UP2K.</p>
<p>“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa inovasi digital mampu menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa program &#8220;Penerapan Sistem Informasi PKK Kelurahan Cipinang Melayu Berbasis Website untuk Pengelolaan Administrasi dan Pemberdayaan UP2K&#8221; terlaksana atas dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026.</p>
<p>Tim pelaksana turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program, khususnya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia serta jajaran PKK Kelurahan Cipinang Melayu.</p>
<p>“Diharapkan website yang telah diserahkan dapat menjadi fondasi transformasi digital organisasi PKK sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan pemberdayaan ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” paparnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/unm-serahkan-website-pkk-cipinang-melayu-perkuat-transformasi-digital-dan-pemberdayaan-up2k/">UNM Serahkan Website PKK Cipinang Melayu, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UP2K</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/unm-serahkan-website-pkk-cipinang-melayu-perkuat-transformasi-digital-dan-pemberdayaan-up2k/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Technopreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/">Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, Internet of Things (IoT), dan transformasi digital yang mengubah lanskap industri global, kebutuhan terhadap talenta yang mampu menggabungkan kemampuan teknologi dan bisnis semakin tinggi. Kondisi ini menjadikan technopreneur atau pengusaha berbasis teknologi sebagai salah satu profesi yang paling dibutuhkan sekaligus menjanjikan di era ekonomi digital.</p>
<p>Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan mata kuliah Technopreneurship pada Program Magister Informatika (S2). Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan membangun bisnis berbasis inovasi teknologi yang berkelanjutan dan berdaya saing global.</p>
<p>Melalui pembelajaran Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teknis pengembangan teknologi, tetapi juga dibekali keterampilan mengidentifikasi peluang bisnis digital, menyusun model bisnis, melakukan analisis pasar, membangun strategi pemasaran, hingga mengelola pertumbuhan perusahaan berbasis teknologi.</p>
<p>Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai studi kelayakan bisnis, analisis persaingan industri, pengelolaan keuangan startup, pembentukan tim yang efektif, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI). Seluruh kompetensi tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa yang ingin mendirikan startup maupun mengembangkan usaha berbasis teknologi digital.</p>
<p>Ketua Prodi S2 Informatika UNM, Prof. Ris. Dr. Agus Subekti, menegaskan bahwa kemampuan technopreneurship kini menjadi kompetensi strategis yang wajib dimiliki lulusan perguruan tinggi.</p>
<p>“Perkembangan teknologi telah membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda untuk menjadi pencipta solusi sekaligus pencipta lapangan kerja. Melalui pembelajaran Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya belajar mengembangkan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana mengubah inovasi menjadi produk, layanan, maupun startup yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat,” terangnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Kamis (18/6).</p>
<p>Menurutnya, paradigma dunia kerja saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Lulusan tidak lagi hanya dipersiapkan untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang kerja melalui inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.</p>
<p>“Masa depan ekonomi digital membutuhkan lebih banyak founder startup, inovator, dan technopreneur yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk memiliki pola pikir inovatif dan berani membangun bisnis berbasis teknologi sejak dini,” tambahnya.</p>
<p>Dengan bekal kompetensi tersebut, imbuhnya, lulusan Magister Informatika UNM memiliki peluang karier yang luas, mulai dari Startup Founder, Technopreneur, Product Manager, Innovation Manager, Digital Business Consultant, hingga berbagai profesi strategis di sektor teknologi dan ekonomi digital.</p>
<p>“Melalui kurikulum yang mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi, membangun startup, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di tingkat nasional maupun global,” paparnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/">Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tesis Tak Berakhir di Rak Perpustakaan, Wisudawan Magister UNM Tembus Jurnal Scopus</title>
		<link>https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal Scopus]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6153</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta – Banyak penelitian tesis berakhir sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/">Tesis Tak Berakhir di Rak Perpustakaan, Wisudawan Magister UNM Tembus Jurnal Scopus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Jakarta – Banyak penelitian tesis berakhir sebagai dokumen akademik yang tersimpan di perpustakaan kampus. Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Kartika Puspita, wisudawan Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang berhasil membawa hasil penelitiannya menembus jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus.</p>
<p>Penelitian tesis Kartika yang dilakukan bersama dosen pembimbingnya berhasil dipublikasikan pada International Journal on Informatics Visualization (JOIV), jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Quartile 3 (Q3) bidang Computer Science. Artikel tersebut berjudul “Brain Tumor Classification based on Convolutional Neural Networks with an Ensemble Learning Approach through Soft Voting.”</p>
<p>Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam membangun budaya riset yang produktif dan berdaya saing global, khususnya pada jenjang pendidikan magister.</p>
<p>Penelitian yang dilakukan Kartika berfokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu proses klasifikasi tumor otak berdasarkan citra Magnetic Resonance Imaging (MRI). Melalui pendekatan berbasis Convolutional Neural Network (CNN) yang dikombinasikan dengan metode ensemble learning soft voting, penelitian tersebut berhasil menghasilkan performa klasifikasi yang sangat tinggi.</p>
<p>Model yang dikembangkan memanfaatkan kombinasi beberapa arsitektur CNN terkemuka, yaitu DenseNet121, ResNet50, VGG16, dan MobileNet. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi mencapai 97,67 persen, dengan nilai Cohen’s Kappa sebesar 0,9688, yang menunjukkan tingkat kesesuaian prediksi yang sangat kuat.</p>
<p>Selain memberikan kontribusi pada bidang komputasi cerdas, penelitian ini juga membuka peluang penerapan AI dalam sektor kesehatan digital, khususnya untuk mendukung proses deteksi dan klasifikasi penyakit secara lebih cepat, akurat, dan efisien.</p>
<p>Ketua Program Studi Informatika Program Magister Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Agus Subekti, MT, mengatakan bahwa publikasi ilmiah yang berasal dari penelitian tesis mahasiswa merupakan indikator penting keberhasilan pengembangan budaya riset di lingkungan kampus.</p>
<p>“Kami mendorong mahasiswa agar tesis yang mereka kerjakan tidak berhenti sebagai syarat akademik semata, tetapi dapat berkembang menjadi karya ilmiah yang dipublikasikan dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Publikasi yang dihasilkan oleh Kartika Puspita menunjukkan bahwa penelitian mahasiswa magister memiliki kualitas dan relevansi yang mampu bersaing pada forum ilmiah internasional,” terangnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (18/6).</p>
<p>Menurutnya, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence, Machine Learning, Data Science, dan Komputasi Cerdas telah membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.</p>
<p>“Karena itu, Program Studi Informatika Program Magister UNM terus memperkuat ekosistem riset melalui kolaborasi aktif antara mahasiswa dan dosen, sehingga setiap penelitian memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Kartika menjadi contoh bahwa tesis tidak harus berakhir sebagai dokumen akademik semata. Dengan bimbingan yang tepat, lingkungan riset yang kondusif, serta semangat untuk terus berinovasi, hasil penelitian mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan global.</p>
<p>“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong lahirnya riset-riset unggulan yang tidak hanya mendukung pencapaian akademik mahasiswa, tetapi juga mampu menjawab tantangan nyata di era transformasi digital dan kecerdasan buatan,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/">Tesis Tak Berakhir di Rak Perpustakaan, Wisudawan Magister UNM Tembus Jurnal Scopus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Sains Data UNM Tembus Grand Final IEEE YESIST12 2026 Lewat Aplikasi AI iMosque</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:01:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[IEEE YESIST12 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6144</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/">Mahasiswa Sains Data UNM Tembus Grand Final IEEE YESIST12 2026 Lewat Aplikasi AI iMosque</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tim mahasiswa Program Studi Sains Data yang tergabung dalam Tim Hello World berhasil melaju ke Grand Final IEEE YESIST12 2026, ajang inovasi teknologi bergengsi yang mempertemukan talenta muda dari berbagai negara.</p>
<p>Tim yang beranggotakan Muhamad Lintang Saujana Attamim, Nouval Ghoonimu Tsawab, Kasa Inti Josia Tambunan, dan Muhammad Azzam tersebut lolos setelah melewati proses seleksi ketat dan sesi presentasi di hadapan dewan juri internasional. Mereka akan berkompetisi pada Grand Finale IEEE YESIST12 2026 yang digelar secara hybrid pada 2–3 Oktober 2026 di BSI Convention Centre, Jl Kali Abang Tengah No 8, Perwira, Bekasi.</p>
<p>Dalam kategori Special Track: Smart Innovations for Better Everyday Life, Tim Hello World menghadirkan iMosque, sebuah aplikasi pendamping digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu aktivitas ibadah umat Muslim melalui satu platform terintegrasi.</p>
<p>Inovasi ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 11, yakni pembangunan kota dan komunitas yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Ketua Tim Hello World, Muhamad Lintang Saujana Attamim, menjelaskan bahwa ide pengembangan iMosque lahir dari kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menggunakan banyak aplikasi untuk memenuhi kebutuhan ibadah sehari-hari.</p>
<p>“Kami melihat banyak pengguna harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain untuk mengakses jadwal salat, Al-Qur&#8217;an, konsultasi keagamaan, hingga informasi masjid. Melalui iMosque, kami ingin menghadirkan satu platform yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara lebih praktis, personal, dan cerdas melalui teknologi AI,” ujarnya.</p>
<p>Aplikasi iMosque dilengkapi berbagai fitur unggulan, antara lain jadwal salat berbasis lokasi, Al-Qur&#8217;an offline, AI Tafsir, pencarian masjid terdekat, konsultasi dengan ustaz terverifikasi, siaran kajian digital, hingga fitur Safar Mode yang membantu pengguna menemukan masjid sepanjang perjalanan.</p>
<p>Menurut Lintang, keberhasilan melaju ke Grand Final IEEE YESIST12 2026 menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.</p>
<p>“Bisa bersaing di ajang internasional dan bertemu peserta dari berbagai negara menjadi kesempatan yang sangat berharga. Kami berharap iMosque dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus membawa nama baik Universitas Nusa Mandiri di tingkat global,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari penerapan pembelajaran berbasis proyek yang dipadukan dengan pengalaman industri melalui Internship Experience Program (IEP) atau skema 3 tahun kuliah dan 1 tahun magang.</p>
<p>“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis data dan kecerdasan buatan yang menjawab kebutuhan masyarakat. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Data UNM memiliki kemampuan inovasi, kolaborasi, dan daya saing global yang sangat baik,” jelasnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (19/6).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi internasional menjadi sarana penting untuk mengasah kreativitas, kemampuan riset, serta memperluas jejaring global yang akan bermanfaat saat memasuki dunia profesional.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak talenta digital yang unggul melalui kurikulum adaptif, pembelajaran berbasis proyek, serta program magang industri yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa.</p>
<p>“Keberhasilan Tim Hello World menembus Grand Final IEEE YESIST12 2026 semakin mempertegas posisi UNM sebagai kampus yang mampu melahirkan inovator muda berkelas dunia dan siap menjawab tantangan transformasi digital di masa depan,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/">Mahasiswa Sains Data UNM Tembus Grand Final IEEE YESIST12 2026 Lewat Aplikasi AI iMosque</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:59:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6141</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dunia...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/">Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dunia kerja yang berlangsung begitu cepat, saya melihat ada satu pertanyaan penting yang perlu dijawab oleh generasi muda Indonesia: apakah kuliah hanya untuk mencari pekerjaan, atau juga untuk menciptakan pekerjaan?</p>
<p>Selama bertahun-tahun, pendidikan tinggi sering kali dipandang sebagai jalan menuju dunia kerja. Tidak ada yang salah dengan pandangan tersebut. Namun, di era digital saat ini, paradigma itu perlu diperluas. Kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga melahirkan individu yang mampu membangun usaha, menciptakan inovasi, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>Perubahan ini menjadi semakin relevan ketika teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah banyak sektor industri. Beberapa jenis pekerjaan berpotensi tergantikan oleh otomatisasi, sementara peluang usaha baru justru terus bermunculan. Kondisi ini menuntut generasi muda untuk memiliki pola pikir yang lebih adaptif, kreatif, dan berani mengambil peluang.</p>
<p>Menurut saya, jiwa kewirausahaan tidak lahir secara instan. Ia perlu dibentuk melalui pengalaman belajar yang mendorong keberanian berpikir, kemampuan mengambil keputusan, serta keterampilan mengelola risiko. Karena itu, pembelajaran manajemen di perguruan tinggi harus mampu melampaui teori dan menghadirkan pengalaman nyata yang mendekatkan mahasiswa pada dunia bisnis sesungguhnya.</p>
<p>Mahasiswa perlu memahami bagaimana merancang model bisnis, membaca peluang pasar, mengelola keuangan, membangun strategi pemasaran, hingga memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat pertumbuhan usaha. Mereka juga perlu memahami bahwa membangun bisnis bukan sekadar mengejar keuntungan, tetapi juga menciptakan nilai dan memberikan solusi bagi masyarakat.</p>
<p>Sebagai bagian dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kami meyakini bahwa pendidikan manajemen harus menjadi ruang lahirnya inovasi dan kewirausahaan. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya mempelajari konsep bisnis di ruang kelas, tetapi juga mengimplementasikannya dalam berbagai proyek dan pengalaman lapangan.</p>
<p>Salah satu langkah strategis yang kami lakukan adalah melalui implementasi Program Unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjalani tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman langsung di luar kampus melalui magang industri, proyek kewirausahaan, riset, maupun studi independen.</p>
<p>Bagi saya, program ini bukan sekadar bagian dari kurikulum. IEP 3+1 merupakan jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia profesional. Mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar dari tantangan nyata, dinamika industri, serta pengalaman membangun solusi di lapangan.</p>
<p>Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat menguji ide bisnis mereka, memahami kebutuhan pasar secara langsung, serta membangun kemampuan kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Bahkan, tidak sedikit mahasiswa yang mulai merintis usaha sejak masih berada di bangku kuliah.</p>
<p>Di era ekonomi digital, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memiliki modal terbesar, tetapi juga oleh siapa yang mampu berinovasi lebih cepat. Karena itu, generasi muda perlu membangun keberanian untuk menjadi pencipta peluang, bukan sekadar menunggu peluang datang.</p>
<p>Saya percaya Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha muda yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi dan nilai ekonomi baru. Kehadiran mereka akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>Pada akhirnya, kuliah seharusnya tidak hanya menjadi perjalanan untuk memperoleh gelar akademik. Kuliah harus menjadi proses membangun karakter, keberanian, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>Karena itu, saya mengajak generasi muda untuk mulai mengubah cara pandang terhadap pendidikan tinggi. Jangan hanya bertanya, &#8220;Setelah lulus saya akan bekerja di mana?&#8221; Tetapi mulailah bertanya, &#8220;Setelah lulus, inovasi apa yang bisa saya ciptakan dan peluang kerja apa yang bisa saya hadirkan?&#8221;</p>
<p>Masa depan tidak selalu dimiliki oleh mereka yang mencari pekerjaan terbaik. Sering kali, masa depan justru dimenangkan oleh mereka yang berani menciptakannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/">Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inovasi Mahasiswa Pecah Rekor! Seleksi YESIST12 Pilot UNM Lahirkan Calon Wakil Indonesia ke Ajang Dunia</title>
		<link>https://jogjahitz.com/inovasi-mahasiswa-pecah-rekor-seleksi-yesist12-pilot-unm-lahirkan-calon-wakil-indonesia-ke-ajang-dunia/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/inovasi-mahasiswa-pecah-rekor-seleksi-yesist12-pilot-unm-lahirkan-calon-wakil-indonesia-ke-ajang-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:54:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<category><![CDATA[YESIST12 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6135</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/inovasi-mahasiswa-pecah-rekor-seleksi-yesist12-pilot-unm-lahirkan-calon-wakil-indonesia-ke-ajang-dunia/">Inovasi Mahasiswa Pecah Rekor! Seleksi YESIST12 Pilot UNM Lahirkan Calon Wakil Indonesia ke Ajang Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya inovator muda berdaya saing global melalui penyelenggaraan YESIST12 Pilot UNM 2026. Rangkaian penjurian intensif yang berlangsung selama dua hari, pada Senin-Selasa 8–9 Juni 2026, resmi berakhir dengan menghadirkan puluhan inovasi teknologi terbaik dari mahasiswa dan pelajar berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Ajang yang menjadi bagian dari seleksi menuju kompetisi internasional Youth Entrepreneurship and Sustainability Innovation Talent (YESIST12) ini sukses menjadi panggung bagi generasi muda untuk mempresentasikan berbagai solusi inovatif berbasis teknologi yang relevan dengan tantangan masa depan.</p>
<p>Kegiatan diawali dengan Opening Session pada Senin (8/6) yang diikuti seluruh peserta yang lolos tahap awal seleksi. Tahun ini, YESIST12 Pilot UNM mencatat partisipasi dari 23 institusi, terdiri atas perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, sekolah, hingga perwakilan industri.</p>
<p>Kompetisi terbagi dalam lima kategori, yakni Innovation Challenge dengan 15 peserta, Maker Fair sebanyak 7 peserta, Special Track sebanyak 11 peserta, serta kategori WePower dan Junior Einstein yang masing-masing diikuti dua peserta.</p>
<p>Setelah pembukaan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan roadmap kompetisi oleh Dr. Ali Khumaidi selaku Pilot UNM-YESIST12 sekaligus Kepala AI Center Universitas Nusa Mandiri. Selanjutnya, para peserta mengikuti sesi pitching dan penjurian secara daring di hadapan dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi industri, dan pemangku kebijakan nasional.</p>
<p>Beberapa nama yang tergabung dalam panel juri antara lain Ery Punta H. dari Deputi Utusan Khusus Presiden, Dr. Agus Mulyana dari PT Makerindo Prima Solusi, Risanto Darmawan dari PT Spektrum, Prof. Ronald Sukwadi, serta sejumlah pakar lainnya.</p>
<p>Beragam inovasi yang dipresentasikan peserta mencakup solusi berbasis Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), machine learning, teknologi kesehatan (health-tech), sistem pengelolaan lingkungan, hingga inovasi pangan berkelanjutan yang mendukung ketahanan nasional.</p>
<p>Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, memberikan apresiasi atas kualitas inovasi yang ditampilkan para peserta. Menurutnya, kompetisi seperti YESIST12 menjadi wadah strategis untuk mempertemukan kreativitas, riset, dan semangat kewirausahaan teknologi dalam satu ekosistem yang produktif.</p>
<p>“Kami melihat peningkatan yang sangat signifikan, baik dari jumlah peserta maupun kualitas inovasi yang dipresentasikan. Banyak ide yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga memiliki potensi implementasi dan dampak sosial yang nyata. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki kapasitas besar untuk menjadi problem solver di tingkat global,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang tidak berhenti sebagai proyek akademik semata.</p>
<p>“Kami ingin inovasi yang lahir dari kampus mampu berkembang menjadi solusi nyata yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan industri. Karena itu, kegiatan seperti YESIST12 menjadi bagian penting dalam membangun budaya riset, inovasi, dan kewirausahaan berbasis teknologi,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Dr. Ali Khumaidi, selaku Kepala AI Center Universitas Nusa Mandiri dan Pilot UNM-YESIST12, menilai bahwa tahun ini peserta menunjukkan kemampuan yang semakin matang dalam mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan nyata di lapangan.</p>
<p>“Kami sangat mengapresiasi kualitas presentasi dan prototipe yang ditampilkan peserta. Banyak proyek yang sudah memiliki pendekatan yang kuat dari sisi teknologi, model bisnis, hingga dampak sosial. Ini menjadi indikator bahwa inovasi yang dikembangkan generasi muda Indonesia semakin siap untuk bersaing di tingkat internasional,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (12/6).</p>
<p>Menurutnya, kompetisi ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi proses pembelajaran yang penting bagi peserta untuk menguji ide dan mengasah kemampuan komunikasi inovasi.</p>
<p>“YESIST12 bukan hanya tentang memenangkan kompetisi. Yang lebih penting adalah bagaimana peserta mampu memvalidasi ide, menerima masukan dari para ahli, dan menyempurnakan inovasinya agar memiliki manfaat yang lebih luas. Kami berharap para finalis nantinya dapat membawa nama Indonesia dengan baik di panggung internasional,” tuturnya.</p>
<p>Selama proses penjurian, dewan juri melakukan evaluasi berdasarkan berbagai aspek, mulai dari orisinalitas ide, inovasi teknologi, kelayakan implementasi, potensi pengembangan bisnis, hingga dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan.</p>
<p>Para peserta terbaik yang lolos seleksi akan menjadi perwakilan Indonesia pada puncak kompetisi internasional YESIST12 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, bersaing dengan inovator muda dari berbagai negara.</p>
<p>Melalui YESIST12 Pilot UNM, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Bisnis yang aktif membangun ekosistem inovasi, riset, dan teknologi. Ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga melahirkan inovator dan entrepreneur muda yang mampu membawa solusi Indonesia ke panggung dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/inovasi-mahasiswa-pecah-rekor-seleksi-yesist12-pilot-unm-lahirkan-calon-wakil-indonesia-ke-ajang-dunia/">Inovasi Mahasiswa Pecah Rekor! Seleksi YESIST12 Pilot UNM Lahirkan Calon Wakil Indonesia ke Ajang Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/inovasi-mahasiswa-pecah-rekor-seleksi-yesist12-pilot-unm-lahirkan-calon-wakil-indonesia-ke-ajang-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:46:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Data Scientist]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6126</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Pesatnya transformasi digital membuka peluang karier...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/">Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Pesatnya transformasi digital membuka peluang karier yang semakin luas bagi talenta di bidang data. Peluang tersebut tidak hanya tersedia di perusahaan teknologi, tetapi juga di berbagai lembaga sosial dan kemanusiaan. Hal ini dibuktikan oleh Desi Masdin Dama, alumni Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, yang kini berkarier sebagai Data Analyst di Divisi Marketing Communication BAZNAS RI.</p>
<p>Di tengah meningkatnya kebutuhan organisasi terhadap pengambilan keputusan berbasis data, Desi memegang peran penting dalam membantu BAZNAS memahami persepsi publik, menjaga reputasi institusi, serta mendukung strategi komunikasi yang lebih efektif dan terukur.</p>
<p>Menurut Desi, profesi Data Analyst bukan sekadar mengolah angka dan laporan, melainkan mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk menghasilkan keputusan yang tepat.</p>
<p>“Kesempatan bekerja di BAZNAS RI menjadi wadah bagi saya untuk menerapkan kemampuan analisis data dalam mendukung strategi komunikasi dan pengelolaan reputasi lembaga. Data bukan hanya kumpulan angka, tetapi sumber informasi yang dapat membantu organisasi memahami masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.</p>
<p>Dalam aktivitas sehari-hari, Desi melakukan pemantauan sentimen publik di berbagai platform media sosial dan media massa yang berkaitan dengan BAZNAS RI. Ia menganalisis percakapan publik untuk memahami persepsi masyarakat terhadap program-program yang dijalankan lembaga tersebut.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga bertugas mengidentifikasi isu yang berkembang, memetakan potensi risiko reputasi, serta memantau tren yang perlu menjadi perhatian organisasi. Seluruh hasil analisis kemudian diolah menjadi laporan yang digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan strategis.</p>
<p>Desi juga mengelola dashboard media sosial BAZNAS RI guna memantau performa konten, perilaku audiens, serta tren digital yang berkembang. Data tersebut dimanfaatkan untuk menyusun rekomendasi strategi komunikasi, termasuk menentukan judul dan konten yang mempertimbangkan aspek Search Engine Optimization (SEO) agar mampu menjangkau audiens yang lebih luas.</p>
<p>“Data membantu kami melihat pola, memahami perilaku audiens, dan menyusun strategi komunikasi yang lebih efektif. Dengan pendekatan berbasis data, keputusan yang diambil menjadi lebih terukur dan berdampak,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, mengapresiasi perjalanan karier Desi yang dinilai menjadi bukti nyata relevansi kompetensi Sains Data dengan kebutuhan industri saat ini.</p>
<p>“Kami ingin mahasiswa tidak hanya lulus dengan nilai akademik yang baik, tetapi juga memiliki pengalaman, kompetensi, dan portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, pembelajaran di Program Studi Sains Data dirancang berbasis praktik dan diperkuat melalui Internship Experience Program (IEP) dengan skema 3 tahun kuliah dan 1 tahun magang,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (19/6).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa selama menjadi mahasiswa, Desi juga aktif menorehkan berbagai prestasi membanggakan, mulai dari Juara III PEKSIMIDA DKI Jakarta 2022 cabang Monolog, Juara III Lomba Essay STIKES RS Husada, Juara I Pekan Data Nasional 2025, hingga berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional bereputasi Q1.</p>
<p>“Prestasi dan perjalanan karier Desi menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Data UNM memiliki peluang besar untuk berkembang di berbagai bidang. Kompetensi data saat ini menjadi salah satu keterampilan yang paling dibutuhkan, baik di sektor bisnis, pemerintahan, maupun organisasi sosial,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak talenta digital yang siap menghadapi tantangan era transformasi digital. Melalui kurikulum yang adaptif, pembelajaran berbasis proyek, serta program magang industri yang terintegrasi, mahasiswa dibekali kemampuan analisis data, kecerdasan buatan, machine learning, dan business intelligence yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.</p>
<p>“Keberhasilan Desi menjadi bukti bahwa lulusan Sains Data tidak hanya memiliki peluang karier yang luas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat melalui pemanfaatan data yang tepat guna,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/">Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
