<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Universitas Nusa Mandiri Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/universitas-nusa-mandiri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/universitas-nusa-mandiri/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 08:23:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Universitas Nusa Mandiri Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/universitas-nusa-mandiri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa Manajemen UNM Magang di RedDoorz, Asah Kompetensi Sales dan Marketing</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-manajemen-unm-magang-di-reddoorz-asah-kompetensi-sales-dan-marketing/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-manajemen-unm-magang-di-reddoorz-asah-kompetensi-sales-dan-marketing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 08:23:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Program Magang]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6669</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjahitz.com, Jakarta — Pengalaman industri menjadi bagian penting...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-manajemen-unm-magang-di-reddoorz-asah-kompetensi-sales-dan-marketing/">Mahasiswa Manajemen UNM Magang di RedDoorz, Asah Kompetensi Sales dan Marketing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jogjahitz.com, Jakarta — Pengalaman industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Hal itu dirasakan Inka Fiorentina Ambarita, mahasiswa semester 7 Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang mengikuti Internship Experience Program (IEP) 3+1 di RedDoorz, perusahaan di bidang teknologi dan hospitality.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri mendorong mahasiswa menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri. Bagi Inka, IEP 3+1 menjadi kesempatan untuk memahami penerapan ilmu Manajemen sekaligus membangun pengalaman profesional.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/magang-di-kai-daop-6-yogyakarta-kini-lebih-mudah-begini-cara-daftarnya/">Magang di KAI Daop 6 Yogyakarta Kini Lebih Mudah, Begini Cara Daftarnya</a></strong></p>
<p>Selama magang, Inka terlibat dalam aktivitas sales dan marketing, mulai dari promosi hotel, menawarkan promo, berkomunikasi dengan customer, hingga mencari peluang group booking. Ia juga memanfaatkan platform RedSeller untuk mengelola harga dan promo serta mengikuti training, webinar, dan workshop perusahaan.</p>
<p>Sejumlah kompetensi yang diperoleh di Program Studi Manajemen turut mendukung pekerjaannya, seperti manajemen, pemasaran, komunikasi bisnis, teamwork, leadership, dan problem solving. Pengalaman tersebut juga membuatnya semakin tertarik pada bidang business development, sales, dan marketing.</p>
<p>“Berkolaborasi dengan para profesional di RedDoorz menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya belajar bagaimana berkomunikasi, menerima arahan dan feedback, serta bekerja secara lebih disiplin dan bertanggung jawab,” ujar Inka.</p>
<p>Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menilai IEP memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguji kompetensi sekaligus membangun kemampuan yang dibutuhkan industri.</p>
<p>“Internship Experience Program merupakan fasilitas yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk merasakan pengalaman dunia kerja secara langsung. Mahasiswa dapat menguji kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus membangun kemampuan komunikasi, kerja sama, kedisiplinan, problem solving, dan adaptasi,” paparnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (14/8).</p>
<p>Menurutnya, pengalaman tersebut juga membantu mahasiswa memahami budaya kerja, membangun jejaring profesional, serta mengenali bidang karier yang sesuai dengan minat dan kompetensi.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, mengapresiasi pengalaman Inka di RedDoorz.</p>
<p>“Kami mengapresiasi mahasiswa yang memanfaatkan Program IEP 3+1 untuk mengembangkan kompetensi dan mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri. Pengalaman Inka menunjukkan bahwa kompetensi Manajemen dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk sales, marketing, customer relationship, dan hospitality,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, pengalaman industri membantu mahasiswa belajar menghadapi customer, bekerja dalam tim, berkomunikasi profesional, menyelesaikan masalah, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan.</p>
<p>Bagi Inka, magang bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi kesempatan membangun pengalaman dan menentukan arah karier.</p>
<p>“Jangan takut melakukan kesalahan selama kita mau belajar dan menerima feedback. Pengalaman yang kita dapatkan selama magang bisa menjadi salah satu modal penting untuk menentukan arah karier setelah lulus,” pesannya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/">Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Lolos Program Magang di PT Cazh Teknologi Inovasi</a></strong></p>
<p>Melalui IEP 3+1, Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus memperkuat keterhubungan pendidikan dengan dunia industri agar mahasiswa memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman profesional sebelum lulus.</p>
<p>Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi resmi kampus tersedia di https://nusamandiri.ac.id/.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-manajemen-unm-magang-di-reddoorz-asah-kompetensi-sales-dan-marketing/">Mahasiswa Manajemen UNM Magang di RedDoorz, Asah Kompetensi Sales dan Marketing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-manajemen-unm-magang-di-reddoorz-asah-kompetensi-sales-dan-marketing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran AI dan Manusia dalam Bisnis Modern</title>
		<link>https://jogjahitz.com/peran-ai-dan-manusia-dalam-bisnis-modern/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/peran-ai-dan-manusia-dalam-bisnis-modern/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 07:59:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Modern]]></category>
		<category><![CDATA[Peran AI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6657</guid>

					<description><![CDATA[<p>Artificial Intelligence (AI) menjadi alat yang sangat membantu...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/peran-ai-dan-manusia-dalam-bisnis-modern/">Peran AI dan Manusia dalam Bisnis Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Artificial Intelligence (AI) menjadi alat yang sangat membantu efisiensi dan analisis bisnis, namun kesuksesan bisnis tetap ditentukan oleh keputusan, kreativitas, dan kepemimpinan manusia. AI berfungsi sebagai mitra strategis yang mempercepat pertumbuhan usaha tanpa menggantikan aspek fundamental manusia dalam berbisnis.</p>
<p><strong>Ringkasan</strong><br />
• Artificial Intelligence mempercepat pengambilan keputusan dan efisiensi operasional bisnis melalui pengolahan data masif secara otomatis.<br />
• Keberhasilan bisnis masa depan memerlukan kombinasi antara integrasi teknologi AI dan soft skills manusia seperti kepemimpinan serta empati.<br />
• Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri menyiapkan lulusan adaptif digital melalui Program Studi Manajemen, Bisnis Digital, dan program magang industri.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/peran-cloud-computing-dan-ai-dalam-revolusi-industri-5-0-yang-perlu-dipahami-generasi-digital/">Peran Cloud Computing dan AI dalam Revolusi Industri 5.0 yang Perlu Dipahami Generasi Digital</a></strong></p>
<p><strong>Bagaimana Peran AI dalam Transformasi Bisnis Modern?</strong></p>
<p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan mengubah lanskap operasional perusahaan secara signifikan. AI hadir sebagai akselerator yang mengoptimalkan berbagai fungsi bisnis inti melalui pemrosesan data secara presisi.</p>
<p>1. Mempercepat Pengambilan Keputusan Berbasis Data</p>
<p>AI mampu menganalisis data dalam jumlah besar hanya dalam hitungan detik. Sistem ini memberikan rekomendasi mengenai:<br />
• Tren pasar terkini dan proyeksi masa depan.<br />
• Pola perilaku konsumen serta kebiasaan bertransaksi.<br />
• Peluang bisnis baru yang potensial untuk dieksplorasi.</p>
<p>AI menyajikan data dan analisis prediktif, namun keputusan akhir tetap membutuhkan pertimbangan pemilik bisnis yang memahami konteks pasar, budaya perusahaan, dan tujuan jangka panjang.</p>
<p>2. Memahami dan Meningkatkan Layanan Pelanggan</p>
<p>Melalui analisis data interaksi, AI mengidentifikasi kebutuhan spesifik pelanggan dan memberikan rekomendasi produk secara presisi. Meskipun demikian, loyalitas pelanggan tetap bergantung pada komunikasi yang memiliki empati dan pelayanan yang jujur dari manusia.</p>
<p>3. Meningkatkan Efisiensi Operasional</p>
<p>Berbagai tugas administratif dan rutin dapat diotomatisasi menggunakan AI, antara lain:<br />
• Penyusunan laporan keuangan dan operasional berkala.<br />
• Pengelolaan serta pemantauan stok barang secara real-time.<br />
• Layanan konsumen otomatis melalui chatbot 24/7.<br />
• Penjadwalan dan eksekusi kampanye pemasaran.</p>
<p>Otomatisasi ini memberikan ruang bagi pelaku bisnis untuk fokus pada inovasi, ekspansi, dan strategi pertumbuhan jangka panjang.</p>
<p><strong>Mengapa Manusia Tetap Jadi Kunci Kesuksesan Bisnis?</strong></p>
<p>Meskipun AI memiliki kemampuan pemrosesan data yang sangat cepat dan akurat, teknologi ini memiliki batasan mendasar dibandingkan keunggulan intuitif yang dimiliki oleh manusia.</p>
<p><strong>Batasan AI vs Keunggulan Manusia:</strong></p>
<p>• Pengolahan Data dan Konteks Lanjutan: AI mampu memproses data masif dan analisis prediktif dalam hitungan detik, tetapi manusia yang menginterpretasikan data tersebut sesuai konteks sosial, kondisi pasar nyata, budaya, serta visi jangka panjang perusahaan.<br />
• Kreativitas dan Inovasi Asli: AI hanya menghasilkan ide berdasarkan rekonstruksi dan kombinasi pola data yang sudah ada, sedangkan manusia melahirkan ide bisnis yang unik, inovatif, dan pemikiran out-of-the-box yang solutif.<br />
• Hubungan dan Kepercayaan Pelanggan: AI dapat mengotomatisasi respons serta rekomendasi produk, tetapi manusia yang membangun empati, kepedulian, koneksi emosional, dan kepercayaan sejati dari pelanggan maupun mitra bisnis.<br />
• Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan Strategis: AI menyediakan pilihan opsi berbasis algoritma, sedangkan manusia memiliki keberanian mengambil risiko, memimpin tim, bernegosiasi, menyelesaikan konflik internal, dan menegakkan etika bisnis.</p>
<p><strong>Bagaimana Cara Menyiapkan Pebisnis Masa Depan yang Adaptif?</strong></p>
<p>Untuk memenangkan persaingan di era digital, generasi muda harus menguasai ilmu manajemen bisnis sekaligus memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.</p>
<p>Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri (UNM) berkomitmen mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan era AI melalui:</p>
<p>• Program Studi Manajemen: Berfokus pada pengembangan kompetensi kepemimpinan, strategi, dan tata kelola organisasi di era digital.<br />
• Program Studi Bisnis Digital: Dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan transformasi digital, analisis data, dan kewirausahaan berbasis teknologi.<br />
• Internship Experience Program (IEP) 3+1: Program unggulan berupa 3 tahun perkuliahan di kampus dan 1 tahun magang langsung di dunia industri. Melalui IEP 3+1, mahasiswa dapat menerapkan konsep bisnis dan mempelajari aplikasi AI secara nyata di perusahaan.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/unm-margonda-kupas-tuntas-peran-ai-di-dunia-pendidikan-dan-bisnis/">UNM Margonda Kupas Tuntas Peran AI di Dunia Pendidikan dan Bisnis</a></strong></p>
<p>FAQ</p>
<p>1. Apakah AI dapat menggantikan seluruh peran pebisnis?</p>
<p>Tidak, AI tidak dapat menggantikan pebisnis karena AI hanya berfungsi sebagai alat bantu; kesuksesan bisnis tetap membutuhkan kreativitas, keberanian mengambil keputusan, kepemimpinan, dan empati manusia.</p>
<p>2. Soft skills apa saja yang paling dibutuhkan pebisnis di era AI?</p>
<p>Soft skills utama yang dibutuhkan meliputi kemampuan memimpin tim, komunikasi, negosiasi, membangun relasi bisnis, penyelesaian konflik, dan pemikiran kritis.</p>
<p>3. Apa itu Program Internship Experience Program (IEP) 3+1 di FEB UNM?</p>
<p>IEP 3+1 adalah program unggulan FEB Universitas Nusa Mandiri di mana mahasiswa menjalani 3 tahun kuliah teori di kampus dan 1 tahun magang praktis di industri untuk memahami penerapan teknologi dan bisnis secara langsung.</p>
<p>Artificial Intelligence adalah mitra strategis yang ampuh untuk meningkatkan efisiensi, akurasi data, dan produktivitas bisnis. Namun, AI bukanlah pengganti visi, integritas, dan kreativitas manusia. Kesuksesan di masa depan dimiliki oleh mereka yang mampu mengombinasikan pengetahuan bisnis mendalam, keterampilan digital, dan kepemimpinan adaptif.</p>
<p><strong>Sumber &amp; Referensi</strong><br />
1. https://nusamandiri.info/ [Buka]<br />
2. https://ocean.bca.co.id/id/artikel/peran-penggunaan-teknologi-ai-untuk-analisis-pengembangan-bisnis [Buka]<br />
3. https://www.telkomsolution.co.id/berita/ai-untuk-bisnis-tingkatkan-produktivitas-inovasi-perusahaan [Buka].</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/peran-ai-dan-manusia-dalam-bisnis-modern/">Peran AI dan Manusia dalam Bisnis Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/peran-ai-dan-manusia-dalam-bisnis-modern/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ide Hebat Saja Tak Cukup</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ide-hebat-saja-tak-cukup/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ide-hebat-saja-tak-cukup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 07:56:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Era Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6655</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjahitz.com &#8211; Di tengah euforia ekonomi digital, kita...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ide-hebat-saja-tak-cukup/">Ide Hebat Saja Tak Cukup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjahitz.com</strong> &#8211; Di tengah euforia ekonomi digital, kita sering terlalu mudah terpesona oleh sebuah ide. Aplikasi yang terlihat canggih, konsep bisnis yang dianggap unik, atau kampanye digital yang viral kerap dipandang sebagai tiket menuju kesuksesan. Padahal, bisnis tidak hidup dari ide semata. Bisnis hidup dari eksekusi.</p>
<p>Banyak usaha lahir dengan gagasan yang menjanjikan, tetapi tidak semuanya mampu bertahan ketika jumlah pelanggan meningkat, tuntutan pasar berubah, dan persoalan operasional mulai bermunculan. Pada titik itulah terlihat perbedaan antara bisnis yang sekadar memiliki ide dan bisnis yang benar-benar memiliki sistem.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/bukti-nyata-skema-31-unm-mahasiswa-ciptakan-platform-digital-untuk-proyek-konstruksi/">Bukti Nyata Skema 3+1 UNM: Mahasiswa Ciptakan Platform Digital untuk Proyek Konstruksi</a></strong></p>
<p>Menurut saya, inilah salah satu persoalan penting yang perlu dipahami generasi muda ketika memasuki dunia bisnis digital. Jangan sampai kita terlalu sibuk menciptakan sesuatu yang terlihat hebat, tetapi lupa memastikan bagaimana bisnis itu berjalan setiap hari.</p>
<p>Bayangkan sebuah platform digital yang berhasil menarik perhatian ribuan pengguna. Promosinya viral, desainnya menarik, dan produknya mendapatkan respons positif. Namun, ketika pengguna mulai membludak, server tidak siap. Pesanan terlambat diproses. Keluhan pelanggan tidak segera ditangani. Komunikasi antaranggota tim tidak berjalan baik.</p>
<p>Dalam situasi seperti itu, teknologi yang hebat justru kehilangan maknanya. Konsumen pada akhirnya tidak hanya menilai apa yang dijanjikan sebuah bisnis, tetapi apa yang mereka rasakan ketika menggunakan produk atau layanan tersebut. Kecepatan respons, ketepatan layanan, ketersediaan produk, keamanan sistem, hingga kemampuan perusahaan menyelesaikan masalah menjadi bagian dari pengalaman pelanggan.</p>
<p>Artinya, operasional bukan pekerjaan belakang layar yang bisa dianggap remeh. Operasional adalah wajah bisnis ketika berhadapan dengan konsumen. Semakin besar sebuah bisnis, semakin besar pula kebutuhan terhadap sistem operasional yang terstruktur. Ketika pelanggan bertambah, produk semakin banyak, tim semakin besar, dan transaksi semakin kompleks, sebuah perusahaan tidak bisa lagi mengandalkan improvisasi.</p>
<p>Di sinilah kemampuan manajemen menjadi penting. Ada kecenderungan menganggap teknologi sebagai jawaban atas hampir semua persoalan bisnis. Artificial Intelligence, otomatisasi, cloud computing, big data, dan berbagai teknologi digital memang dapat meningkatkan efisiensi. Namun, teknologi tetaplah alat.</p>
<p>Tanpa manusia yang mampu merancang proses, mengambil keputusan, mengelola risiko, memimpin tim, dan memahami kebutuhan pelanggan, teknologi tidak otomatis menghasilkan bisnis yang sehat.</p>
<p>Seorang pemimpin bisnis digital harus memahami bagaimana membangun alur kerja, membagi tanggung jawab, mengukur kinerja, menjaga kualitas layanan, mengelola sumber daya, serta memastikan setiap bagian organisasi bergerak menuju tujuan yang sama. Dengan kata lain, inovasi membutuhkan sistem agar tidak berhenti sebagai eksperimen.</p>
<p>Persoalan tersebut juga menjadi tantangan bagi perguruan tinggi. Pendidikan bisnis digital tidak boleh berhenti pada kemampuan menggunakan teknologi atau membuat produk digital. Mahasiswa perlu memahami bagaimana sebuah produk dikelola setelah diluncurkan.</p>
<p>Mereka perlu belajar menghadapi persoalan yang mungkin muncul ketika bisnis tumbuh: bagaimana mengelola tim, mempertahankan kualitas layanan, membaca data operasional, mengambil keputusan berdasarkan kondisi pasar, serta membangun proses bisnis yang mampu bertahan dalam perubahan.</p>
<p>Atas dasar pemikiran tersebut, Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus mengembangkan pembelajaran yang mempertemukan kemampuan teknologi dengan kemampuan manajemen. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menjadi pencipta ide, tetapi juga dipersiapkan menjadi problem solver, pengelola bisnis, pemimpin tim, dan perancang solusi digital.</p>
<p>Saya meyakini bahwa pendidikan bisnis digital harus mampu menjawab kebutuhan nyata dunia industri. Dunia kerja membutuhkan talenta yang tidak hanya mampu mengatakan, “Saya punya ide”, tetapi juga mampu menjawab pertanyaan berikutnya: “Bagaimana ide itu dijalankan, dikembangkan, diukur, dan dipertahankan?” Pertanyaan kedua inilah yang sering membedakan sebuah proyek dengan bisnis.</p>
<p>Di era persaingan digital, menciptakan produk memang penting. Namun, mempertahankan kualitas produk dan layanan secara konsisten jauh lebih menantang. Sebuah bisnis yang mampu menjalankan operasional dengan baik memiliki fondasi untuk berkembang. Sebaliknya, bisnis dengan ide luar biasa tetapi sistem yang berantakan akan kesulitan mempertahankan kepercayaan pelanggan.</p>
<p>Karena itu, saya ingin mengajak generasi muda mengubah cara pandang terhadap kewirausahaan digital. Jangan hanya bertanya, “Apa yang bisa saya ciptakan?” Mulailah bertanya, “Bagaimana saya memastikan sesuatu yang saya ciptakan benar-benar memberikan nilai dan mampu bertahan?” Pertanyaan kedua itulah yang perlu semakin banyak diajarkan dan dipraktikkan.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-asah-kreativitas-digital-di-ajang-qris-jelajah-kuliner-indonesia-2026/">Mahasiswi UNM Asah Kreativitas Digital di Ajang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026</a></strong></p>
<p>Sebab, dunia tidak kekurangan orang yang memiliki ide. Dunia membutuhkan lebih banyak orang yang mampu mengubah ide menjadi solusi yang benar-benar bekerja. Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM), percaya generasi masa depan harus memiliki dua kekuatan sekaligus: keberanian berinovasi dan kemampuan mengeksekusi. Teknologi memberikan peluang, ide membuka jalan, tetapi manajemen dan operasionallah yang membuat sebuah bisnis mampu berjalan, tumbuh, dan bertahan.</p>
<p>Maka, jangan berhenti pada mimpi membangun bisnis digital. Pelajari cara menjalankannya, bangun sistemnya, ukur dampaknya, lalu berani mengembangkannya. Saatnya mengubah ide menjadi karya, dan mimpi menjadi prestasi. Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi lengkap mengenai Universitas Nusa Mandiri dapat diakses melalui https://nusamandiri.ac.id/.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ide-hebat-saja-tak-cukup/">Ide Hebat Saja Tak Cukup</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ide-hebat-saja-tak-cukup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi UNM Asah Kreativitas Digital di Ajang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-asah-kreativitas-digital-di-ajang-qris-jelajah-kuliner-indonesia-2026/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-asah-kreativitas-digital-di-ajang-qris-jelajah-kuliner-indonesia-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 05:43:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[QRIS]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6542</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjahitz.com, Jakarta &#8211; Mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-asah-kreativitas-digital-di-ajang-qris-jelajah-kuliner-indonesia-2026/">Mahasiswi UNM Asah Kreativitas Digital di Ajang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjahitz.com, Jakarta &#8211; </strong>Mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM), Keysha Meyuna, mengikuti Lomba Konten Jelajah Kuliner Jakarta – <em>QRIS</em> Jelajah Kuliner Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Jakarta Kreatif Festival 2026.</p>
<p>Kompetisi tersebut menjadi ajang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas di bidang pemasaran digital, ekonomi kreatif, dan literasi keuangan melalui pembuatan konten yang mempromosikan kuliner lokal sekaligus mengedukasi masyarakat tentang penggunaan <em>Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)</em> sebagai metode pembayaran digital.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-bisnis-digital-unm-kembangkan-ecocandle-inovasi-lilin-aromaterapi-dari-minyak-jelantah/">Mahasiswa Prodi Bisnis Digital UNM Kembangkan EcoCandle, Inovasi Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah</a></strong></p>
<p>Dalam kompetisi tersebut, Keysha menghadirkan konten digital yang mengangkat kekayaan kuliner Jakarta dengan pendekatan yang informatif dan kreatif. Menurut Keysha, mengikuti kompetisi tersebut memberikan pengalaman berharga dalam menggabungkan kreativitas dengan pemanfaatan teknologi digital.</p>
<p>&#8220;Melalui kompetisi ini saya belajar bagaimana menyampaikan pesan kepada masyarakat secara kreatif sekaligus memperkenalkan kuliner lokal dengan dukungan teknologi pembayaran digital QRIS. Pengalaman ini menambah wawasan saya mengenai pentingnya inovasi digital dalam dunia bisnis dan pemasaran,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketua Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, mengatakan keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi nasional merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (<em>experiential learning</em>), sehingga mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik.</p>
<p>&#8220;Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi karena pengalaman tersebut mampu mengasah kreativitas, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap transformasi digital di sektor bisnis. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensinya sekaligus berkontribusi mendukung digitalisasi ekonomi nasional,&#8221; kata Instianti dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (20/7).</p>
<p>Menurutnya, mahasiswa Program Studi Manajemen tidak hanya dibekali teori bisnis dan manajemen, tetapi juga didorong untuk memahami perkembangan teknologi, termasuk ekonomi digital dan <em>financial technology</em> (<em>fintech</em>), yang semakin dibutuhkan di dunia kerja.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/robotika-dan-ai-jadi-magnet-karier-unm-jajaki-kolaborasi-strategis-dengan-racer-robot-indonesia/">Robotika dan AI Jadi Magnet Karier, UNM Jajaki Kolaborasi Strategis dengan RACER Robot Indonesia</a></strong></p>
<p>Ia berharap pengalaman mengikuti kompetisi seperti <em>QRIS</em> Jelajah Kuliner Indonesia dapat mendorong mahasiswa menjadi generasi yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi digital di Indonesia.</p>
<p>Partisipasi mahasiswa dalam kompetisi tersebut juga menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan industri melalui pengalaman nyata di luar ruang kelas.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-asah-kreativitas-digital-di-ajang-qris-jelajah-kuliner-indonesia-2026/">Mahasiswi UNM Asah Kreativitas Digital di Ajang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-asah-kreativitas-digital-di-ajang-qris-jelajah-kuliner-indonesia-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>EcoSync Bawa Nama UNM Bersinar, Mahasiswa Informatika Raih Juara Nasional UI/UX Rakernas IndoCEISS 2026</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ecosync-bawa-nama-unm-bersinar-mahasiswa-informatika-raih-juara-nasional-ui-ux-rakernas-indoceiss-2026/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ecosync-bawa-nama-unm-bersinar-mahasiswa-informatika-raih-juara-nasional-ui-ux-rakernas-indoceiss-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 15:21:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Rakernas IndoCEISS 2026]]></category>
		<category><![CDATA[UIUX Designer]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6416</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ecosync-bawa-nama-unm-bersinar-mahasiswa-informatika-raih-juara-nasional-ui-ux-rakernas-indoceiss-2026/">EcoSync Bawa Nama UNM Bersinar, Mahasiswa Informatika Raih Juara Nasional UI/UX Rakernas IndoCEISS 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Triple A yang beranggotakan Afra Nur Rafifah, Aqil Syafiq Ramadhan, dan Muhammad Ahsan Rizqi, mahasiswa Program Studi Informatika (S1) Fakultas Teknologi Informasi, berhasil meraih Juara 3 kategori Design UI/UX dalam ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IndoCEISS 2026.</p>
<p>Kompetisi bertema &#8220;Digital Innovation and Creative Intelligence for Sustainable Future&#8221; tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menampilkan inovasi digital yang mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada Jumat 10 Juli 2026 setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri.</p>
<p>Dalam kompetisi tersebut, Tim Triple A mengusung karya bertajuk &#8220;EcoSync – Platform Pengolahan Limbah Menjadi Nilai Tambah Berbasis Blockchain&#8221;. Inovasi ini menghadirkan rancangan antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) untuk platform digital yang menghubungkan tiga pemangku kepentingan, yakni nasabah, pengelola, dan administrator. Konsep tersebut dirancang agar proses pengelolaan limbah berlangsung lebih terintegrasi, transparan, dan efisien.</p>
<p>Keunggulan EcoSync terletak pada desain yang berpusat pada kebutuhan pengguna (user-centered design). Setiap pengguna memperoleh pengalaman yang intuitif, mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan operasional, hingga pemantauan data secara real time, sehingga mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah berbasis teknologi.</p>
<p>Salah satu anggota tim, Afra Nur Rafifah, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih bersama timnya. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses riset, kolaborasi, dan penyempurnaan desain yang dilakukan secara konsisten.</p>
<p>“Kami sangat bersyukur dapat meraih Juara 3. Kompetisi ini memberikan pengalaman berharga karena kami ditantang untuk tidak hanya membuat desain yang menarik, tetapi juga mampu memahami kebutuhan pengguna dan menghadirkan solusi yang relevan. Semoga EcoSync dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Afra.</p>
<p>Sementara itu, Koordinator Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri, Taopik Hidayat, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Tim Triple A. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UNM tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang memiliki nilai sosial dan berdaya saing di tingkat nasional.</p>
<p>“Prestasi Tim Triple A menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing melalui karya yang inovatif dan solutif. Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi sebagai sarana mengasah kompetensi, memperluas jejaring, serta membangun portofolio yang akan menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja maupun dunia usaha,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (14/7).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat ekosistem kemahasiswaan yang mendukung lahirnya prestasi akademik maupun nonakademik melalui pembinaan, pendampingan dosen, serta fasilitasi keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional.</p>
<p>“Sebagai Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, kami berkomitmen menghadirkan lingkungan yang mampu mendorong mahasiswa berani berinovasi, berkolaborasi, dan menghasilkan karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus di berbagai ajang bergengsi,” tambahnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa prestasi Tim Triple A semakin memperkuat kiprah mahasiswa Universitas Nusa Mandiri dalam menghasilkan inovasi digital yang kompetitif di tingkat nasional.</p>
<p>“Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak talenta digital yang kreatif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi,” tandasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ecosync-bawa-nama-unm-bersinar-mahasiswa-informatika-raih-juara-nasional-ui-ux-rakernas-indoceiss-2026/">EcoSync Bawa Nama UNM Bersinar, Mahasiswa Informatika Raih Juara Nasional UI/UX Rakernas IndoCEISS 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ecosync-bawa-nama-unm-bersinar-mahasiswa-informatika-raih-juara-nasional-ui-ux-rakernas-indoceiss-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri Publikasikan Riset AI di Jurnal Internasional Scopus Q1</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-informatika-universitas-nusa-mandiri-publikasikan-riset-ai-di-jurnal-internasional-scopus-q1/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-informatika-universitas-nusa-mandiri-publikasikan-riset-ai-di-jurnal-internasional-scopus-q1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 15:18:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal Scopus]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[XAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6413</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-informatika-universitas-nusa-mandiri-publikasikan-riset-ai-di-jurnal-internasional-scopus-q1/">Mahasiswa Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri Publikasikan Riset AI di Jurnal Internasional Scopus Q1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali mencatatkan prestasi akademik di tingkat internasional. Mahasiswa Program Magister Informatika, Nasir Hamzah, berhasil mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Quartile 1 (Q1) berjudul &#8220;Attention-Based Explainability for Cross-Lingual Neural Information Retrieval in Low-Resource Languages&#8221;.</p>
<p>Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri tidak hanya menguasai teori di ruang kuliah, tetapi juga mampu menghasilkan riset berkualitas yang diakui komunitas ilmiah internasional. Publikasi pada jurnal Scopus Q1 merupakan salah satu indikator tertinggi kualitas penelitian karena melalui proses seleksi dan peer review yang sangat ketat.</p>
<p>Penelitian Nasir mengangkat isu strategis di bidang Artificial Intelligence (AI), khususnya Neural Information Retrieval dan Explainable Artificial Intelligence (XAI). Riset ini berfokus pada pengembangan sistem pencarian informasi lintas bahasa (cross-lingual) untuk bahasa dengan sumber daya terbatas (low-resource languages) melalui pendekatan berbasis attention mechanism, sehingga model AI menjadi lebih transparan dan mudah dipahami dalam menghasilkan keputusan.</p>
<p>Topik tersebut dinilai memiliki relevansi tinggi di era transformasi digital karena mampu mendukung pengembangan teknologi pencarian informasi yang lebih inklusif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama bagi bahasa-bahasa yang masih minim sumber daya digital.</p>
<p>Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen Program Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri dalam membangun budaya riset, inovasi, dan publikasi ilmiah yang berdaya saing global. Melalui dukungan dosen yang kompeten, kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta ekosistem akademik yang kondusif, mahasiswa didorong untuk menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
<p>Koordinator Marketing dan Komunikasi Universitas Nusa Mandiri, Wawan Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Nasir Hamzah. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan dan budaya riset di Universitas Nusa Mandiri semakin diakui di tingkat internasional.</p>
<p>“Publikasi pada jurnal internasional bereputasi Scopus Q1 merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu menghasilkan riset yang relevan dengan perkembangan teknologi global dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Prestasi ini juga menjadi cerminan kualitas pembelajaran dan pembinaan riset yang terus kami kembangkan,” jelasnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (15/7).</p>
<p>Ia menambahkan, sebagai Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk aktif melakukan penelitian, berkolaborasi dengan dosen, serta mempublikasikan hasil riset pada forum ilmiah nasional maupun internasional.</p>
<p>“Kami ingin semakin banyak mahasiswa yang berani menembus publikasi internasional dan membawa nama Universitas Nusa Mandiri ke panggung global. Semangat &#8216;Ubah Mimpi Jadi Prestasi&#8217; bukan hanya slogan, tetapi menjadi komitmen kami dalam membangun talenta digital yang inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat dunia,” tegasnya.</p>
<p>Lebih dari sekadar prestasi individu, keberhasilan Nasir Hamzah diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi riset, berpikir kritis, dan menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan masa depan.</p>
<p>Melalui berbagai program akademik dan penguatan budaya penelitian, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang melahirkan lulusan unggul, inovatif, dan berdaya saing global.</p>
<p>“Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Program Magister Informatika UNM sebagai program studi yang konsisten menghasilkan karya ilmiah berkualitas dan berkontribusi pada perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan di tingkat internasional,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-informatika-universitas-nusa-mandiri-publikasikan-riset-ai-di-jurnal-internasional-scopus-q1/">Mahasiswa Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri Publikasikan Riset AI di Jurnal Internasional Scopus Q1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-informatika-universitas-nusa-mandiri-publikasikan-riset-ai-di-jurnal-internasional-scopus-q1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Sains Data UNM Ciptakan Startup AI, dari i-Mosque hingga Gelang Pintar Pembayaran</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-ciptakan-startup-ai-dari-i-mosque-hingga-gelang-pintar-pembayaran/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-ciptakan-startup-ai-dari-i-mosque-hingga-gelang-pintar-pembayaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 15:13:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Bootcamp Digital Bisnis 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Startup Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-ciptakan-startup-ai-dari-i-mosque-hingga-gelang-pintar-pembayaran/">Mahasiswa Sains Data UNM Ciptakan Startup AI, dari i-Mosque hingga Gelang Pintar Pembayaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat budaya inovasi dan kewirausahaan digital di kalangan mahasiswa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bootcamp Digital Bisnis 2026 yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Informasi, dengan mendorong mahasiswa tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata melalui pengembangan startup digital berbasis Artificial Intelligence (AI) dan data.</p>
<p>Dalam rangkaian bootcamp tersebut, mahasiswa semester 6 Program Studi Sains Data berhasil melahirkan sejumlah proposal startup yang menawarkan solusi inovatif bagi berbagai persoalan di masyarakat.</p>
<p>Beberapa ide yang mencuri perhatian antara lain i-Mosque, platform layanan digital terintegrasi bagi umat Muslim; WARSI AI, asisten belanja pintar berbasis AI yang membantu pelaku UMKM kuliner meningkatkan efisiensi operasional; Delavia, platform rekomendasi kacamata berbasis AI dengan fitur virtual try-on; serta Beat Band, gelang pintar biometrik yang memanfaatkan autentikasi detak jantung untuk meningkatkan keamanan transaksi pembayaran nirkontak (contactless payment).</p>
<p>Keempat proposal tersebut mengangkat isu yang beragam, mulai dari penguatan ekosistem layanan digital berbasis keagamaan, transformasi digital UMKM, hingga inovasi pada sektor financial technology (fintech). Tidak hanya menawarkan solusi berbasis teknologi, setiap tim juga menyusun model bisnis, strategi pemasaran, analisis pasar, serta roadmap pengembangan produk yang realistis sebagai bekal menuju implementasi startup.</p>
<p>Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, mengatakan bahwa kemampuan mahasiswa dalam merancang startup menjadi indikator semakin kuatnya budaya inovasi di lingkungan kampus.</p>
<p>“Kami melihat mahasiswa tidak lagi hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi mulai mampu memahami permasalahan yang dihadapi masyarakat dan menerjemahkannya menjadi solusi yang memiliki nilai bisnis. Inilah kompetensi penting yang harus dimiliki calon founder startup di era ekonomi digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (13/7).</p>
<p>Menurut Tati, penguasaan AI dan analisis data memang menjadi modal utama dalam membangun startup berbasis teknologi. Namun, keberhasilan sebuah inovasi juga ditentukan oleh kemampuan memahami kebutuhan pengguna dan menghadirkan solusi yang benar-benar relevan.</p>
<p>“Kami berharap ide-ide yang lahir dari kegiatan ini tidak berhenti sebagai konsep bisnis, tetapi terus dikembangkan, divalidasi, hingga diwujudkan menjadi startup yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kampus akan terus mendorong mahasiswa untuk berani berinovasi dan membangun solusi yang menjawab tantangan di berbagai sektor,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem startup yang sehat. Karena itu, melalui pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), bootcamp bisnis digital, mentoring dari praktisi, hingga pendampingan pengembangan produk, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam menguji ide sekaligus memahami kebutuhan pasar.</p>
<p>“Melalui berbagai program pengembangan inovasi dan kewirausahaan digital, Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membangun startup, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tuturnya.</p>
<p>Melalui Bootcamp Digital Bisnis 2026, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menegaskan perannya dalam melahirkan generasi digital entrepreneur yang adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan AI serta data untuk menghasilkan solusi yang berdampak bagi masyarakat.</p>
<p>“Komitmen ini sejalan dengan semangat UNM, &#8220;Ubah Mimpi Jadi Prestasi&#8221;, dalam mencetak talenta digital yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-ciptakan-startup-ai-dari-i-mosque-hingga-gelang-pintar-pembayaran/">Mahasiswa Sains Data UNM Ciptakan Startup AI, dari i-Mosque hingga Gelang Pintar Pembayaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-ciptakan-startup-ai-dari-i-mosque-hingga-gelang-pintar-pembayaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Doktor Informatika Universitas Nusa Mandiri Siapkan Peneliti dan Pemimpin Teknologi Masa Depan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/program-doktor-informatika-universitas-nusa-mandiri-siapkan-peneliti-dan-pemimpin-teknologi-masa-depan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/program-doktor-informatika-universitas-nusa-mandiri-siapkan-peneliti-dan-pemimpin-teknologi-masa-depan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 14:14:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Program Doktor Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/program-doktor-informatika-universitas-nusa-mandiri-siapkan-peneliti-dan-pemimpin-teknologi-masa-depan/">Program Doktor Informatika Universitas Nusa Mandiri Siapkan Peneliti dan Pemimpin Teknologi Masa Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berinovasi. Di tengah pesatnya transformasi digital, kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu menciptakan teknologi baru melalui riset dan inovasi semakin tinggi. Tidak hanya industri, tetapi juga pemerintah, lembaga riset, hingga perguruan tinggi membutuhkan akademisi dan peneliti yang mampu menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.</p>
<p>Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan Program Studi S3 Informatika sebagai wadah bagi para profesional, akademisi, dan peneliti yang ingin memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi dan transformasi digital Indonesia.</p>
<p>Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Jatiwaringin, Sofian Wira Hadi, mengatakan bahwa pendidikan doktoral bukan sekadar melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi merupakan investasi intelektual untuk melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.</p>
<p>“Pendidikan S3 bukan hanya tentang memperdalam ilmu, tetapi juga tentang menghasilkan penelitian yang mampu memberikan solusi nyata bagi perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Saat ini, bangsa kita membutuhkan lebih banyak peneliti yang mampu menjawab berbagai tantangan melalui inovasi berbasis riset,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (3/7).</p>
<p>Menurut Sofian, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, Internet of Things (IoT), Cloud Computing, Cyber Security, hingga transformasi digital membuka peluang besar bagi lahirnya berbagai inovasi baru. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila didukung oleh riset yang berkualitas dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik yang kuat.</p>
<p>“Program Studi S3 Informatika Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan melakukan penelitian tingkat lanjut, menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, serta mengembangkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri maupun masyarakat,” katanya.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan penelitian pada berbagai bidang strategis, mulai dari kecerdasan buatan, keamanan siber, komputasi awan, analisis data skala besar, hingga teknologi digital yang mendukung pembangunan nasional.</p>
<p>“Riset menjadi fondasi utama dalam menciptakan inovasi. Melalui penelitian yang berkualitas, lahir berbagai solusi yang mampu meningkatkan daya saing bangsa, mempercepat transformasi digital, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tandasnya.</p>
<p>Selain penguatan kompetensi riset, ungkapnya, mahasiswa doktoral juga mendapatkan pembekalan mengenai metodologi penelitian tingkat lanjut, kepemimpinan akademik, publikasi internasional, serta kesempatan membangun kolaborasi riset dengan berbagai institusi nasional maupun internasional.</p>
<p>“Kompetensi tersebut membuka peluang karier yang luas bagi lulusan, baik sebagai akademisi, peneliti, konsultan teknologi, inovator, analis kebijakan teknologi, maupun pemimpin strategis di lembaga pemerintah, pusat riset, perguruan tinggi, dan perusahaan berbasis teknologi,” tegasnya.</p>
<p>Sebagai Universitas Nusa Mandiri yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus memperkuat budaya riset dan inovasi melalui penyelenggaraan pendidikan doktoral yang relevan dengan perkembangan teknologi global. Program ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mencetak talenta unggul yang mampu menghasilkan karya ilmiah, teknologi inovatif, dan solusi yang berdampak bagi kemajuan bangsa.</p>
<p>Sofian berharap semakin banyak generasi muda, akademisi, maupun profesional yang berani melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.</p>
<p>“Kemajuan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas riset dan inovasinya. Karena itu, kita memerlukan lebih banyak doktor dan peneliti yang mampu melahirkan gagasan, teknologi, serta solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri,” bebernya.</p>
<p>Melalui Program Studi S3 Informatika, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen mencetak peneliti, inovator, dan pemimpin teknologi yang siap menghadapi tantangan era digital serta berkontribusi dalam mempercepat transformasi teknologi Indonesia di tingkat nasional maupun global.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/program-doktor-informatika-universitas-nusa-mandiri-siapkan-peneliti-dan-pemimpin-teknologi-masa-depan/">Program Doktor Informatika Universitas Nusa Mandiri Siapkan Peneliti dan Pemimpin Teknologi Masa Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/program-doktor-informatika-universitas-nusa-mandiri-siapkan-peneliti-dan-pemimpin-teknologi-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Magister UNM Ciptakan Website Wakaf Berbasis Blockchain, Dorong Transparansi Pengelolaan Wakaf</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-unm-ciptakan-website-wakaf-berbasis-blockchain-dorong-transparansi-pengelolaan-wakaf/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-unm-ciptakan-website-wakaf-berbasis-blockchain-dorong-transparansi-pengelolaan-wakaf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 03:03:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Perkembangan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Blockchain]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Website Wakaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6310</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-unm-ciptakan-website-wakaf-berbasis-blockchain-dorong-transparansi-pengelolaan-wakaf/">Mahasiswa Magister UNM Ciptakan Website Wakaf Berbasis Blockchain, Dorong Transparansi Pengelolaan Wakaf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak talenta digital yang inovatif melalui karya mahasiswa yang mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat. Muhammad Ibnu Fauzan, mahasiswa Program Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri, berhasil mengembangkan website pengelolaan wakaf berbasis teknologi Blockchain untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan akuntabilitas pengelolaan wakaf di Indonesia.</p>
<p>Inovasi tersebut hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan dalam tata kelola wakaf, mulai dari transparansi pencatatan, keamanan data, hingga kemudahan akses bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi Blockchain, sistem yang dikembangkan mampu menciptakan mekanisme pengelolaan wakaf yang lebih modern, efisien, dan terpercaya.</p>
<p>Melalui sistem ini, setiap transaksi dan proses pengelolaan wakaf tercatat secara permanen sehingga meminimalkan risiko manipulasi data, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola wakaf.</p>
<p>Tak hanya itu, website yang dikembangkan juga memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan sistem digital Kementerian Agama Republik Indonesia guna mendukung percepatan transformasi digital pengelolaan wakaf secara nasional. Integrasi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola wakaf yang lebih efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan era digital.</p>
<p>Teknologi Blockchain dipilih sebagai fondasi utama karena menawarkan sistem pencatatan yang terdesentralisasi, aman, dan dapat diaudit kapan saja. Dengan karakteristik tersebut, teknologi ini mampu menjaga integritas data, mengurangi risiko kehilangan informasi, serta memperkuat prinsip amanah dalam pengelolaan dana wakaf.</p>
<p>Muhammad Ibnu Fauzan mengatakan bahwa teknologi seharusnya tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>“Teknologi bukan hanya tentang kemajuan, tetapi tentang bagaimana ia membawa manfaat bagi sesama. Saya berharap inovasi ini dapat membantu mewujudkan tata kelola wakaf yang lebih transparan, mudah diakses, dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi (Prodi) Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Agus Subekti, mengapresiasi inovasi yang dihasilkan mahasiswanya sebagai bentuk implementasi riset yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p>“Kami mendorong mahasiswa Magister Informatika untuk menghasilkan penelitian yang tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan nyata. Pengembangan website wakaf berbasis Blockchain ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu mengintegrasikan teknologi mutakhir dengan kebutuhan sosial sehingga menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara lebih luas,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (7/7).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa penguasaan teknologi seperti Blockchain menjadi kompetensi penting bagi lulusan magister di tengah pesatnya transformasi digital.</p>
<p>“Blockchain memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai sektor, termasuk filantropi, keuangan, pemerintahan, hingga layanan publik. Karena itu, kami terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi agar mahasiswa mampu melahirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat,” terangnya.</p>
<p>Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri mampu menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat budaya riset, inovasi, dan kolaborasi melalui pendidikan berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan industri. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat &#8220;Ubah Mimpi Jadi Prestasi&#8221;, yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya inovatif dan berdampak bagi masyarakat, industri, maupun pemerintah.</p>
<p>Melalui sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi, Universitas Nusa Mandiri optimistis dapat terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi agen transformasi digital yang mampu menghadirkan solusi inovatif bagi kemajuan bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-unm-ciptakan-website-wakaf-berbasis-blockchain-dorong-transparansi-pengelolaan-wakaf/">Mahasiswa Magister UNM Ciptakan Website Wakaf Berbasis Blockchain, Dorong Transparansi Pengelolaan Wakaf</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-magister-unm-ciptakan-website-wakaf-berbasis-blockchain-dorong-transparansi-pengelolaan-wakaf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Sains Data Universitas Nusa Mandiri Jadi Publicity Volunteer IEEE YESIST12 Grand Finale 2026</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-universitas-nusa-mandiri-jadi-publicity-volunteer-ieee-yesist12-grand-finale-2026/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-universitas-nusa-mandiri-jadi-publicity-volunteer-ieee-yesist12-grand-finale-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 04:35:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[IEEE YESIST12 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Volunteer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6285</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta – Kesempatan berkiprah di panggung internasional...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-universitas-nusa-mandiri-jadi-publicity-volunteer-ieee-yesist12-grand-finale-2026/">Mahasiswa Sains Data Universitas Nusa Mandiri Jadi Publicity Volunteer IEEE YESIST12 Grand Finale 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Jakarta – Kesempatan berkiprah di panggung internasional berhasil diraih Muhammad Fasha Alghazali, mahasiswa semester 2 Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Mahasiswa yang akrab disapa Al itu resmi terpilih sebagai Publicity Volunteer – Host Committee pada IEEE YESIST12 (Youth Endeavours for Social Innovation using Sustainable Technology) Grand Finale 2026 yang akan digelar pada 2–3 Oktober 2026 di BSI Convention Center.</p>
<p>Bagi Al, keterlibatan dalam ajang internasional tersebut menjadi kesempatan emas untuk memperluas wawasan, membangun jejaring global, sekaligus mengembangkan kompetensi di luar ruang kelas. Selain mendalami bidang analisis data, visualisasi data, dan machine learning, Al juga memiliki ketertarikan pada dunia fotografi dan videografi, yang kini menjadi nilai tambah dalam perannya sebagai anggota tim publikasi.</p>
<p>IEEE YESIST12 merupakan platform inovasi internasional yang mempertemukan mahasiswa, pelajar, peneliti, startup, dan profesional muda dari berbagai negara untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Ajang ini menjadi ruang kolaborasi global bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, membangun jejaring profesional, dan melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.</p>
<p>Sebagai bagian dari Publicity Team, Al akan bertanggung jawab mendukung publikasi, dokumentasi, serta komunikasi kegiatan selama penyelenggaraan IEEE YESIST12.</p>
<p>Kemampuan fotografi dan videografi yang dimilikinya akan dimanfaatkan untuk mendokumentasikan berbagai momen penting sekaligus memperkuat penyebaran informasi kepada peserta dan publik internasional.</p>
<p>Menurut Al, pengalaman menjadi volunteer dalam event internasional memberikan tantangan sekaligus kesempatan belajar yang tidak diperoleh di ruang kuliah.</p>
<p>“Saya melihat IEEE YESIST12 sebagai kesempatan untuk belajar langsung dari penyelenggaraan event internasional sekaligus bertemu dengan mahasiswa, akademisi, dan profesional dari berbagai negara. Pengalaman ini akan memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menjadi bekal penting bagi pengembangan diri dan karier saya di masa depan,” ungkap Al.</p>
<p>Ia juga menilai keterlibatannya dalam IEEE YESIST12 selaras dengan bidang yang sedang dipelajarinya di Program Studi Sains Data, yakni bagaimana teknologi dan data dimanfaatkan untuk menghasilkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, mengapresiasi semangat Al dalam mengembangkan kompetensi multidisiplin melalui keterlibatannya pada ajang internasional tersebut.</p>
<p>“Keterlibatan Al sebagai Publicity Volunteer menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga mampu mengomunikasikan informasi secara efektif kepada berbagai audiens. Pengalaman ini menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, komunikasi digital, kolaborasi, serta kepemimpinan dalam lingkungan internasional,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (3/7).</p>
<p>Ia menambahkan, minat Al terhadap fotografi dan videografi memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan ilmu sains data, khususnya dalam pemanfaatan data citra (image data).</p>
<p>“Fotografi dan videografi menghasilkan data visual yang saat ini menjadi salah satu sumber data penting dalam sains data. Data citra dapat diolah menggunakan teknologi Artificial Intelligence, computer vision, hingga machine learning untuk menghasilkan berbagai solusi inovatif. Pengalaman Al di bidang dokumentasi visual akan menjadi nilai tambah dalam memahami pemanfaatan data citra pada berbagai teknologi modern,” katanya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan nasional maupun internasional sebagai bagian dari penguatan kompetensi global. Menurut Tati, pengalaman di luar kampus seperti IEEE YESIST12 menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk membangun jejaring profesional, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta memperkaya pengalaman lintas budaya.</p>
<p>“Kami berharap pengalaman ini mampu memperluas wawasan mahasiswa, memperkuat jejaring internasional, sekaligus memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik. Dunia kerja saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki pengalaman global dan kemampuan berkolaborasi lintas budaya,” tandasnya.</p>
<p>Partisipasi Muhammad Fasha Alghazali dalam IEEE YESIST12 Grand Finale 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus menunjukkan daya saing di tingkat internasional. Melalui pengalaman global seperti ini, UNM semakin memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri digital di era globalisasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-universitas-nusa-mandiri-jadi-publicity-volunteer-ieee-yesist12-grand-finale-2026/">Mahasiswa Sains Data Universitas Nusa Mandiri Jadi Publicity Volunteer IEEE YESIST12 Grand Finale 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-universitas-nusa-mandiri-jadi-publicity-volunteer-ieee-yesist12-grand-finale-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
