<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>transformasi digital Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/transformasi-digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/transformasi-digital/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 13:00:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>transformasi digital Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/transformasi-digital/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ancaman Siber 2026 Meledak, Skill “Haram” Ini Jadi Senjata Wajib Gen Z di Era Cloud</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ancaman-siber-2026-meledak-skill-haram-ini-jadi-senjata-wajib-gen-z-di-era-cloud/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ancaman-siber-2026-meledak-skill-haram-ini-jadi-senjata-wajib-gen-z-di-era-cloud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 12:56:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman SIber]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5864</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Memasuki pertengahan tahun 2026, transformasi digital...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ancaman-siber-2026-meledak-skill-haram-ini-jadi-senjata-wajib-gen-z-di-era-cloud/">Ancaman Siber 2026 Meledak, Skill “Haram” Ini Jadi Senjata Wajib Gen Z di Era Cloud</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Memasuki pertengahan tahun 2026, transformasi digital berbasis cloud computing kian masif di berbagai sektor industri. Dari perusahaan multinasional hingga startup lokal, hampir seluruh aktivitas bisnis kini bergantung pada penyimpanan dan pengolahan data di server virtual. Namun di balik efisiensi tersebut, ancaman kebocoran data dan serangan siber justru meningkat tajam, menjadikan keamanan data sebagai isu krusial yang tidak bisa diabaikan.</p>
<p>Laporan Cybersecurity Ventures kuartal pertama 2026 memproyeksikan kerugian global akibat kejahatan siber mencapai USD 11 triliun pada akhir tahun. Lebih dari 60% kasus kebocoran data dipicu oleh kesalahan mendasar seperti desain basis data yang tidak aman, manajemen hak akses yang lemah, serta celah logika sistem sejak tahap perancangan.</p>
<p>Fenomena ini melahirkan istilah baru di industri teknologi, yaitu keterampilan “haram” kemampuan tingkat tinggi dalam memahami, menguji, dan mengamankan sistem dari potensi eksploitasi. Skill ini kini menjadi salah satu kompetensi paling diburu dan bernilai tinggi, khususnya bagi generasi Z yang ingin berkarier di bidang teknologi.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Bryan Givan, Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin menegaskan bahwa standar kompetensi di industri IT telah berubah drastis.</p>
<p>“Membangun aplikasi yang fungsional saat ini hanyalah kemampuan dasar. Nilai utama seorang talenta IT terletak pada kemampuannya melindungi sistem dari serangan. Mahasiswa tidak cukup hanya belajar membuat tampilan yang menarik, tetapi juga harus memahami bagaimana merancang struktur data yang aman dan tidak mudah ditembus,” ujarnya, Jumat (22/5).</p>
<p>Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan industri, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus berinovasi dalam sistem pembelajaran dengan mengusung semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi.” Melalui Program Studi S1 Sistem Informasi, mahasiswa dibekali pendekatan holistik yang mengintegrasikan keamanan siber sejak tahap perancangan sistem.</p>
<p>Bryan menambahkan, mahasiswa tidak hanya diajarkan coding, tetapi juga dilatih menjadi analis dan arsitek sistem yang mampu memetakan risiko serta mengamankan setiap alur data. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan nyata di dunia industri digital.</p>
<p>“Mahasiswa kami dididik menjadi profesional yang tidak hanya mampu membangun sistem, tetapi juga mengaudit dan memastikan keamanan infrastruktur IT. Inilah yang menjadikan mereka memiliki daya saing tinggi di pasar kerja global,” tegasnya.</p>
<p>Di era ketika data menjadi aset paling berharga, kemampuan menjaga keamanan informasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama. Generasi muda dituntut memiliki keahlian yang tidak hanya teknis, tetapi juga strategis dalam menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks.</p>
<p>Bagi lulusan SMA yang tertarik mendalami dunia sistem informasi, keamanan data, dan teknologi digital, memilih kampus yang tepat menjadi langkah awal yang menentukan. UNM hadir sebagai pilihan kuliah strategis untuk mencetak talenta digital unggul yang siap bersaing di era cloud sekaligus mewujudkan mimpi menjadi prestasi nyata.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ancaman-siber-2026-meledak-skill-haram-ini-jadi-senjata-wajib-gen-z-di-era-cloud/">Ancaman Siber 2026 Meledak, Skill “Haram” Ini Jadi Senjata Wajib Gen Z di Era Cloud</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ancaman-siber-2026-meledak-skill-haram-ini-jadi-senjata-wajib-gen-z-di-era-cloud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Transformasi Digital, Dosen UBSI Kampus Pontianak Jajaki Kolaborasi dengan Diskominfo dan TP PKK Kalbar</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-dosen-ubsi-kampus-pontianak-jajaki-kolaborasi-dengan-diskominfo-dan-tp-pkk-kalbar/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-dosen-ubsi-kampus-pontianak-jajaki-kolaborasi-dengan-diskominfo-dan-tp-pkk-kalbar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 08:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5779</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pontianak &#8211; Langkah nyata menuju transformasi digital di...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-dosen-ubsi-kampus-pontianak-jajaki-kolaborasi-dengan-diskominfo-dan-tp-pkk-kalbar/">Dukung Transformasi Digital, Dosen UBSI Kampus Pontianak Jajaki Kolaborasi dengan Diskominfo dan TP PKK Kalbar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pontianak &#8211; Langkah nyata menuju transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah kembali diwujudkan oleh dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak. Nanda Diaz Arizona dan Muhammad Iqbal, dosen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, melakukan audiensi strategis bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Barat serta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat, pada Senin (27/4) lalu di Kantor Diskominfo Kalbar.</p>
<p>Audiensi ini bertujuan menjajaki pengembangan sistem informasi yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi TP PKK di tingkat provinsi. Pertemuan ini mempertemukan kedua dosen UBSI kampus Pontianak dengan Reza Afrizal, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kalbar, serta Yulia, Sekretaris TP PKK Provinsi Kalimantan Barat. Forum audiensi ini menjadi ruang dialog yang produktif, tempat kebutuhan nyata organisasi TP PKK di lapangan bertemu langsung dengan kapasitas teknologi yang dimiliki tim akademisi UBSI.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, berbagai kebutuhan pengembangan sistem dibahas secara mendalam. Pembahasan mencakup bagaimana teknologi informasi dapat dihadirkan untuk menyederhanakan alur kerja, mempercepat pelaporan, serta meningkatkan koordinasi antarjenjang kepengurusan TP PKK mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat yang lebih bawah.</p>
<p>Reza Afrizal menyambut positif inisiatif kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dengan lembaga pemerintah dalam mendorong percepatan transformasi digital di Kalimantan Barat.</p>
<p>&#8220;Kehadiran akademisi dalam proses pengembangan sistem pemerintahan adalah sesuatu yang kami dukung sepenuhnya. Kolaborasi seperti ini justru menghasilkan solusi yang lebih kontekstual dan tepat sasaran karena dibangun berdasarkan pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan lapangan,&#8221; ujar Reza dalam keterangan tertulis, Rabu (15/5).</p>
<p>Senada dengan itu, Yulia selaku Sekretaris TP PKK Provinsi Kalbar mengungkapkan harapannya agar sistem yang nantinya dikembangkan benar-benar mampu menjawab tantangan operasional yang selama ini dihadapi oleh organisasi.</p>
<p>&#8220;Kami berharap sistem ini kelak bisa menjadi tulang punggung pengelolaan data dan informasi TP PKK yang lebih tertib, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh jajaran pengurus,&#8221; tutur Yulia.</p>
<p>Sementara itu, Nanda Diaz Arizona menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar pertemuan pembuka, melainkan titik awal dari sebuah proses panjang yang akan dijalani dengan serius dan penuh tanggung jawab.</p>
<p>&#8220;Kami datang bukan hanya membawa konsep, tetapi juga komitmen. Pengembangan sistem ini akan kami kawal dari tahap perencanaan hingga implementasi, memastikan setiap fitur yang dibangun benar-benar relevan dengan kebutuhan TP PKK Kalimantan Barat,&#8221; tegas Nanda.</p>
<p>Lisnawanty, Ketua Program Studi Informatika UBSI Kampus Pontianak, memberikan apresiasi atas inisiatif yang ditunjukkan oleh kedua dosennya dalam membangun jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata pemerintahan daerah.</p>
<p>&#8220;Inilah wujud konkret dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kami emban. Dosen kami tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga hadir memberikan kontribusi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pemerintah Kalimantan Barat,&#8221; pungkas Lisna.</p>
<p>Kolaborasi antara UBSI kampus Pontianak, Diskominfo Kalbar, dan TP PKK Provinsi Kalimantan Barat ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis yang melampaui batas kampus, yakni sebagai mitra pembangunan daerah yang aktif dan relevan dalam era transformasi digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-dosen-ubsi-kampus-pontianak-jajaki-kolaborasi-dengan-diskominfo-dan-tp-pkk-kalbar/">Dukung Transformasi Digital, Dosen UBSI Kampus Pontianak Jajaki Kolaborasi dengan Diskominfo dan TP PKK Kalbar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-dosen-ubsi-kampus-pontianak-jajaki-kolaborasi-dengan-diskominfo-dan-tp-pkk-kalbar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UMKM Tak Boleh Takut Bertransformasi Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/umkm-tak-boleh-takut-bertransformasi-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/umkm-tak-boleh-takut-bertransformasi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 01:01:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4185</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Transformasi digital bukan lagi sekadar jargon di era...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/umkm-tak-boleh-takut-bertransformasi-digital/">UMKM Tak Boleh Takut Bertransformasi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Transformasi digital bukan lagi sekadar jargon di era modern ini. Ia telah menjadi kebutuhan mendesak bagi setiap pelaku usaha, tak terkecuali bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Tantangannya kini bukan lagi bagaimana bertahan, tetapi bagaimana beradaptasi dan tumbuh di tengah perubahan digital yang begitu cepat.</p>
<p>Semangat itu pula yang kami rasakan ketika berkolaborasi bersama para pelaku UMKM Sahabat GTI melalui Program Hibah DPPM 2025. Bersama tim dosen dari Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM), kampus yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kami hadir bukan hanya untuk memberikan pelatihan, tetapi untuk menumbuhkan keberanian digital bagi para pelaku UMKM.</p>
<p>Banyak dari mereka yang awalnya merasa teknologi adalah hal yang rumit dan menakutkan. Namun, setelah kami dampingi, pandangan itu perlahan berubah. Mereka mulai memahami bahwa digitalisasi bukan ancaman, melainkan peluang besar untuk memperluas pasar, memperkuat branding, dan meningkatkan daya saing.</p>
<p>Salah satu hasil nyata dari kolaborasi ini adalah peluncuran situs sahabatgti.com sebuah platform digital yang menjadi ruang promosi, branding, dan pemasaran produk UMKM secara online. Kini, para pelaku UMKM Sahabat GTI memiliki wadah untuk menampilkan produk mereka ke pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke luar daerah.</p>
<p>Saya masih ingat pernyataan Nining Suminar, Ketua Komunitas Sahabat GTI, yang mengatakan betapa besar dampak program ini bagi usaha mereka. Ia mengaku kini lebih percaya diri membawa produknya ke ranah digital, karena sudah memahami cara memanfaatkan teknologi dengan benar. Ucapan sederhana namun penuh makna itu menjadi bukti bahwa literasi digital benar-benar membawa perubahan nyata.</p>
<p>Program ini bukan sekadar agenda pengabdian masyarakat, tetapi sebuah jembatan antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Mahasiswa kami belajar bagaimana teori yang mereka pelajari bisa diterapkan langsung untuk menjawab persoalan masyarakat. Di sisi lain, para pelaku UMKM mendapatkan pengetahuan baru yang relevan dan aplikatif untuk mengembangkan bisnisnya.</p>
<p>Saya selalu menekankan, melek digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama. Dalam dunia bisnis yang kian kompetitif, siapa yang cepat beradaptasi dengan teknologi, dialah yang akan bertahan.</p>
<p>Melalui kolaborasi seperti ini, kami di Universitas Nusa Mandiri ingin terus menjadi bagian dari perubahan positif. Harapan kami, UMKM Sahabat GTI dapat menjadi inspirasi bagi komunitas usaha lain untuk tidak takut melangkah ke dunia digital. Karena masa depan bisnis Indonesia ada di tangan mereka yang berani berinovasi dan bertransformasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/umkm-tak-boleh-takut-bertransformasi-digital/">UMKM Tak Boleh Takut Bertransformasi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/umkm-tak-boleh-takut-bertransformasi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Transformasi Digital, UNM Dampingi Sekolah Terapkan AI</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-unm-dampingi-sekolah-terapkan-ai/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-unm-dampingi-sekolah-terapkan-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 01:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3552</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi&#8211;Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-unm-dampingi-sekolah-terapkan-ai/">Dukung Transformasi Digital, UNM Dampingi Sekolah Terapkan AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi&#8211;Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Pendampingan Digitalisasi Sekolah Berbasis Artificial Intelligence (AI) yang digelar di SMPIT Ajimutu Global Insani, Tambun Utara, Bekasi.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung dalam rangka Program Hibah PKM DPPM-Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025 ini bertujuan menghadirkan solusi nyata dalam penerapan teknologi AI di sekolah. Acara dibuka oleh Instianti Elyana selaku Kaprodi Manajemen UNM sekaligus MC. Ia menegaskan bahwa UNM berkomitmen mengedepankan transformasi digital di bidang pendidikan.</p>
<p>“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berupaya menghadirkan inovasi agar sekolah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Program pendampingan ini menjadi bukti nyata kontribusi kami dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis AI,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (10/9).</p>
<p>Sementara itu, Ir Andi Saryoko selaku ketua pelaksana menekankan pentingnya penguasaan digitalisasi bagi lembaga pendidikan.</p>
<p>“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui pendampingan ini, kami berharap para pendidik semakin siap menghadapi tantangan era digital,” ungkapnya.</p>
<p>Pada kesempatan ini, sambutan hangat disampaikan oleh Rizal Lubis sebagai Kepala SMPIT Ajimutu Global Insani. Ia mengapresiasi kolaborasi dengan UNM yang menurutnya akan berdampak positif bagi sekolah.</p>
<p>“Inisiatif UNM ini sangat kami apresiasi. Kami percaya kegiatan ini akan menjadi langkah awal penting dalam membangun ekosistem pendidikan modern berbasis teknologi AI di sekolah kami,” tuturnya.</p>
<p>Dalam sesi inti, Faruq Aziz selaku pemateri, memaparkan materi mengenai konsep dan strategi digitalisasi sekolah berbasis AI.</p>
<p>“AI dapat membantu sekolah dalam banyak aspek, mulai dari proses pembelajaran, manajemen sekolah, hingga pelayanan kepada siswa dan orang tua,” jelas Faruq.</p>
<p>Kegiatan berlanjut dengan pelatihan implementasi Question Maker Application (QUMAA) berbasis AI, yang dipandu oleh Muhammad Rizky Ardiansyah dan Ridho Ari Saputro.</p>
<p>“Dengan aplikasi ini, guru dapat membuat soal interaktif secara otomatis. Hal ini tentu akan memudahkan dalam proses evaluasi pembelajaran,” terangnya.</p>
<p>Ridho menambahkan bahwa pelatihan ini membuka peluang guru untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan teknologi.</p>
<p>“Kami ingin para pendidik semakin percaya diri dalam menggunakan AI, bukan hanya sebagai alat bantu, tapi juga sebagai mitra dalam mengajar,” tandasnya.</p>
<p>Melalui program ini, UNM semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam pengembangan dunia pendidikan sekaligus menjawab tantangan transformasi digital yang terus berkembang.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-unm-dampingi-sekolah-terapkan-ai/">Dukung Transformasi Digital, UNM Dampingi Sekolah Terapkan AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dukung-transformasi-digital-unm-dampingi-sekolah-terapkan-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UNM Kunjungi Jabar Command Center: Belajar Transformasi Digital Pemerintahan Lewat Program 3+1</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-kunjungi-jabar-command-center-belajar-transformasi-digital-pemerintahan-lewat-program-31/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-kunjungi-jabar-command-center-belajar-transformasi-digital-pemerintahan-lewat-program-31/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 02:38:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=1823</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung – Dalam upaya mendalami pemanfaatan data digital...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-kunjungi-jabar-command-center-belajar-transformasi-digital-pemerintahan-lewat-program-31/">Mahasiswa UNM Kunjungi Jabar Command Center: Belajar Transformasi Digital Pemerintahan Lewat Program 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bandung – Dalam upaya mendalami pemanfaatan data digital dalam tata kelola pemerintahan, mahasiswa Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) melaksanakan kunjungan industri ke Jabar Command Center (JCC), bagian dari Pusat Layanan Digital, Data, dan Informasi Geospasial Provinsi Jawa Barat, pada Selasa 17 Juni 2025.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi experiential learning yang diterapkan oleh UNM sebagai Kampus Digital Bisnis, guna menjembatani teori di ruang kelas dengan praktik nyata di lapangan. Rombongan mahasiswa didampingi oleh Kaprodi Sains Data, Tati Mardiana, serta dua dosen pendamping, Riki Supriyadi dan Syarah Seimahuira.</p>
<p>Selama kunjungan, mahasiswa disambut oleh tim Jabar Digital Service (JDS) dan diajak menyimak pemaparan mengenai ekosistem data yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya adalah Open Data Jabar, platform keterbukaan informasi yang memungkinkan masyarakat dan akademisi mengakses data resmi dari instansi pemerintah.</p>
<p>“Jabar Command Center hadir sebagai pusat pengendalian berbasis data yang mendukung pemerintahan transparan, akuntabel, dan responsif. Seluruh proses dimulai dari pengumpulan data, pengolahan, hingga visualisasi yang langsung digunakan dalam pengambilan keputusan,” jelas Nopiyanti, perwakilan JDS.</p>
<p>Diskusi interaktif pun berlangsung hangat. Mahasiswa UNM, Kasa Inti Josia Tambunan, mengajukan pertanyaan seputar peran profesional dalam pemerintahan digital. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Iqra Hardianto Nurichsan, Business Operation Specialist JDS, yang menekankan pentingnya penguasaan keterampilan teknis seperti data engineering, pemrograman, serta tata kelola data yang aman dan etis.</p>
<p>Kaprodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menegaskan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari komitmen program studi dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata yang relevan dengan kebutuhan industri dan sektor publik.</p>
<p>“Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai bagaimana data dikelola secara strategis untuk mendukung pengambilan keputusan di sektor pemerintahan. Ini adalah bagian dari pendekatan kami agar pembelajaran tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar aplikatif,” jelas Tati dalam keterangan tertulis, pada Selasa (1/7).</p>
<p>Ia juga mengaitkan kegiatan ini dengan Internship Experience Program (IEP) atau skema 3+1 yang menjadi program unggulan UNM. Melalui skema ini, mahasiswa menempuh kuliah selama tiga tahun dan langsung menjalani satu tahun magang profesional di perusahaan atau institusi ternama, termasuk di sektor pemerintahan digital.</p>
<p>“Kami mendorong mahasiswa agar aktif menjalin kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga pemerintahan seperti Jabar Digital Service. Program 3+1 adalah kesempatan emas untuk menerapkan keilmuan secara langsung dan membangun jaringan profesional sejak dini,” tambahnya.</p>
<p>Dengan kegiatan seperti ini, Universitas Nusa Mandiri menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Bisnis yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mencetak talenta digital yang adaptif, kritis, dan mampu menciptakan solusi nyata berbasis data untuk masa depan Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-kunjungi-jabar-command-center-belajar-transformasi-digital-pemerintahan-lewat-program-31/">Mahasiswa UNM Kunjungi Jabar Command Center: Belajar Transformasi Digital Pemerintahan Lewat Program 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-kunjungi-jabar-command-center-belajar-transformasi-digital-pemerintahan-lewat-program-31/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
