<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Technopreneur Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/technopreneur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/technopreneur/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Jul 2025 02:48:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Technopreneur Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/technopreneur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cetak Technopreneur Lewat Bootcamp Digital: Mahasiswa Sains Data UNM Buktikan Potensi Lewat Skema 3+1</title>
		<link>https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 02:49:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Technopreneur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=1834</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor – Di tengah derasnya arus transformasi digital,...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/">Cetak Technopreneur Lewat Bootcamp Digital: Mahasiswa Sains Data UNM Buktikan Potensi Lewat Skema 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor – Di tengah derasnya arus transformasi digital, menjadi technopreneur bukan lagi sekadar angan, tetapi peluang nyata yang bisa diraih sejak di bangku kuliah. Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) konsisten mencetak generasi muda yang tak hanya andal secara akademik, tapi juga adaptif dan solutif di dunia industri digital.</p>
<p>Komitmen ini kembali ditunjukkan melalui kegiatan Bootcamp Digital Bisnis yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sains Data UNM, bertajuk “Menggali Potensi Kecerdasan Artifisial dalam Transformasi Digital Bisnis.” Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 18–19 Juni 2025 di Hotel Asyana, Sentul, Bogor.</p>
<p>Bootcamp ini diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Informasi dan dirancang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan digital. Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan pembekalan langsung dari dua praktisi industri startup ternama: Adi Sumanto (Head of Product Knowledge Efortepay – Djarum Group) dan Deni Agus (CEO Discas Capital).</p>
<p>Adi menekankan pentingnya riset pasar sebelum mengembangkan produk digital. “Banyak startup gagal bukan karena idenya buruk, tapi karena tidak divalidasi. Produk yang baik adalah yang dibutuhkan dan digunakan,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Deni Agus menambahkan bahwa pitching bukan hanya soal menjual ide, tapi juga menyampaikan solusi yang meyakinkan. “Investor ingin melihat bukti bahwa ide bisa dijalankan. Pitch deck adalah jembatan antara visi dan aksi nyata,” ungkapnya.</p>
<p>Tak hanya menyerap materi, mahasiswa juga aktif mengikuti sesi brainstorming, penyusunan model bisnis, hingga presentasi ide startup. Dari kegiatan tersebut, muncul tiga ide bisnis digital yang dinilai potensial:</p>
<p>• Cloup (platform pertukaran pakaian preloved antar pengguna lokal),<br />
• ParSistant (aplikasi pengasuhan anak berbasis AI), dan<br />
• CUAN (dompet digital untuk pemenuhan kebutuhan harian).</p>
<p>Kaprodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat para mahasiswa dalam mengikuti bootcamp. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan visi program studi untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai data science, tetapi juga mampu menciptakan inovasi digital yang berdampak.</p>
<p>“Kami ingin mahasiswa Sains Data tak hanya memahami teori, tetapi bisa menyusun solusi nyata berbasis data dan teknologi. Bootcamp ini menjadi medium untuk memadukan kreativitas dan kompetensi teknis mereka,” ujar Tati dalam keterangan tertulis, pada Senin (1/7).</p>
<p>Tati juga menyoroti pentingnya Internship Experience Program (IEP) atau skema 3+1 sebagai program unggulan di UNM. Skema ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh tiga tahun kuliah dan satu tahun magang profesional di perusahaan ternama, baik nasional maupun multinasional.</p>
<p>“Dengan adanya skema 3+1, mahasiswa bisa langsung mengimplementasikan kompetensinya di dunia industri. Kami yakin bahwa pengalaman ini akan memperkuat kesiapan mereka untuk menjadi digital talent yang dibutuhkan pasar kerja saat ini,” tambah Tati.</p>
<p>Melalui bootcamp dan skema pembelajaran progresif lainnya, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat posisinya sebagai Kampus Digital Bisnis yang mencetak technopreneur unggul — kreatif, adaptif, dan berdampak bagi kemajuan bangsa.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/">Cetak Technopreneur Lewat Bootcamp Digital: Mahasiswa Sains Data UNM Buktikan Potensi Lewat Skema 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ubah Hobi Jadi Cuan! Mahasiswa UNM Siap Jadi Technopreneur lewat Skema 3+1 dan Bimbingan NEC</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 02:42:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Technopreneur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=1827</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Di era digital saat ini, mahasiswa...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/">Ubah Hobi Jadi Cuan! Mahasiswa UNM Siap Jadi Technopreneur lewat Skema 3+1 dan Bimbingan NEC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Di era digital saat ini, mahasiswa memiliki peluang besar untuk mengubah hobi menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Tidak hanya itu, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis juga menyediakan berbagai fasilitas dan dukungan bagi mahasiswanya untuk memulai langkah sebagai technopreneur sejak kuliah.</p>
<p>Melalui program Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) dan Internship Experience Program (IEP) atau dikenal dengan skema 3+1 — di mana mahasiswa menempuh perkuliahan selama tiga tahun dan menjalani satu tahun magang profesional di perusahaan ternama — UNM mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri dalam bidang teknologi dan bisnis digital.</p>
<p>NEC hadir sebagai ruang belajar dan inkubasi bisnis yang ditujukan bagi mahasiswa yang ingin menjadikan hobi sebagai bisnis. Mulai dari menulis, menggambar, membuat konten, hingga merawat tanaman, semuanya bisa dikembangkan menjadi peluang usaha yang nyata.</p>
<p>“Kami percaya bahwa hobi adalah pintu masuk terbaik untuk mahasiswa yang ingin memulai bisnis. Karena saat kita menikmati prosesnya, hasil akan menyusul. NEC siap mendampingi mahasiswa Universitas Nusa Mandiri untuk menjadikan passion mereka sebagai sumber penghasilan,” ujar Maruloh, Kepala NEC Universitas Nusa Mandiri dalam keterangan tertulis, pada Senin (1/7).</p>
<p>Langkah-langkah untuk memulai usaha berbasis hobi pun kini semakin mudah dan terjangkau:<br />
• Kenali potensi hobimu: Pahami apakah hobimu memiliki nilai jual dan diminati pasar. Contohnya, mahasiswa yang hobi menulis bisa jadi freelance content writer; yang suka desain bisa menjual jasa branding UMKM.<br />
• Manfaatkan platform gratis: Gunakan Instagram, TikTok, Shopee, Tokopedia, Fiverr, hingga YouTube untuk membangun portofolio, promosi, atau menjual produk/jasa.<br />
• Bangun personal branding: Konsistensi dalam menunjukkan karya di media sosial akan meningkatkan kepercayaan audiens dan pelanggan.<br />
• Gabung komunitas &amp; belajar bisnis: NEC dan berbagai komunitas kreatif di UNM memberikan ruang kolaborasi dan pengembangan wawasan bisnis bagi mahasiswa.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri tidak hanya menyediakan ruang akademik formal, tetapi juga mendorong pembelajaran berbasis praktik langsung, salah satunya melalui skema 3+1. Program ini memungkinkan mahasiswa untuk menimba pengalaman kerja nyata selama satu tahun di industri, memperkuat kemampuan profesional sekaligus mendukung pengembangan usaha mandiri.</p>
<p>“Dengan dukungan NEC, program IEP 3+1, serta ekosistem kampus yang progresif, mahasiswa UNM diajak untuk tidak hanya belajar, tetapi juga berkarya dan berbisnis. Karena di UNM, “Kuliah Beres, Bisnis Sukses” bukan sekadar slogan, tapi kenyataan yang diraih lewat aksi nyata,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/">Ubah Hobi Jadi Cuan! Mahasiswa UNM Siap Jadi Technopreneur lewat Skema 3+1 dan Bimbingan NEC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
