<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Technopreneur Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/technopreneur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/technopreneur/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 02:17:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Technopreneur Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/technopreneur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Technopreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/">Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, Internet of Things (IoT), dan transformasi digital yang mengubah lanskap industri global, kebutuhan terhadap talenta yang mampu menggabungkan kemampuan teknologi dan bisnis semakin tinggi. Kondisi ini menjadikan technopreneur atau pengusaha berbasis teknologi sebagai salah satu profesi yang paling dibutuhkan sekaligus menjanjikan di era ekonomi digital.</p>
<p>Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan mata kuliah Technopreneurship pada Program Magister Informatika (S2). Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan membangun bisnis berbasis inovasi teknologi yang berkelanjutan dan berdaya saing global.</p>
<p>Melalui pembelajaran Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teknis pengembangan teknologi, tetapi juga dibekali keterampilan mengidentifikasi peluang bisnis digital, menyusun model bisnis, melakukan analisis pasar, membangun strategi pemasaran, hingga mengelola pertumbuhan perusahaan berbasis teknologi.</p>
<p>Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai studi kelayakan bisnis, analisis persaingan industri, pengelolaan keuangan startup, pembentukan tim yang efektif, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI). Seluruh kompetensi tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa yang ingin mendirikan startup maupun mengembangkan usaha berbasis teknologi digital.</p>
<p>Ketua Prodi S2 Informatika UNM, Prof. Ris. Dr. Agus Subekti, menegaskan bahwa kemampuan technopreneurship kini menjadi kompetensi strategis yang wajib dimiliki lulusan perguruan tinggi.</p>
<p>“Perkembangan teknologi telah membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda untuk menjadi pencipta solusi sekaligus pencipta lapangan kerja. Melalui pembelajaran Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya belajar mengembangkan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana mengubah inovasi menjadi produk, layanan, maupun startup yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat,” terangnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Kamis (18/6).</p>
<p>Menurutnya, paradigma dunia kerja saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Lulusan tidak lagi hanya dipersiapkan untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang kerja melalui inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.</p>
<p>“Masa depan ekonomi digital membutuhkan lebih banyak founder startup, inovator, dan technopreneur yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk memiliki pola pikir inovatif dan berani membangun bisnis berbasis teknologi sejak dini,” tambahnya.</p>
<p>Dengan bekal kompetensi tersebut, imbuhnya, lulusan Magister Informatika UNM memiliki peluang karier yang luas, mulai dari Startup Founder, Technopreneur, Product Manager, Innovation Manager, Digital Business Consultant, hingga berbagai profesi strategis di sektor teknologi dan ekonomi digital.</p>
<p>“Melalui kurikulum yang mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi, membangun startup, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di tingkat nasional maupun global,” paparnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/">Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cetak Technopreneur Lewat Bootcamp Digital: Mahasiswa Sains Data UNM Buktikan Potensi Lewat Skema 3+1</title>
		<link>https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 02:49:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Technopreneur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=1834</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor – Di tengah derasnya arus transformasi digital,...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/">Cetak Technopreneur Lewat Bootcamp Digital: Mahasiswa Sains Data UNM Buktikan Potensi Lewat Skema 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor – Di tengah derasnya arus transformasi digital, menjadi technopreneur bukan lagi sekadar angan, tetapi peluang nyata yang bisa diraih sejak di bangku kuliah. Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) konsisten mencetak generasi muda yang tak hanya andal secara akademik, tapi juga adaptif dan solutif di dunia industri digital.</p>
<p>Komitmen ini kembali ditunjukkan melalui kegiatan Bootcamp Digital Bisnis yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sains Data UNM, bertajuk “Menggali Potensi Kecerdasan Artifisial dalam Transformasi Digital Bisnis.” Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 18–19 Juni 2025 di Hotel Asyana, Sentul, Bogor.</p>
<p>Bootcamp ini diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Informasi dan dirancang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan digital. Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan pembekalan langsung dari dua praktisi industri startup ternama: Adi Sumanto (Head of Product Knowledge Efortepay – Djarum Group) dan Deni Agus (CEO Discas Capital).</p>
<p>Adi menekankan pentingnya riset pasar sebelum mengembangkan produk digital. “Banyak startup gagal bukan karena idenya buruk, tapi karena tidak divalidasi. Produk yang baik adalah yang dibutuhkan dan digunakan,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Deni Agus menambahkan bahwa pitching bukan hanya soal menjual ide, tapi juga menyampaikan solusi yang meyakinkan. “Investor ingin melihat bukti bahwa ide bisa dijalankan. Pitch deck adalah jembatan antara visi dan aksi nyata,” ungkapnya.</p>
<p>Tak hanya menyerap materi, mahasiswa juga aktif mengikuti sesi brainstorming, penyusunan model bisnis, hingga presentasi ide startup. Dari kegiatan tersebut, muncul tiga ide bisnis digital yang dinilai potensial:</p>
<p>• Cloup (platform pertukaran pakaian preloved antar pengguna lokal),<br />
• ParSistant (aplikasi pengasuhan anak berbasis AI), dan<br />
• CUAN (dompet digital untuk pemenuhan kebutuhan harian).</p>
<p>Kaprodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat para mahasiswa dalam mengikuti bootcamp. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan visi program studi untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai data science, tetapi juga mampu menciptakan inovasi digital yang berdampak.</p>
<p>“Kami ingin mahasiswa Sains Data tak hanya memahami teori, tetapi bisa menyusun solusi nyata berbasis data dan teknologi. Bootcamp ini menjadi medium untuk memadukan kreativitas dan kompetensi teknis mereka,” ujar Tati dalam keterangan tertulis, pada Senin (1/7).</p>
<p>Tati juga menyoroti pentingnya Internship Experience Program (IEP) atau skema 3+1 sebagai program unggulan di UNM. Skema ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh tiga tahun kuliah dan satu tahun magang profesional di perusahaan ternama, baik nasional maupun multinasional.</p>
<p>“Dengan adanya skema 3+1, mahasiswa bisa langsung mengimplementasikan kompetensinya di dunia industri. Kami yakin bahwa pengalaman ini akan memperkuat kesiapan mereka untuk menjadi digital talent yang dibutuhkan pasar kerja saat ini,” tambah Tati.</p>
<p>Melalui bootcamp dan skema pembelajaran progresif lainnya, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat posisinya sebagai Kampus Digital Bisnis yang mencetak technopreneur unggul — kreatif, adaptif, dan berdampak bagi kemajuan bangsa.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/">Cetak Technopreneur Lewat Bootcamp Digital: Mahasiswa Sains Data UNM Buktikan Potensi Lewat Skema 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/cetak-technopreneur-lewat-bootcamp-digital-mahasiswa-sains-data-unm-buktikan-potensi-lewat-skema-31/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ubah Hobi Jadi Cuan! Mahasiswa UNM Siap Jadi Technopreneur lewat Skema 3+1 dan Bimbingan NEC</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 02:42:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Technopreneur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=1827</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Di era digital saat ini, mahasiswa...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/">Ubah Hobi Jadi Cuan! Mahasiswa UNM Siap Jadi Technopreneur lewat Skema 3+1 dan Bimbingan NEC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Di era digital saat ini, mahasiswa memiliki peluang besar untuk mengubah hobi menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Tidak hanya itu, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis juga menyediakan berbagai fasilitas dan dukungan bagi mahasiswanya untuk memulai langkah sebagai technopreneur sejak kuliah.</p>
<p>Melalui program Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) dan Internship Experience Program (IEP) atau dikenal dengan skema 3+1 — di mana mahasiswa menempuh perkuliahan selama tiga tahun dan menjalani satu tahun magang profesional di perusahaan ternama — UNM mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri dalam bidang teknologi dan bisnis digital.</p>
<p>NEC hadir sebagai ruang belajar dan inkubasi bisnis yang ditujukan bagi mahasiswa yang ingin menjadikan hobi sebagai bisnis. Mulai dari menulis, menggambar, membuat konten, hingga merawat tanaman, semuanya bisa dikembangkan menjadi peluang usaha yang nyata.</p>
<p>“Kami percaya bahwa hobi adalah pintu masuk terbaik untuk mahasiswa yang ingin memulai bisnis. Karena saat kita menikmati prosesnya, hasil akan menyusul. NEC siap mendampingi mahasiswa Universitas Nusa Mandiri untuk menjadikan passion mereka sebagai sumber penghasilan,” ujar Maruloh, Kepala NEC Universitas Nusa Mandiri dalam keterangan tertulis, pada Senin (1/7).</p>
<p>Langkah-langkah untuk memulai usaha berbasis hobi pun kini semakin mudah dan terjangkau:<br />
• Kenali potensi hobimu: Pahami apakah hobimu memiliki nilai jual dan diminati pasar. Contohnya, mahasiswa yang hobi menulis bisa jadi freelance content writer; yang suka desain bisa menjual jasa branding UMKM.<br />
• Manfaatkan platform gratis: Gunakan Instagram, TikTok, Shopee, Tokopedia, Fiverr, hingga YouTube untuk membangun portofolio, promosi, atau menjual produk/jasa.<br />
• Bangun personal branding: Konsistensi dalam menunjukkan karya di media sosial akan meningkatkan kepercayaan audiens dan pelanggan.<br />
• Gabung komunitas &amp; belajar bisnis: NEC dan berbagai komunitas kreatif di UNM memberikan ruang kolaborasi dan pengembangan wawasan bisnis bagi mahasiswa.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri tidak hanya menyediakan ruang akademik formal, tetapi juga mendorong pembelajaran berbasis praktik langsung, salah satunya melalui skema 3+1. Program ini memungkinkan mahasiswa untuk menimba pengalaman kerja nyata selama satu tahun di industri, memperkuat kemampuan profesional sekaligus mendukung pengembangan usaha mandiri.</p>
<p>“Dengan dukungan NEC, program IEP 3+1, serta ekosistem kampus yang progresif, mahasiswa UNM diajak untuk tidak hanya belajar, tetapi juga berkarya dan berbisnis. Karena di UNM, “Kuliah Beres, Bisnis Sukses” bukan sekadar slogan, tapi kenyataan yang diraih lewat aksi nyata,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/">Ubah Hobi Jadi Cuan! Mahasiswa UNM Siap Jadi Technopreneur lewat Skema 3+1 dan Bimbingan NEC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ubah-hobi-jadi-cuan-mahasiswa-unm-siap-jadi-technopreneur-lewat-skema-31-dan-bimbingan-nec/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
