<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Program IEP 3+1 Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/program-iep-31/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/program-iep-31/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 02:01:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Program IEP 3+1 Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/program-iep-31/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:59:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6141</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dunia...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/">Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dunia kerja yang berlangsung begitu cepat, saya melihat ada satu pertanyaan penting yang perlu dijawab oleh generasi muda Indonesia: apakah kuliah hanya untuk mencari pekerjaan, atau juga untuk menciptakan pekerjaan?</p>
<p>Selama bertahun-tahun, pendidikan tinggi sering kali dipandang sebagai jalan menuju dunia kerja. Tidak ada yang salah dengan pandangan tersebut. Namun, di era digital saat ini, paradigma itu perlu diperluas. Kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga melahirkan individu yang mampu membangun usaha, menciptakan inovasi, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>Perubahan ini menjadi semakin relevan ketika teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah banyak sektor industri. Beberapa jenis pekerjaan berpotensi tergantikan oleh otomatisasi, sementara peluang usaha baru justru terus bermunculan. Kondisi ini menuntut generasi muda untuk memiliki pola pikir yang lebih adaptif, kreatif, dan berani mengambil peluang.</p>
<p>Menurut saya, jiwa kewirausahaan tidak lahir secara instan. Ia perlu dibentuk melalui pengalaman belajar yang mendorong keberanian berpikir, kemampuan mengambil keputusan, serta keterampilan mengelola risiko. Karena itu, pembelajaran manajemen di perguruan tinggi harus mampu melampaui teori dan menghadirkan pengalaman nyata yang mendekatkan mahasiswa pada dunia bisnis sesungguhnya.</p>
<p>Mahasiswa perlu memahami bagaimana merancang model bisnis, membaca peluang pasar, mengelola keuangan, membangun strategi pemasaran, hingga memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat pertumbuhan usaha. Mereka juga perlu memahami bahwa membangun bisnis bukan sekadar mengejar keuntungan, tetapi juga menciptakan nilai dan memberikan solusi bagi masyarakat.</p>
<p>Sebagai bagian dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kami meyakini bahwa pendidikan manajemen harus menjadi ruang lahirnya inovasi dan kewirausahaan. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya mempelajari konsep bisnis di ruang kelas, tetapi juga mengimplementasikannya dalam berbagai proyek dan pengalaman lapangan.</p>
<p>Salah satu langkah strategis yang kami lakukan adalah melalui implementasi Program Unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjalani tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman langsung di luar kampus melalui magang industri, proyek kewirausahaan, riset, maupun studi independen.</p>
<p>Bagi saya, program ini bukan sekadar bagian dari kurikulum. IEP 3+1 merupakan jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia profesional. Mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar dari tantangan nyata, dinamika industri, serta pengalaman membangun solusi di lapangan.</p>
<p>Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat menguji ide bisnis mereka, memahami kebutuhan pasar secara langsung, serta membangun kemampuan kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Bahkan, tidak sedikit mahasiswa yang mulai merintis usaha sejak masih berada di bangku kuliah.</p>
<p>Di era ekonomi digital, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memiliki modal terbesar, tetapi juga oleh siapa yang mampu berinovasi lebih cepat. Karena itu, generasi muda perlu membangun keberanian untuk menjadi pencipta peluang, bukan sekadar menunggu peluang datang.</p>
<p>Saya percaya Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha muda yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi dan nilai ekonomi baru. Kehadiran mereka akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>Pada akhirnya, kuliah seharusnya tidak hanya menjadi perjalanan untuk memperoleh gelar akademik. Kuliah harus menjadi proses membangun karakter, keberanian, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>Karena itu, saya mengajak generasi muda untuk mulai mengubah cara pandang terhadap pendidikan tinggi. Jangan hanya bertanya, &#8220;Setelah lulus saya akan bekerja di mana?&#8221; Tetapi mulailah bertanya, &#8220;Setelah lulus, inovasi apa yang bisa saya ciptakan dan peluang kerja apa yang bisa saya hadirkan?&#8221;</p>
<p>Masa depan tidak selalu dimiliki oleh mereka yang mencari pekerjaan terbaik. Sering kali, masa depan justru dimenangkan oleh mereka yang berani menciptakannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/">Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Jadi Talenta Digital Incaran Industri? Sistem Informasi UNM dan IEP 3+1 Jadi Jawabannya!</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mau-jadi-talenta-digital-incaran-industri-sistem-informasi-unm-dan-iep-31-jadi-jawabannya/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mau-jadi-talenta-digital-incaran-industri-sistem-informasi-unm-dan-iep-31-jadi-jawabannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 02:02:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[PMB UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5952</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perkembangan transformasi digital di berbagai sektor...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mau-jadi-talenta-digital-incaran-industri-sistem-informasi-unm-dan-iep-31-jadi-jawabannya/">Mau Jadi Talenta Digital Incaran Industri? Sistem Informasi UNM dan IEP 3+1 Jadi Jawabannya!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perkembangan transformasi digital di berbagai sektor industri membuat kebutuhan terhadap lulusan yang memahami teknologi sekaligus bisnis semakin tinggi. Di era modern, perusahaan tidak hanya membutuhkan programmer, tetapi juga talenta yang mampu mengelola sistem informasi, menganalisis data, dan merancang solusi digital yang efisien.</p>
<p>Melihat peluang tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus mengembangkan Program Studi Sistem Informasi di UNM kampus Rawamangun, Jakarta Timur sebagai wadah pembentukan talenta digital yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan.</p>
<p>Kepala Kampus UNM Kampus Rawamangun, Maruloh, menjelaskan bahwa Program Studi Sistem Informasi memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan teknologi dengan proses bisnis perusahaan.</p>
<p>“Sistem Informasi bukan hanya belajar komputer, tetapi juga memahami bagaimana teknologi digunakan untuk membantu pengambilan keputusan bisnis dan meningkatkan efisiensi perusahaan,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (22/5).</p>
<p>Melalui kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, mahasiswa Sistem Informasi UNM Kampus Rawamangun dibekali kemampuan analisis sistem, pengelolaan basis data, business intelligence, pengembangan aplikasi bisnis, hingga transformasi digital perusahaan.</p>
<p>Untuk memperkuat kesiapan kerja mahasiswa, UNM juga menghadirkan program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman langsung di luar kampus melalui magang, proyek industri, atau riset.</p>
<p>Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan dunia profesional sebelum lulus sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan industri digital. Didukung lebih dari 300 perusahaan nasional dan multinasional, IEP 3+1 membantu mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata dan memahami kebutuhan industri secara langsung.</p>
<p>“Program IEP 3+1 menjadi keunggulan yang membantu mahasiswa lebih siap memasuki dunia kerja. Mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman profesional yang sangat dibutuhkan industri saat ini,” ujar Maruloh.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa kombinasi antara pemahaman bisnis dan teknologi menjadi kompetensi utama yang akan sangat dibutuhkan di masa depan, terutama dalam menghadapi percepatan ekonomi digital.</p>
<p>Selain menghadirkan kurikulum berbasis industri, Universitas Nusa Mandiri juga memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa melalui biaya kuliah yang bisa dicicil serta bebas biaya SSP atau uang gedung.</p>
<p>Tak hanya fokus pada akademik, UNM kampus Rawamangun juga didukung berbagai fasilitas modern untuk menunjang pengembangan mahasiswa, mulai dari sarana olahraga, sport center, hingga fasilitas padel yang menjadi tren olahraga generasi muda saat ini. Dukungan jaringan alumni yang kuat juga menjadi nilai tambah dalam membantu mahasiswa membangun relasi profesional dan peluang karir setelah lulus.</p>
<p>Dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi,” UNM terus menghadirkan pendidikan berbasis teknologi dan industri guna mencetak lulusan unggul yang siap berkarir di dunia digital modern. Pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri dapat dilakukan secara online melalui: https://pmb.nusamandiri.ac.id/.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mau-jadi-talenta-digital-incaran-industri-sistem-informasi-unm-dan-iep-31-jadi-jawabannya/">Mau Jadi Talenta Digital Incaran Industri? Sistem Informasi UNM dan IEP 3+1 Jadi Jawabannya!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mau-jadi-talenta-digital-incaran-industri-sistem-informasi-unm-dan-iep-31-jadi-jawabannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Jadi AI Engineer? Informatika UNM dan IEP 3+1 Siapkan Kamu Sejak Kuliah!</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ingin-jadi-ai-engineer-informatika-unm-dan-iep-31-siapkan-kamu-sejak-kuliah/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ingin-jadi-ai-engineer-informatika-unm-dan-iep-31-siapkan-kamu-sejak-kuliah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 01:58:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[PMB UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5949</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Transformasi digital yang semakin pesat di...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ingin-jadi-ai-engineer-informatika-unm-dan-iep-31-siapkan-kamu-sejak-kuliah/">Ingin Jadi AI Engineer? Informatika UNM dan IEP 3+1 Siapkan Kamu Sejak Kuliah!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Transformasi digital yang semakin pesat di tahun 2026 membuat kebutuhan terhadap talenta teknologi terus meningkat. Profesi seperti software developer, AI engineer, data analyst, hingga cybersecurity specialist kini menjadi salah satu pekerjaan paling diburu industri nasional maupun global.</p>
<p>Melihat tren tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kualitas pendidikan pada Program Studi Informatika di Kampus Rawamangun agar mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di era teknologi modern.</p>
<p>Kepala Kampus UNM kampus Rawamangun, Maruloh, mengatakan bahwa dunia industri saat ini membutuhkan lulusan Informatika yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik dan kemampuan problem solving yang kuat.</p>
<p>“Industri teknologi berkembang sangat cepat. Karena itu, mahasiswa Informatika harus dibekali kemampuan teknis sekaligus pengalaman industri nyata agar mereka mampu beradaptasi dengan kebutuhan kerja modern,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (22/5).</p>
<p>Program Studi Informatika UNM Kampus Rawamangun menghadirkan pembelajaran berbasis praktik melalui pengembangan aplikasi, pemrograman, kecerdasan buatan (AI), data science, hingga keamanan sistem digital. Mahasiswa juga didorong aktif membangun portofolio proyek sejak semester awal.</p>
<p>Sebagai bentuk penguatan kesiapan karir mahasiswa, UNM menghadirkan program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman langsung di luar kampus melalui magang, proyek industri, atau riset.</p>
<p>Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan dunia profesional sebelum lulus sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan industri digital. Selain itu, mahasiswa juga dapat membangun jejaring profesional lebih awal melalui kerja sama dengan lebih dari 300 perusahaan mitra nasional maupun multinasional.</p>
<p>“Melalui program IEP 3+1, mahasiswa Informatika tidak hanya belajar coding di kelas, tetapi juga merasakan langsung dinamika dunia industri teknologi. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing lulusan,” tambah Maruloh.</p>
<p>Menurutnya, pendekatan pembelajaran berbasis industri menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan perusahaan terhadap talenta digital yang siap kerja dan mampu berinovasi.</p>
<p>Selain kualitas akademik dan program industri, Universitas Nusa Mandiri juga memberikan kemudahan biaya pendidikan melalui sistem pembayaran kuliah yang bisa dicicil serta bebas biaya SSP atau uang gedung.</p>
<p>Untuk mendukung aktivitas mahasiswa, UNM juga menghadirkan fasilitas modern seperti sarana olahraga, sport center, hingga fasilitas padel yang kini menjadi tren olahraga generasi muda. Dukungan jaringan alumni yang kuat turut menjadi nilai tambah dalam membantu mahasiswa membangun relasi profesional dan peluang karir di masa depan.</p>
<p>Dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi,” UNM Kampus Rawamangun terus berkomitmen mencetak generasi muda unggul di bidang teknologi informasi yang siap menghadapi tantangan industri digital global. Informasi pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri dapat diakses melalui: https://pmb.nusamandiri.ac.id/.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ingin-jadi-ai-engineer-informatika-unm-dan-iep-31-siapkan-kamu-sejak-kuliah/">Ingin Jadi AI Engineer? Informatika UNM dan IEP 3+1 Siapkan Kamu Sejak Kuliah!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ingin-jadi-ai-engineer-informatika-unm-dan-iep-31-siapkan-kamu-sejak-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Cuma Kuliah! Program IEP 3+1 UNM Bikin Mahasiswa Siap Kerja Sejak Masih Kuliah</title>
		<link>https://jogjahitz.com/tak-cuma-kuliah-program-iep-31-unm-bikin-mahasiswa-siap-kerja-sejak-masih-kuliah/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/tak-cuma-kuliah-program-iep-31-unm-bikin-mahasiswa-siap-kerja-sejak-masih-kuliah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 10:01:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5752</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — Memasuki era industri yang semakin kompetitif,...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tak-cuma-kuliah-program-iep-31-unm-bikin-mahasiswa-siap-kerja-sejak-masih-kuliah/">Tak Cuma Kuliah! Program IEP 3+1 UNM Bikin Mahasiswa Siap Kerja Sejak Masih Kuliah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA — Memasuki era industri yang semakin kompetitif, kesiapan kerja menjadi faktor kunci dalam menentukan kesuksesan lulusan perguruan tinggi. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1 sebagai solusi nyata bagi mahasiswa menuju dunia kerja profesional.</p>
<p>IEP 3+1 mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman industri secara langsung melalui skema tiga tahun perkuliahan di kampus dan satu tahun magang profesional di perusahaan mitra. Dengan konsep ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam dunia kerja nyata.</p>
<p>Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa, membentuk kesiapan kerja yang matang, serta memberikan nilai tambah saat memasuki dunia profesional. Melalui pengalaman magang yang panjang, mahasiswa memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan lulusan lain yang minim pengalaman kerja.</p>
<p>Salah satu kekuatan utama IEP 3+1 adalah dukungan lebih dari 300 perusahaan mitra, baik nasional maupun multinasional. Kemitraan ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proyek industri, memperluas jaringan profesional, hingga meningkatkan peluang direkrut sebelum lulus.</p>
<p>UNM Kampus Rawamangun menjadi salah satu lokasi strategis dalam mendukung implementasi program ini. Berlokasi di Jakarta Timur, kampus ini menawarkan akses mudah serta lingkungan akademik yang dinamis, khususnya dalam pengembangan kompetensi di bidang teknologi dan bisnis digital.</p>
<p>Kepala Kampus UNM kampus Rawamangun, Maruloh, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri secara nyata.</p>
<p>“Melalui IEP 3+1, kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga dengan pengalaman kerja yang relevan. Ini menjadi bekal penting agar mereka siap bersaing di dunia industri sejak hari pertama,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (22/4).</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan dunia industri menjadi kekuatan utama program ini.</p>
<p>“Kami terus memperluas kerja sama dengan perusahaan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman terbaik dan peluang karier yang lebih luas. Ini adalah bentuk komitmen UNM dalam mencetak lulusan unggul di era digital,” tambahnya.</p>
<p>Melalui IEP 3+1, Universitas Nusa Mandiri membuktikan komitmennya dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap terjun ke dunia kerja profesional.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tak-cuma-kuliah-program-iep-31-unm-bikin-mahasiswa-siap-kerja-sejak-masih-kuliah/">Tak Cuma Kuliah! Program IEP 3+1 UNM Bikin Mahasiswa Siap Kerja Sejak Masih Kuliah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/tak-cuma-kuliah-program-iep-31-unm-bikin-mahasiswa-siap-kerja-sejak-masih-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuliah Hanya 3 Tahun, Langsung Setahun di Industri Prodi Manajemen UNM Siapkan Lulusan Siap Kerja</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kuliah-hanya-3-tahun-langsung-setahun-di-industri-prodi-manajemen-unm-siapkan-lulusan-siap-kerja/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kuliah-hanya-3-tahun-langsung-setahun-di-industri-prodi-manajemen-unm-siapkan-lulusan-siap-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 14:28:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-hanya-3-tahun-langsung-setahun-di-industri-prodi-manajemen-unm-siapkan-lulusan-siap-kerja/">Kuliah Hanya 3 Tahun, Langsung Setahun di Industri Prodi Manajemen UNM Siapkan Lulusan Siap Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat transformasi pendidikan melalui integrasi konsep kampus digital dengan Internship Experience Program (IEP) 3+1 di Program Studi (prodi) Manajemen. Skema ini memungkinkan mahasiswa menempuh tiga tahun perkuliahan di kampus dan satu tahun pembelajaran di luar kampus melalui magang industri, proyek bisnis, maupun program profesional lainnya.</p>
<p>Program tersebut dirancang sebagai strategi konkret menjawab kebutuhan industri yang semakin dinamis dan berbasis digital. Dalam implementasinya, kunjungan industri menjadi tahap awal atau bridging program untuk mempersiapkan mahasiswa secara akademik, mental, dan kompetensi sebelum memasuki tahun industri.</p>
<p>Melalui kunjungan industri terstruktur, mahasiswa Manajemen dapat memetakan karakter industri, kebutuhan kompetensi, hingga peluang karier yang sesuai dengan minat dan keahliannya. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak lagi memilih tempat magang secara coba-coba, melainkan berdasarkan pemahaman nyata terhadap proses bisnis, budaya kerja, serta tantangan perusahaan.</p>
<p>Ketua Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, menegaskan bahwa integrasi kampus digital dan IEP 3+1 menjadi strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.</p>
<p>“Sebagai Kampus Digital Bisnis, kami merancang pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi terhubung langsung dengan praktik industri. Kunjungan industri dan Program IEP 3+1 memastikan mahasiswa Manajemen memiliki kesiapan kerja, portofolio digital, dan pengalaman profesional sebelum lulus,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (26/3).</p>
<p>Dalam konteks kampus digital, tegasnya, mahasiswa juga didorong membangun portofolio sejak dini. Hasil observasi industri dapat dikembangkan menjadi analisis proses bisnis digital, rancangan strategi pemasaran berbasis data, hingga proposal proyek transformasi digital yang dapat dieksekusi saat memasuki tahun magang.</p>
<p>“Mahasiswa prodi Manajemen UNM dibekali kompetensi analisis data, pemasaran digital, serta pemanfaatan kecerdasan buatan untuk bisnis. Integrasi ini membuat pengalaman lapangan selaras dengan capaian pembelajaran kurikulum,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa program IEP 3+1 juga membuka peluang mahasiswa untuk terlibat dalam proyek transformasi digital perusahaan, pendampingan UMKM mitra, hingga riset terapan berbasis kebutuhan industri. Skema ini sejalan dengan kebijakan pendidikan tinggi yang mendorong pembelajaran di luar kampus serta kolaborasi aktif dengan dunia usaha dan dunia industri.</p>
<p>Dengan pendekatan tersebut, kesiapan kerja (work readiness) mahasiswa semakin kuat. Mereka tidak hanya memahami konsep manajemen secara teoritis, tetapi juga terbiasa dengan ritme kerja profesional, penggunaan sistem digital perusahaan, serta pengambilan keputusan berbasis data.</p>
<p>“Melalui integrasi kampus digital, kunjungan industri, dan Internship Experience Program 3+1, Universitas Nusa Mandiri menegaskan komitmennya mencetak lulusan Manajemen yang tidak hanya lulus tepat waktu, tetapi juga siap berkarier, berwirausaha, dan berkontribusi dalam transformasi bisnis digital di tingkat nasional maupun global,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-hanya-3-tahun-langsung-setahun-di-industri-prodi-manajemen-unm-siapkan-lulusan-siap-kerja/">Kuliah Hanya 3 Tahun, Langsung Setahun di Industri Prodi Manajemen UNM Siapkan Lulusan Siap Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kuliah-hanya-3-tahun-langsung-setahun-di-industri-prodi-manajemen-unm-siapkan-lulusan-siap-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Link and Match, BSN dan Universitas Nusa Mandiri Dorong Program IEP 3+1</title>
		<link>https://jogjahitz.com/perkuat-link-and-match-bsn-dan-universitas-nusa-mandiri-dorong-program-iep-31/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/perkuat-link-and-match-bsn-dan-universitas-nusa-mandiri-dorong-program-iep-31/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 07:49:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSN dan UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5192</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang Selatan &#8211; Guna memperkuat keterkaitan antara pendidikan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perkuat-link-and-match-bsn-dan-universitas-nusa-mandiri-dorong-program-iep-31/">Perkuat Link and Match, BSN dan Universitas Nusa Mandiri Dorong Program IEP 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tangerang Selatan &#8211; Guna memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia profesi, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menerima kunjungan Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, pada Rabu (11/2) lalu. Pertemuan yang berlangsung di Gedung BSN, Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie, Jl. Komp. Puspiptek, Muncul, Setu, Tangerang Selatan, Banten, ini membahas peluang kolaborasi strategis, khususnya penguatan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yang merupakan program unggulan di UNM.</p>
<p>Rombongan Universitas Nusa Mandiri dipimpin oleh Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik, Arif Hidayat, dan disambut langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (Pusbang SDM SPK) BSN, Arini Widyastuti, beserta jajarannya.</p>
<p>Fokus utama diskusi diarahkan pada penciptaan ekosistem yang mendukung keberhasilan program IEP 3+1, di mana mahasiswa memperoleh kesempatan mengaplikasikan kompetensi akademik secara langsung di lembaga nasional seperti BSN. Dalam kesempatan tersebut, Arif menyampaikan apresiasi atas diterimanya mahasiswa Program Studi (prodi) Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri untuk melaksanakan magang di BSN.</p>
<p>“BSN merupakan mitra strategis yang mampu memberikan pengalaman lapangan bernilai tinggi bagi mahasiswa. Program IEP 3+1 dirancang untuk mempercepat kesiapan kerja, dan kolaborasi dengan lembaga seperti BSN menjadi kunci,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (4/3).</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Arini menegaskan kesiapan BSN untuk menjajaki berbagai bentuk dukungan kolaboratif dengan perguruan tinggi.</p>
<p>“Kami menyambut baik inisiatif ini. Sinergi dengan kampus sangat penting untuk menyiapkan talenta masa depan yang memahami prinsip standardisasi sejak dini,” katanya.</p>
<p>Sejumlah ruang sinergi konkret turut dibahas, di antaranya Training of Trainers (ToT) untuk peningkatan kapasitas dosen, kuliah umum oleh pakar BSN, serta pengembangan skema magang bersertifikat yang terstruktur. Selain itu, terbuka pula peluang kerja sama pengembangan kurikulum, pendirian SNI Corner di lingkungan kampus, hingga kolaborasi kegiatan akademik dan profesional lainnya.</p>
<p>“Kunjungan ini menandai babak baru kemitraan strategis antara lembaga pemerintah dan perguruan tinggi. Sinergi antara BSN dan Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis diharapkan mampu menjadi model penguatan relevansi pendidikan tinggi dengan dunia kerja, sekaligus menyiapkan talenta unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional,” paparnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perkuat-link-and-match-bsn-dan-universitas-nusa-mandiri-dorong-program-iep-31/">Perkuat Link and Match, BSN dan Universitas Nusa Mandiri Dorong Program IEP 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/perkuat-link-and-match-bsn-dan-universitas-nusa-mandiri-dorong-program-iep-31/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program IEP 3+1 UNM Buktikan Dunia Kerja Tak Kenal Jawaban Pilihan Ganda</title>
		<link>https://jogjahitz.com/program-iep-31-unm-buktikan-dunia-kerja-tak-kenal-jawaban-pilihan-ganda/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/program-iep-31-unm-buktikan-dunia-kerja-tak-kenal-jawaban-pilihan-ganda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 05:07:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4028</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/program-iep-31-unm-buktikan-dunia-kerja-tak-kenal-jawaban-pilihan-ganda/">Program IEP 3+1 UNM Buktikan Dunia Kerja Tak Kenal Jawaban Pilihan Ganda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat pelaksanaan program unggulannya, Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini memberi kesempatan mahasiswa untuk belajar tiga tahun di kampus dan satu tahun langsung di industri. Sebagai langkah konkret, UNM menggelar diskusi bersama praktisi dan pimpinan perusahaan lintas sektor industri serta pemerintahan, pada Ahad (21/9).</p>
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk menggali masukan dari mitra magang yang menjadi bagian penting dalam implementasi IEP 3+1, sekaligus menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.</p>
<p>Hadir sebagai narasumber, Tedi Wahyudin sebagai Koordinator HRD PT Catur Sentosa Adiprana, Muhammad Ali sebagai CEO Coding Data &amp; Lead IT Development &amp; Data Science Wingstop, serta Elwin Halawa sebagai CEO Zona Ban Group.</p>
<p>Tedi Wahyudin menegaskan bahwa lulusan yang hanya menguasai teori belum tentu siap bersaing di industri.</p>
<p>“Perusahaan membutuhkan SDM yang adaptif, komunikatif, dan mampu bekerja dalam tim lintas disiplin. Keahlian teknis memang penting, tetapi karakter dan kemampuan berkolaborasi tidak kalah krusial,” jelasnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Muhammad Ali yang menyoroti pentingnya komunikasi global. “Di era global, komunikasi yang efektif adalah kunci. Lulusan yang fasih berbahasa Inggris dan mampu berbicara di depan publik akan lebih mudah mengeksekusi ide sekaligus meyakinkan stakeholder,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Elwin Halawa menekankan perlunya membekali mahasiswa dengan wawasan kewirausahaan.</p>
<p>“Literasi keuangan dan usaha sangat penting agar mereka tidak hanya menjadi pekerja, tapi juga bisa tumbuh sebagai pencipta lapangan kerja,” paparnya.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Kaprodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menyatakan bahwa forum diskusi semacam ini memberi kontribusi besar bagi pemutakhiran kurikulum.</p>
<p>“Forum ini membuka wawasan baru bagi prodi untuk menyesuaikan kurikulum agar semakin adaptif dengan kebutuhan industri. Harapan kami, lulusan Prodi Sains Data UNM siap kerja, adaptif, dan mampu bersaing di level global,” pungkasnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (23/9).</p>
<p>Melalui forum ini, UNM menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya berprestasi di ruang akademik, tetapi juga relevan dengan dunia industri melalui penguatan IEP 3+1.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/program-iep-31-unm-buktikan-dunia-kerja-tak-kenal-jawaban-pilihan-ganda/">Program IEP 3+1 UNM Buktikan Dunia Kerja Tak Kenal Jawaban Pilihan Ganda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/program-iep-31-unm-buktikan-dunia-kerja-tak-kenal-jawaban-pilihan-ganda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prodi Sains Data UNM Genjot Mutu Belajar Lewat IEP 3+1, Mahasiswa Akan Lebih Siap Kerja Sesuai Jurusan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/prodi-sains-data-unm-genjot-mutu-belajar-lewat-iep-31-mahasiswa-akan-lebih-siap-kerja-sesuai-jurusan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/prodi-sains-data-unm-genjot-mutu-belajar-lewat-iep-31-mahasiswa-akan-lebih-siap-kerja-sesuai-jurusan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 02:02:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3844</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Peningkatan kualitas pembelajaran menjadi kunci penting...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/prodi-sains-data-unm-genjot-mutu-belajar-lewat-iep-31-mahasiswa-akan-lebih-siap-kerja-sesuai-jurusan/">Prodi Sains Data UNM Genjot Mutu Belajar Lewat IEP 3+1, Mahasiswa Akan Lebih Siap Kerja Sesuai Jurusan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Peningkatan kualitas pembelajaran menjadi kunci penting dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia industri. Untuk mewujudkan hal tersebut, Program Studi (Prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menggelar Rapat Koordinasi Dosen pada Senin (15/9). Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pembelajaran semester Genap 2025/2026 sekaligus mematangkan persiapan perkuliahan semester Ganjil 2025/2026 agar lebih efektif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri.</p>
<p>Tati Mardiana, Kaprodi Sains Data UNM, menegaskan bahwa rapat ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga ruang penguatan strategi pembelajaran yang lebih kolaboratif.</p>
<p>“Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat kelulusan mahasiswa di berbagai mata kuliah. Capaian ini tidak lepas dari kolaborasi dengan industri serta penerapan metode berbasis kasus dan proyek yang lebih intensif. Kami mendorong dosen untuk berinovasi, sehingga pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga lebih partisipatif dan kolaboratif agar mahasiswa terlatih menghadapi tantangan nyata di dunia industri,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (16/9).</p>
<p>Dalam forum tersebut, Tati juga menekankan pentingnya implementasi Internship Experience Program (IEP) 3+1, program unggulan di UNM sebagai Kampus Digital Bisnis. Melalui skema ini, mahasiswa menempuh tiga tahun perkuliahan di kampus dan satu tahun mengikuti magang profesional di perusahaan ternama, baik nasional maupun multinasional.</p>
<p>“Dengan skema 3+1, mahasiswa tidak hanya dibekali teori dan praktik di kelas, tetapi juga pengalaman nyata di industri. Mereka lebih siap kerja, memahami budaya perusahaan, sekaligus membangun jejaring profesional sejak dini,” tambahnya.</p>
<p>Selain evaluasi pembelajaran, rapat koordinasi ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.</p>
<p>Sementara itu, Taopik Hidayat, dosen Prodi Sains Data, membagikan pengalamannya dalam memperoleh tiga hibah sekaligus pada semester ini dengan total pendanaan hampir Rp250 juta.</p>
<p>“Awalnya saya pikir sulit lolos hibah DRTPM. Kuncinya belajar dari rekan dosen yang sudah berhasil dan menjalin kolaborasi. Dengan pendekatan ini, peluang untuk berhasil terbuka lebih lebar,” ungkap Taopik.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Nanang Ruhyana, dosen Prodi Sains Data lainnya, menuturkan pentingnya mengintegrasikan pembelajaran dengan proyek industri.</p>
<p>“Dengan terjun langsung ke proyek industri, mahasiswa bisa merasakan bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan di lapangan. Harapan saya, metode ini dapat diperluas oleh dosen lain agar manfaatnya lebih terasa,” ujarnya.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Prodi Sains Data UNM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan industri sekaligus mendukung penguatan ekosistem Kampus Digital Bisnis.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/prodi-sains-data-unm-genjot-mutu-belajar-lewat-iep-31-mahasiswa-akan-lebih-siap-kerja-sesuai-jurusan/">Prodi Sains Data UNM Genjot Mutu Belajar Lewat IEP 3+1, Mahasiswa Akan Lebih Siap Kerja Sesuai Jurusan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/prodi-sains-data-unm-genjot-mutu-belajar-lewat-iep-31-mahasiswa-akan-lebih-siap-kerja-sesuai-jurusan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuliah 3 Tahun, Mahasiswa UNM Auto Ready Jadi Ahli Sesuai Kompetensi di Era AI</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kuliah-3-tahun-mahasiswa-unm-auto-ready-jadi-ahli-sesuai-kompetensi-di-era-ai/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kuliah-3-tahun-mahasiswa-unm-auto-ready-jadi-ahli-sesuai-kompetensi-di-era-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 02:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Gelombang perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang begitu pesat...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-3-tahun-mahasiswa-unm-auto-ready-jadi-ahli-sesuai-kompetensi-di-era-ai/">Kuliah 3 Tahun, Mahasiswa UNM Auto Ready Jadi Ahli Sesuai Kompetensi di Era AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Gelombang perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang begitu pesat menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar bagi dunia pendidikan. Generasi muda dituntut tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi yang bertanggung jawab.</p>
<p>Menyadari hal itu, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Program Studi (Prodi) Sains Data terus menyiapkan kurikulum dan pembelajaran yang adaptif agar mahasiswa mampu bersaing di era kecerdasan buatan.</p>
<p>Tati Mardiana, Kaprodi Sains Data UNM, menegaskan bahwa sains data menjadi fondasi penting dalam menghadapi era AI. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali dengan kompetensi yang tidak sekadar teoritis, tetapi juga praktis dan berorientasi pada kebutuhan industri.</p>
<p>“Kami tidak ingin generasi muda hanya menjadi konsumen teknologi. Dengan bekal sains data, mereka dapat memahami cara kerja AI, mengembangkan solusi berbasis data, dan berkontribusi nyata dalam transformasi digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (16/9).</p>
<p>UNM telah merancang kurikulum yang mengintegrasikan teori dengan praktik. Mahasiswa diajak memahami siklus hidup data, mulai dari akuisisi, pembersihan, analisis, hingga visualisasi. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan berbagai algoritma machine learning, deep learning, dan pemodelan prediktif.</p>
<p>Lebih jauh, Tati menekankan implementasi Internship Experience Program (IEP) 3+1 sebagai program unggulan di Kampus Digital Bisnis UNM. Melalui skema ini, mahasiswa menempuh tiga tahun kuliah di kampus dan satu tahun penuh magang profesional di perusahaan nasional maupun multinasional.</p>
<p>“Lewat skema 3+1, mahasiswa belajar langsung di industri. Mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi juga merasakan bagaimana AI dan sains data diimplementasikan dalam bisnis, kesehatan, hingga sektor pemerintahan. Pengalaman ini membuat mereka lebih siap kerja sekaligus membangun jejaring profesional sejak dini,” jelasnya.</p>
<p>Di tengah tren otomatisasi, Tati juga menegaskan pentingnya membekali mahasiswa dengan aspek etika dan tanggung jawab sosial.</p>
<p>“Kami selalu menekankan, penguasaan AI harus diiringi nilai humanis. Mahasiswa diajarkan agar solusi yang mereka ciptakan berdampak positif, tidak menyingkirkan peran manusia, serta tetap memperhatikan keamanan dan privasi data,” paparnya.</p>
<p>Menurutnya, tantangan AI di masa depan semakin kompleks, mulai dari isu etika penggunaan data hingga kesiapan tenaga kerja digital. Namun, ia optimistis generasi muda dapat menghadapinya bila sejak awal dibekali kompetensi sains data yang kokoh.</p>
<p>“Kami percaya, lulusan Sains Data UNM akan menjadi talenta digital yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga global. Mereka siap menjawab tantangan AI dengan inovasi, kreativitas, dan tanggung jawab,” tutupTati.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-3-tahun-mahasiswa-unm-auto-ready-jadi-ahli-sesuai-kompetensi-di-era-ai/">Kuliah 3 Tahun, Mahasiswa UNM Auto Ready Jadi Ahli Sesuai Kompetensi di Era AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kuliah-3-tahun-mahasiswa-unm-auto-ready-jadi-ahli-sesuai-kompetensi-di-era-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Kampus ke Kantor Bupati: Kisah Sukses Magang Mahasiswa Sains Data UNM</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-kantor-bupati-kisah-sukses-magang-mahasiswa-sains-data-unm/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-kantor-bupati-kisah-sukses-magang-mahasiswa-sains-data-unm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 04:58:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3704</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor&#8211;William Hans Natanael, mahasiswa Program Studi Sains Data...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-kantor-bupati-kisah-sukses-magang-mahasiswa-sains-data-unm/">Dari Kampus ke Kantor Bupati: Kisah Sukses Magang Mahasiswa Sains Data UNM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor&#8211;William Hans Natanael, mahasiswa Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, telah sukses menyelesaikan program magang di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor. Pengalaman berharga ini ia dapatkan melalui program Internship Experience Program (IEP) 3+1 dan dukungan penuh dari Nusa Mandiri Career Center (NCC). Keberhasilan William menjadi bukti nyata kesiapan lulusan UNM dalam menghadapi dunia kerja dan berkontribusi langsung pada pembangunan daerah.</p>
<p>Selama magang di Divisi Tim Niaga sejak Juli 2025, William berperan sebagai Data Analyst Intern. Tugasnya meliputi pengolahan data perdagangan dan perindustrian, analisis jumlah kios dan pelaku usaha, pembuatan visualisasi data, serta penyusunan laporan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.</p>
<p>“Tugas saya meliputi pengolahan data perdagangan dan perindustrian, analisis jumlah kios dan pelaku usaha, membuat visualisasi data, serta menyusun laporan yang mendukung pengambilan keputusan di divisi niaga,” ujar William yang memiliki hobi membaca artikel tren teknologi dan jogging.</p>
<p>William berhasil melewati proses seleksi yang sistematis. Ia aktif mencari informasi lowongan dan mempersiapkan dokumen lamaran dengan matang.</p>
<p>“Tips dari saya, siapkan CV dan portofolio yang jelas sesuai bidang yang kamu minati, tunjukkan keseriusan saat melamar, dan jangan ragu untuk aktif mencari informasi. Selain itu, penting juga punya sikap profesional, komunikasi yang baik, dan semangat belajar,” tuturnya.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya ilmu yang diperoleh di kampus, khususnya mata kuliah Analisis Data, Statistika, dan Visualisasi Data, yang sangat aplikatif dalam pekerjaannya.</p>
<p>Keberhasilan William tidak lepas dari komitmen UNM dalam mencetak lulusan siap kerja melalui program IEP 3+1. Program ini memadukan tiga tahun perkuliahan dengan satu tahun pengalaman kerja di industri mitra kampus.</p>
<p>Arif Hidayat, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UNM, menyatakan bahwa IEP merupakan wujud nyata link and match antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.</p>
<p>“Program IEP 3+1 dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa sebelum mereka lulus. Hal ini tidak hanya membangun kompetensi teknis mereka, tetapi juga soft skills seperti profesionalisme, kemampuan beradaptasi, dan problem solving di lingkungan kerja yang sesungguhnya. Kesuksesan mahasiswa seperti William membuktikan bahwa model ini efektif dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan berkontribusi bagi bangsa,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (15/9).</p>
<p>Lebih lanjut, NCC berperan krusial dalam menghubungkan mahasiswa dengan mitra industri, termasuk instansi pemerintah. NCC tidak hanya membantu dalam persiapan administrasi, tetapi juga memberikan pembekalan dan pendampingan.</p>
<p>“Pencapaian William adalah salah satu indikator kesuksesan dari layanan yang kami berikan,” ungkap Faisal sebagai kepala NCC. Dengan pengalaman berharga ini, William dan UNM berharap dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk aktif memanfaatkan kesempatan serupa.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-kantor-bupati-kisah-sukses-magang-mahasiswa-sains-data-unm/">Dari Kampus ke Kantor Bupati: Kisah Sukses Magang Mahasiswa Sains Data UNM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-kantor-bupati-kisah-sukses-magang-mahasiswa-sains-data-unm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
