<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perpustakaan UNM Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/perpustakaan-unm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/perpustakaan-unm/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Mar 2026 08:19:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>perpustakaan UNM Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/perpustakaan-unm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perpustakaan Bukan Beban Tapi Penentu Mutu Kampus</title>
		<link>https://jogjahitz.com/perpustakaan-bukan-beban-tapi-penentu-mutu-kampus/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/perpustakaan-bukan-beban-tapi-penentu-mutu-kampus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 08:19:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5247</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah arus transformasi pendidikan tinggi yang kian...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perpustakaan-bukan-beban-tapi-penentu-mutu-kampus/">Perpustakaan Bukan Beban Tapi Penentu Mutu Kampus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah arus transformasi pendidikan tinggi yang kian digital, perpustakaan kerap ditempatkan pada posisi yang serba tanggung. Ia ada karena diwajibkan, hadir karena diminta standar akreditasi. Pertanyaannya sederhana namun mendasar diantaranya, apakah perpustakaan benar-benar diposisikan sebagai investasi strategis kampus, atau sekadar formalitas kelembagaan?</p>
<p>Dalam perguruan tinggi modern, perpustakaan tidak lagi sekadar ruang penyimpanan buku. Ia adalah pusat pengelolaan pengetahuan, penguat literasi digital, sekaligus fondasi kualitas akademik. Terlebih bagi Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, perpustakaan seharusnya menjadi bagian inti dari sistem akademik, bukan elemen pinggiran yang diaktifkan menjelang penilaian.</p>
<p>Manajemen pendidikan yang berkualitas tidak mungkin berdiri tanpa dukungan data dan referensi ilmiah yang kuat. Kurikulum yang relevan, riset yang berdampak, serta publikasi dosen dan mahasiswa yang berkualitas semuanya bergantung pada akses informasi yang kredibel dan mutakhir. Di titik ini, perpustakaan memainkan peran strategis melalui penyediaan jurnal ilmiah bereputasi, repositori karya ilmiah institusi, basis data riset digital, serta layanan literasi informasi.</p>
<p>Ketika perpustakaan terintegrasi dengan sistem akademik kampus, ia tidak lagi sekadar unit layanan, melainkan mitra dalam pengambilan keputusan dan peningkatan mutu pendidikan. Perpustakaan menjadi ruang di mana data akademik diolah menjadi pengetahuan, dan pengetahuan dikonversi menjadi kebijakan serta inovasi.</p>
<p>Tantangan terbesar di era digital bukanlah kelangkaan informasi, melainkan limpahannya. Mahasiswa hidup di tengah banjir data, namun belum tentu memiliki kemampuan memilah, memverifikasi, dan menggunakannya secara etis. Budaya instan dan “asal kutip” mudah menjebak proses akademik pada kedangkalan. Di sinilah perpustakaan berfungsi sebagai penjaga nalar akademik.</p>
<p>Perpustakaan digital bukan sekadar memindahkan koleksi cetak ke layar gawai. Ia adalah ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang terintegrasi dengan Learning Management System (LMS), mendukung riset daring, serta menyediakan akses fleksibel tanpa batas ruang dan waktu. Lebih dari itu, perpustakaan membekali mahasiswa dengan literasi digital: memahami validitas sumber, etika sitasi, dan tanggung jawab akademik.</p>
<p>Sayangnya, dalam praktik akreditasi, perpustakaan masih sering diperlakukan sebagai daftar ceklis. Yang dinilai adalah keberadaannya, bukan keberfungsian strategisnya. Padahal, perpustakaan yang hanya memenuhi syarat administratif akan kehilangan relevansi. Sebaliknya, perpustakaan yang aktif mendukung pembelajaran, riset, dan publikasi ilmiah akan menjadi pilar penguatan mutu institusi.</p>
<p>Investasi pada perpustakaan sejatinya adalah investasi pada kualitas penelitian, integritas akademik, reputasi institusi, dan daya saing lulusan. Dampaknya mungkin tidak selalu terlihat instan, tetapi manfaatnya bersifat jangka panjang dan berkelanjutan persis seperti pendidikan itu sendiri.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri memiliki peluang besar untuk memaksimalkan peran perpustakaan dalam transformasi pendidikan tinggi. Integrasi teknologi, penguatan layanan e-library, serta pengembangan literasi digital mahasiswa merupakan langkah strategis dalam membangun budaya akademik yang unggul dan berdaya saing.</p>
<p>Pada akhirnya, setiap perguruan tinggi dihadapkan pada pilihan yang sama: menjadikan perpustakaan sekadar pelengkap akreditasi, atau menempatkannya sebagai investasi strategis masa depan. Kampus yang unggul bukan hanya yang adaptif terhadap teknologi, tetapi yang konsisten menjaga kualitas nalar dan integritas ilmiah.</p>
<p>Dan di sanalah, perpustakaan seharusnya berdiri bukan di pinggir, tetapi di jantung akademik kampus. Kini saatnya kampus berhenti sekadar memenuhi syarat dan mulai berinvestasi pada pengetahuan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perpustakaan-bukan-beban-tapi-penentu-mutu-kampus/">Perpustakaan Bukan Beban Tapi Penentu Mutu Kampus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/perpustakaan-bukan-beban-tapi-penentu-mutu-kampus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perpustakaan UNM Tidak Hanya Perpustakaan Biasa, Tapi Gerbang Sukses Mahasiswa</title>
		<link>https://jogjahitz.com/perpustakaan-unm-tidak-hanya-perpustakaan-biasa-tapi-gerbang-sukses-mahasiswa/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/perpustakaan-unm-tidak-hanya-perpustakaan-biasa-tapi-gerbang-sukses-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 03:10:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=2383</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung pencapaian akreditasi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perpustakaan-unm-tidak-hanya-perpustakaan-biasa-tapi-gerbang-sukses-mahasiswa/">Perpustakaan UNM Tidak Hanya Perpustakaan Biasa, Tapi Gerbang Sukses Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung pencapaian akreditasi unggul, Perpustakaan Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus memperkuat peran strategisnya sebagai pusat informasi akademik yang adaptif dan inovatif. Langkah ini juga mempertegas posisi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis, yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga dalam pengembangan kapasitas akademik.</p>
<p>Dukungan terhadap proses akreditasi Program Studi Ilmu Komputer dilakukan melalui pengelolaan sumber daya informasi yang terstruktur dan terintegrasi. Perpustakaan UNM secara aktif memperkaya koleksi buku dan jurnal ilmiah nasional maupun internasional, yang tersedia melalui Online Public Access Catalog (OPAC) di laman www.elibrary.nusamandiri.ac.id/opac. Mahasiswa dan dosen juga dapat mengakses jurnal bereputasi seperti Machine Intelligence Research dari Springer, selama perangkat mereka terhubung dengan jaringan internet kampus.</p>
<p>“Kami ingin memastikan sivitas akademika mendapatkan akses informasi yang tidak hanya luas, tetapi juga relevan dengan kebutuhan kurikulum dan penelitian saat ini,” ujar Sausan Elsya Pratiwi, Pustakawan Universitas Nusa Mandiri.</p>
<p>Ia menyampaikan dalam keterangan rilis yang diterima, pada Kamis (24/7) bahwa literasi akademik menjadi pondasi penting dalam mendukung proses akreditasi, dan perpustakaan hadir sebagai mitra utama dalam proses ini.</p>
<p>“Sebagai wujud nyata dalam membangun budaya menulis ilmiah, Perpustakaan UNM juga mengadakan webinar literasi akademik bertajuk “Write, Revise, Publish: Cara Efektif untuk Produktif dan Aktif pada Tulisan dan Referensi” yang diselenggarakan secara daring pada Kamis, 19 Juni 2025. Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari lebih 30 institusi pendidikan tinggi, lembaga riset, dan perpustakaan di seluruh Indonesia,” paparnya.</p>
<p>Webinar menghadirkan Yasir Riadi selaku Direktur Universitas Terbuka Medan dan Andi Saryoko selaku Kepala LPPM UNM sebagai narasumber, serta dimoderatori oleh tim dari Perpustakaan UNM. Diskusi interaktif mencakup teknik menulis ilmiah, manajemen referensi, strategi revisi naskah, dan publikasi pada jurnal nasional maupun internasional.</p>
<p>“Inisiatif ini juga sejalan dengan program unggulan Universitas Nusa Mandiri, Internship Experience Program (IEP) atau dikenal dengan skema 3+1. Program ini memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan selama tiga tahun dan langsung menjalani satu tahun magang profesional di perusahaan nasional maupun multinasional,” teranganya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa dengan dukungan sumber informasi dan literasi yang kuat, mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja dan riset secara bersamaan.</p>
<p>“Melalui sinergi antara perpustakaan, program studi, dan pusat karier, kami ingin membentuk lulusan yang tidak hanya kuat dalam teori, tetapi juga siap bersaing di industri digital dan akademik global. Dengan terus berinovasi dan memperluas akses digital, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis menegaskan perannya dalam mencetak generasi unggul yang siap berinovasi, berkarya, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia profesional,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perpustakaan-unm-tidak-hanya-perpustakaan-biasa-tapi-gerbang-sukses-mahasiswa/">Perpustakaan UNM Tidak Hanya Perpustakaan Biasa, Tapi Gerbang Sukses Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/perpustakaan-unm-tidak-hanya-perpustakaan-biasa-tapi-gerbang-sukses-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
