<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kampus Fintech Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/kampus-fintech/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/kampus-fintech/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jun 2026 05:53:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Kampus Fintech Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/kampus-fintech/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fintech Jadi Incaran Gen Z, Ini yang Dipelajari dan Prospek Kerjanya</title>
		<link>https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:51:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6037</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/">Fintech Jadi Incaran Gen Z, Ini yang Dipelajari dan Prospek Kerjanya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat bidang financial technology (fintech) menjadi salah satu sektor yang banyak dilirik generasi muda. Seiring meningkatnya penggunaan e-wallet, mobile banking, hingga layanan keuangan digital lainnya, minat calon mahasiswa terhadap jurusan yang berkaitan dengan fintech pun terus bertumbuh.</p>
<p>Fintech kini tidak hanya dikenal sebagai industri dengan prospek kerja luas, tetapi juga menawarkan peluang karier yang menjanjikan. Namun, untuk menjadi profesional di bidang ini, mahasiswa tidak cukup hanya memahami keuangan, melainkan juga harus menguasai teknologi dan analisis data.</p>
<p>Kepala Kampus Cyber University (Universitas Siber Indonesia), Ibnu Alfaroby, menjelaskan bahwa fintech merupakan perpaduan antara teknologi informasi dan sistem keuangan yang terus berkembang mengikuti kebutuhan industri digital.</p>
<p>&#8220;Fintech bukan sekadar tentang transaksi digital atau aplikasi pembayaran. Di dalamnya ada kombinasi ilmu teknologi, keuangan, analisis data, hingga keamanan siber yang harus dipahami secara menyeluruh,&#8221; kata Ibnu dalam keterangannya, Rabu (3/6).</p>
<p>Menurutnya, mahasiswa yang ingin berkarier di sektor fintech perlu membekali diri dengan kemampuan teknis yang relevan dengan perkembangan industri. Kemampuan tersebut menjadi modal utama untuk menghadapi kebutuhan pasar kerja yang semakin kompetitif.</p>
<p>&#8220;Mahasiswa perlu memahami dasar pemrograman, sistem keuangan dan perbankan, data analytics, cyber security, hingga penerapan artificial intelligence dalam layanan keuangan. Semua kompetensi itu saling terhubung dalam ekosistem fintech modern,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam proses pembelajarannya, mahasiswa fintech umumnya mempelajari bahasa pemrograman seperti Python dan Java, memahami sistem transaksi keuangan, mengolah big data, hingga mempelajari sistem perlindungan data digital. Selain itu, teknologi kecerdasan buatan juga mulai banyak diterapkan untuk mendukung analisis kredit, deteksi penipuan, dan layanan pelanggan berbasis chatbot.</p>
<p>Minat Gen Z terhadap fintech juga didorong oleh perubahan pola hidup digital. Tingginya penggunaan pembayaran non-tunai, aktivitas belanja online, investasi digital, serta konsumsi konten edukasi keuangan di media sosial membuat generasi ini semakin dekat dengan dunia teknologi finansial.</p>
<p>Ibnu menilai kondisi tersebut membuka peluang besar bagi generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna layanan fintech, tetapi juga terlibat sebagai pelaku industri.</p>
<p>&#8220;Generasi muda saat ini memiliki kedekatan yang sangat tinggi dengan teknologi digital. Tantangannya adalah bagaimana ketertarikan tersebut diubah menjadi kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh industri,&#8221; tutur Ibnu.</p>
<p>Seiring pertumbuhan industri fintech, kebutuhan tenaga kerja di bidang ini juga terus meningkat. Beberapa posisi yang banyak dicari antara lain Data Analyst, Software Engineer, Fintech Product Manager, dan Cyber Security Specialist.</p>
<p>Meski demikian, Ibnu mengingatkan bahwa prospek pendapatan yang tinggi tidak datang semata-mata karena memilih jurusan tertentu. Menurutnya, kualitas keterampilan dan pengalaman praktik tetap menjadi faktor utama dalam membangun karier.</p>
<p>&#8220;Banyak orang melihat fintech sebagai bidang dengan gaji tinggi. Namun yang paling menentukan bukan nama jurusannya, melainkan kemampuan yang dimiliki lulusan saat memasuki dunia kerja,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karenanya, ia menilai pemilihan kampus menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di industri fintech. Kampus yang memiliki kurikulum terkini, pembelajaran berbasis praktik, serta koneksi dengan dunia industri dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan.</p>
<p>Cyber University, misalnya, menawarkan program unggulan Company Learning Program (CLP) 3+1 dengan skema tiga tahun kuliah dan satu tahun magang. Program tersebut mengintegrasikan pembelajaran teknologi informasi dan keuangan digital melalui pendekatan praktik dan studi kasus industri.</p>
<p>&#8220;Fintech adalah bidang yang berkembang sangat cepat. Karena itu, mahasiswa membutuhkan ekosistem pembelajaran yang mendukung agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata yang sesuai dengan kebutuhan industri,&#8221; ujar Ibnu.</p>
<p>Ke depan, kebutuhan talenta digital di sektor keuangan diperkirakan akan terus meningkat seiring transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor. Kondisi ini membuka peluang bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri sejak dini melalui pendidikan yang relevan dan penguasaan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan teknologi.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/">Fintech Jadi Incaran Gen Z, Ini yang Dipelajari dan Prospek Kerjanya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/fintech-jadi-incaran-gen-z-ini-yang-dipelajari-dan-prospek-kerjanya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perpustakaan Cyber University Perkuat Pendampingan Skripsi Mahasiswa</title>
		<link>https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa Cyber University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6028</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perpustakaan Cyber University (Universitas Siber Indonesia)...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/">Perpustakaan Cyber University Perkuat Pendampingan Skripsi Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Perpustakaan Cyber University (Universitas Siber Indonesia) terus memperkuat layanan literasi akademik dan penelusuran literatur untuk mendukung mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi mereka. Program ini dijalankan melalui penyediaan akses sumber referensi ilmiah, pendampingan literasi informasi, hingga kolaborasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).</p>
<p>Layanan tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa menemukan referensi yang relevan, valid, dan terpercaya selama proses penelitian. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Cyber University dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa sekaligus mendukung keberhasilan akademik mereka.</p>
<p>Perpustakaan Cyber University menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari akses ke database ilmiah, repository institusi, hingga layanan bantuan pencarian informasi yang didampingi pustakawan profesional. Mahasiswa juga dapat mengikuti bimbingan literasi informasi agar lebih terampil dalam mencari, mengevaluasi, dan memanfaatkan sumber informasi secara efektif.</p>
<p>Gustianty Khairunnisa, Pustakawan Perpustakaan Cyber University, mengatakan bahwa penelusuran literatur merupakan tahapan penting yang tidak boleh diabaikan dalam penyusunan skripsi.</p>
<p>“Sering kali mahasiswa mengalami kesulitan menemukan referensi yang sesuai dengan topik penelitiannya. Karena itu, kami hadir untuk membantu mereka menelusuri sumber-sumber ilmiah yang kredibel sehingga proses penyusunan skripsi dapat berjalan lebih efektif,” ujar Gustianty dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/6).</p>
<p>Menurutnya, kemampuan mencari informasi secara tepat akan sangat berpengaruh terhadap kualitas penelitian yang dihasilkan mahasiswa. Oleh karena itu, perpustakaan tidak hanya menyediakan sumber informasi, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan literasi digital.</p>
<p>“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengandalkan pencarian sederhana di internet. Mereka perlu memahami teknik penelusuran lanjutan agar referensi yang diperoleh lebih akurat, relevan, dan mendalam,” katanya.</p>
<p>Sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa, Perpustakaan Cyber University juga menjalin kolaborasi dengan Perpusnas melalui penyelenggaraan webinar literatur digital. Kegiatan ini memberikan pemahaman praktis mengenai cara mengakses dan memanfaatkan berbagai sumber daya digital yang tersedia secara nasional.</p>
<p>Gustianty menjelaskan bahwa pemanfaatan platform digital menjadi kebutuhan penting di era transformasi pendidikan saat ini. Melalui webinar tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai layanan perpustakaan digital yang dapat mendukung kebutuhan riset mereka.</p>
<p>“Mahasiswa perlu mengetahui bahwa banyak sumber informasi berkualitas yang dapat diakses secara digital. Dengan pemahaman yang baik, mereka akan lebih mudah menemukan referensi yang mendukung penelitian dan pengembangan ide-ide baru,” ungkapnya.</p>
<p>Selain dukungan dari perpustakaan, keberhasilan penyusunan skripsi juga ditentukan oleh peran dosen pembimbing. Karena itu, Perpustakaan Cyber University mendorong terciptanya sinergi antara mahasiswa, pustakawan, dan dosen pembimbing agar proses penelitian berlangsung lebih terarah.</p>
<p>Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam merumuskan topik penelitian, memperkuat landasan teori, hingga meningkatkan kualitas analisis yang dihasilkan. Dengan pendampingan yang terintegrasi, mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.</p>
<p>“Perpustakaan ingin menjadi mitra akademik bagi mahasiswa. Kami berharap layanan yang diberikan tidak hanya membantu mereka menyelesaikan skripsi, tetapi juga membangun kemampuan riset yang akan bermanfaat di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan,” tutur Gustianty.</p>
<p>Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perpustakaan Cyber University menargetkan terwujudnya ekosistem literasi akademik yang lebih kuat. Ke depan, penguatan layanan literasi dan pendampingan penelitian diharapkan mampu melahirkan karya ilmiah yang unggul, inovatif, serta berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/">Perpustakaan Cyber University Perkuat Pendampingan Skripsi Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/perpustakaan-cyber-university-perkuat-pendampingan-skripsi-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurusan Kuliah yang Paling Dicari Perusahaan Fintech serta Kisaran Gaji Lulusannya</title>
		<link>https://jogjahitz.com/jurusan-kuliah-yang-paling-dicari-perusahaan-fintech-serta-kisaran-gaji-lulusannya/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/jurusan-kuliah-yang-paling-dicari-perusahaan-fintech-serta-kisaran-gaji-lulusannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:23:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Data Science]]></category>
		<category><![CDATA[Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang karir]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5483</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan industri teknologi finansial (Financial Technology/fintech) di Indonesia...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/jurusan-kuliah-yang-paling-dicari-perusahaan-fintech-serta-kisaran-gaji-lulusannya/">Jurusan Kuliah yang Paling Dicari Perusahaan Fintech serta Kisaran Gaji Lulusannya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan industri teknologi finansial (Financial Technology/fintech) di Indonesia tidak hanya menghadirkan inovasi layanan keuangan, tetapi juga membuka peluang karier yang semakin luas. Kondisi ini membuat permintaan terhadap lulusan dari jurusan yang paling dicari perusahaan fintech terus meningkat. Menariknya, berbagai posisi di sektor ini juga dikenal memiliki kisaran gaji yang kompetitif, bahkan untuk fresh graduate.</p>
<p>Seiring dengan meningkatnya kebutuhan tersebut, penting bagi calon mahasiswa untuk memahami bidang studi yang relevan dengan industri fintech. Pemilihan jurusan yang tepat tidak hanya berpengaruh terhadap peluang kerja, namun juga menentukan kesiapan dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang terus berkembang.</p>
<p><strong>Perkembangan Industri Fintech dan Meningkatnya Kebutuhan Lulusan Berkualitas</strong></p>
<p>Industri fintech di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini didorong oleh meningkatnya adopsi layanan keuangan digital, seperti pembayaran elektronik (QRIS), pinjaman online, hingga investasi berbasis aplikasi. Perkembangan tersebut tidak hanya mengubah cara masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, tetapi juga mendorong perusahaan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan solusi yang lebih cepat, aman, dan efisien.</p>
<p>Seiring dengan dinamika tersebut, kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknologi dan keuangan juga semakin meningkat. Perusahaan fintech tidak hanya mencari lulusan dengan latar belakang akademis yang kuat, tetapi juga individu yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memahami analisis data, serta memiliki keterampilan problem solving yang baik. Inilah yang membuat lulusan dari jurusan yang paling dicari perusahaan fintech memiliki peluang karier yang lebih luas di industri ini.</p>
<p><strong>Jurusan yang Paling Dicari Perusahaan Fintech dan Prospek Kariernya</strong></p>
<p>Seiring dengan pesatnya perkembangan industri fintech, terdapat beberapa jurusan yang secara konsisten menjadi incaran perusahaan. Jurusan-jurusan ini dinilai memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan industri, baik dari sisi teknologi, analisis data, maupun pemahaman bisnis digital. Berikut beberapa jurusan yang paling banyak dibutuhkan di sektor fintech beserta prospek kariernya:</p>
<p><strong>1. Teknologi Informasi / Ilmu Komputer</strong><br />
Lulusan dari jurusan ini menjadi salah satu yang paling dibutuhkan dalam industri fintech. Mereka berperan dalam mengembangkan sistem, aplikasi, serta infrastruktur teknologi yang digunakan dalam layanan keuangan digital. Posisi yang umum diisi antara lain software engineer, backend developer, hingga security engineer.</p>
<p>Jurusan Teknologi Informasi ada di kampus Cyber University, sebagai The First Fintech University in Indonesia. Kampus yang terletak di jl. TB Simatupang No.6, RT.7/RW.5, Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan ini, membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk jurusan Teknologi Informasi.</p>
<p><strong>2. Sistem Informasi / Data Science</strong><br />
Jurusan ini memiliki peran penting dalam pengelolaan dan analisis data. Dalam industri fintech, data menjadi aset utama untuk memahami perilaku pengguna, mengelola risiko, serta mendukung pengambilan keputusan. Lulusan dari bidang ini banyak dibutuhkan untuk posisi seperti data analyst, data scientist, dan business intelligence.</p>
<p>Jurusan Sistem Informasi ada di kampus Cyber University, sebagai The First Fintech University in Indonesia. Kampus yang terletak di jl. TB Simatupang No.6, RT.7/RW.5, Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan ini, membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk jurusan Sistem Informasi.</p>
<p><strong>3. Bisnis Digital / Manajemen</strong><br />
Selain aspek teknologi, industri fintech juga membutuhkan lulusan yang memahami strategi bisnis dan pengembangan produk. Jurusan bisnis digital atau manajemen berperan dalam merancang layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Posisi yang relevan antara lain product manager, business development, dan market analyst.</p>
<p>Jurusan Digital Bisnis ada di kampus Cyber University, sebagai The First Fintech University in Indonesia. Kampus yang terletak di jl. TB Simatupang No.6, RT.7/RW.5, Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan ini, membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk jurusan Digital Bisnis.</p>
<p><strong>4. Keuangan / Fintech</strong><br />
Jurusan yang berfokus pada keuangan modern dan fintech menjadi semakin relevan. Lulusan dari bidang ini memiliki pemahaman mendalam terkait sistem keuangan, manajemen risiko, serta regulasi industri. Mereka dapat berkarier sebagai financial analyst, risk analyst, maupun spesialis di bidang fintech.</p>
<p><strong>Kisaran Gaji Lulusan di Industri Fintech</strong></p>
<p>Selain peluang karier yang luas, industri fintech juga dikenal menawarkan kisaran gaji yang kompetitif bagi para lulusannya. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan perusahaan terhadap talenta digital yang memiliki keahlian spesifik, terutama di bidang teknologi, analisis data, dan keamanan sistem.</p>
<p>Secara umum, lulusan baru (fresh graduate) yang bekerja di sektor fintech dapat memperoleh gaji awal mulai dari Rp6 juta hingga Rp12 juta per bulan, tergantung pada posisi, keterampilan, serta latar belakang pendidikan. Sementara itu, untuk posisi yang lebih spesifik dan membutuhkan keahlian teknis tinggi, seperti software engineer, data scientist, atau security engineer, kisaran gaji dapat mencapai Rp12 juta hingga Rp20 juta per bulan.</p>
<p>Perbedaan kisaran gaji ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pengalaman magang, penguasaan teknologi tertentu, serta kemampuan dalam menyelesaikan proyek nyata. Oleh karena itu, lulusan yang memiliki portofolio dan pengalaman praktis cenderung memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan penawaran gaji yang lebih tinggi sejak awal karier.</p>
<p>Memahami perkembangan industri fintech, pilihan jurusan, serta kisaran gaji dapat membantu calon mahasiswa menentukan arah pendidikan dan karier. Oleh karena itu, penting memilih institusi yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pengalaman praktis.</p>
<p>Kampus yang terkenal sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia adalah Cyber University (Universitas Siber Indonesia). Kampus di Jakarta ini, membuat lulusannya cepat terserap industri. Salah satu pendekatan yang menjadi unggulannya adalah program Company Learning Program (CLP) 3+1, yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman magang profesional sebelum lulus. Mahasiswa kuliah hanya 3 tahun dan 1 tahunnya magang di industri fintech dan bidang lainnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/jurusan-kuliah-yang-paling-dicari-perusahaan-fintech-serta-kisaran-gaji-lulusannya/">Jurusan Kuliah yang Paling Dicari Perusahaan Fintech serta Kisaran Gaji Lulusannya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/jurusan-kuliah-yang-paling-dicari-perusahaan-fintech-serta-kisaran-gaji-lulusannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cyber University dan DJP Gelar Pendampingan Coretax untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak</title>
		<link>https://jogjahitz.com/cyber-university-dan-djp-gelar-pendampingan-coretax-untuk-tingkatkan-kepatuhan-pajak/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/cyber-university-dan-djp-gelar-pendampingan-coretax-untuk-tingkatkan-kepatuhan-pajak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Coretax]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Kesadaran Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5480</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cyber University (Universitas Siber Indonesia) dan Direktorat Jenderal...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cyber-university-dan-djp-gelar-pendampingan-coretax-untuk-tingkatkan-kepatuhan-pajak/">Cyber University dan DJP Gelar Pendampingan Coretax untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Cyber University (Universitas Siber Indonesia) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggelar sosialisasi dan pendampingan sistem Coretax bagi sivitas akademika pada Jumat (13/3) silam, di Kampus Cyber University, jl. TB Simatupang No.6, RT.7/RW.5, Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan, sebagai upaya untuk meningkatkan literasi sekaligus kepatuhan pajak melalui pelaporan SPT Tahunan secara digital.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan Cyber University sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman serta keterampilan praktis dalam penggunaan sistem Coretax. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pendampingan langsung terkait proses pelaporan pajak secara digital sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Acara dibuka oleh Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono, Ph.D, yang menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak.</p>
<p>“Sebagai institusi pendidikan berbasis teknologi digital, kami memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul, tetapi juga membangun budaya kepatuhan, termasuk dalam bidang perpajakan,” ujar Gunawan dalam keterangan rilis, pada Senin (30/3).</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual mengenai sistem Coretax, tetapi juga pendampingan langsung dalam penggunaannya. Sistem Coretax sendiri menjadi bagian dari transformasi digital dalam administrasi perpajakan di Indonesia, khususnya dalam mendukung proses pelaporan SPT Tahunan yang lebih efektif dan efisien.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Irla Putri Safitri, Penyuluh Pajak Ahli Pertama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus, turut memberikan pemaparan terkait implementasi sistem Coretax serta langkah-langkah praktis dalam pelaporan SPT Tahunan secara digital.</p>
<p>“Sistem Coretax dirancang untuk memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara lebih terintegrasi dan transparan, sehingga proses pelaporan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat,” ujar Putri.</p>
<p>Selain kegiatan sosialisasi, acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Implementation Agreement antara Cyber University dan Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus sebagai bentuk penguatan kerja sama kedua institusi.</p>
<p>Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Cyber University, Dr. Agus Trihandoyo, bersama perwakilan DJP Jakarta Khusus, Rino Sugiarto. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya.</p>
<p>Sebagai The First Fintech University in Indonesia, Cyber University menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak di lingkungan akademik. Sinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendorong literasi perpajakan yang adaptif di era transformasi digital.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cyber-university-dan-djp-gelar-pendampingan-coretax-untuk-tingkatkan-kepatuhan-pajak/">Cyber University dan DJP Gelar Pendampingan Coretax untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/cyber-university-dan-djp-gelar-pendampingan-coretax-untuk-tingkatkan-kepatuhan-pajak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendidikan di Era Algoritma: Menimbang Waktu yang Tepat Memperkenalkan Kecerdasan Artifisial (AI) dalam Pendidikan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/pendidikan-di-era-algoritma-menimbang-waktu-yang-tepat-memperkenalkan-kecerdasan-artifisial-ai-dalam-pendidikan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/pendidikan-di-era-algoritma-menimbang-waktu-yang-tepat-memperkenalkan-kecerdasan-artifisial-ai-dalam-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 08:06:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Peran AI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5221</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Kecerdasan artifisial (AI) sudah hadir di ruang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/pendidikan-di-era-algoritma-menimbang-waktu-yang-tepat-memperkenalkan-kecerdasan-artifisial-ai-dalam-pendidikan/">Pendidikan di Era Algoritma: Menimbang Waktu yang Tepat Memperkenalkan Kecerdasan Artifisial (AI) dalam Pendidikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Kecerdasan artifisial (AI) sudah hadir di ruang kelas, meja belajar, bahkan genggaman siswa sekolah dasar. Pertanyaannya: Haruskah AI diperkenalkan sejak dini, atau ditunda sampai fondasi berpikir anak terbentuk kuat?</p>
<p>Pendukung integrasi AI sejak dini menekankan potensinya sebagai tutor pribadi, penerjemah konsep sulit, penyedia latihan adaptif, dan pemberi umpan balik instan. Di kelas dengan rasio guru-murid tinggi, AI bisa menjadi “guru kedua”, sementara di sekolah dengan keterbatasan sumber daya, AI menjadi jembatan kesenjangan kualitas pendidikan. Menunda pengenalan AI bisa membuat anak yang tidak terbiasa tertinggal.</p>
<p>Namun ada kekhawatiran: AI dapat menggantikan proses berpikir. Saat siswa meminta AI mengerjakan PR, menulis kerangka esai, atau menjawab pertanyaan sains, mereka menerima jawaban utuh tanpa proses kognitif panjang. Peran siswa bergeser dari pemecah masalah menjadi penerima solusi. Padahal kemampuan berpikir kritis berkembang dari kebingungan, kesalahan, dan usaha memperbaiki pemahaman. Jika kesulitan itu dihapus oleh AI sejak dini, anak berisiko mengalami “atrofi kognitif”.</p>
<p>Peran AI seharusnya berbeda di tiap tahap pendidikan. Di sekolah dasar, AI idealnya menjadi penuntun pemahaman, bukan mesin penjawab. Di sekolah menengah, AI bisa menjadi teman diskusi yang memperkaya perspektif. Di perguruan tinggi, AI berperan sebagai penguat produktivitas riset dan kolaborasi profesional, tanpa menggantikan tanggung jawab intelektual mahasiswa.</p>
<p>Pendidikan juga harus menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja yang menuntut kemampuan menggunakan AI untuk analisis, otomatisasi laporan, desain, hingga pengambilan keputusan. Literasi AI sejak dini penting, tetapi paradoks muncul: semakin mahir menggunakan AI, semakin kecil pemahaman mendalam tentang proses di baliknya. Profesional bisa menghasilkan output kompleks, tapi kesulitan menjelaskan logika di baliknya. Produktivitas meningkat, tetapi kedalaman pemahaman menurun.</p>
<p>Lebih jauh, AI kini mampu memproduksi pengetahuan seperti ringkasan riset, modul pembelajaran, analisis kebijakan, hingga hipotesis ilmiah. Pengetahuan ini dipelajari manusia dan digunakan untuk melatih AI generasi berikutnya, menciptakan siklus rekursif yang memperbesar bias jika intervensi manusia minim. Anak-anak bisa memandang AI sebagai otoritas kebenaran, padahal AI bekerja berdasarkan probabilitas data, bukan verifikasi mutlak. Tanpa literasi kritis, siswa berisiko menerima informasi AI sebagai kebenaran tanpa diuji.</p>
<p>Solusi bijak adalah menyesuaikan peran AI dengan tahap perkembangan kognitif siswa. AI harus menjadi objek pembelajaran, bukan sekadar alat. Prinsip penting meliputi: transparansi proses jawaban, gesekan pedagogis yang mendorong berpikir sebelum jawaban diberikan, dan literasi kritis untuk mengaudit output AI. Dengan pendekatan ini, AI bisa menjadi penopang pembelajaran manusia. Tanpa itu, kita berisiko melahirkan generasi produktif tetapi dangkal dalam pemahaman, menyerahkan kecerdasan pada mesin alih-alih memperluasnya.</p>
<p>Perdebatan seharusnya bukan soal “AI sejak dini” atau “tunda AI”, melainkan: peran apa yang tepat bagi AI pada setiap tahap pendidikan? Jika dirancang dengan bijak, AI bisa menjadi alat terkuat dalam mendukung pembelajaran, sekaligus memperkuat kedaulatan pengetahuan manusia.</p>
<p>Maka, perdebatan seharusnya tidak diposisikan sebagai “Perkenalkan AI sejak dini” versus “Tunda AI.” Melainkan, peran apa yang pantas diberikan kepada AI pada setiap tahap pendidikan? Jika dirancang dengan bijak, AI dapat menjadi penopang terbesar pembelajaran manusia. Namun jika diperkenalkan tanpa arsitektur pedagogis yang tepat, kita berisiko melahirkan generasi yang sangat produktif tetapi kurang memahami pengetahuan yang menopang produktivitasnya. Kemajuan, dalam skenario itu, bukanlah perluasan kecerdasan manusia, melainkan pendelegasian diam-diam darinya. Dan pendidikan tidak boleh membiarkan hal itu terjadi.</p>
<p>Di sinilah peran Cyber University, yang dikenal sebagai The First Fintech University in Indonesia, menjadi relevan. Kampus ini menekankan integrasi teknologi, termasuk literasi AI, dengan pendekatan pedagogis yang bijak, sehingga mahasiswa tidak hanya produktif tetapi juga memahami secara mendalam proses dan logika di balik pengetahuan digital. Dengan kurikulum yang seimbang antara teori, praktik industri, dan pengembangan kognitif, Cyber University mempersiapkan generasi muda untuk menjadi profesional yang cerdas, kritis, dan adaptif di era digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/pendidikan-di-era-algoritma-menimbang-waktu-yang-tepat-memperkenalkan-kecerdasan-artifisial-ai-dalam-pendidikan/">Pendidikan di Era Algoritma: Menimbang Waktu yang Tepat Memperkenalkan Kecerdasan Artifisial (AI) dalam Pendidikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/pendidikan-di-era-algoritma-menimbang-waktu-yang-tepat-memperkenalkan-kecerdasan-artifisial-ai-dalam-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cyber University Hadiri Korean IT Security Solutions Day 2026 di Jakarta</title>
		<link>https://jogjahitz.com/cyber-university-hadiri-korean-it-security-solutions-day-2026-di-jakarta/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/cyber-university-hadiri-korean-it-security-solutions-day-2026-di-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 07:48:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Era Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Siber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5190</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Cyber University menghadiri Korean IT Security...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cyber-university-hadiri-korean-it-security-solutions-day-2026-di-jakarta/">Cyber University Hadiri Korean IT Security Solutions Day 2026 di Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta &#8211;</strong> Cyber University menghadiri Korean IT Security Solutions Day 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, pada Kamis (26/2) lalu. Forum tersebut mempertemukan perusahaan keamanan siber Korea Selatan dengan akademisi serta industri teknologi informasi di Indonesia.</p>
<p>Sejumlah perusahaan keamanan siber asal Korea Selatan, seperti eNsecure, Teem Stone, Soosan, Axgate, Seculetter, PnPSecure, dan S2W, turut memaparkan inovasi di bidang perlindungan sistem digital, deteksi ancaman siber, keamanan jaringan, hingga threat intelligence berbasis kecerdasan buatan.</p>
<p>Wakil Rektor Bidang Akademik Cyber University, Dr. Ing. Agus Trihandoyo, menilai keikutsertaan kampus dalam kegiatan tersebut penting untuk menjaga relevansi kurikulum dengan perkembangan industri global.</p>
<p>“Forum seperti ini menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk memastikan proses pembelajaran dan riset tetap selaras dengan kebutuhan industri. Kolaborasi dengan pelaku industri global penting untuk melahirkan talenta yang siap menghadapi tantangan keamanan siber,” ujarnya dalam keterangan rilis, Kamis (26/2).</p>
<p>Ia menambahkan, interaksi dengan perusahaan global membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi mahasiswa.</p>
<p>“Pertemuan seperti ini memberi ruang untuk pengembangan riset terapan, kurikulum berbasis industri, hingga peluang magang dan sertifikasi profesional,” ujar Dr. Agus.</p>
<p>Sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia, Cyber University terus mendorong kolaborasi antara dunia akademik dan industri global, khususnya di bidang keamanan siber dan fintech.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cyber-university-hadiri-korean-it-security-solutions-day-2026-di-jakarta/">Cyber University Hadiri Korean IT Security Solutions Day 2026 di Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/cyber-university-hadiri-korean-it-security-solutions-day-2026-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cyber University Pelajari Sistem Pembelajaran Singapore Manajement University dalam Program Edutrip</title>
		<link>https://jogjahitz.com/cyber-university-pelajari-sistem-pembelajaran-singapore-manajement-university-dalam-program-edutrip/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/cyber-university-pelajari-sistem-pembelajaran-singapore-manajement-university-dalam-program-edutrip/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 04:41:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Edutrip Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5041</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Singapura &#8211; Program Edutrip Cyber University ke...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cyber-university-pelajari-sistem-pembelajaran-singapore-manajement-university-dalam-program-edutrip/">Cyber University Pelajari Sistem Pembelajaran Singapore Manajement University dalam Program Edutrip</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Singapura &#8211; Program Edutrip Cyber University ke Singapura–Malaysia resmi dimulai dengan kunjungan akademik ke Singapore Management University (SMU), Senin (9/2. Kegiatan yang berlangsung 9-12 Februari 2026 ini diikuti dua mahasiswa dan dosen Cyber University, dengan keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Singapura.</p>
<p>Delegasi terdiri dari Caesar Alvito Bahari (Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi), Ratu Eli (Program Studi Bisnis Digital), serta Rini Martiwi, dosen Program Studi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) Cyber University. Setibanya di Singapura, rombongan langsung menuju SMU dan mengikuti sesi presentasi serta tur kampus untuk mengenal sistem pembelajaran, program studi, serta peluang beasiswa bagi mahasiswa internasional.</p>
<p>Kehadiran delegasi disambut komunitas mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di SMU. Dalam pemaparannya, pihak kampus menjelaskan sejarah institusi, pendekatan pembelajaran, hingga sistem akademik berbasis partisipasi aktif mahasiswa.</p>
<p>Rini Martiwi mengatakan kegiatan ini menjadi momentum memperluas wawasan global mahasiswa.</p>
<p>“Kegiatan edutrip ini membuka perspektif mahasiswa mengenai sistem pendidikan internasional, khususnya bagaimana kampus seperti SMU mendorong inovasi, kolaborasi, dan daya saing,” ujarnya di Singapura, Senin (9/2).</p>
<p>Sementara itu, Caesar mengaku mendapatkan pengalaman baru dari sesi akademik di SMU. “Sistem pembelajaran di SMU sangat interaktif. Mahasiswa dituntut aktif dalam presentasi, diskusi, serta terlibat langsung dalam proyek. Bahkan ada persaingan akademik yang sehat dalam menentukan penilaian akhir,” katanya.</p>
<p>Secara umum, sistem pembelajaran di SMU menekankan diskusi kelas, proyek kolaboratif, dan kompetisi akademik yang konstruktif. Melalui edutrip ini, Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia berharap mahasiswa memperoleh gambaran standar pendidikan internasional serta meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan global.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cyber-university-pelajari-sistem-pembelajaran-singapore-manajement-university-dalam-program-edutrip/">Cyber University Pelajari Sistem Pembelajaran Singapore Manajement University dalam Program Edutrip</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/cyber-university-pelajari-sistem-pembelajaran-singapore-manajement-university-dalam-program-edutrip/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cyber University Kunjungi PT VAST dalam Edutrip Industri</title>
		<link>https://jogjahitz.com/cyber-university-kunjungi-pt-vast-dalam-edutrip-industri/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/cyber-university-kunjungi-pt-vast-dalam-edutrip-industri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 04:34:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Edutrip Industri Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Edutrip Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5035</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuala Lumpur &#8211; Program Edutrip Cyber University yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cyber-university-kunjungi-pt-vast-dalam-edutrip-industri/">Cyber University Kunjungi PT VAST dalam Edutrip Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuala Lumpur &#8211; Program Edutrip Cyber University yang berlangsung pada 9–12 Februari 2026 melakukan kunjungan industri ke PT VAST Johor, Malaysia, di hari kedua, Selasa (10/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung mahasiswa untuk mengenal praktik dunia usaha dan industri secara nyata.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, peserta mengamati berbagai lini bisnis yang dijalankan PT VAST Johor Malaysia. Perusahaan ini bergerak di bidang pendidikan pra sekolah, agriculture dan agrotourism, pengolahan limbah industri melalui Vast Envolve, serta layanan perjalanan umroh dan haji melalui Vast Travel.</p>
<p>Dosen Program Studi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) Cyber University, Rini Martiwi mengatakan, salah satu agenda utamanya adalah peninjauan proses pengolahan limbah industri menjadi minyak mentah yang dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan industri, seperti oli mesin dan produk turunan lainnya. Proses ini memperlihatkan penerapan konsep keberlanjutan dan efisiensi dalam pengelolaan limbah.</p>
<p>“Kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik bisnis lintas sektor. Melalui kegiatan edutrip ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di kelas, tetapi juga memahami secara langsung bagaimana proses bisnis dan pengelolaan industri berjalan di lapangan,” ujarnya di Johor, Selasa (10/2).</p>
<p>Rini menambahkan, struktur organisasi PT VAST yang memiliki berbagai divisi membuka peluang bagi lulusan dari beragam program studi. “PT VAST memiliki beberapa divisi dalam struktur organisasinya, sehingga memungkinkan untuk menerima lulusan dari berbagai program studi sesuai dengan kebutuhan masing-masing divisi,” katanya.</p>
<p>Selain itu, ia menyebut bahwa Cyber University dengan Company Learning Program (CLP) 3+1 membuka jejaring internasional bagi mahasiswanya nanti dapat disalurkan magang di perusahaan internasional salah satunya PT VAST di Malaysia.</p>
<p>“Momen ini juga menjadi penting karena lewat CLP 3+1, nanti mahasiswa Cyber University bisa disalurkan magang di PT VAST lewat kerja sama institusi. Di Cyber University yang terkenal sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia ini, mahasiswanya kuliah 3 tahun dan 1 tahun magang di perusahaan mitra kampus,” ujarnya.</p>
<p>Melalui kunjungan industri ini, Cyber University berharap mahasiswa juga memperoleh pemahaman komprehensif mengenai integrasi teori dan praktik bisnis. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/cyber-university-kunjungi-pt-vast-dalam-edutrip-industri/">Cyber University Kunjungi PT VAST dalam Edutrip Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/cyber-university-kunjungi-pt-vast-dalam-edutrip-industri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Edutrip Cyber University ke Luar Negeri Buka Peluang Mahasiswa Go Global</title>
		<link>https://jogjahitz.com/edutrip-cyber-university-ke-luar-negeri-buka-peluang-mahasiswa-go-global/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/edutrip-cyber-university-ke-luar-negeri-buka-peluang-mahasiswa-go-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 04:26:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Edutrip]]></category>
		<category><![CDATA[Edutrip Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Fintech]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5029</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuala Lumpur &#8211; Cyber University menggelar Edutrip ke...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/edutrip-cyber-university-ke-luar-negeri-buka-peluang-mahasiswa-go-global/">Edutrip Cyber University ke Luar Negeri Buka Peluang Mahasiswa Go Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuala Lumpur &#8211; Cyber University menggelar Edutrip ke Singapura dan Malaysia pada 9–12 Februari 2026. Dalam rangkaian agenda tersebut, rombongan mengunjungi Universiti Kuala Lumpur (UniKL) di Jalan Sultan Ismail, Bandar Wawasan, Kuala Lumpur, Rabu (11/2), untuk memperluas wawasan akademik dan peluang kolaborasi lintas negara.</p>
<p>Salah satu mahasiswa yang mengikuti program edutrip ini, Caesar Alvito Bahari dari Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pembelajaran langsung lintas negara.</p>
<p>“Kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran langsung kepada saya dan mahasiswa lain, dalam memahami lingkungan akademik global. Kami juga mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, karena terbuka untuk melebarkan sayap lebih jauh di dunia internasional,” ujarnya dalam keterangan rilis di Kuala Lumpur, Rabu (11/2).</p>
<p>Selain kunjungan kampus, Caesar menambahkan, juga mendatangi sejumlah destinasi di Singapura dan Malaysia, seperti Bugis Street, Merlion Park, Universal Studios Singapore, Gardens by the Bay, Petronas Twin Towers, Melaka, Menara Taming Sari, dan Dataran Merdeka. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan budaya dan lingkungan regional.</p>
<p>“Selain main ke tempat-tempat populer di sana, kami mendapatkan banyak kebahagiaan dan kesempatan yang semakin terbuka lebar. Kuliah di Cyber University memberikan saya banyak menyadari hal-hal penting untuk kehidupan masa depan saya,” tegasnya.</p>
<p>Melalui edutrip ini, Cyber University yang terkenal sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia, menegaskan komitmennya memberikan pengalaman belajar global bagi mahasiswa. Program tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta serta membuka peluang jejaring internasional untuk mendukung pengembangan studi dan karier di masa depan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/edutrip-cyber-university-ke-luar-negeri-buka-peluang-mahasiswa-go-global/">Edutrip Cyber University ke Luar Negeri Buka Peluang Mahasiswa Go Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/edutrip-cyber-university-ke-luar-negeri-buka-peluang-mahasiswa-go-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
