<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ICTHB 2025 Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/icthb-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/icthb-2025/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Oct 2025 08:44:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>ICTHB 2025 Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/icthb-2025/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ICTHB 2025 UBSI Gaungkan Pariwisata Inklusif, Solusi Atasi Stunting dari Sumba untuk Indonesia</title>
		<link>https://jogjahitz.com/icthb-2025-ubsi-gaungkan-pariwisata-inklusif-solusi-atasi-stunting-dari-sumba-untuk-indonesia/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/icthb-2025-ubsi-gaungkan-pariwisata-inklusif-solusi-atasi-stunting-dari-sumba-untuk-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 08:44:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[ICTHB 2025]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4109</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/icthb-2025-ubsi-gaungkan-pariwisata-inklusif-solusi-atasi-stunting-dari-sumba-untuk-indonesia/">ICTHB 2025 UBSI Gaungkan Pariwisata Inklusif, Solusi Atasi Stunting dari Sumba untuk Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif sukses menyelenggarakan The 1st International Conference on Tourism and Hospitality Business (ICTHB) 2025 di Kampus UBSI Kaliabang, Bekasi pada Senin (29/9). Konferensi internasional yang bertepatan dengan World Tourism Day ini mengusung tema “Sustainable Tourism for All: Empowering Women, Disabilities, and Inclusive Growth.”</p>
<p>Salah satu sesi akademik yang menjadi sorotan adalah diskusi dengan keynote speaker Assoc. Prof Dr Ani Wijayanti. Dalam presentasinya, Dr Ani menyoroti persoalan stunting di Indonesia, khususnya di wilayah Sumba Timur. Data Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur (2025) mencatat angka stunting di sana masih rata-rata 15% sepanjang 2021–2024, melampaui target pemerintah untuk menekan prevalensi di bawah 14% pada 2024.</p>
<p>Menurut Dr Ani, masalah stunting tidak hanya dapat diselesaikan dari sisi kesehatan, tetapi juga melalui pendekatan sosial ekonomi yang memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan. “Pemberdayaan perempuan di Sumba Timur terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan angka stunting. Melalui keterlibatan aktif dalam pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat, perempuan dapat memperkuat ekonomi keluarga sekaligus memperbaiki kondisi sosial secara keseluruhan,” ujarnya seusai penjelasan materi pada Senin (29/9).</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa pariwisata inklusif adalah strategi pembangunan yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat. “Pariwisata yang dikelola dengan prinsip inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan keluarga tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi solusi nyata untuk mengurangi stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat,” tambah Dr Ani.</p>
<p>Sebagai bentuk penghargaan, panitia ICTHB 2025 memberikan sertifikat kepada para narasumber dan keynote speaker, termasuk Dr Ani Wijayanti, atas kontribusi ilmiah dan pemikiran strategis yang dibagikan dalam forum internasional ini. Pemberian sertifikat tersebut menjadi simbol apresiasi UBSI kepada para pakar yang telah turut memperkaya wacana akademik dalam bidang pariwisata, hospitality, dan pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/icthb-2025-ubsi-gaungkan-pariwisata-inklusif-solusi-atasi-stunting-dari-sumba-untuk-indonesia/">ICTHB 2025 UBSI Gaungkan Pariwisata Inklusif, Solusi Atasi Stunting dari Sumba untuk Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/icthb-2025-ubsi-gaungkan-pariwisata-inklusif-solusi-atasi-stunting-dari-sumba-untuk-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI Jadi Pusat Kolaborasi Global, ICTHB 2025 Tekankan Pariwisata Inklusif dan Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ubsi-jadi-pusat-kolaborasi-global-icthb-2025-tekankan-pariwisata-inklusif-dan-ramah-lingkungan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ubsi-jadi-pusat-kolaborasi-global-icthb-2025-tekankan-pariwisata-inklusif-dan-ramah-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 08:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[ICTHB 2025]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4106</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-jadi-pusat-kolaborasi-global-icthb-2025-tekankan-pariwisata-inklusif-dan-ramah-lingkungan/">UBSI Jadi Pusat Kolaborasi Global, ICTHB 2025 Tekankan Pariwisata Inklusif dan Ramah Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif sukses menggelar The 1st International Conference on Tourism and Hospitality Business (ICTHB) 2025 di Kampus UBSI Kaliabang, Bekasi pada Senin (29/9). Acara bertaraf internasional yang bertepatan dengan World Tourism Day ini mengusung tema “Sustainable Tourism for All: Empowering Women, Disabilities, and Inclusive Growth.”</p>
<p>Salah satu sesi penting adalah diskusi akademik bersama para keynote speaker yang dipandu oleh moderator, Mr. Jimmi. Hadir secara langsung Assoc. Prof Dr Ani Wijayanti, serta Prof Hera Oktadiana pakar pariwisata berkelanjutan yang dikenal luas di tingkat internasional.</p>
<p>Dalam paparannya, Prof Hera menekankan bahwa konsep sustainable tourism bukan hanya sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak bagi industri pariwisata global. Ia menguraikan empat prinsip utama yang menjadi pijakan penting mendorong perjalanan yang mindful dan penuh refleksi, menciptakan pekerjaan yang layak, mengedepankan praktik ramah lingkungan, serta memperkuat perekonomian lokal secara berkelanjutan.</p>
<p>“Pariwisata berkelanjutan berarti perjalanan yang tidak hanya memberi manfaat bagi wisatawan, tetapi juga menciptakan kondisi kerja yang adil, memberdayakan masyarakat lokal, menjaga kelestarian alam, serta mendistribusikan manfaat ekonomi secara merata. Inilah jalan untuk memastikan pariwisata menjadi kekuatan yang menyejahterakan manusia sekaligus melindungi planet,” tegas Prof Hera saat memaparkan materi pada Senin, (29/9). Ia juga menambahkan bahwa keberlanjutan tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan aktif masyarakat. “Kunci keberhasilan pariwisata berkelanjutan terletak pada kolaborasi. Ketika masyarakat lokal mendapatkan manfaat nyata melalui keterampilan, kewirausahaan, dan penguatan ekonomi, maka pariwisata akan bertahan lama dan memberi dampak positif jangka panjang,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI, Dr Diah Puspitasari menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Hera dalam konferensi perdana ini. “Kehadiran Prof Hera Oktadiana memberikan perspektif yang sangat berharga. Pandangan beliau sejalan dengan semangat UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya menekankan teknologi dan inovasi, tetapi juga nilai keberlanjutan dan inklusivitas dalam pengembangan pariwisata,” ungkapnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-jadi-pusat-kolaborasi-global-icthb-2025-tekankan-pariwisata-inklusif-dan-ramah-lingkungan/">UBSI Jadi Pusat Kolaborasi Global, ICTHB 2025 Tekankan Pariwisata Inklusif dan Ramah Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ubsi-jadi-pusat-kolaborasi-global-icthb-2025-tekankan-pariwisata-inklusif-dan-ramah-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ICTHB 2025 Jadi Bukti UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif Penggerak Pariwisata Global</title>
		<link>https://jogjahitz.com/icthb-2025-jadi-bukti-ubsi-sebagai-kampus-digital-kreatif-penggerak-pariwisata-global/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/icthb-2025-jadi-bukti-ubsi-sebagai-kampus-digital-kreatif-penggerak-pariwisata-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 08:38:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[ICTHB 2025]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4103</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/icthb-2025-jadi-bukti-ubsi-sebagai-kampus-digital-kreatif-penggerak-pariwisata-global/">ICTHB 2025 Jadi Bukti UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif Penggerak Pariwisata Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif sukses menyelenggarakan The 1st International Conference on Tourism and Hospitality Business (ICTHB) 2025 di Kampus UBSI Kaliabang, Bekasi, Senin (29/9). Acara yang bertepatan dengan peringatan World Tourism Day ini mengusung tema “Sustainable Tourism for All: Empowering Women, Disabilities, and Inclusive Growth.”</p>
<p>Konferensi internasional ini dihadiri para akademisi, praktisi, hingga pemangku kepentingan industri pariwisata dari dalam dan luar negeri. Sejumlah institusi pendidikan bergengsi seperti President University, Universitas Pelita Harapan, Trisakti Institute of Tourism, James Cook University Australia, hingga Taylor’s University Malaysia turut serta mendukung terselenggaranya acara ini.</p>
<p>Rangkaian kegiatan berlangsung meriah sejak pagi hari, diawali dengan tarian tradisional “Kinang Kilaras Dance” persembahan mahasiswa UBSI, disusul dengan penampilan musik modern oleh The East Band. Tidak hanya itu, suasana semakin semarak dengan Arumba Performance yang membawakan lagu-lagu populer menggunakan alat musik tradisional khas Sunda. Pertunjukan tersebut menjadi simbol harmonisasi budaya lokal dengan semangat internasional yang diusung dalam konferensi ini.</p>
<p>Acara kemudian dibuka dengan sambutan Wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI, Dr Diah Puspitasari yang menegaskan pentingnya pariwisata berkelanjutan sebagai pilar pembangunan global.</p>
<p>Para keynote speaker, di antaranya Prof Dr Diena Mutiara Lemmy, Assoc. Prof Dr Ani Wijayanti, serta pakar internasional dari Malaysia dan Australia, membagikan riset, wawasan, dan pengalaman mereka terkait praktik pariwisata inklusif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperhatikan pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas.</p>
<p>Selain sesi diskusi panel, ICTHB 2025 juga menggelar parallel session untuk presentasi artikel ilmiah. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan Best Paper Award bagi penelitian terbaik yang dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sektor pariwisata dan hospitality.</p>
<p>Wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI, Dr Diah Puspitasari menyampaikan bahwa konferensi ini menjadi bukti nyata komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang terus mendorong kolaborasi global.</p>
<p>“ICTHB 2025 bukan sekadar ajang akademik, tetapi wadah kolaborasi yang menyatukan pemikiran, penelitian, dan inovasi dari berbagai negara. Kami ingin menegaskan bahwa UBSI siap mengambil peran penting dalam membangun pariwisata berkelanjutan yang inklusif dan relevan dengan perkembangan digital,” ujarnya usai acara pada Senin (29/9).</p>
<p>Lebih lanjut, Dr Diah juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya dalam dunia pendidikan tinggi.</p>
<p>“Penampilan seni seperti tarian Betawi dan Arumba Performance menjadi bukti bahwa UBSI tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Inilah nilai tambah yang membuat konferensi ini berbeda dan semakin bermakna,” tambahnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/icthb-2025-jadi-bukti-ubsi-sebagai-kampus-digital-kreatif-penggerak-pariwisata-global/">ICTHB 2025 Jadi Bukti UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif Penggerak Pariwisata Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/icthb-2025-jadi-bukti-ubsi-sebagai-kampus-digital-kreatif-penggerak-pariwisata-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
