<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hacker Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/hacker/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/hacker/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Aug 2025 04:37:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>hacker Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/hacker/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>White Hacker Alumni UBSI Kampus Karawang yang Jaga Dunia, Sementara Data Kita Bocor Kayak Genteng Tua</title>
		<link>https://jogjahitz.com/white-hacker-alumni-ubsi-kampus-karawang-yang-jaga-dunia-sementara-data-kita-bocor-kayak-genteng-tua/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/white-hacker-alumni-ubsi-kampus-karawang-yang-jaga-dunia-sementara-data-kita-bocor-kayak-genteng-tua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 04:37:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=2998</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Di Indonesia, berita kebocoran data udah...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/white-hacker-alumni-ubsi-kampus-karawang-yang-jaga-dunia-sementara-data-kita-bocor-kayak-genteng-tua/">White Hacker Alumni UBSI Kampus Karawang yang Jaga Dunia, Sementara Data Kita Bocor Kayak Genteng Tua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Di Indonesia, berita kebocoran data udah kayak hujan di bulan Desember, nggak kaget kalau datang, malah bingung kalau nggak ada. Kadang yang bocor data e-KTP, kadang SIM, kadang BPJS. Kalau dikumpulin, mungkin sudah cukup untuk bikin novel 100 jilid berjudul Kebocoran Tanpa Akhir.</p>
<p>Di tengah suasana “ya sudahlah” ini, ada seorang anak muda yang justru merasa nggak nyaman, Muhammad Fikri Adhirajasa, 25 tahun, lahir di Karawang. Siangnya kerja di bidang infrastruktur dan jaringan, malamnya jadi dokter jaga dunia digital. Bedanya, pasiennya bukan manusia, tapi server-server yang batuk-batuk dan rawan ambruk.</p>
<p>Ketertarikannya muncul bukan dari kelas kuliah atau pelatihan mahal, tapi dari rasa penasaran. “Awalnya saya sering lihat berita kebocoran data, apalagi data milik pemerintah. Dari situ saya mulai tertarik mendalami cybersecurity,” kata Fikri. Modal awalnya? Linux, jam tidur yang dikorbankan, dan pengalaman ngoprek jaringan.</p>
<p>Lalu datang momen penting, Fikri nemu domain pemerintah yang harusnya cuma bisa diakses lewat VPN internal, tapi nyatanya terbuka untuk publik. “Saya juga menemukan beberapa kerentanan seperti SQL Injection, XSS, dan IDOR. Setelah itu saya langsung laporkan ke pihak terkait, karena saya sadar pentingnya menjaga keamanan data, apalagi milik negara,” ujarnya.</p>
<p>Cara nemunya pun bukan sulap-sulapan. Ia mulai dengan tools bawaan Kali Linux, lalu memodifikasinya sesuai pengalaman pribadinya. “Semua saya lakukan secara mandiri dan sebagai bagian dari praktik responsible disclosure,” katanya tegas.</p>
<p>Pekerjaan ini jelas nggak gampang. “Butuh ketelitian, kesabaran, dan proses panjang. Biasanya saya kerjakan malam, habis pulang kerja jam 9 sampai jam 12 malam,” ceritanya. Bayangin, ketika sebagian orang sudah rebahan nonton drakor, dia malah membongkar barisan kode dan log sistem.</p>
<p>Hasilnya? Fikri masuk Vulnerability Hall of Fame WHO. “Awalnya saya cuma mau mengasah kemampuan, jadi saya coba telusuri salah satu domain WHO. Ternyata ada bug, saya laporkan, dan dinyatakan valid,” kisahnya. Namanya resmi tercatat di daftar Ethical Hackers mereka.</p>
<p>Bukan cuma WHO, University of San Diego juga memberi dia Letter of Acceptance setelah dia melaporkan celah keamanan di sistem mereka. “Bagi saya, penghargaan ini bukan cuma kebanggaan, tapi juga tanggung jawab moral,” katanya.</p>
<p>Lucunya, keluarganya nggak tahu kemampuan ini sebelumnya. “Teman-teman sih sudah tahu, mereka selalu dukung. Tapi keluarga baru tahu setelah saya dapat penghargaan,” ujarnya sambil tertawa.</p>
<p>Pesannya buat mahasiswa yang mau terjun ke dunia ini sederhana tapi mantap. “Jangan ragu untuk mulai belajar, meskipun dari hal kecil dan secara mandiri. Konsistensi, rasa ingin tahu, dan etika itu kuncinya. Karena jadi bagian dari keamanan siber bukan cuma soal skill teknis, tapi juga tanggung jawab menjaga ruang digital tetap aman.”</p>
<p>Sekarang, dia lagi fokus riset keamanan aplikasi web dan infrastruktur digital. Targetnya? Eksplorasi kerentanan berdampak tinggi, sambil memperdalam analisis forensik digital. “Generasi muda Indonesia punya potensi besar untuk jadi garda terdepan keamanan digital,” katanya penuh keyakinan.</p>
<p>Dan mungkin, kalau suatu hari berita kebocoran data di Indonesia sudah nggak lagi jadi menu mingguan, kita bisa bilang, ada orang-orang seperti Fikri jebolan dari D3 Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang (2021) dan S1 Sistem Informasi UBSI kampus Kramat (2024) di balik layar, yang memilih ngoding di tengah malam, ketimbang pura-pura nggak tahu kalau pintu rumah digital terbuka lebar.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/white-hacker-alumni-ubsi-kampus-karawang-yang-jaga-dunia-sementara-data-kita-bocor-kayak-genteng-tua/">White Hacker Alumni UBSI Kampus Karawang yang Jaga Dunia, Sementara Data Kita Bocor Kayak Genteng Tua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/white-hacker-alumni-ubsi-kampus-karawang-yang-jaga-dunia-sementara-data-kita-bocor-kayak-genteng-tua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
