<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Entrepreneur Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/entrepreneur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/entrepreneur/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 03:49:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Entrepreneur Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/entrepreneur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Juara PIKMI 2026, Tim Casavory UBSI Kampus Yogyakarta Bagikan Kisah Suksesnya</title>
		<link>https://jogjahitz.com/juara-pikmi-2026-tim-casavory-ubsi-kampus-yogyakarta-bagikan-kisah-suksesnya/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/juara-pikmi-2026-tim-casavory-ubsi-kampus-yogyakarta-bagikan-kisah-suksesnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 03:47:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PIKMI 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Wirausahawan Muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6242</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Tim Casavory, mahasiswa Program Studi (Prodi)...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/juara-pikmi-2026-tim-casavory-ubsi-kampus-yogyakarta-bagikan-kisah-suksesnya/">Juara PIKMI 2026, Tim Casavory UBSI Kampus Yogyakarta Bagikan Kisah Suksesnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Tim Casavory, mahasiswa Program Studi (Prodi) Perhotelan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta, membagikan pengalamannya meraih Juara 2 kategori Wirausaha Mandiri pada ajang Pagelaran Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa Indonesia (PIKMI) 2026. Kisah tersebut disampaikan dalam podcast “From Passion to Achievement: Dari Semangat Menjadi Juara Wirausaha Mandiri” yang digelar di Student Corner Perpustakaan UBSI kampus Yogyakarta pada Senin (22/6).</p>
<p>Podcast tersebut menghadirkan Lintang Fajar Agustin, Monica Yessica Puspitasari, Raylodo Willy Purba, Thoriq Syifa Al-Fatih, dan Aulia Rahmasari Abdullah sebagai narasumbernya. Kegiatan dipandu Nunung Dwi Aminawati dan menjadi ruang berbagi pengalaman berwirausaha kepada mahasiswa.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Tim Casavory menceritakan bahwa ide usaha mereka berawal dari tugas mata kuliah Entrepreneurship. Dari proses tersebut lahir Casavory, produk olahan berbahan dasar tepung Mocaf yang dikembangkan sebagai alternatif pangan dengan cita rasa yang akrab di kalangan generasi muda.</p>
<p>Perjalanan mengembangkan produk tidak selalu berjalan mulus. Tim harus melalui berbagai percobaan untuk menghasilkan tekstur mie berbahan Mocaf yang sesuai sebelum akhirnya mampu bersaing di tingkat nasional.</p>
<p>“Awalnya kami hanya ingin menyelesaikan tugas dari mata kuliah Entrepreneurship. Namun dalam prosesnya, kami melihat bahwa ide ini memiliki potensi untuk dikembangkan. Tantangan terbesarnya adalah menemukan tekstur yang tepat agar adonan berbahan dasar Mocaf bisa menyerupai mie. Kami berkali-kali melakukan percobaan sampai akhirnya mendapatkan hasil yang sesuai,” ujar Lintang kepada media di Yogyakarta, pada Senin (29/6).</p>
<p>Lintang menilai proses tersebut mengajarkan pentingnya ketekunan dan keberanian mencoba hal baru. Pengalaman itu menjadi bekal berharga bagi seluruh anggota tim dalam mengembangkan inovasi.</p>
<p>Raylodo menambahkan bahwa kekompakan tim menjadi kunci saat menghadapi berbagai tantangan menjelang kompetisi.</p>
<p>“Ada momen ketika kami merasa lelah dan hampir menyerah, bahkan menjelang hari perlombaan. Namun kami sepakat untuk tetap memberikan yang terbaik dan menyelesaikan apa yang sudah kami mulai. Ternyata pengalaman itu mengajarkan kami bahwa proses dan keberanian untuk mencoba sama pentingnya dengan hasil yang diperoleh,” ungkapnya.</p>
<p>Keberhasilan Casavory meraih Juara 2 di PIKMI membuktikan bahwa ide sederhana dapat berkembang menjadi inovasi yang berdaya saing melalui kerja keras dan kolaborasi tim.</p>
<p>UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa mengembangkan inovasi dan membagikan pengalaman melalui berbagai kegiatan akademik. Kehadiran Student Corner Perpustakaan UBSI kampus Yogyakarta menjadi salah satu ruang kolaborasi untuk menumbuhkan budaya belajar, kreativitas, dan semangat berprestasi di kalangan mahasiswa.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/juara-pikmi-2026-tim-casavory-ubsi-kampus-yogyakarta-bagikan-kisah-suksesnya/">Juara PIKMI 2026, Tim Casavory UBSI Kampus Yogyakarta Bagikan Kisah Suksesnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/juara-pikmi-2026-tim-casavory-ubsi-kampus-yogyakarta-bagikan-kisah-suksesnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Jadi Penonton Startup, Saatnya Mahasiswa Ambil Peran</title>
		<link>https://jogjahitz.com/jangan-jadi-penonton-startup-saatnya-mahasiswa-ambil-peran/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/jangan-jadi-penonton-startup-saatnya-mahasiswa-ambil-peran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 11:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5645</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gelombang besar ekonomi digital sedang terjadi di depan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/jangan-jadi-penonton-startup-saatnya-mahasiswa-ambil-peran/">Jangan Jadi Penonton Startup, Saatnya Mahasiswa Ambil Peran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gelombang besar ekonomi digital sedang terjadi di depan mata. Indonesia hari ini tidak lagi sekadar pasar, tetapi telah menjelma menjadi salah satu pusat pertumbuhan startup terbesar di Asia Tenggara. Pertanyaannya bukan lagi apakah peluang itu ada, melainkan siapa yang siap mengambil peran.</p>
<p>Sayangnya, masih banyak mahasiswa yang memposisikan diri sebagai penonton. Pola pikir “kuliah–lulus–cari kerja” masih mendominasi, padahal lanskap ekonomi telah berubah drastis. Di era digital, mahasiswa memiliki peluang yang jauh lebih luas: menjadi inovator, membangun startup, bahkan menciptakan lapangan kerja sejak masih duduk di bangku kuliah.</p>
<p>Laporan e-Conomy SEA dari Google, Temasek, dan Bain &amp; Company memproyeksikan ekonomi digital Indonesia akan menembus lebih dari 130 miliar dolar AS dalam beberapa tahun ke depan. Angka ini bukan sekadar optimisme, tetapi refleksi dari pertumbuhan sektor e-commerce, fintech, dan berbagai layanan berbasis aplikasi yang semakin masif.</p>
<p>Di balik angka tersebut, ada ruang besar yang masih terbuka ruang yang seharusnya diisi oleh generasi muda. Mahasiswa, dengan kreativitas dan kedekatannya terhadap teknologi, memiliki keunggulan alami untuk masuk ke dalam ekosistem ini. Mereka memahami tren, perilaku pengguna, dan dinamika digital lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.</p>
<p>Namun peluang tidak akan berubah menjadi keberhasilan tanpa kesiapan. Di sinilah peran perguruan tinggi menjadi krusial. Kampus tidak lagi cukup hanya menjadi pusat pembelajaran teoritis, tetapi harus bertransformasi menjadi ekosistem yang mendorong lahirnya inovasi dan kewirausahaan.</p>
<p>Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis memandang bahwa pendidikan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan zaman. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga didorong untuk berpikir kreatif, berani mengambil risiko, dan mampu mengeksekusi ide menjadi solusi nyata.</p>
<p>Membangun startup bukan semata soal ide brilian. Banyak ide bagus gagal karena tidak pernah diwujudkan. Tantangan terbesar justru terletak pada keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam mengembangkan. Di era saat ini, hambatan untuk memulai bisnis digital semakin kecil. Teknologi telah membuka akses luas, dari pembuatan produk hingga pemasaran.</p>
<p>Lebih jauh, dukungan terhadap ekosistem startup di Indonesia juga semakin kuat. Pemerintah, investor, hingga komunitas digital terus mendorong lahirnya inovasi baru. Ini adalah momentum yang tidak boleh dilewatkan oleh mahasiswa.</p>
<p>Namun demikian, ekosistem yang kuat tetap menjadi kunci. Mahasiswa membutuhkan ruang untuk belajar dari praktik nyata, akses ke mentor, serta kesempatan berkolaborasi dengan industri. Tanpa itu, potensi besar yang dimiliki bisa terhambat.</p>
<p>Di lingkungan Universitas Nusa Mandiri, berbagai program berbasis teknologi dan bisnis digital dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Dengan pendekatan pembelajaran yang adaptif serta dukungan program studi unggulan seperti Informatika, Sistem Informasi, dan Sains Data, mahasiswa didorong untuk berkembang tidak hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta peluang.</p>
<p>Masa depan ekonomi digital Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian generasi mudanya. Mahasiswa tidak bisa lagi sekadar mengikuti arus. Mereka harus menjadi bagian dari perubahan, bahkan menjadi penggeraknya.</p>
<p>Pilihan ada di tangan generasi muda hari ini: tetap menjadi pengguna teknologi, atau bertransformasi menjadi inovator yang menciptakan solusi.</p>
<p>Karena pada akhirnya, di tengah derasnya arus digitalisasi, mereka yang berani memulai lebih awal akan memiliki keunggulan yang tidak tergantikan. Dan masa depan itu, sejatinya, dimulai dari langkah kecil yang diambil hari ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/jangan-jadi-penonton-startup-saatnya-mahasiswa-ambil-peran/">Jangan Jadi Penonton Startup, Saatnya Mahasiswa Ambil Peran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/jangan-jadi-penonton-startup-saatnya-mahasiswa-ambil-peran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Punya Ide Startup Tapi Nggak Punya Modal? Ini Cara Mahasiswa Bisa Dapat Pendanaan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/punya-ide-startup-tapi-nggak-punya-modal-ini-cara-mahasiswa-bisa-dapat-pendanaan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/punya-ide-startup-tapi-nggak-punya-modal-ini-cara-mahasiswa-bisa-dapat-pendanaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 06:06:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BEC]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Entrepreneur Center]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5022</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwokerto &#8211; Punya ide startup keren tapi mentok...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/punya-ide-startup-tapi-nggak-punya-modal-ini-cara-mahasiswa-bisa-dapat-pendanaan/">Punya Ide Startup Tapi Nggak Punya Modal? Ini Cara Mahasiswa Bisa Dapat Pendanaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Purwokerto &#8211; Punya ide startup keren tapi mentok di satu hal klasik, “modal”. Rasanya nyesek, kan? Padahal idemu bisa jadi solusi buat banyak orang. Faktanya, membangun startup sejak masih mahasiswa sekarang bukan hal yang mustahil, apalagi di era digital yang serba terbuka ini.</p>
<p>Banyak mahasiswa sebenarnya sudah punya ide bisnis yang potensial, cuma belum tahu harus mulai dari mana buat cari pendanaannya. Nah, biar idemu nggak cuma jadi wacana, penting banget buat tahu strategi mendapatkan pendanaan startup khusus mahasiswa.</p>
<p><strong>1. Ikut Kompetisi Pitching Startup</strong></p>
<p>Salah satu cara paling realistis buat dapetin modal adalah ikut kompetisi bisnis dan program inkubasi startup. Sekarang ini banyak banget lomba business plan, pitching, sampai inkubator yang terbuka buat mahasiswa.</p>
<p>Menang memang bonus, tapi yang lebih penting adalah pengalaman. Kamu bisa dapet mentoring dari praktisi, relasi baru, bahkan validasi ide. Dari sini, idemu jadi lebih matang dan siap naik level.</p>
<p><strong>2. Nggak Cuma Investor Besar, Ada Angel Investor Juga</strong></p>
<p>Kalau kompetisi belum rezeki, jangan langsung nyerah. Mahasiswa juga punya peluang dapet pendanaan dari investor angel. Biasanya mereka tertarik sama ide yang unik, tim yang kompak, dan pasar yang jelas.</p>
<p>Makanya, kamu perlu nyiapin pitch deck yang rapi, model bisnis yang masuk akal, dan kalau bisa sudah ada MVP atau prototype. Skill ngomong dan storytelling juga penting, karena investor nggak cuma beli produk, tapi juga percaya sama orang di baliknya.</p>
<p><strong>3. Maksimalkan Program Inkubator dan Akselerator</strong><br />
Jangan cuma ikut lomba, tapi juga manfaatin program inkubator dan akselerator. Biasanya program ini kasih pendampingan intensif mulai dari pengembangan produk, model bisnis, sampai strategi pemasaran.</p>
<p>Beberapa inkubator bahkan nyediain modal awal dan akses ke investor. Buat mahasiswa, ini kesempatan emas buat belajar langsung sambil ngebangun startup yang lebih terarah.</p>
<p><strong>4. Siapkan Pitch Deck dan Cerita yang Meyakinkan</strong></p>
<p>Modal ide doang nggak cukup. Kamu perlu pitch deck yang rapi, model bisnis yang masuk akal, dan kalau bisa sudah punya MVP atau prototype.</p>
<p>Selain itu, kemampuan komunikasi dan storytelling juga penting. Investor bukan cuma beli produk, tapi percaya sama visi dan orang-orang dibalik startup tersebut.</p>
<p><strong>5. Bangun Personal Branding sebagai Founder</strong></p>
<p>Percaya atau nggak, investor sering kali ngeliat siapa kamu sebelum ngelihat produk. Aktif di komunitas startup, rajin sharing progress di media sosial atau LinkedIn, dan berani tampil pitching bisa ningkatin kredibilitas kamu sebagai founder muda.</p>
<p>Ngomongin soal dukungan, peran kampus itu krusial. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif lewat program kewirausahaan dan incubator lewat BSI Entrepreneur Center (BEC) dan Inkubator Center UBSI, serius mendampingi mahasiswa yang ingin terjun ke dunia startup.</p>
<p>BEC UBSI kampus Purwokerto mengajak mahasiswa mulai dari belajar nyusun ide bisnis, latihan pitching, sampai dibukain akses ke dunia industri dan ekosistem startup, semua disiapin. Jadi, mahasiswa nggak cuma jago teori, tapi juga siap praktik langsung.</p>
<p>Kalau kamu punya mimpi jadi founder muda dan nggak mau nunggu lulus buat mulai bisnis, UBSI bisa jadi tempat yang pas. Lingkungan kampusnya mendukung, ilmunya relevan sama industri, dan peluang berkembangnya luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/punya-ide-startup-tapi-nggak-punya-modal-ini-cara-mahasiswa-bisa-dapat-pendanaan/">Punya Ide Startup Tapi Nggak Punya Modal? Ini Cara Mahasiswa Bisa Dapat Pendanaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/punya-ide-startup-tapi-nggak-punya-modal-ini-cara-mahasiswa-bisa-dapat-pendanaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Berani Memulai dari Nol”, Pengalaman Nyata Wirausaha Mahasiswa di Entrepreneur Fair 2026 UBSI</title>
		<link>https://jogjahitz.com/berani-memulai-dari-nol-pengalaman-nyata-wirausaha-mahasiswa-di-entrepreneur-fair-2026-ubsi/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/berani-memulai-dari-nol-pengalaman-nyata-wirausaha-mahasiswa-di-entrepreneur-fair-2026-ubsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 09:41:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur Fair]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4638</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menggelar...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/berani-memulai-dari-nol-pengalaman-nyata-wirausaha-mahasiswa-di-entrepreneur-fair-2026-ubsi/">“Berani Memulai dari Nol”, Pengalaman Nyata Wirausaha Mahasiswa di Entrepreneur Fair 2026 UBSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menggelar Entrepreneur Fair 2026 bertajuk “Belanja Seru Istimewa” sebagai ajang penguatan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua periode, yakni 15–19 Desember 2025 dan 5–7 Januari 2026, yang berlangsung di sejumlah kampus UBSI, termasuk UBSI Kampus Kaliabang.</p>
<p>Entrepreneur Fair 2026 dirancang sebagai ruang pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ide bisnis secara langsung. Beragam produk kreatif hasil karya mahasiswa dipamerkan dan dipasarkan kepada civitas akademika serta masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan peran Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif yang mendorong lahirnya wirausahawan muda adaptif dan inovatif.</p>
<p>Salah satu peserta, Clarissa Berlianty dan tim, mahasiswi Program Studi Manajemen Bisnis semester 4, menghadirkan produk kuliner Bakso Lehot, Bakso Leha dan Bakso Kriwil yang menyasar selera generasi muda.</p>
<p>“Ide usaha kami adalah bakso lehot dan bakso leha dengan pilihan pedas dan tidak pedas, sehingga konsumen bisa menyesuaikan dengan seleranya masing-masing,” ujar Clarissa dalam wawancara secara langsung pada Rabu, (07/01).</p>
<p>Produk tersebut ditawarkan dengan harga terjangkau dan menyasar pasar yang luas, mulai dari mahasiswa hingga masyarakat umum. Meski baru pertama kali mengikuti kegiatan wirausaha langsung di lapangan, proses penjualan berjalan lancar dan menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi peserta.</p>
<p>Clarissa menilai kegiatan ini memberikan pemahaman nyata mengenai proses membangun usaha dari tahap perencanaan hingga penjualan.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, kami belajar merintis usaha dari nol, menghadapi tantangan langsung di lapangan, serta memahami arti wirausaha sebagai keberanian memulai, siap menghadapi risiko, dan terus berusaha untuk mandiri,” tuturnya.</p>
<p>Melalui Entrepreneur Fair 2026, UBSI tidak hanya memperkuat pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman, tetapi juga membekali mahasiswa dengan mental bisnis, kemampuan adaptasi, serta keberanian berinovasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/berani-memulai-dari-nol-pengalaman-nyata-wirausaha-mahasiswa-di-entrepreneur-fair-2026-ubsi/">“Berani Memulai dari Nol”, Pengalaman Nyata Wirausaha Mahasiswa di Entrepreneur Fair 2026 UBSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/berani-memulai-dari-nol-pengalaman-nyata-wirausaha-mahasiswa-di-entrepreneur-fair-2026-ubsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awalnya Coba-coba, Kini Jadi Pembelajaran Nyata, Cerita The Bloom di Entrepreneur Fair UBSI</title>
		<link>https://jogjahitz.com/awalnya-coba-coba-kini-jadi-pembelajaran-nyata-cerita-the-bloom-di-entrepreneur-fair-ubsi/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/awalnya-coba-coba-kini-jadi-pembelajaran-nyata-cerita-the-bloom-di-entrepreneur-fair-ubsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 09:38:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur Fair]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4635</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Kreativitas dan semangat wirausaha mahasiswa kembali...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/awalnya-coba-coba-kini-jadi-pembelajaran-nyata-cerita-the-bloom-di-entrepreneur-fair-ubsi/">Awalnya Coba-coba, Kini Jadi Pembelajaran Nyata, Cerita The Bloom di Entrepreneur Fair UBSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Kreativitas dan semangat wirausaha mahasiswa kembali tampil dalam gelaran Entrepreneur Fair 2026 yang diselenggarakan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) di sejumlah kampus, salah satunya UBSI kampus Kaliabang, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ide bisnis secara langsung sekaligus melatih mental kewirausahaan sejak bangku kuliah.</p>
<p>Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah The Bloom, minuman herbal berbahan dasar bunga rosella yang diolah melalui proses perebusan yang diracik oleh Arya Luqmannul Hakim dan tim jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) semester satu. Minuman ini memiliki warna alami khas pink kehitaman dengan cita rasa unik, sedikit pahit namun tetap menyegarkan, serta dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan.</p>
<p>“Aku belum pernah nemuin rasa minuman yang sedikit pahit tapi tetap enak, dan itu yang bikin aku tertarik mengembangkan produk ini,” ujar Arya salah satu mahasiswa peserta Entrepreneur Fair 2026 saat ditemui di lokasi kegiatan pada Rabu (7/1)</p>
<p>Dalam pengembangannya, produk The Bloom menyasar segmen konsumen tertentu, terutama masyarakat yang peduli pada kesehatan. Meski dihadapkan pada tantangan segmentasi pasar yang cukup spesifik, mahasiswa tersebut menilai pengalaman ini sangat berharga sebagai proses belajar langsung di dunia usaha. Melalui interaksi dengan konsumen, mahasiswa dapat mengevaluasi strategi pemasaran, memahami kebutuhan pasar, serta mengasah kemampuan komunikasi bisnis.</p>
<p>“Ini baru pertama kali aku berjualan seperti ini, dan dari sini aku belajar bagaimana memperbaiki strategi supaya produk bisa terjual lebih banyak,” tambahnya.</p>
<p>Lebih dari sekadar ajang penjualan, Entrepreneur Fair 2026 menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memperkenalkan mahasiswa pada realitas dunia bisnis, mulai dari perencanaan produk, penentuan target pasar, hingga evaluasi strategi usaha. Kegiatan ini juga menumbuhkan keberanian mahasiswa untuk berpikir mandiri, mengambil risiko, dan membangun mental wirausaha sejak dini.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat. Entrepreneur Fair 2026 diharapkan menjadi langkah awal lahirnya pelaku usaha muda yang siap bersaing di era ekonomi kreatif dan digital.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/awalnya-coba-coba-kini-jadi-pembelajaran-nyata-cerita-the-bloom-di-entrepreneur-fair-ubsi/">Awalnya Coba-coba, Kini Jadi Pembelajaran Nyata, Cerita The Bloom di Entrepreneur Fair UBSI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/awalnya-coba-coba-kini-jadi-pembelajaran-nyata-cerita-the-bloom-di-entrepreneur-fair-ubsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Kami Berani Mengambil Risiko” Semangat Wirausaha Mahasiswa UBSI Lewat Es Chocoroti</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kami-berani-mengambil-risiko-semangat-wirausaha-mahasiswa-ubsi-lewat-es-chocoroti/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kami-berani-mengambil-risiko-semangat-wirausaha-mahasiswa-ubsi-lewat-es-chocoroti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 09:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur Fair]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4632</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Bekasi &#8211; Semangat kewirausahaan mahasiswa kembali terlihat...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kami-berani-mengambil-risiko-semangat-wirausaha-mahasiswa-ubsi-lewat-es-chocoroti/">“Kami Berani Mengambil Risiko” Semangat Wirausaha Mahasiswa UBSI Lewat Es Chocoroti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Bekasi &#8211; Semangat kewirausahaan mahasiswa kembali terlihat dalam ajang Entrepreneur Fair UBSI 2026, yang digelar di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Salah satu usaha mahasiswa yang menarik perhatian pengunjung datang dari tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Semester 1 yang menghadirkan produk inovatif bertajuk Es Chocoroti, minuman cokelat bernutrisi yang mengenyangkan, sehat, dan praktis.</p>
<p>Produk ini digagas oleh Silvia Yuniawati bersama Suffahaq Aleisyaraya Bethraizis dan tim, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Semester 1 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), sebagai respons atas kebutuhan camilan sehat yang praktis dan mudah dikonsumsi oleh berbagai kalangan. Es Chocoroti merupakan perpaduan roti dan susu cokelat yang dikemas dalam dua pilihan kemasan, termasuk travel pack, sehingga praktis dibawa dan dapat dinikmati kapan saja.</p>
<p>“Kami ingin membuat produk camilan yang sehat, praktis, dan bisa dinikmati semua kalangan. Es Chocoroti ini mengenyangkan karena ada rotinya, tapi tetap simpel dan mudah dibawa ke mana saja,” ujar Silvia Yuniawati, saat ditemui secara langsung pada pada Rabu (7/1).</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, tim menyasar pasar yang luas, mulai dari mahasiswa hingga masyarakat umum. Strategi pemasaran yang digunakan pun sederhana namun efektif, yakni penjualan langsung dari pintu ke pintu, memanfaatkan jaringan pertemanan, serta membuka peluang pemasaran secara daring.</p>
<p>Sementara itu, Suffahaq Aleisyaraya Bethraizis menilai kegiatan ini memberikan pembelajaran penting, khususnya dalam kerja sama tim dan keberanian mengambil risiko.</p>
<p>“Buat kami yang masih baru, ini pengalaman berharga. Kami belajar bahwa wirausaha membutuhkan kerja sama yang solid dan keberanian untuk mengambil peluang, meskipun ada risiko,” ungkapnya.</p>
<p>Meski sempat menghadapi kendala teknis, seperti kurangnya persiapan peralatan dan rasa grogi karena baru pertama kali berjualan, para mahasiswa tetap mampu menjalankan usaha dengan antusias. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membangun mental wirausaha sejak dini.</p>
<p>Kegiatan Entrepreneur Fair ini menjadi bukti nyata komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui praktik langsung di lapangan. Tidak hanya belajar teori, mahasiswa didorong untuk berani menciptakan produk, membaca peluang pasar, dan berinteraksi langsung dengan konsumen.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kami-berani-mengambil-risiko-semangat-wirausaha-mahasiswa-ubsi-lewat-es-chocoroti/">“Kami Berani Mengambil Risiko” Semangat Wirausaha Mahasiswa UBSI Lewat Es Chocoroti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kami-berani-mengambil-risiko-semangat-wirausaha-mahasiswa-ubsi-lewat-es-chocoroti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UNM Pamerkan Produk Jualan Kreatifnya di Entrepreneur Fest 2025</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-pamerkan-produk-jualan-kreatifnya-di-entrepreneur-fest-2025/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-pamerkan-produk-jualan-kreatifnya-di-entrepreneur-fest-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 02:25:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur Fest]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=4505</guid>

					<description><![CDATA[<p>Depok &#8211; Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar Nusa...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-pamerkan-produk-jualan-kreatifnya-di-entrepreneur-fest-2025/">Mahasiswa UNM Pamerkan Produk Jualan Kreatifnya di Entrepreneur Fest 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Depok &#8211; Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar Nusa Mandiri Digital Business Fest (DBF) 2025 dengan salah satu program unggulannya, Entrepreneur Fest (EF), pada Sabtu (6/12) di halaman Kampus UNM kampus Margonda, Depok. Mengusung tema “From Ideas to Impact”, acara ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan memperkenalkan bisnis mereka kepada masyarakat.</p>
<p>Acara sudah dipadati pengunjung sejak pagi. Suasana semakin meriah dengan hadirnya berbagai booth dari kelompok mahasiswa mulai dari kuliner, produk kreatif, hingga demo bisnis modern yang disambut hangat oleh para pengunjung.</p>
<p>Salah satu mahasiswa yang turut berpartisipasi adalah Aldi, mahasiswa semester 3 program studi Manajemen, yang tampil percaya diri memperkenalkan produk bisnis timnya. Ia membuka booth makanan bernama Creamy Toast, yaitu roti bakar dengan topping es krim yang sedang digemari anak muda.</p>
<p>“Kita tuh jualan Creamy Toast. Jadi roti bakar yang dikasih topping es krim. Ada juga menu Cappuccino Cincau,” ujarnya, saat diwawancarai langsung.</p>
<p>Aldi menjelaskan bahwa proyek bisnis ini awalnya merupakan tugas kuliah, namun sangat cocok dengan minat pribadinya di dunia kewirausahaan.</p>
<p>“Sebenernya ini tugas kampus, tapi jiwa entrepreneur kita memang sudah ada. Kampus tinggal menyalurkan saja,” tambahnya.</p>
<p>Ternyata, Aldi bukanlah pemula dalam dunia bisnis. Ia sudah terbiasa membantu ibunya berjualan kue dan bahkan keluarganya memiliki usaha bengkel motor di rumah.</p>
<p>“Kalau ditanya punya jiwa entrepreneur atau enggak, ya kita udah melakukannya dari kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.</p>
<p>Soal kesan terhadap acara, Aldi menilai Entrepreneur Fest tahun ini berlangsung sangat meriah dan penuh antusiasme mahasiswa. Ia berharap acara seperti ini bisa lebih sering diselenggarakan agar mahasiswa semakin terpacu mengembangkan minat dan bakat berwirausaha.</p>
<p>“Mudah-mudahan Universitas Nusa Mandiri makin sering bikin event entrepreneur. Biar minat dan bakat tersalurkan, dan bisa dilirik perusahaan atau entrepreneur lain,” tutupnya.</p>
<p>Entrepreneur Fest 2025 ini kembali membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, tidak hanya kreatif dalam akademik, namun juga mampu menciptakan ide bisnis yang menarik dan siap bersaing di era digital.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-pamerkan-produk-jualan-kreatifnya-di-entrepreneur-fest-2025/">Mahasiswa UNM Pamerkan Produk Jualan Kreatifnya di Entrepreneur Fest 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-pamerkan-produk-jualan-kreatifnya-di-entrepreneur-fest-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI Kampus Yogya Sukses Menyelenggarakan Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-yogya-sukses-menyelenggarakan-coaching-clinic-program-kreativitas-mahasiswa-kewirausahaan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-yogya-sukses-menyelenggarakan-coaching-clinic-program-kreativitas-mahasiswa-kewirausahaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 03:04:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=1356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, 21 Mei 2025- Universitas Bina Sarana Informatika...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-yogya-sukses-menyelenggarakan-coaching-clinic-program-kreativitas-mahasiswa-kewirausahaan/">UBSI Kampus Yogya Sukses Menyelenggarakan Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta, 21 Mei 2025- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta sukses menyelenggarakan <em>Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan</em> pada Rabu, 21 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula UBSI Kampus Yogya dan diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi.</p>
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pembekalan kepada mahasiswa dalam menyusun proposal PKM Kewirausahaan yang inovatif dan kompetitif. <em>Coaching clinic</em> ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat berwirausaha serta memperkuat kesiapan mahasiswa dalam berpartisipasi pada ajang PKM yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek.</p>
<p>Acara menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yaitu Fuad Nur Hasan, M.Kom; Mahmud Syarif, SE, MM; dan Erlangga Brahmanto, SE, MM. Ketiganya memberikan materi mendalam tentang strategi penyusunan proposal PKM-K, pengembangan ide bisnis berbasis mahasiswa, serta berbagi pengalaman praktis dalam dunia kewirausahaan.</p>
<p>Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menggali wawasan lebih dalam terkait peluang usaha dan proses seleksi PKM. Antusiasme mahasiswa menunjukkan tingginya minat dan semangat untuk mengembangkan potensi diri di bidang kewirausahaan.</p>
<p>Dengan suksesnya penyelenggaraan coaching clinic ini, UBSI Kampus Yogyakarta berharap dapat mencetak lebih banyak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui ide-ide bisnis kreatif dan aplikatif.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-yogya-sukses-menyelenggarakan-coaching-clinic-program-kreativitas-mahasiswa-kewirausahaan/">UBSI Kampus Yogya Sukses Menyelenggarakan Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-yogya-sukses-menyelenggarakan-coaching-clinic-program-kreativitas-mahasiswa-kewirausahaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ide Bisnis Kuliner di Bulan Ramadhan: Peluang Usaha Menguntungkan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ide-bisnis-kuliner-di-bulan-ramadhan-peluang-usaha-menguntungkan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ide-bisnis-kuliner-di-bulan-ramadhan-peluang-usaha-menguntungkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 09:04:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=1140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulan Ramadhan selalu menjadi momen spesial yang penuh...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ide-bisnis-kuliner-di-bulan-ramadhan-peluang-usaha-menguntungkan/">Ide Bisnis Kuliner di Bulan Ramadhan: Peluang Usaha Menguntungkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan Ramadhan selalu menjadi momen spesial yang penuh keberkahan. Selain sebagai bulan ibadah, Ramadhan juga membuka banyak peluang usaha, terutama di bidang kuliner. Permintaan makanan dan minuman khas Ramadhan akan meningkat tajam dan menjadi waktu yang tepat untuk memulai bisnis kuliner.</p>
<p>Berikut adalah beberapa ide bisnis kuliner yang potensial selama bulan Ramadhan:</p>
<ol>
<li><strong> Takjil dan Makanan Berbuka Puasa<br />
</strong>Takjil selalu menjadi primadona di bulan Ramadhan. Berbagai jenis makanan dan minuman ringan seperti kolak, es buah, kurma, gorengan, dan puding sangat dicari oleh masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Anda bisa menjual takjil ini di depan rumah, pasar Ramadhan, atau melalui platform online. Ide inovatif seperti packaging menarik dan layanan pesan antar bisa menjadi nilai tambah.</li>
</ol>
<ol start="2">
<li><strong> Menu Sahur Praktis<br />
</strong>Selain berbuka, waktu sahur juga membutuhkan perhatian. Banyak orang mencari makanan yang praktis namun tetap bergizi untuk sahur. Anda bisa menawarkan paket nasi box dengan menu seperti ayam suwir, telur balado, dan sayur tumis, atau bahkan <em>frozen food</em> yang bisa langsung dipanaskan.</li>
</ol>
<ol start="3">
<li><strong> Kue Kering dan Hampers Lebaran<br />
</strong>Ramadhan juga identik dengan persiapan Hari Lebaran, termasuk kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju. Bisnis kue kering dengan kemasan yang cantik sangat diminati oleh masyarakat, apalagi jika Anda menawarkan hampers eksklusif sebagai hadiah.</li>
</ol>
<ol start="4">
<li><strong> Minuman Segar Khas Ramadhan<br />
</strong>Minuman segar seperti es timun suri, es kelapa muda, dan es cincau selalu laris manis selama Ramadhan. Anda bisa menambahkan variasi rasa atau menjualnya dalam botol untuk memudahkan konsumen.</li>
</ol>
<ol start="6">
<li><strong> Catering untuk Buka Puasa Bersama<br />
</strong>Acara buka puasa bersama sering diadakan oleh keluarga, komunitas atau perusahaan. Bisnis catering yang menyediakan paket makanan lengkap bisa menjadi peluang besar. Pastikan menu yang ditawarkan variatif dan sesuai dengan selera pasar.</li>
<li><strong> Makanan Tradisional dan Khas Daerah<br />
</strong>Makanan khas daerah, seperti gudeg, rendang atau opor selalu menarik perhatian saat Ramadhan. Anda bisa menonjolkan keunikan rasa dan kualitas masakan sebagai daya tarik utama.</li>
<li><strong> Jajanan Pasar dan Street Food<br />
</strong>Jajanan pasar seperti klepon, lemper, dan onde-onde, atau street food seperti martabak dan terang bulan, juga sangat diminati. Jika dikemas dengan baik, jajanan ini bisa menjadi ide bisnis yang menguntungkan.</li>
</ol>
<p><strong>Tips Sukses Menjalankan Bisnis Kuliner di Bulan Ramadhan</strong></p>
<ol>
<li><strong>Pilih Lokasi Strategis<br />
</strong> Jika berjualan offline, pilih lokasi yang ramai seperti dekat masjid, alun-alun atau pasar Ramadhan.</li>
<li><strong>Manfaatkan Media Sosial<br />
</strong>Gunakan platform seperti Instagram, WhatsApp, dan TikTok untuk mempromosikan produk Anda</li>
<li><strong>Fokus pada Kebersihan dan Kualitas<br />
</strong>Kebersihan makanan dan kualitas rasa adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan.</li>
<li><strong>Buat Penawaran Menarik<br />
</strong>Sediakan diskon untuk pembelian dalam jumlah besar atau promo paket berbuka untuk lebih banyak pelanggan.</li>
<li><strong>Siapkan Sistem Pre-Order<br />
</strong>Untuk menghindari pemborosan, gunakan sistem <em>pre-order</em> agar lebih efisien dalam produksi.</li>
</ol>
<p>Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memulai bisnis kuliner, mengingat permintaan pasar yang meningkat drastis. Dengan ide bisnis yang kreatif dan strategi pemasaran yang tepat, Anda bisa meraih keuntungan yang signifikan sekaligus memberikan manfaat bagi banyak orang. Selamat mencoba!</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ide-bisnis-kuliner-di-bulan-ramadhan-peluang-usaha-menguntungkan/">Ide Bisnis Kuliner di Bulan Ramadhan: Peluang Usaha Menguntungkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ide-bisnis-kuliner-di-bulan-ramadhan-peluang-usaha-menguntungkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI Kampus Kota Yogyakarta Sukses membekali  Keterampilan Mahasiswa dalam bidang  Wirausaha</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-kota-yogyakarta-sukses-membekali-keterampilan-mahasiswa-dalam-bidang-wirausaha/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-kota-yogyakarta-sukses-membekali-keterampilan-mahasiswa-dalam-bidang-wirausaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2024 03:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=1010</guid>

					<description><![CDATA[<p>YOGYAKARTA, 1 November 2024 – Universitas BSI Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-kota-yogyakarta-sukses-membekali-keterampilan-mahasiswa-dalam-bidang-wirausaha/">UBSI Kampus Kota Yogyakarta Sukses membekali  Keterampilan Mahasiswa dalam bidang  Wirausaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>YOGYAKARTA, 1 November 2024 – Universitas BSI Kampus Yogyakarta menggelar seminar bertema “Mengubah Peluang Menjadi Uang” pada 30 Oktober 2024 di Wisma BSI Kampus Yogyakarta. Acara ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan mentalitas yang dibutuhkan untuk menjadi wirausahawan sukses. Seminar ini akan fokus pada pengembangan mindset serta strategi praktis untuk menghadapi tantangan dunia wirausaha.</p>
<p>Seminar ini  menghadirkan pembicara utama, Adi Kurnadi, seorang pengusaha sukses di bidang kuliner, yang membagikan pengalaman serta tips tentang bagaimana mengubah peluang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Selain itu, peserta juga dapat mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman terkait perjalanan wirausaha yang inspiratif.</p>
<p>“Seminar ini kami harapkan bisa memberikan wawasan baru kepada mahasiswa, serta membangkitkan semangat untuk berani mengambil langkah dalam dunia wirausaha,” ujar Erlangga Brahmanto, Koordinator BSI Entrepreneur Center Kampus Yogyakarta.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-kota-yogyakarta-sukses-membekali-keterampilan-mahasiswa-dalam-bidang-wirausaha/">UBSI Kampus Kota Yogyakarta Sukses membekali  Keterampilan Mahasiswa dalam bidang  Wirausaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ubsi-kampus-kota-yogyakarta-sukses-membekali-keterampilan-mahasiswa-dalam-bidang-wirausaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
