<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>deepskin Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/deepskin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/deepskin/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Sep 2025 01:38:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>deepskin Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/deepskin/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diskusi Interaktif FGD DeepSkin Bahas Aplikasi AI untuk Deteksi Kanker Kulit</title>
		<link>https://jogjahitz.com/diskusi-interaktif-fgd-deepskin-bahas-aplikasi-ai-untuk-deteksi-kanker-kulit/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/diskusi-interaktif-fgd-deepskin-bahas-aplikasi-ai-untuk-deteksi-kanker-kulit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 01:38:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[deepskin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3432</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor &#8211; Suasana Focus Group Discussion (FGD) Hibah...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/diskusi-interaktif-fgd-deepskin-bahas-aplikasi-ai-untuk-deteksi-kanker-kulit/">Diskusi Interaktif FGD DeepSkin Bahas Aplikasi AI untuk Deteksi Kanker Kulit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor &#8211; Suasana Focus Group Discussion (FGD) Hibah Penelitian Universitas Nusa Mandiri (UNM) semakin hangat ketika sesi talkshow dan tanya jawab dibuka. Dipandu oleh Taopik Hidayat sebagai moderator, sesi ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Nurul Khasanah selaku perwakilan tim peneliti dosen UNM dan dr. Faradibha Zalika Fatah selaku praktisi dokter, Health Advocate, sekaligus Brand Ambassador Otsuka.</p>
<p>Dalam diskusi ini, peserta tidak hanya antusias mendengarkan, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan seputar penyakit kulit dan deteksi kanker kulit dengan bantuan teknologi.</p>
<p>Beberapa peserta menanyakan tentang jenis penyakit kulit yang rentan berkembang menjadi kanker, serta bagaimana masyarakat bisa membedakan gejala awal yang berbahaya.</p>
<p>Menjawab hal ini, dr. Faradibha kembali menekankan pentingnya deteksi dini dengan prinsip ABCDE (Asymmetry, Border, Color, Diameter, Evolving) dan kebiasaan menjaga kesehatan kulit sehari-hari.</p>
<p>Sementara itu, Nurul Khasanah memperkenalkan website DeepSkin http://www.deepskincancer.com yang dikembangkan sebagai salah satu luaran penelitian. Website ini memuat informasi dasar terkait kanker kulit sekaligus menjadi platform awal pengenalan sistem berbasis AI untuk membantu identifikasi lesi kulit jinak dan ganas.</p>
<p>“Website ini masih tahap awal, tapi kami rancang sebagai sistem informasi sekaligus wadah edukasi bagi masyarakat. Ke depan, potensinya bisa dikembangkan lebih jauh,” jelas Nurul.</p>
<p>Diskusi menjadi semakin menarik ketika beberapa peserta memberikan masukan agar sistem DeepSkin tidak hanya berhenti di website, tetapi juga dikembangkan menjadi aplikasi Android agar lebih mudah diakses. Bahkan ada yang menyarankan untuk menambahkan fitur chatbot berbasis AI serta komunikasi langsung dengan dokter spesialis kanker kulit.</p>
<p>“Masukan ini sangat berharga bagi kami. Memang tujuan penelitian ini tidak hanya menghasilkan model AI, tapi juga menyiapkan langkah menuju implementasi nyata di masyarakat. Pengembangan aplikasi mobile dan fitur interaktif tentu akan kami pertimbangkan dalam tahap riset selanjutnya,” ujarnya.</p>
<p>dr. Faradibha menambahkan, pengembangan aplikasi semacam ini bisa menjadi terobosan besar, asalkan tetap memperhatikan validasi medis dan etika kesehatan.</p>
<p>“Teknologi seperti DeepSkin dapat menjadi ‘asisten digital’ bagi dokter maupun masyarakat. Namun tetap harus ada pengawasan medis agar hasil analisis benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, jelasnya.</p>
<p>Taopik Hidayat menutup sesi talkshow dengan menekankan bahwa diskusi interaktif ini membuktikan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik, medis, dan masyarakat.</p>
<p>“Ide-ide dari peserta menjadi bahan refleksi sekaligus arah baru dalam pengembangan DeepSkin agar lebih aplikatif dan bermanfaat luas,” pungkas Taopik.</p>
<p>UNM sebagai Kampus Digital Bisnis, membuka ruang kolaborasi untuk merancang masa depan deteksi dini kanker kulit yang lebih cepat, mudah, dan inklusif bagi masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/diskusi-interaktif-fgd-deepskin-bahas-aplikasi-ai-untuk-deteksi-kanker-kulit/">Diskusi Interaktif FGD DeepSkin Bahas Aplikasi AI untuk Deteksi Kanker Kulit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/diskusi-interaktif-fgd-deepskin-bahas-aplikasi-ai-untuk-deteksi-kanker-kulit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Nusa Mandiri Tegaskan Komitmen Riset Kesehatan Digital Lewat FGD DeepSkin</title>
		<link>https://jogjahitz.com/universitas-nusa-mandiri-tegaskan-komitmen-riset-kesehatan-digital-lewat-fgd-deepskin/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/universitas-nusa-mandiri-tegaskan-komitmen-riset-kesehatan-digital-lewat-fgd-deepskin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 01:35:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[deepskin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor – Ketua Peneliti sekaligus dosen Universitas Nusa...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/universitas-nusa-mandiri-tegaskan-komitmen-riset-kesehatan-digital-lewat-fgd-deepskin/">Universitas Nusa Mandiri Tegaskan Komitmen Riset Kesehatan Digital Lewat FGD DeepSkin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor – Ketua Peneliti sekaligus dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM), Laela Kurniawati, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya Focus Group Discussion (FGD) Hibah Penelitian yang mengusung riset berjudul “DeepSkin: Pengembangan Model Deep Learning untuk Klasifikasi Kanker Kulit Berbasis Analisis Citra Digital” pada Asyana Hotel Sentul, Bogor, Sabtu (30/8).</p>
<p>Dalam sambutannya, Laela mengungkapkan bahwa capaian kegiatan ini tidak lepas dari kerja keras dan kontribusi seluruh tim peneliti.</p>
<p>Mulai dari tahap pengumpulan data, pengolahan, hingga penyusunan model penelitian, semuanya dilakukan secara kolaboratif hingga akhirnya forum diskusi penelitian ini dapat terlaksana dengan baik.</p>
<p>“Saya mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tim peneliti UNM yang telah bekerja keras dan memberikan kontribusi dalam penelitian berfokus pada DeepSkin,” tutur Laela, Sabtu (30/8).</p>
<p>Laela menambahkan, Mulai dari pengumpulan data, pengolahan, hingga akhirnya kita bisa sampai di forum group discussion hibah penelitian hari ini,”</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan penelitian ini tidak hanya berasal dari tim internal, tetapi juga berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Ketua Tim LPPM Universitas Nusa Mandiri serta Kemendikti Saintek.</p>
<p>“Kami menyadari penelitian ini tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari Ketua Tim LPPM UNM dan Kemendikti Saintek yang telah memfasilitasi jalannya penelitian hingga forum ini terlaksana,” tambahnya.</p>
<p>Laela berharap, penelitian DeepSkin dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan akademisi, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan solusi teknologi dalam bidang kesehatan.</p>
<p>“Semoga penelitian ini dapat bermanfaat, baik untuk kalangan akademisi maupun masyarakat luas,” pungkasnya.</p>
<p>FGD hibah penelitian ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menghadirkan riset inovatif berbasis teknologi digital yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus berkontribusi nyata untuk kemajuan bidang kesehatan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/universitas-nusa-mandiri-tegaskan-komitmen-riset-kesehatan-digital-lewat-fgd-deepskin/">Universitas Nusa Mandiri Tegaskan Komitmen Riset Kesehatan Digital Lewat FGD DeepSkin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/universitas-nusa-mandiri-tegaskan-komitmen-riset-kesehatan-digital-lewat-fgd-deepskin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DeepSkin: Ketika AI Ikut Membantu Dokter Mendeteksi Kanker Kulit</title>
		<link>https://jogjahitz.com/deepskin-ketika-ai-ikut-membantu-dokter-mendeteksi-kanker-kulit/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/deepskin-ketika-ai-ikut-membantu-dokter-mendeteksi-kanker-kulit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 01:35:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[deepskin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3426</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor – Bayangkan kalau sebuah sistem kecerdasan buatan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/deepskin-ketika-ai-ikut-membantu-dokter-mendeteksi-kanker-kulit/">DeepSkin: Ketika AI Ikut Membantu Dokter Mendeteksi Kanker Kulit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor – Bayangkan kalau sebuah sistem kecerdasan buatan (AI) bisa membantu dokter mengenali kanker kulit hanya dengan menganalisis foto. Inilah gagasan besar yang sedang dikembangkan tim peneliti Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui riset berjudul DeepSkin yang berlangsung Asyana Hotel Sentul Bogor, Sabtu (30/8).</p>
<p>Dalam forum Focus Group Discussion (FGD) Hibah Penelitian, Nurul Khasanah, salah satu anggota tim peneliti, berbagi cerita soal bagaimana AI bisa menjadi “mata tambahan” bagi tenaga medis.</p>
<p>Menurut Nurul, kanker kulit di Indonesia masih menjadi penyakit berbahaya dengan tingkat kematian tinggi, bahkan mencapai 95% menurut data WHO. Masalahnya, deteksi dini biasanya harus melalui biopsi, yang mahal, butuh waktu, dan tidak nyaman bagi pasien.</p>
<p>“Lewat DeepSkin, kami ingin menunjukkan bahwa AI bisa jadi solusi pendukung. Dengan analisis citra digital, deteksi bisa lebih cepat, akurat, dan non-invasif,” ungkap Nurul, Sabtu (30/8).</p>
<p>Untuk melatih AI ini, tim peneliti mengumpulkan 13 ribu lebih foto kanker kulit dari dua sumber besar, yaitu ISIC dan Kaggle. Foto-foto itu kemudian diproses, dibersihkan, distandarisasi, lalu diuji dengan berbagai algoritma deep learning populer, mulai dari ResNet, Inception, hingga DenseNet.</p>
<p>Hasilnya? DenseNet169 jadi bintang utama. Setelah dimodifikasi, model ini mampu mengenali perbedaan antara kanker kulit jinak (benign) dan ganas (malignant) dengan akurasi mencapai 92,9%.</p>
<p>Tak berhenti di situ, penelitian ini juga sudah menghasilkan luaran konkret, seperti artikel ilmiah yang sedang dalam proses review di jurnal internasional bereputasi, website AI-powered medical system di https://www.deepskincancer.com, dan poster ilmiah hingga pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).</p>
<p>Nurul menekankan bahwa penelitian ini masih terus berkembang, tapi arah tujuannya jelas, yaitu membantu dunia medis punya alat diagnosis awal yang lebih praktis dan terjangkau.</p>
<p>“Kami ingin DeepSkin benar-benar bermanfaat, bukan hanya untuk akademisi, tapi juga untuk masyarakat luas,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/deepskin-ketika-ai-ikut-membantu-dokter-mendeteksi-kanker-kulit/">DeepSkin: Ketika AI Ikut Membantu Dokter Mendeteksi Kanker Kulit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/deepskin-ketika-ai-ikut-membantu-dokter-mendeteksi-kanker-kulit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen UNM Gelar FGD Hibah Penelitian, Fokus pada Validasi Model DeepSkin untuk Klasifikasi Kanker Kulit</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dosen-unm-gelar-fgd-hibah-penelitian-fokus-pada-validasi-model-deepskin-untuk-klasifikasi-kanker-kulit/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dosen-unm-gelar-fgd-hibah-penelitian-fokus-pada-validasi-model-deepskin-untuk-klasifikasi-kanker-kulit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 01:29:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[deepskin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3419</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor – Sekumpulan dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM)...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dosen-unm-gelar-fgd-hibah-penelitian-fokus-pada-validasi-model-deepskin-untuk-klasifikasi-kanker-kulit/">Dosen UNM Gelar FGD Hibah Penelitian, Fokus pada Validasi Model DeepSkin untuk Klasifikasi Kanker Kulit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor – Sekumpulan dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) Hibah Penelitian dengan tema “DeepSkin: Pengembangan Model Deep Learning untuk Klasifikasi Kanker Kulit Berbasis Analisis Citra Digital”.</p>
<p>Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 30–31 Agustus 2025 di Asyana Hotel Sentul, Bogor dengan menghadirkan tim peneliti dan tenaga medis sebagai narasumber.</p>
<p>Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Peneliti, Leila Kurniawati yang menekankan pentingnya riset DeepSkin sebagai salah satu bentuk kontribusi akademik UNM dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk bidang kesehatan.</p>
<p>“Penelitian ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat menjadi solusi dalam deteksi dini kanker kulit sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ungkap Leila, Sabtu (30/8).</p>
<p>Selanjutnya, tim peneliti Nurul Khasanah memaparkan rancangan dan hasil sementara penelitian DeepSkin. Mereka menunjukkan bagaimana algoritma deep learning dapat dilatih untuk mengklasifikasikan jenis kanker kulit berdasarkan citra digital, sehingga diharapkan mampu membantu tenaga medis dalam mempercepat diagnosis.</p>
<p>Sesi dilanjutkan dengan validasi dan tanggapan medis dari dr. Faradibha Zalika Fatah selaku Praktisi Dokter sekaligus Health Advocate Brand Ambassador Otsuka.</p>
<p>Menurutnya, inovasi penelitian ini sejalan dengan kebutuhan dunia medis terhadap teknologi penunjang diagnosis yang cepat dan akurat.</p>
<p>“Kolaborasi antara dunia akademik dan medis seperti ini sangat penting. Model seperti DeepSkin bisa menjadi terobosan besar untuk mendukung deteksi kanker kulit sejak dini. Namun, tentu saja masih diperlukan uji klinis lebih lanjut agar bisa diimplementasikan secara luas di layanan kesehatan,” jelas dr. Faradibha dalam forum diskusi, Sabtu (30/8).</p>
<p>FGD kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta yang terdiri dari peneliti, dosen, mahasiswa serta undangan memberikan masukan konstruktif terkait aspek teknis, etis, maupun penerapan nyata penelitian ini.</p>
<p>Acara ditutup dengan penekanan kembali komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis untuk terus mengembangkan riset yang berdampak langsung pada masyarakat.</p>
<p>Dengan terselenggaranya FGD ini, diharapkan penelitian DeepSkin dapat melangkah lebih jauh dalam proses validasi dan uji coba, hingga nantinya benar-benar memberikan manfaat dalam dunia medis, khususnya pada deteksi dini kanker kulit.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dosen-unm-gelar-fgd-hibah-penelitian-fokus-pada-validasi-model-deepskin-untuk-klasifikasi-kanker-kulit/">Dosen UNM Gelar FGD Hibah Penelitian, Fokus pada Validasi Model DeepSkin untuk Klasifikasi Kanker Kulit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dosen-unm-gelar-fgd-hibah-penelitian-fokus-pada-validasi-model-deepskin-untuk-klasifikasi-kanker-kulit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
